May 272014
 
Destroyer USS Donald Cook (DDG 75) photo by Chief Mass Communication Specialist Scott B. Boyle.

Destroyer USS Donald Cook (DDG 75) photo by Chief Mass Communication Specialist Scott B. Boyle.

Departemen Luar Negeri AS mengakui  kru kapal perusak Amerika Donald Cook gentar ketika berhadapan dengan pesawat pembom Rusia SU-24, meski pesawat tersebut hanya sebuah kompleks persenjataan radio-elektronik yang tidak membawa bom ataupun misil. Apa yang membuat kru Amerika begitu ketakutan?

Kapal perusak Amerika USS Donald Cook (DDG 75) memasuki perairan Laut Hitam, Kamis 10/4/2014. Dua hari kemudian, pesawat pembom taktis Rusia Su-24 “membekukan” kapal perusak itu. Beberapa media melaporkan kru Donald Cook gentar saat bertemu dengan pesawat tersebut dan 27 pelaut Amerika mengajukan permohonan pengunduran diri dari Angkatan Laut.

Donald Cook adalah kapal perusak armada generasi ke-4 milik Angkatan Laut AS. Senjata kunci Donald Cook berupa rudal jelajah Tomahawk yang memiliki jangkauan terbang hingga 2.500 kilometer dengan membawa bahan ledak nuklir. Kapal ini membawa 56 rudal Tomahawk dalam mode standar, dan 96 rudal untuk mode menyerang.

USS Donald Cook

USS Donald Cook

Kapal perusak ini dilengkapi  sistem pertahanan militer rudal balistik Aegis terbaru. Kapal ini dapat mengintegrasikan sistem pertahanan udara dari semua kapal yang terpasang dalam jaringan yang sama dengannya, sehingga kapal dapat melakukan pelacakan dan menembak ratusan target pada saat bersamaan. Empat radar besar udara standar dipasang di sisi-sisi kapal di atas dek menggantikan radar biasa. Sekitar 50 rudal pencegat dari berbagai kelas dipasang bersama Tomahawk dalam instalasi peluncuran universal pada bagian haluan dan buritan.

Sementara, pembom taktis Rusia SU-24 yang mendekati Donald Cook tidak membawa bom ataupun rudal, hanya sebuah wadah berisi kompleks militer radio-elektronik Khibiny. Setelah mendekati kapal perusak itu, Khibiny mematikan radar, sirkuit kendali tempur, dan sistem pertukaran datanya. Dengan kata lain, Su-24 mematikan seluruh Aegis seperti mematikan TV dengan remote control. Setelah itu, SU-24 melakukan simulasi serangan rudal pada kapal yang tidak dapat melihat dan mendengar serangan itu, dan mengulangi manuver tersebut sebanyak 12 kali. Ketika pesawat tempur pergi, Donald Cook segera bergerak menuju pelabuhan Rumania dan tidak pernah mendekati perairan Rusia lagi.

Senjata Tak Terlihat
Rusia memang unggul dalam peralatan perang radio-elektronik. Vladimir Balybin, Kepala Pusat Penelitian Pertempuran Radio-Elektronik dan Efisiensi Persembunyian menyatakan semakin rumit sistem radio-elektronik, semakin mudah mengganggu operasinya dengan peralatan perang radio-elektronik. “Untuk memenangkan perang di zaman sekarang, tidak cukup hanya mendominasi di udara. Kita perlu unggul dalam hal informasi,” ujar Balybin.

Selain Khibiny, industri pertahanan Rusia juga memiliki berbagai peralatan perang radio-elektronik yang dapat mengejutkan musuh, kriminal, bahkan teroris. Pasukan udara Rusia dilengkapi dengan kompleks Infauna. Kompleks-kompleks ini dipasang pada kendaraan lapis baja atau kendaraan militer lain dan dapat mencari dan mengganggu koneksi radio musuh dalam frekuensi gelombang pendek maupun gelombang ultrapendek, dan “mematikan” bom darat yang dikendalikan dari jarak jauh. Bom-bom ini tetap akan meledak, tetapi setelah pasukan Rusia lewat dan cukup jauh sehingga aman.

SU-24 Fencer

SU-24 Fencer

Infauna memiliki fungsi lain. Sensor optik yang terpasang di kedua sisi kendaraan dapat mendeteksi tembakan dan mengaktifkan pengeluaran tabir asap untuk melindungi barisan dari tembakan.

Ada pula perangkat Lesochek yang memiliki fungsi sama seperti Infauna, tapi berbentuk portabel dan dapat masuk ke dalam ransel atau koper. Alat ini berguna dalam perbincangan penting untuk perlindungan terhadap sistem pencegat layanan keamanan yang paling canggih.

Kompleks Borisoglebsk-2 adalah inti peralatan perang radio-elektronik dari unit taktis tentara Rusia. Kompleks ini terdiri dari sebuah titik komando otomatis dan empat jenis stasiun pengganggu. Peralatan ini menggunakan satu algoritma untuk mengidentifikasi sumber aktivitas musuh di udara.

SU 24 Fencer

SU 24 Fencer

Perangkat Zhitel mencari dan memblokir satelit dan telepon seluler, dan kompleks langganan navigasi GPS. Alat ini terbukti efisien selama konflik di Ossetia Selatan dengan membuat pesawat tanpa awak milik Georgia tersesat.

Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Rogozin menunjukkan bahwa pembekalan ulang senjata nuklir strategis Rusia dengan peralatan REW mutakhir telah digalakkan. Sementara, secara keseluruhan 70 persen pasukan dan armada akan dibekali ulang pada 2020, dan REW pasukan strategis akan diperbaiki 100 persen.

“Peralatan REW memperkuat persenjataan cerdas kita dan melumpuhkan senjata musuh. Memang begitulah seharusnya,” ujar Rogozin. (Indonesia.rbth.com)

USS DONALD COOK (DDG-75)

CLASS – BURKE Flight II As Built.
Displacement 8373 Tons (Full), Dimensions, 504′ 7″ (oa) x 66′ 11″ x 20′ (Max)
Armament 1 x 5″/54 RF, 2 Phalanx 20mm Guns, 90 VLS Cells,
8 Harpoon Missiles, 6 x 12.75″ TT.
Machinery, 100,000 SHP; 4 GE LM-2500 Gas Turbines, 2 screws
Speed, 30+ Knots, Range 4400 NM@ 20 Knots, Crew 370.
Operational and Building Data
Laid down by Bath Iron Works, Bath ME on July 7 1996.
Launched May 3 1997.
Commissioned December 4 1998.
Active unit of the US Navy.
Homeported at Norfolk, VA.

  222 Responses to “Duel SU-24 dengan USS Donald Cook”

  1. pertamax

    • kru kapal perusak Amerika Donald Cook ternyata pengecut ya…

    • wajib di akuisisi. Tabee.., salam NKRI

    • How credible is this story? First off, how would Russian operators even know the destroyer’s Aegis had shut down? The Pentagon insisted shortly after the incident that Donald Cook was “more than capable of defending itself.”

      And Russian Radio stated that after the alleged jamming, Donald Cook “rushed into a port in Romania.”

      “There, all the 27 members of the crew filed a letter of resignation,” the Website claimed. “It seems that all 27 people have written that they are not going to risk their lives.”

      Um, Donald Cook has a crew of around 280 people. There are no verifiable reports that any of the ship’s sailors resigned. That’s not the sort of thing that happens, well, ever in the U.S. Navy.
      specially you cannot just “file a resignation letter” like they say in the article. Military posting is not like civilian job, not really you can quit when you want to quit. If you do file a resignation letter to your superior officer, the only thing they would do is laugh at your letter

      Besides, why would Russia would give the U.S. a chance to analyze its latest jamming system? Spoofing a solitary warship isn’t worth betraying an purported major leap in electronic-warfare capability.

      Still, it’s not hard to see why Russian Radio would disseminate this propaganda. The site quotes a Russian political scientist saying the jamming of Donald Cook, along with a long string of U.S. missile defense failures, proves that America’s multi-billion-dollar missile defenses don’t work.

