Nov 082018
 

Sistem rudal pertahanan udara S-400 buatan Rusia © Alexei Malgavko via Sputnik

JakartaGreater.com – Rusia dan Arab Saudi kini sedang membahas tanggal pengiriman yang disepakati atas sistem pertahanan udara jarak jauh S-400 ke Riyadh, kata duta besar Arab Saudi untuk Rusia pada hari Selasa, dirilis Sputniknews.com, 7/11/2018.

“Pembicaraan masih berlangsung. Mereka belum berakhir”, kata Raed bin Khaled Qrimli kepada wartawan di Moskow ketika ditanya kapan pengiriman S-400 akan dimulai.

Penjualan tersebut merupakan bagian dari perjanjian yang ditandatangani tahun lalu dalam kunjungan bersejarah Raja Saudi Salman ke Moskow, perjalanan pertama oleh raja Arab Saudi yang berkuasa.

Qrimli mengatakan bahwa pada bulan September ada masalah teknis yang luar biasa. S-400 Triumph adalah sistem rudal permukaan-ke-udara generasi baru buatan Rusia.

Sistem S-400 dapat membawa tiga jenis rudal berbeda yang mampu menghancurkan berbagai target udara pada jarak pendek hingga sangat jauh, dari pesawat pengintai hingga rudal balistik.

Sebelumnya, Duta Besar Arab Saudi untuk Rusia Raed bin Khaled Krimli menyatakan bahwa ia berharap Washington tidak akan menjatuhkan sanksi terhadap Riyadh atas pembelian sistem rudal pertahanan udara jarak jauh S-400 dari Rusia.

Mungkin AS akan canggung dengan Arab Saudi, terlebih penjualan senjata Washington sendiri ke Riyadh bernilai puluhan miliar dolar. Saudi adalah pembeli senjata terbesar kedua di dunia dan 61 persen persenjataan mereka berasal dari AS.

  13 Responses to “Dubes Saudi: Tanggal Kiriman S-400 Sedang Dibahas”

  1.  

    Hhhhhhhhhhh

  2.  

    kapan nih jkgr membahas mengenai peperangan elektronika, yg pernah terjadi..

  3.  

    perasaan saudi juga pernah akuisisi rudal balistik dari china

    negara edan borong melulu alutsista mutakhir tanpa diimbangi pelatihan personil yg mutakhir
    banyak alutsista daratnya yg jatuh ke tangan houthi maupun jadi korban

  4.  

    RI kapan?

 Leave a Reply