Mar 262017
 

Jupiter Aerobatic Team (JAT) bersama The Black Eagle ROKAF di LIMA 2017 (photo : TNI Angkatan Udara @_TNIAU)

Pekanbaru – Tim Aerobatik Jupiter atau Jupiter Aerobatic Team (JAT) TNI AU menyelesaikan misi dalam mengharumkan nama Indonesia di Langkawi Internasional Maritime and Aerospace (LIMA) 2017, Malaysia.

“Alhamdulilah kegiatan di sana berjalan lancar, aman dan selamat. Itu yang paling utama,” kata Danlanud Adi Sucipto, Marsekal Pertama TNI Novian Samyoga kepada Antara di Pekanbaru, Minggu, 26/3/2017.

JAT yang bermarkas di Pangkalan Udara Adi Sucipto, Yogyakarta mengikuti LIMA 2017 pada 21-25 Maret 2017. Saat ini, TIM JAT yang diperkuat dengan enam pesawat KT-1B Wong Bee dan satu pesawat cadangan dengan jenis yang ama tersebut berada di Pekanbaru setelah sebelumnya terbang dari Langkawi menuju Medan, Sumatera Utara.

Mereka direncanakan akan kembali melanjutkan penerbangan kembali ke Yogyakarta Senin besok (27/3).

Marsekal Pertama TNI Novian mengatakan JAT TNI AU mendapat apresiasi yang sangat baik dari Kerajaan Malaysia, dalam hal ini sebagai penyelenggara LIMA 2017.

Ia mengatakan JAT yang tampil dengan tim terbaik serta beberapa konfigurasi tambahan berhasil membawa nama TNI AU dan Bangsa Indonesia di ajang kedirgantaraan bertaraf internasional tersebut.

“Kita tampil penuh dengan konfigurasi yang baik. Penonton dari berbagai negara di sana juga sangat luar biasa. Kami di sana tidak hanya bawa nama TNI AU, tapi juga nama Bangsa Indonesia,” jelasnya.

Lebih jauh, Marsekal Pertama Novian menuturkan, selama gelaran kedirgantaraan Internasional tersebut, tim JAT juga sempat beradu keahlian dengan tim Black Eagle Korea Selatan.

“Kita tampil bersama dengan Black Eagle. Jadi itu satu-satunya penampilan dua tim aerobatik (beda negara) secara bersama. Itu sungguh luar biasa,” tuturnya.

Sebanyak 12 penerbang pesawat KT-1B Wong Bee yang tergabung dalam JAT membawa nama Indonesia di LIMA 2017. Tahun ini merupakan kali ketiga JAT mengikuti gelaran kedirgantaraan dua tahunan tersebut, sejak 2013 silam.

Marsekal Pertama TNI Novian Samyoga yang turut menjadi salah satu penerbang JAT tersebut mengatakan secara keseluruhan terdapat 51 personel yang akan terlibat dalam LIMA 2017 tersebut.

“Personel 51 termasuk penerbang 12, kemudian pesawat terlibat ada tujuh, satu cadangan serta dua Hercules pesawat pendukung,” tuturnya.

Antara

  13 Responses to “Duet Maut Jupiter Aerobatic Team dan Black Eagle”

  1. Test

  2. Jangan “Maut” ah.
    Tepatnya “Duet Hebat”.

  3. jangan duet ah,
    kan banyakan..
    mehehe

  4. Jat kok sikit personilny

  5. Kok gak pake Pespur Jet ya kayak Elang Biru memakai F16.

  6. Test

  7. Cuma sekedar usulan kpd TNI AU.
    Sudah waktunya tni au mengaktifkan kembali tim aerobatik ELANG BIRU,bukankah F16 tni au jumlahnya lumayan banyak,sekalian tim eorobatik dari jet sukhoi bisa jg dibentuk utk menandingi russian knightnya ruskey. Jadi bertambah profesional lagi penerbang2 tni au.

  8. Duet maut?

  9. mantabbbs!!!

 Leave a Reply