      • Maaf ane mau coba jawab tp pake bahasa negeri ane tercinta aje ye…soalnya gak gapah bahasa bule drpd malu he he he…

        Mengenai teknis ane kagak gitu ngerti…tp setau ane kalo di jamming kan ada gelombang balik ke yg jamming ngasih tau jammingannya sukses…

        Kedua soal risain….military services di AS kan ada dua…volunteer dan enlisted…kalo enlisted dia hrs selesain masa wajib militernya…kalo volunteer dia bs risain kapan aja setelah masa kontraknya selesai (seperti pekerjaan sipil).mungkin saja yg 27 itu sdh selesai kontraknya dan memqng memperpanjang atas keinginan sendiri…nah kapan saja mereka bs mengundurkan diri…pernah nonton behind enemy line yg dr kisah nyata kan?buktinya tuh pilot bs ngajuin surat pengunduran diri ke superior officer…

      • Tapi emg bener buat apa Russia ksh tau rahasia senjatanya??

        tapi mungkin jg russia punya banyak senjata rahasia jd beberin 1 saja ga masalah

        • Ada dua alasan yag mungkin masuk akal untuk dipertimbangkan, pertama buying time by setting the bar up dengan menunjukan kartu rahasia yang dapat membuat U.S dan sekutu ketar-ketir dan berfikir ulang atas apapun yang sedang mereka “rencanakan” untuk Russia. Yang kedua Bis jadi promosi untuk ngeboost nilai kepercayaan negara2 konsumen akan kecanggihan teknologi dan meningkatkan omset penjualan senjata. IMO

        • Kenapa indonesia nongolin akula n platypusnya di tanjung datu? That is the answer

      • Russia is claiming its newest aircraft combat electronics system rendered a U.S. Destroyer “helpless” in a recent encounter in the Black Sea, the USS Donald Cook was repeatedly “buzzed” by a Russian su-24 and according to the Russian News Service Ria Novasti, the ship was incapable of obtaining radar lock with its Aegis fire control radar due to new Russian jamming abilities. As the Fighter aircraft “buzzed” the ship twelve separate times, he Aegis system completely failed to operate, leaving the ship and crew totally vulnerable to the Russian warplane.
        About the resignation of 27 crew i still haven’t got clue or clear statement.

      • Hahahaha…..
        Funny, some people do really believe Russian propaganda.

        USS Cook adalah Arleigh Burke class Destroyer yang kalau menangani beberapa pesawat Su 24 Russia sama saja dengan mengusir nyamuk 🙂
        Karena Arleigh Burke class Destroyer cukup mumpuni dengan AEGIS missile defense system.

        Bagi yang tidak paham, saya cukup mengerti kok.
        Yang penting RUSSIAAAAAAAA STRONK 😀

        • Kakus formil troll detected
          Masih tetep mantengin JKGR jg ente ntong? Gatel ya hehe

          • yang seakan2x mengerti perang dengan membaca spek alusista, baca berita sama liat youtube ya om he he he.

        • hahaha, funny how some people were so clueless about Aegis weapon systems

          “cukup mumpuni dengan AEGIS missile defense system”.

          ilustrasi mumpuninya sistem Aegis paling canggih,

          The crew of the Chancellorsville — armed with the Navy’s most advanced Aegis weapon systems — was performing a Combat System Ship Qualification Trials (CSSQT) to asses the installation of the ship’s Baseline 9 Aegis combat system.

          During the test, according to the Navy, the operator of the BQM-74 — used to simulate missiles or aircraft — lost control of the drone before it punctured the ship.

          The target drones are not autonomous and are controlled and tracked by personnel at ground stations. BQM-74s would not typically used as targets for the CIWS defenses as the risk of striking the ship would be too high.

          too high ?
          gak salah tuh ?
          😀

          • You’ve missed tiny bit of information bro.
            Saya berada di lokasi November 2013 kemarin, kebetulan saya bekerja dengan Raytheon yang mengadakan assessment.

            Masalahnya adalah operator BQM74 lost control during enumeration phase. Dimana BQM74 masih ditandai oleh pemindai FoF sebagai “friendly”. Sehingga 2 phalanx memindai sebagai friendly.

            Itu saja kok digembar gemborkan. heheheheh…

            Saya sudah buatkan simulasinya kok. SU 24 have no chance dalam radius 6 nautical mile if USS Cook membuka serangan secara bersungguh sungguh. 🙂

            Tanya kok sama google dan Wiki hihihi…. 😀

          • itu sumbernya Sam LaGrone, USNI Online Editor at the U.S. Naval Institute (formerly the U.S. Maritime Correspondent of Jane’s Defence Weekly and Jane’s Navy International) hihihi…

            whatever phase man, katanya Combat System Ship Qualification Trials (CSSQT) kok masih belum siap, bahkan ketika dronenya terus melaju menuju kapal, tetap ditandai sebagai ‘friendly’ ?

            Terus bagaimana penjelasan terhadap tulisan LaGrone ini:
            BQM-74s would not typically used as targets for the CIWS defenses as the risk of striking the ship would be too high.

            bagaimana bisa drone subsonik tanpa jammer dinilai too high a risk bagi sistem Aegis yang katanya canggih?

          • Hahaha….
            Typical, let me clue you sonny boy,

            1. Sam LaGrone adalah WARTAWAN, walaupun editor di USNI. And he possesses no technical background to dissect the matter. Saya kenal kok dan sering ketemu orangnya di San Diego, CA kemarin.

            2. Sebagai juru tulis di USNI, there will be too much politically invested to save the face. Hence, the political will supersede the technical to the fullest. Apalagi dia akan post berita atas apa yang disetujui Dept of Navy.

            3. Accident is an anomaly to the state of the art system. It’s the human part yang melakukan kesalahan, BUKAN SYSTEMNYA.
            Didalam perang itu selalu ada murphy’s law. Sehebat apapun selalu ada flawnya. Tetapi overall masih belum ada system yang lebih baik dari AEGIS. 😀

            Sampai disini paham belum? hehehehehe

          • hahaha, typical salesman, obat buatannya selalu no 1.

            LaGrone was just reporting the accident, and he obviously was not trying to dissect it, which part of his description was incorrect?

            and which version of murphy’s law are you referring to?
            how about this one,
            “If there are two or more ways to do something, and one of those ways can result in a catastrophe, then someone will do it.”

            save the face, accident, anomaly, flaw -enough said…

            …Sampai disini paham belum?…

            hehehe you’re not even answering my question, read again Mr Salesman…

          • You just don’t read between the lines, little bro.
            Point 2 dari 3 butir yang saya ucapkan terdahulu tolong dipahami dulu.
            Kalau berita sang wartawan entah sebenar apapun, kalau si empunya menolak memangnya bisa ditayang? 😀

            Lantas argumenmu apa? apa hanya karena kecelakaan ini lantas dicap bahwa AEGIS adalah barang rongsok, hanya karena pendapat si LaGrone?
            That is so shallow don’t you think? hehehehehe….

            Pertanyaan anda sudah saya jawab kok, situ saja yang tidak memperhatikan. Again read between them lines bro hihihi…. 😀

          • hihihi…

            point 2, only an embarassment requires face saving and being political, if it’s a huge success I presume the right term is ‘technological marvel’, right?

            HANYA karena pendapat si LaGrone?

            AFAIK, being with USNI he represents the user, your client, and you wouldn’t want to contradict the client, would you?
            BTW, what’s raytheon’s official statement regarding this matter?

            eh hampir lupa, argumenku dari awal udah jelas, no need to read between the lines,

            if Aegis is so reliable kok sampai ada kalimat sbb,
            BQM-74s would not typically used as targets for the CIWS defenses as the risk of striking the ship would be too high?

            ini baru ‘serangan’ tunggal BQM-74 yang subsonik, belum yakhont (it will then perform the terminal attack maneuver, according to the preplanned attack profile selected before launch – a direct horizontal attack or high angle dive, both are performed at extremely high speed, challenging the targets’ missile defenses and electronic countermeasures.
            Multiple attacks of several missiles, attacking at different profiles, would challenge the target even more, as will a coordinated attack by high-speed and cruise type missiles.)

            pada kasus lain BQM-74 nya dihancurkan tuh,

            During a CSSQT for guided missile destroyer USS Russell (DDG-59) in 1995, an errant BQM-74 was destroyed by the ship’s CIWS during a live-fire missile shoot that was intended to test the ship’s surface-to-air Standard Missile and Aegis combat system.

            mungkin ‘erratic’ cukup fair sebagai predikat?

      • berdasarkan info berita di atas ada fakta:
        1. claim efektifitas dari jammer su-24
        2. setelah terlibat perang jamming, kapal segera merapat ke rumania

        bagaimana kondisi sekarang ? jika kondisi sekarang semakin banyak fleet us navy. kemungkinan berita itu kurang berdasar. jika kondisi sebaliknya maka bisa diyakini kebenaran berita tersebut(masa mau memaksakan kerugian besar didepan mata yang diakibatkan oleh pesawat jadul.

        sepanjang info yang saya dengarpun fleet mereka tidak berani dekat2 ke arah ukraina. tetapi mereka lebih mengedepankan operasi darat.

      • poto kopi dari sini………………. https://medium.com/war-is-boring/8b58c9b56515

    • @ Bung wehrmacht mau nanya ada kemungkinan g indonesia mengakuisisi sistem perang elaktronik macam berita diatas, jika ya kan asyik tuh bisa neror malaysia biar dia gemetara
      mohon pencerahannya

      • sedap juga kalau kapal perang kita yang udah tua-tua itu bisa bikin buta kapal perang tetangga. belom masuk udah tersesat mereka, digebukin juga mudah.

      • Punyalah…buatan lokal (LEN) dan pernah dicoba di Ambalat…..dan sukses kapal malon enggak bisa komunikasi….

      • Bung sego kucing…menurut sy kalau kita sdh bs buat radar laut anti jamming berarti cm buat jammingnya sih soal “bulu” bg ilmuwan kita :mrgreen: sy percaya dgn bung jalo kalo kita sdh punya alat jamming 😀

        • Ya kalau sudah bisa, mohon kebijakan pemerintah untuk melengkapi Kapal patroli coast guardkita dengan system komunikasi anti jamming agar bisa menangkapi nelayan2 China.

          Temen saya yang ABK di kapal dagang kemarin menyaksikan kapal2 nelayan china masuk dan mencuri ikan di perairan kita, miris nya kapal patoli kita berada tidak jauh dari kapal2 nelayan tersebut, tetapi tidak berbuat apa2, mungkin karna memang kapal perang China ada dibelakang mereka.

          • Alah kyk gak tau TNI AL kita aja, dibeli pake solar 2 jerigen jg dh dilepas. Tanya orang2 yg kerja di tongkang dah tau bejatnya TNI kita

  2. dpat 2 mumpung masih sepi

    • q rindu perang dunia ke 3…. sapa yg keluar sebagai pemenang…
      h. bowo

    • Artikel yang bagus, dan mungkin saya percaya…………..

      Pada tahun 1991, Uni Soviet Bubar, dan banyak peralatan perang era Uni Soviet dijual oleh negara pecahan ke BARAT, para Insinyur barat banyak yang terkejut, karena perangkatnya SANGAT KUNO SEKALI karena masih memakai teknologi TABUNG/TUBE, namun dengan Algoritma yang sangat Efisien sehingga masih bisa sejajar dengan Teknologi barat yang sudah serba DIGITAL

      Uni soviet sudah terbiasa mengalami keterbatasan dengan memanfaatkan teknologi KUNO / USANG dengan hasil semaksimal mungkin.

      Namun jangan salah, TUBE/TABUNG bekerja dengan HIGH-VOLTAGE (TEGANGAN TINGGI) 100 Volt – 1.000 Volt, bahkan ada yang mencapai 5.000 Volt, sehingga sangat KEBAL dengan Interference / Gangguan / JAMMING. bahkan EMP (Electro-Magnetic Pulse)

      Sedang Solid-State (Transistor) / Integrated-Circuit (IC), merupakan Teknologi baru di era Digital dan Komputer, serba Grafik/Tampilan yang memanjakan mata serta EFISIEN karena hanya memakai 1 Volt – 12 Volt saja. namun sangat RENTAN dengan Interference / Gangguan / JAMMING.

      Rupanya Rusia sekarang juga masih memakai metoda itu, kemungkinan memakai EMP Terarah/Fokus dengan kekuatan penuh, sehingga bisa menembus pelindung (box) dari Circuit AEGIS yang Rentan, dan mengacaukan AESA radar.

      Sampai sekarang pihak pabrikan AESA, masih bingung melindungi AESA dari Jammer tertentu.

      http://angkasa.co.id/index.php/aerotech/331-dipertanyakan-pilihan-australia-atas-perangkat-ea-18g-growler

      “AN/ALQ-99 tak pernah jadi sistem pengacak elektronik yang benar-benar tangguh dan memuaskan operatornya. Frekuensi AN/ALQ-99 dikatakan kerap berinterferensi dan mengganggu perangkat elektronik lain di kokpit. Frekuensinya juga kerap “mengganggu” kerja radar penjejak sasaran AESA (Active Electronic Scanned Array)”

      • Wah..tambahan ilmu yg bukan main nih bung..salam hangat bung..memang Rusia dr dulu terkenal dgn keefisienannya..tdk perlu halus kulitnya yg penting isian dalamnya..hehehe..terima kasih bung.

        • Saya rasa yang meremehkan Russia itu karena Russia itu sama seperti China dan kita yang jarang sekali memperlihatkan (memamerkan) alutsista dan teknologi terbaru mereka. Mereka mengenal kebebasan pers terkontrol untuk hal-hal berbau strategis. Russia (dari jaman USSR) adalah negara pertama yang memiliki mobile nuclear arsenal (Topol) yang pengoperasiannya tidak sederhana namun konsepnya sebetulnya sangat sederhana. Maaf analisa hasil Youtube-an

      • Tabung bukan berarti kuno!!! …. semua amplifier satelit diatas 200 watt dari tabung apalagi yang 500-10000 watt. Mana ada yg transistor? Stasiun bumi Palapa/Telkom hampir semua amplifiernya TWTA/tabung.

      • TWTA (Travelling Wave Tube Amplifier) sudah mulai ditinggalkan oleh barat sejak tahun 1980-an, karena kurang efisien dalam KONSUMSI DAYA dan BERAT, sekarang digantikan oleh SSPA (Solid State Power Amplifier).

        Kalau di jabarkan akan sangat rumit dan panjang.

        Contohnya radar AESA (Active electronically scanned array), adalah deretan (Array) dari SOLID-STATE transmit/receive modules (TRMs) berukuran kecil

        Phazotron ZUK-AE mempunyai 680 buah TRM dalam wadah 600mm penampang Antena

        Destroyer USS Donald Cook menggunakan Radar Aegis 3D AN/SPY-1, meski masih PESA, namun tetap memiliki karakteristik AESA

        http://www.globalsecurity.org/military/systems/ship/systems/images/spy-1-variants.jpg

        TWTA adalah sistem pemancarnya, sedang PENGOLAHAN DATANYA adalah Komputer yang notabene adalah Full Solid-State, BAGIAN INILAH YANG MUNGKIN BERHASIL DIKACAUKAN OLEH Su-24 Rusia

        kalau Palapa/Telkom suka TWTA itu urusannya mereka, semuanya adalah pilihan, dan ada hitungan harganya.

      • Ibarat hp noki* kuno lawan smartphone untuk masalah sinyal menang yg kuno

        • Benul….

          Kuno, tahan banting, sinyal tokcer, tapi hanya bisa Telp dan SMS aja

          Modern, Kebanting modhar, Sinyal Lumayan, namun bisa Foto Selfie, Lihat Film, Sosial Net, dan jangan lupa bisa buka Jakartagreater.com

          Pilih mana ? Rusia atau Barat ?

      • dalam rangkaian penguat solid state type, kemungkinan terjadinya osilasi liar di luar frek utama lebih besar cmiiw. jika terjadi jamming di frek yang sama otomatis menaikan suhu. jika suhu tinggi osilasi liar akan mudah muncul dan kemungkinan menggangu komponen yang lain.

  3. Kalau Indonesia punya, tentu penggentarnya luarbiasa ya . CSG Paklik Sam g bakalan tenang lewatin ALKI,he he…

  4. Five

  5. Wow muantabbbbbb

    • Colek para sesepuh warjag, ndan nara, kamerad ps, ndan satrio, bung jalo & bung yayan, maaf agak oot, cm mo tnya, apakah armada2 udara qt dilengkapi jg seperti su 24 fencernya rusia yg bs mengunci & menjamer radar, rudal dll & mematikan aktivitasnya “layaknya kyk remote tv”?? Klo emng benar kyk gt saya salut & benar2 tak percaya ada alat secanggih itu yg bs menonaktifkan seluruh sistem di kapal donald cook,, tp yg mau saya tnya apakah alat itu sm fungsinya dgn “knirti” yg ada d armada su 30 mkm malaysia? Mhn pencerahan… salam hormat & salam hangat saya…

      • udah tapi setau saya diinstal di cocor bebek kita, untuk lebih jelasnya coba tanyaken ke Bung Erich selaku supir layangan asli hehehe…. :mrgreen:

  6. 10

    • Hanya dengan satu pesawat su-24 sudah bisa membutakan dan menulikan tuh donald cook, padahal armament nya dah segambreng,ckckck
      12 kali di kerjain lagi..terang aja awak kapal donald cook kencing berdiri lha wong seperti menunggu maut datang tanpa bisa apa2 🙂
      Mantab nih klo fullback kita juga dilengkapi ni alat..dijamin sonora sonotan tambah stroke, liver dan jantung dah..mamarikapun akan berpikir 69 kali buat ngusilin kita, hehehe

  7. Apakah kita dapat les privat cara bikin radio racikan om ruskie ini?

  8. Assalamualaikum wr.wb
    we destroyernya di jammer

  9. Ya pilihan yg benar bagi awak Donald Cook…..kapal sudah buta pasti cuman jadi Sitting Duck….ya mending ngacir….

  10. nanya om diego .sampai segitu hebatkah peralatan yg digunakan su 24 sampai2 siDonald bebek blank…
    kalau perang beneran apa gak jadi sasaran empuk itu sidonald.

    • Bung PS sempat bahas jamming rusia ini, di kisah true story awak hiu kencana sebelumnya. Baca juga soal knirti yg dipasang di su30mkm malaysia.

      Soal su 24 vs uss donald cook, ramai juga dibahas di forum internasional, coba lihat apa komentar US. Saya belum sempat lihat

      • Beritanya ini pertama kali dikeluarkan radio Rusia, kalau isinya kemungkinan besar separuhnya hoax, semacam propaganda Rusia untuk menekan tetangga di laut hitam yang berencana embeli rudal pertahanan udara. Kemungkinan juga ini sebagai respon atas kasus knirti Malaysia yang kemarin – kemarin dibedah AS. IMHO

      • bagaimana dengan sukhoi tni bung diego , apa sdh diberi anti knirti juga ?

  11. absen dulu baru baca..

    salam NKRI

  12. absen

  13. Ke-2 nih..siip..

    • Wahh.. meleset lagi ke angka 13.. Busyeet..

    • Mohon info hoax hoexnya para senior dan sesepuh Warjag.. apakah Indonesia dimungkinkan mendapatkan SU-24 ini oleh Rusia seandainya kondisi anggaran memungkinkan.. Apalagi jika mengingat di artikel Bung Yayan, Indonesia mendapat bantuan militer besar-besaran dari Rusia dan China (Tiongkok). Seandainya Rusia bersedia memberikan SU-24 tersebut paling tidak 1 ska saja, wihh.. bukan main gemparnya kawasan Asia Pasifik. Asu pun akan berpikir ulang untuk mengobok-obok NKRI, apalagi cuma Sonotan dan Sonora. Mohon pencerahannya ya Bung.. O ya, sekalian saya sampaikan salam hormat dan salam kenal buat Bung PS, Bung UCAV, Bung MP119, bung afiq0110 dan para warjager lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Semoga anda semua beserta keluarga selalu dalam rahmat dan lindungan Allah SWT.. Amien..

      • Gak perlu su24 bung, itu barang lawas, suku cadang sulit…iran aja sdh bbrp sdh grounded…mending si fullback…lebih baru, lebih gahar, fungsi sama, lebih mematikan, lebih agile, dll…bener gak bung nar…

      • salam juga buat bung IIS5170.. semoga sehat selalu…
        IMHO, papa ruskie seakan-akan ingin menunjukan bahwa pespur tua yang telah dimodifikasi dengan alat jamming teranyar miliknya bisa menjadi lawan yang layak diperhitungkan, meski lawannya adalah Kapur state of the art buatan mamarika.. secara, Kapur dengan sistem aegis ini memang sengaja di buat sebagai antidot untuk rudal2 canggih punya papa Ruskie.. seakan-akan papa ruskie bilang “gw udah punya antidot buat Aegis kebanggan loe..” canggih benar memang papa ruskie ini.. Indonesia pesan selusin peralatan lenong nya deh.. buat di instal di Su-34 fullback punya kita…

      • kan udah ada cocor bebek Bung :mrgreen:

  14. Absen nyimak sambil nyrutup kopi.

  15. peralatan perang radio-elektronik rusky memang gahar tapi kayanya untuk TOT itu susah ,hanya konsumsi sendiri.

    ASU tetap masih unggul dalam diplomasi karena banyak ketergantungan ekonomi negara-negara dibumi ini,
    jalankan keluarnya ya stop Dolar dalam segala hal transaksi….
    Rusky-Panda-Iran poros baru untuk melawan ASU ( No dolar transaction )

    ASU ke Rusky cuma bisanya “Nabok nyilih Tangan”….

    Kaitou kid says:
    May 27, 2014 at 8:31 am

    kru kapal perusak Amerika Donald Cook ternyata pengecut ya…

    wajarlah ditengah laut tuh kapal jadi Tuli n Bisu gimana tidak gentar…yang ada cuma jadi latihan tembak aja..

    masih ingat kasus panda sama kapal indonesia yang pada saat itu , kapal indonesia mau usir nelayan panda,ternyata kapal panda ngejam kapal indonesia…..

    awan says:
    May 27, 2014 at 8:33 am

    Kalau Indonesia punya, tentu penggentarnya luarbiasa ya . CSG Paklik Sam g bakalan tenang lewatin ALKI,he he…

    bener bung , tapi sepertinya masih barang mewah dan tidak mudah rusky mau berbagi dulu untuk saat ini..

    cuma pendapat
    maaf cucu lancang

    • Bung Nara, kemampuan perang elektronika Su-34 gimana ya?
      Apakah juga termasuk Elint?

    • Bung cucu, coba baca perpres Nomer 46 tahun 2012, nanti bung cucu bisa membayanginya. 😀

    • perabot lenong (khibiny, atau yg lebih canggih) nya sekalian dikasih ga komandan..?

      • Description: The SAP-518 is an advanced jamming pod intended for heavy strike fighters such as Russian Air Force Sukhoi Su-30MK, and Su-32/34 and Indian Air Force Su-30MKI. Its primary mission is to jam advanced air defenses during ground attack missions imitating electronic signatures of various aircraft while generating false targets within enemy sensors. The SAP-518 covers NATO surface-to-air and air-to-air threats in the G-J bands and is deployed in two underwing or wingtip pods. Installed on a single aircraft along with the SAP-14 jamming pod is considered similar to the United States ALQ-99 jamming system installed on the EA-6B Prowler and EA-18G Growler electronic attack aircraft.
        The electronic warfare system has been developed and manufactured by the Kaluzhsky Scientific Research Radio-Technical Institute (KNIRTI). Its existence was revealed at the MAKS 2009 airshow.
        enak aja dibilang similar.. hahaha..

    • Bung cucu saya bantu jawab yg pertanyaan “makasih bung nar infonya ,tapi untuk asu dan sekutunya ,saingan dari knibi apa yah??”

      Ok ASU punya project “high power microwave (HPM) airborne demonstrator”, itu dikembangkan oleh US Air Force Research Laboratory (AFRL) di bantu Boeing dan Phantom Works. Nama projectnya CHAMP (Counter-electronics High power microwave Advanced Missile Project) berfungsi melumpuhkan sistem elektronik musuh, dan mengiliminasi collateral damage.

      Untuk masalah ini “nah gimana antisipasi dari intercept,jangkuan radar,lock rudal dari pihak lawan??” itu sudah saya jawab di komentar nomer 28 atas pertanyaan bung AZA.

      Semoga bisa membantu…
      Untuk masalah Perpres, itu perjanjian rahasia bung seperti perjanjian rahasia antara Jerman dan Rusia. 😀

    • :mrgreen: mereka tau aja kalo kita sudah punya mainan baru :mrgreen: maksud hati mau ngintip eh ternyata dijadiin target hahahahhahahaha

    • ya ya ya….. artine artine….. nyang homemade dah battle propen dong hehehehehe…. salut salut… semoga aja masih ada nyang nyoba slonong boy dimari biar buk minah oplosan kita bisa ngejajal lagi tuh biar tambah mantep aja kedepannya… tengkyu inponya bung Nara ama bung NR 🙂

    • @ bung nar
      apakah baterai es oplosan itu namanya do’a ” ….robbana atina fiddunya hasanah wafil akhiroti khasanah….
      gk d jawab juga gk papa ..hehehehe 😀

  16. weh hebat banget jamernya rusia
    dari tahun 60an mreka riset ini dan hasilnya kapal destroy di off in sistemnya
    tidak kemungkinan kapal induk juga udah bisa

    di saat AS memajukan teknologi kapalnya rusia memajukan teknologi KS nya
    AS dngan nuklirnya rusia dngan jamernya

    wajib beli
    haha

  17. tapi kalo kondisi perang beneran apa ga di tembak duluan tuh SU-24 sebelum bisa Jamming perangkat elektronik.
    Soalnya jangkauan rudal kan seharusnya lebih jauh dari radius Radio jammernya?
    Mohon penjelasannya para ndan

  18. usa laknatullah berani nya kan sama negara kecil aja. . .itu pun keroyokan. . .

  19. sm yg gue bc kmrin di rbth indonesia

  20. Izin nyimak aja ahh, penasaran.com…sambul nunggu senior2 nongol…

    Kebiasaan JKGR kalo sesuatu dah diangkat jadi artikel , naga2nya sudah ada apa2 nih,…hehehehe

    Salam kenal bung Diego….

  21. Ayo kita beli SU 24 , biar musuh takut. Salam, NKRI

  22. Artikelnye deh di naikin…barangnye biasanye deh dipesen/ dah ada di mari..!!! NKRI HARGA MATI..!!!

  23. Akula ama kirov aja d kaci ama paklek bruang….apalagi maenan intercom kaya getu…para sesepuh warjag , mohon pencerahannya..

  24. TNI kita kapan yh punya alat gituan?….

  25. TNi perlu belajar pada om mischa… eh om rusky, sekarng jaman teknologi informasi siapa yang unggul di depan maka ia kan menguasai dunia. doktrin ini terus berkembang sampai sekatang dan ini harus dikejar oleh bangsa Indonesia…. Hidup NKRI !!!

    • Kita ada kerjasama dengan Iran bung, dan nih negara juga sudah menguasai teknologi ini dan battle proven seperti kasus UAVnya mamarika. Tapi yg kita rencana buat itu versi mobile, kalau pesawat cuman Rusia aja yg bisa, 🙂

  26. Kamerad nara mau nanya…khibiny ini termasuk brg lama ya? Kalo benar knirti lebih cangggih dr khibiny kok VVS malah nyuruh fencer buat jamming alutsista modern USA bukannya sukhoi? sy tau pesan moralnya sm alutsista antik aja elo mejen apalagi gw kasih yg anyar…tp seyakin itukah rusia bs mengalahkan alutsista penting yg di gotong arleigh burke class(salah satunya sistem Aegis)? Aneh juga nih destry jln sendiri karena biasanya mrpkn pengawal gugus tempur armada…

    • Gara2 Malaysia sekarang ASU sedang nyari anti dot Knirti, itu yg sampai skrg disesali Om rusky.

      Makanya mereka coba khibiny, kalau di Iran saya lupa namanya, itu yg akan diajarkan ke kita. Tapi kita akan berbagi ilmu juga dengan mereka. 🙂

      • Oohh iya tambahan, kita punya anti dot ini hasil pengembangan Litbang TNI AU, yg diaplikasikan dalam bentuk radar Anti Jamming dengan gain 3 db. Radiusnya baru 5 km, tapi salut sudah ada anti dotnya, itu bisa mengantisipasi knirti atau yg lainnya. Sekarang masih penyempurnaan agar bisa lebih baik lagi. Prototipenya sudah ada dari tahun lalu, 🙂

        • @om Jalo maksud’y alat anti jamming yg pernah di tongolin di artikel sebelum’y om?

        • ini yg di buat litbang tni itu ya bung
          terus dari KASD diskolahin gratis jadi perwira ya bung

        • @bung erwin, itu barang pernah ditongolin di pameran, sekarang sudah gak ditongolin lagi?
          Kalau kita punya anti jamming, pasti kita punya alat untuk menguji tuh barang, 😀

          @Bung love INA, kayaknya bukan bung, itu Litbang TNI AU bukan TNI AD. Tapi TNI AD buat versi untuk alat komunikasi seperti HP, radio, dll. Tapi memang bisa juga dikembangkan dan diaplikasikan di radar. 😀

        • mangtaps bung…

    • om nara.om jalo.om werhmacth mau nanya nih..emang gimana cara kerjanya alat ntu yg bikin sidonald mati kutu..

      • Bung aza…itu sih ranahnya bung jalo…sy gak ngerti teknis 😛

        Bung jalo,monggo di jawab 😀

        • Bisa aja bung Wehr, ok bung AZA, ini mungkin Pernika.

          Ok saya kasih sedikit Definis..

          Pengertian pernika secara universal adalah Tindakan Militer yang berkaitan dengan adu kekuatan Sistem Elektronika antara dua pihak atau lebih yang berhadapan untuk merebut keunggulan Sistem Elektronika guna memperoleh manfaat menurunnya daya tempur lawan dan meningkatnya daya tempur sendiri dalam rangka mendukung tindakan militer berikutnya.

          Lingkup Pernika.

          Lingkup Pernika bisa bersifat taktis dan bisa bersifat strategis tergantung dari sasarannya. Pernika Taktis ditujukan untuk mengacau sistem elektronika satuan lapangan, sistem senjata, pesawat terbang, kapal dan kendaraan militer yang menggunakan Sistem Elektronika. Pernika Strategis ditujukan untuk sasaran sistem elektronika markas besar pasukan lawan, kegiatan kedutaan, sistem elektronika pusat pengendali dan sistem Intelijen lawan. Pernika meliputi :

          1. Pernika Awal/Electronic Support Measure (ESM) adalah kegiatan untuk memperoleh data/parameter signal elektronik beserta analisanya. Kegiatannya meliputi, deteksi Radar dan analisanya, kegiatan observasi dan monitoring dan analisanya, mencari arah (Direction Finding) dan analisanya serta aktivitas signal Intelijen/Signal Inteligence (Sigint) dan Human Inteligence (Humint Activities) dan analisanya. Sigint meliputi Electronic Inteligence (Elint) dan Communication Inteligence (Comint).
          Pernika Awal bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang Perintah Operasi Elektronika Lawan/The Enemy Electronic Order of the Battle ( EOB). Peralatan yang digunakan adalah Radio Detection and Ranging ( Radar ) termasuk radar untuk mendeteksi lawan atau kawan Identification Friend and Foe (IFF), Sound Navigation and Ranging (Sonar), Infra Red (IR), Electro Optical (EO) system dan Stealth Technology.

          2. Perlawanan Elektronika (Wannika)/Electronic counter Measure (ECM) adalah kegiatan untuk menyadap, menipu dan menyesatkan serta menanggung lawan dengan menggunakan sIstem elektronika. Kegiatannya meliputi Jamming dan Hacking/melancarkan serangan virus piranti lunak. Kegiatan Jamming meliputi : noise jamming, sport jamming, barrage jamming, desepsi jamming. Jamming dilakukan pada semua sistem elektronika termasuk sistem komunikasi (sistem kendali tembak, sistem senjata, sistem informasi, sistem penginderaan, sistem Radar, infra red, elektro optikal dan sonar) Peralatan yang digunakan adalah Jammer pada masing-masing sistem, misalnya untuk menjamming sistem kendali tembak digunakan jammer remote control dsb. Hacking untuk merusak sistem komputer lawan dengan mengacaukan piranti lunaknya. Masa inkubasi virus ada yang cepat, sedang dan lambat.

          3. Pencegahan perlawanan Eelektronika (Gahwannika)/Electronic counter counter Measure (ECCM). Untuk mencegah lawan melancarkan Wannika, maka dilakukan upaya tersebut diantaranya membuat teknik/sirkit anti jamming misalnya frekuensi hopping, scramble, Radar Warning Receiver (RWR).

          Bisa juga menggunakan EMP, soalnya saya kurang tahu penggunaan EMP di pesawat, kalau di rudal sudah ada contohnya.

          EMP adalah ledakan radiasi elektromagnetik . Tiba-tiba pulsa radiasi elektromagnetik biasanya hasil dari jenis tertentu ledakan energi tinggi, terutama ledakan nuklir , atau dari tiba-tiba fluktuasi medan magnet . Yang dihasilkan cepat berubah medan listrik dan medan magnet dapat pasangan dengan sistem listrik / elektronik untuk menghasilkan arus merusak dan tegangan lonjakan .

        • Makasih..
          om jalo ats
          Penjelasan
          mengenai apa itu Pernika.puput br tau.betul 2 sngt menambh pengetahuan.jd artikel di ats puput mulai paham.tp bnyk jg kata2 yg put blm ngerti,bukan yg english,tp yg sonotan,sonora,akula,kirov…ya rajin nyimak ajalh,biar tambh wawasan lg,thanks.

        • Ijin Copy definisi2 nya pernika de el el bung @ Jalo……untuk mudah memahamid diskusi para senior….tks

        • silahkan bung sastro, lebih lengkapnya disini, itu saya juga ngambil dari situ.

          http://fiostella.wordpress.com/2008/12/12/electronic-warfare-perang-elektronikapernika/

        • ah,,,,,,, kalo gini intelejen asing bisa tau bahasa kita, padahal mereka ngubek2 google translate gagal paham terus,,,,,,

  27. mungkin full back yg melintas d atas tanjung datu kmarin sambil nge jamer kapal perang malay…pantesan mreka panik

  28. Salam kenal para Warjagger, mungkin saja Indonesia sudah punya alat yang beginian namun masuk kategori “Top Secret”

    • @BR…..undang bung “sharky” penerbang SU kita ke warjag…pasti dia terseyum aja…jawabnya

      • jangankan bung sharky pak moel aja ada disini :mrgreen: siap salah panglima

        • titip salam sama panglima bung Ngurah Rai.. bilangin Love u sooo muuch gtu.. saya nge fans banget sama beliau.. hehehe…
          enlist me on 1st generation wamil nya… hehehe..

          • Saya hampir 40 apa boleh ikutan daftar

          • I love you too bung UCAV hehee,,,,,,pak Moel,,,salam hangat selalu untuk bapak siapapun Nick bapak kami sangat bangga dengan bapak,,,salut untuk bapak,,,salut untuk TNI

          • untung saya tahun ini baru 27.. kayaknya masih bisa daftar.. hahaha… sekalian ngecilin badan biar six pack..

          • wah jangan2 komandan beneran nih.. hehehe.. salam hormat deh buat panglima siapa pun nicknya.. love u so muuch pokoknya.. hahaha…
            selamat sore bung pampijit.. love u full deh.. hahaha..

        • erick “sharky” . mantaf

        • ane juga minta tuh buat tenteng SS2 V5 bung UCAV hehehehehe

          • kalo ane pengen nentengin SS3 bung MP119.. senjata fav ane tuh… kalo ada mock up yang airsoft gun nya pengen deh beli.. hahaha

          • ane dah mo 40-an nih apa masih bisa yak, ane gak terlalu seneng ama model bulpup bung UCAV hehehehehe….

          • kalau ane sih pernah nenteng ss series pas latihan PJD di linud 330,walaupun cuma pakai peluru hampa. 😀

          • wah.. ngiri nih.. pengen donk.. bisa gak yah main ke pindad cuman pengen nyobain SS series.. heuheu.. kan gawat kalo kesana katanya boleh, eh malah dijadiin sasaran tembak.. hahaha.. yg disono bilangnya ” lha, katanya pengen nyobain SS series, sini saya tembak..” kan bisa innalillahi ane.. wkwkwk..

          • di coba aja bung UCAV.salah satu keuntungan ikut Menwa ya bisa latihan bareng TNI.sukur” bareng baret merah. 😀

      • bung erich ya ndan nara?
        xixixixi

  29. Ijin nyimak

  30. Katanya Rusky ngambek krn Su-30MKM dan SAP-518 Knirti dikasih lihat ke Uncle Sam?
    Apalagi skrng Malsy sdh ngundang bantuan Uncle. Gimana ini?
    Trus Su-30 rasa 35 kita bakal bawa apa utk lawan Knirti-nya si MKM, bung?

    • Info dari teman, katanya mereka bukan melihat tapi reverse engineering mbah knirti, saya juga yakin, amerika itu gak bakalan cuman lihat malah bakal bikin program CIA untuk ini.

  31. mirip jagoan tetangga sebelah, beraninya keroyokan
    satu lawan satu tiada nyali….. 🙂

  32. Berarti kamerad, knirti malaysia sdhpnya brrti malaysia selangkah lbh maju dr indonesia donk kamerad nara, krn indonesia blm pnya knirti tp msh mnggunakan 175b. Apa ntar ga jd mslh dgn qt kedepannya kamerad?

    • sonoran masi dibawah kita bung sukro family kita walaupun usang(SU27 & SU30 )tapi jeroan nya rasa SU35 hehehheheheehe :mrgreen: sedangkan sonoran sampai saat ini belum mengupgrade layangan mereka.

  33. senjata elektronik ini bentuk yang udah sangat majunya adalah santet dan kawan-kawan. ada yg pernah liat bola api raksasa melintas rendah di persawahan kan ya? lah itu nyata memang he he he. mari kita kerahkan dukun2x 🙂 #joke

    • @flores klo ada bola api sebesar buah kelapa merah menyala melayang 5 M diatas tanah biasanya jam 21.00 ke atas keluarnya …..dukun lagi kirim tuh barang …biasanya yg maen gituan daerah pantura jabar jateng jatim..heeeeee……seandainya tuh bola api di pasang di SU kita ….trus hajar sonotan sonora di jamin…..radar hang….jammer hang…arhanud hang….haaaaaa..sebagian cerita ini ada benarnya….

  34. mantaffff kata anak saya.

  35. baca artikel di JKG emang top….selama ini sy hanya sebagai SR. salam kenal kawan-kawan….salam kenal para admin…artikel seperti ini yang membangkitkan semangat Nasionalisme sy….lanjutkan NKRI harga Mati….

  36. Rusian strooooong , lanjutkan

  37. Utk hadapi australia, PNGuinea, singapura, malaysia, dan negara pasifik ke cil, apa indonesia dalam mengadakan PKR perlu membuat tabung peluncur rudal dng paltform model peluncuran scr vertikal sbnyak 80-100 tabung utk menandingi destroyer milik australia dan singapura serta amerika, melengkapi alat peperangan elektronika, dilengkapi radar pasif, aktif, jammer dan anti jammer, dilengkapi s400/500, oerlikon, RBS, 6 canon cal 35 mm dng 1 meriam utama cal 200 mm, dan 1 meriam cal 57 mm dlm jumlah besar setidaknya 600 unit, Su 35 sbnyak 13 skuadron, Su 34 sbyk 10 skuadron, 7 skuadron heli serang utk penerbal, 8 skuadron heli anti kapal selam, 20 skuadron heli serang utk penerbad,

  38. Ngomong2 bicara ttg freport dan kaitannya dng uu minerba, maka jika freport tdk mau ikutin, izinnya dialihkan aja langsung ke rusia kemudian hasil emas yg ditambang tetap melalui shelter yg ada di indonesia.

    • Ini beneran kah bung? Kayaknya asu gak bakalan mudah melepaskan aset berharganya ini bung..cmiiw

    • Kalau masih ranah bisnis sebenarnya gampang di rubah, tapi ini berhubungan dengan politik bung Flores. Saya jadi ingat kasus PT Inalum, untuk menasionalisasi yg diperlukan itu termination agreement yg selalu kita tunggu sejak perjanjian antara Pemerintah Indonesia dan Jepang dalam Master Agreement for the Asahan Hydroelectric and Aluminium Project (MA) pada 7 Juli 1975. Setelah 30 tahun lamanya akhirnya kontrak kerjasama berakhir pada 31 Oktober 2013.

      tapi keinginan menasionalisasi atau termination agreement tetap ada bung flores. Nanti kita lihat pemerintah kedepan seperti apa, 😀

  39. absen

  40. nyimak n absen

  41. apapun aku ttp bangga pd TNI kita.. klo boleh jujur sbnrnx smua tentara malayshit sangt hormat bhkan trkesan sangt takut pd angkatan tntara kita, saya sering ngobrol ma tentara malayshit di taiping negri perak. sbnarnya tak perlu perang sungguhan mama alay, cukup todong pakek terpedo aja pst dah pingsan.

  42. selain itu, apakah karena diperbolehkanya asu mengobok obok su 30 mkm mereka?sehingga rusia enggak mau ngasih su 35 ,bung jalo?

  43. Perang udah di depan mata……..

  44. Salam hangat bung Raden, mari kita terus bersemangat membawa bangsa kita menjadi negara besar. 😀

  45. Su 24 aja kayak begini apalagi Su 34…. mantap! 🙂

  46. wis ora ngomong opo opo JKGR memang mantap,salam hormat buat para sesepuh.
    JAYALAH NKRI

  47. Perbedaan yang merupakan keunggulan operasi sistim konvensional dengan modern spt contohnya dlm komunikasi atau informasi antara cdma dgn gsm, atau unix, linux dgn windows adalah keamanan. Tinggal kita mengembangkan sistim yang memadukan keduanya, keamanan dan aplikasi.

    Untuk segi teknologi militer, amerika yang selalu ingin superior tidak akan mau berbagi tot dgn negara kawannya supaya bisa selalu superior spt kasus F22 dll. Lebih baik kita mengintensifkan kerjasama dgn negara-negara yg merasa dipinggirkan spt cina, rusia dan iran. Terbukti teknologi mereka merupakan antidot dari teknologi barat. Teknologi timur mereka bila digabung dgn hasil kerjasama kita dgn jerman, perancis dan inggris akan menjadi produk yg lbh handal.

    Kalau kita melihat apa yang diberikan rusia kpd kita dgn apa yg diberikan john kerry kpd kita dgn apa yyg diberikan asu kpd malaysia maka rusia tidak pernah setengah hati memberikan teknologi mereka kpd kita. Untuk mengejar kemandirian teknologi militer, kita juga seharusnya tdk setengah hati kpd mereka walaupun secara politik kita tetap nonblok.

    Kita seharusnya tidak mengulangi langkah yg ditempuh orba yg sgt tertinggal dlm teknologi militer krn terlalu tergantung dgn asu, bila asu sdh di atas angin dan kita sgt tdk mandiri kpd mereka maka akibatnya spt peristiwa timor2.

    • Mengenai f22 bung ihsan, feeling saya untuk kulitnya mereka pake radio emitter material terpola. Kasus di atas plus penjelasan bung melektech dan bung jalo. Ngga bakalan bisa nembus material ini. Creeping wave saya yakin bisa di minimalisir melihat f 117 a yang di tembak. Untuk material jenis ini malah butuh amplitudo tinggi dalam gelombang radarnya. Jadi makin radar itu lpi makin tidak efektif. Jadi makin maju pernika makin handal ni pesawat. Mirip pemandu rudal yang saya omongin kemarin. Kalo semua rudal memakai pemandu itu, semua pesawat tempur sekarang ngga bakalan laku. Makin canggih makin tinggi hit rate nya. Walaupun pernikanya hebat, manouver extreem dan pilot ace. Semboyan sonotan dalam perang udara, ya itu adalah hasilnya. Coba telaah 104 : 0. Mengenai kenapa ngga di jual, saya inget omongannya bung @abang sayang “kalo orang udah merasa berdosa maka…(lupa tuh )” . Ya pokoknya itu deh. Salam hangat bung

  48. pertamax yah….

  49. Bung Jalo dan Bung Nara,

    Trus bgmn taktik TNI menghadapi TUDM yg dah punya su-30 MKM dan knirti ini? Jgn2 sukhoi kita dan sigma kita dibikin buta jg sm mereka.

    Pendapat sy, yg paling afdol kalo kita bisa bikin alat jamming sendiri yg powerful dan gak usah dikasi liat ( apalagi dijual) ke orang laen

    Salam hangat Bung

  50. ada yg meragukan cerita versi diatas:
    https://medium.com/war-is-boring/8b58c9b56515

  51. ADA yg tau ini Jet apa?? ——->http://www.youtube.com/watch?v=NK7ulDQ5h8Y

  52. Apaan tuh.? Mantra ya.?

  53. apakah betul Indonesia telah mengakuisisi T-50 Pakfa dan sekaligus pendampingnya Mig.1.44? kalau bener wah semakin jaya Nusantara.

  54. makasih buat Om nara.jalo.diego.wehr dan para sesepuh warjag lainnya udah ngejawab.mudah2an jadi nambah pengetahuan kami yg biasanya cuman bisa mantengin doank..maklum selama ini cuman SR.
    mudah2an gk pada bosan untk memberi pencerahan pd kami yg haus info dan gk kami dapatin ditempat lain
    salam hormat buat para sesepuh espesially buat pemilik warung(Om diego)smoga selalu sehat semuanya

  55. lagi nunggu komennya mbah bowo…kangeni ke ke ke

  56. wow…angkat 5 jempol buat teknologi papa bear…kalau bisa TNI beli tuh…

  57. Ijin menyimak smbil num kopi luwak rasa indonesia…

  58. Karena malu tampaknya dalam waktu dekat USS Donald Cook bakal dihibahkan ke Indonesia

  59. bung jalo dan bung yg lain, tlng djelaskan uneg2 saya, jika knirti malay dkasih us buat dbedah, bukan kah akan melanggar kesepakatan penjualan alutsista tersebut, kalo dlogika pasti ad pasal yg menyebutkan “tidak boleh dlihat oleh barat” dlm penjualan tersebut. jadi pasti ada sanksi buat malay dong! nah bung jalo tau gak sanksinya apa? jgn2 sanksinya sukhoi mereka gak bakalan di servise sampe akhir jaman. haha,, mohon pencerahannya, salam..

    • 😀

    • Nah itu saya juga kurang tahu karena itu perjanjian dagang antara Rusia-Malaysia. Sanksi apa kan dilihat lagi dari pakta pertahanan negara yg dijalin dua negara tersebut. 😀

      Kalau nanya kita masalah dengan Rusia baru saya akan coba bantu, soalnya saya tidak tahu UU Malaysia seperti apa. Maaf ya bung dianeko

      • tidak apa2 bung, saya cuma menarik benang merahnya, bung jalo kan paparazi, siapa tau dapet bisikan “ghaib” haha.. salam bung jalo, dan salam juga untuk bung sanjaya, bung yayan mungkin tau, haha,, saya soalnya penasaran banget karena akan berhubungan dengan Indonesia di masa mendatang, imho.

      • Sudah jelas jawabannya hehehe

  60. inikan propaganda kali yah..pas kebetulan info masuk kpd bangsa2 yg kebetulan membenci amerika dan “mendewakan” rusia-china,jd apapun yg dikatakan media rusia atau china diterima begitu saja sbg informasi yg valid..mmg tidak masuk diakallah amerika semudah itu dikalahkan oleh teknologi “masa lalu” rusia,amerika menyadap telp/email petinggi2 negara dunia saja ga ada yg tahu/tdk ketahuan/tdk terdeteksi,sebenarnya itu sdh menjadi jawaban betapa secara teknologi mereka jauh diatas negara2 dunia,bkn propaganda tp kenyataan

    • @frans; saya bukannya mendewakan “Rusia-China”, dan saya tdk pernah menelan begitu saja suatu informasi; yg pasti semua teknologi pasti ada celahnya, selama itu buatan manusia, tdk terkecuali itu teknologi ASU atau Rusia, atau negara lainnya.

      Ttg menyadap; saya kira banyak negara pasti bisa klo mau menyadap, tapi tdk spt ASU yg dg mudahnya melanggar hak privacy manusia, pdhal sering ASU sendiri yg ngomong HAM dsb…sekali ASU tetap ASU. Hidup Rusia…Hidup Putin… Go to hell ASU! Jayalah NKRI!

  61. @frans: kalo asu teknologinya jauh diatas negara2 d dunia knapa nggak langsung hajar tu rusia dari dulu,knapa klo perang ngajak konco2 nya,knapa KS nya d buntuti KS kita nggak ketahuan….nggak ada yg abadi d dunia ini bung….apalagi sekedar teknologi.

  62. Ini dia jammer darat russia yg bisa mengacaukan peralatan lawan dalam jarak 300 km dan dinamakan “kerasukkan” hehehe 😀 efek kerasukan bisa teriak2 panik atau diam seribu bahasa. Maaf diplesesetin jadi kerasukan karena namanya kebetulan mirip dan jg disini sering diplesetin mbak tuti lah, mbak nani, pinsil dan bahkan si tembem *eh istilah tembem dah dipakai atau blm?

    Monggo dibabar para ahli disini dan terima ksh bnyk..

    http://englishrussia.com/2014/04/13/krasukha-4-an-army-grade-jammer/

  63. 60 besar…

  64. yang mencaci amerika trus memuji “hidup rusia”,”rusia strong” kemudian diakhiri dgn “jayalah nkri”..
    Pertanyaan saya,hubungannyanya dgn indonesia apa yah,koq hidup rusia jayalah nkri?
    Rusia sekutu indonesia? Pasti tidak jwbnya..
    Indonesia sahabat rusia?
    Jwbnya: rusia sbg negara pedagang alutsista dan migas pasti meghibur negara negara yg memberi keuntungan secara finansial sbg “negara sahabat” termasuklah malaysia dan vietnam..(jgn geer)
    cm china,india,korut,suriah,iran,kuba,venezuela yg menjadi “sahabat” sebenarnya rusia,makanya klo terjadi konflik di negara2 sekutunya pasti rusia membantu..klo indonesia terjadi konflik? pasti rusia pura2 buta dan pura2 tuli hahaha
    soal amerika? Hmm,manusia spesies mana di muka bumi ini yg bs membantah kehebatan mereka? Teknologi apa yg mereka tdk bs kawan..
    Pemberlakuan embargo ekonomi kpd rusia,mundurnya pasukan rusia dr perbatasan ukraina,dikirimnya armada kapal perang ke laut hitam(pdhl wilayah udara jg sdh ada amerika)..adalah bukti betapa kuatnya pengaruh amerika di pentas dunia(bkn asu)! Ada yg bs membantah? hehe
    Pecahnya uni soviet dan bergabungnya bekas pecahan soviet ke nato,itu adalah kehebatan amerika..konon jatuhnya sukarno dan pak soeharto adalah andil dan kehendak amerika..
    bgmn dgn china? Amerika punya strategi jitu utk meruntuhkan great wall,Kita tunggu tgl mainnya hahaha

    • itulah resiko nonblok ,bahkan dengan vietnam yang anda anggap “teman” sebenarnya, rusia cuci tangan ketika berkonflik dgan cina. tidak ada teman yg sebenarnya bagi negara super power yg ada adalah kepentingan abadi. HPS (hanya pendapat saya). salam kenal bung.

  65. Test…

  66. itulah resiko nonblok ,bahkan dengan vietnam yang anda anggap “teman” sebenarnya, rusia cuci tangan ketika berkonflik dgan cina. tidak ada teman yg sebenarnya bagi negara super power yg ada adalah kepentingan abadi. HPS (hanya pendapat saya). salam kenal bung.

  67. walau dgn segala kekurangan tp jauh lbh bermanfaat jk kita mengagungkan bangsa kita sendiri!

  68. usa dg asu sebelas dua belas, wong cuma bolak balik kok…saya setuju kalo lebih baik membanggakan bangsa sendiri. tapi smua ada masanya, pns aja ada pensiunnya….apalagi cuma kekuatan makhluk…mungkin cucu cicit kita bisa melihat kehancuran asu karna keserakahan dan kesombongannya

  69. Saya kok melihatnya dari sisi lain ya.

    Di media Russia sendiri sudah ada yang mengkonfrontir masalah tersebut. Apalagi mereka merasa tidak melakukan jamming seperti yang dikatakan karena sudah melanggar hukum Internasional tentang Cassus Beli (alasan perang). Jika SU 24 sudah melakukan jamming terhadap posisi USS Cook saat buzzing berarti sama saja mereka mengakui melakukan tindakan kriminal yang merupakan justifikasi serangan balik pihak US.

    Perhatikan kutipan di media Russia NVO sendiri yang saya kutip dalam bahasa aslinya:
    ????????????? «???» ??????? ?? ???????? ???????????, ????????? ???????? ??????? ????? ?????????? ? ??? ? ???????? ? ????? ? ??????? ????????????? ??????? «??????? ???» ? ?????? ???? ?????????? ????????? ??-24. ??????? ?? ???????? ????????????? ???????? ? 27 ???????????? ???????, ?????????? ?????? ?? ????, ??? ?????????? ?????????????? ????? ???????? ???????????? ??????? ??????, ? ??? ????? ? ???????? ??????????? ??????????????????? ?????? ?????????????-??????????? ??????? «?????». ?? ?????? ? ??????????, ??? ?????????? ???????? ???????????????? ?????? (???), ????? ?? ?????????? ? ?? ???????? ?????????? ? ???, ??? ????????? ??????????? ????????? ? ?????????. ?? ??? ???? ? ???? ???????? ??? ??? ???????????.

    Ini terjemahan Inggrisnya:
    Reporter “NVO” visited the regime enterprise whose products caused a flurry of discussion in the media and social networks in connection with flight USS “Donald Cook” in the Black Sea Russian Su-24 aircraft. Put aside journalistic fantasies about 27 American sailors who experienced stress from what Russian bomber managed to suppress the American weapons systems, including the vaunted naval multifunction combat information management system “Aegis”. At the factory in Stavropol, which produces electronic warfare (EW), nobody has confirmed nor denied that the products of the company involved in the incident. But while everyone was kind of party talking.

    Jelas jelas mereka sendiri marah kepada wartawan bodrex tersebut.

    Masalah kedua, saya sudah cukup lama bekerja dibidang Aeronautics saya kira sudah cukup pengalaman jika saya katakan bahwa jamming pod “L-175 Khibini” tidak cocok dipasang di SU 24.
    Dimana alat tersebut yang sering diunggulkan oleh Russia dalam menghadapi sistem AEGIS.
    Memang benar, terjadi penurunan aktifitas sekitar 48 persen jika di jam dengan alat ini. Tetapi bukan berarti melumpuhkan sama sekali.
    Kembali alat ini tidak cocok dan tidak ada pautannya dengan SU 24.

    Jadi jelas kesimpulannya bahwa berita ini tidak lebih dari fantasi wartawan bodrex.

    Tabik.

  70. Slmt Pagi bung jalo. Maaf mau tanya. Kapan tepatnya Jkgr lahir ya? Kalo sy di operasionalnya u402 versi publik. He.he.he.he………..

  71. Sepertnya terjemahannya janggal ya “..sebuah wadah berisi kompleks militer radio-elektronik Khibiny” 🙂

    ??? ????????? ????? ???? ????????? ? ?????????? ???????????????? ?????? “??????”.

    Hung under the fuselage, one container with complex electronic warfare “Khibiny”.

    mungkin masksudnya gini : Digantung di bawah badan pesawat, sebuah wadah berisi peralatan perang elektronik yang komplek, “Khibiny”.

    Mungkin loh ya, namanya juga ngawur 🙂

  72. @bung nara, @ bung jalo dkk, di a1 list disebutkan pespur yg bakal diboyong tni, tapi sy pernah baca di blog lainnya bahwa tni au telah mengakuisisi mig 1.44 ( nato : flatpack) disebutkan tni / RI telah mendapatkan pula tot dari mig 1.44 sebagaimana cina dalam pengembangan pespur chengdu J-20. @bung nara dkk penjelasannya donk atas kebenarannya makasih ya bung, jayalah tni

  73. kawan didoth@ apapun argumennya,embargo tetap akan memberi pengaruh yang tdk menyenangkan bagi rusia.
    mengenai suriah,amerika mmg tidak perlu menyerang suriah,krn apa yg menjadi keinginan amerika sdh dijalankan suriah,memusnahkan senjata kimia suriah..kehancuran suriah tdk lepas dr strategi amerika di timur tengah kawan,irak dan libya salah satunya..rusia dan china pun tdk berdaya menjaga sekutunya jk amerika berkehendak..
    Soal hutang swasta amerika terhadap china tdk ada hubungannya dgn aksi militer/perang kawan..apakah jika ada seseorang berhutang kpd anda terus harus tunduk kpd anda..tentu tidak bkn!
    menurut saya,kita tunggu dan lihat saja apa yang terjadi kedepannya,antara amerika,china dan rusia…hati2 jg dgn jepang,jika dia di bebaskan utk mengembangkan industri militernya sendiri, mungkin jepang yg akan merebus china!

  74. saya rasa argumen SU 24 ngejam kapal usa msih dipertanyakan kebenerannya,krna ini merupakan slah satu kpal perang tercangih amerika,tp pling tidak bisa bisa meninbulkan kekacauan sistem aegis nya,mudah2an indonesia jd mengakuisi si fullback krna si fullback lbih cnggih dari SU 24

  75. “mengenai suriah, amerika memang tidak perlu menyerang suriah, karena apa yang menjadi keinginan amerika sudah dijalankan suriah, memusnahkan senjata kimia suriah”
    – kawan, mengenai keinginan utama amerika terhadap suriah, jelas bukan itu. pemusnahan senjata kimia milik suriah adalah konteks yang lain…

    “rusia dan china pun tidak berdaya menjaga sekutunya jika amerika berkehendak”
    – kawan, untuk kasus suriah, pernyataan itu kurang tepat..

    suwun, cuma pendapat seorang kuli.. he..

 Leave a Reply