Sep 062017
 

Sniper Syriac Military Council (MFS).di Kota Raqqa, Suriah (@macergifford)

Beirut – Pasukan pemberontak Suriah dukungan AS mengambil alih kota tua bersejarah, Raqqa dan masjid kuno di wilayah itu setelah mereka melakukan serangan terhadap kelompok ISIS, kata pasukan gabungan pimpinan AS, 4/9/2017.

Pasukan Demokratik Suriah, terdiri dari petempur Kurdi dan Arab, mengatakan pada pekan lalu bahwa mereka telah mengambil alih sebuah distrik terakhir di kota tua Raqqa dari kelompok ISIS.

Dengan bantuan sejumlah pesawat tempur dan pasukan khusus AS, SDF maju bertempur untuk merebut kota Raqqa, wilayah yang digunakan sebagai benteng oleh kelompok ISIS di Suriah. SDF mendorong masuk ke wilayah kota itu pada Juni, setelah berusaha mengepungnya selama berbulan-bulan.

SDF mengatakan telah merebut 65 persen kendali dari keseluruhan wilayah Raqqa.

Pasukan MFS dan YPG melawan ISIS di Raqqa, Suriah (@SyriacMFS)

“SDF telah mengalami kemajuan yang konsisten di wilayah perkotaan Raqqa, dengan bertempur dari kawasan ke kawasan,” ujar Kolonel Ryan Dillon, juru bicara pasukan gabungan pimpinan Amerika Serikat dalam melawan kelompok ISIS.

Pernyataan mengatakan bahwa SDF telah mengambil alih Masjid Agung Raqqa yang merupakan masjid tertua, menggambarkan kemajuannya sebagai “sebuah tonggak sejarah “dalam pertempuran di Raqqa.

Kota Raqqa setelah pertempuran SDF Suriah dengan ISIS (@arisroussinos)

Petempur SDF telah melakukan perlawanan sengit dengan kemajuan yang lamban dalam melawan kelompok ISIS di kota tua Raqqa sejak awal Juli, ketika sekutu AS melancarkan serangan udara di sana.

Sebuah kelompok pemantau perang, Observatorium Hak Asasi untuk Suriah yang bermarkas di Inggris, mengatakan pada pekan lalu bahwa SDF telah merebut kendali lebih dari 90 persen wilayah kota tua Raqqa.

Penemuan infrastruktur ISIS (@arisroussinos)

Rusia Menyerang Masif

Sementara, Rusia bersama militer Suriah, menyerang posisi ISIS di Kota Deir ez-Zor. Bahkan pada tanggal 5/9/2017 Frigate Admiral Essen Rusia menembakkan rudal jelajah Kalibr (3M14T) ke target ISIS di Deir ez-Zor. Rusia juga mengerahkan jet-jet tempur dan helikopter untuk membongkar pertahanan ISIS di kota Deir ez-Zor.

Pasukan Khusus Rusia, Spetsnaz di perang Deir ez Zor, Suriah (@miladvisor)

Pemerintah Suriah yang disokong oleh pesawat tempur Rusia telah meraih beberapa kemenangan baru dalam serangan terhadap salah satu kubu ISIS di Kota Deir ez-Zor, ujar Kementerian Pertahanan Rusia, 4/9/2017.

Tentara Suriah yang beroperasi di sebelah Selatan Provinsi Ar-Raqqah bergerak maju 8 Km selama satu hari belakangan dan merebut 2 dataran yang tinggi strategis dan penting, ujar Kementerian Pertahanan Rusia.

Jet tempur Rusia sudah melancarkan lebih dari 80 serangan untuk menyokong serangan dan menghancurkan 2 tank, 3 kendaraan serang infanteri dan lebih dari 10 kendaraan off-road yang dilengkapi senjata berat, ujar Kementerian Pertahanan Rusia.

Lebih dari 70 gerilyawan tewas atau luka-luka, ujar Kementerian Pertahanan Rusia.

Kementerian Pertahanan Rusia, dilaporkan Xinhua yang dipantau Antara, Selasa 5-9-2017 pagi di Jakarta, mengatakan, penembusan pengepungan atas kota Deir ez-Zor akan menjadi “kekalahan strategis” anggota ISIS di Suriah. (Reuters/Antara).

  9 Responses to “Dukung Mendukung di Perang Raqqa dan Deir ez Zor”

  1. Test

    • Ga usah di test bang, langsung aja terjunin ke medan perang….. di jamin maknyos ….

      Liat peta terakhir Suriah bener2 bikin saya prihatin, seandainya masih hidup Sultan Salahudin pasti menangis. Negara Suriah yg dulunya disegani di timur tengah sekarang pecah berantakan.

      Hampir semua negara barat ikut campur, negara tetanggapun tidak ketinggalan ikut nggragoti negara Suriah. Menurut saya, cuma 40% yg berhasil dikontrol oleh pemerintah sah Suriah….. yg lain dikavling sama negara tetangga dan antek Amirikiya.

      Semoga ini semua tidak terjadi di Indonesia…. siapapun yg mau bikin pecah Indonesia wajib a’in di karungin terus cemplungin ke sumur…… biar waras otaknya !!..

  2. Tinggal nunggu apa langkah selanjutnya… 2 negara adidaya setelah isis hengkang , di pihak pemerintah ada beruang merah , di pihak pemberontak ada paman sam…

  3. bilangnya memerangi isis,kenyataannya mereka lagi bagi bagi jarahan wilayah suriah. gak tau nasib irak dan afganistan gimana….

  4. Itu kalo sama2 menang thdp ISIS & menguasai kota yg d serang… trs selanjutnya bagaimana…. d serahkan pd pemerintah syuriah apa d jd kan rebutan pemerintah & pemberontak dukungan mami rika…. kalo msh ada perebutan lg… trs kapan tenangnya rakyat syuriah…. sementara pedagang senjata terutama mami rika dr dulu tdk senang kalo semua negara tenang… dagangannya g laku entar….

    • Feeling saya Suriah bakal pecah jadi 2, macam Korea Utara dan Selatan…. artinya, kedepan bakal jadi pasar jualan senjata karena konflik akan terus berlanjut……… sangat memprihatinkan.

  5. SAA telah mengalami banyak kemajuan dalam perang ini, setelah merebut deir ez-zor, maka akan membidik FSA yg ada di bagian selatan propinsi homs dan damascus dgn mudah, setelah itu tahap berikutnya adalah profinsi idlib, setelah idlib berhasil dikuasi makan akan terjadi posisi tawar dgn turki dan kurdi, jika kurdi ngotot minta merdeka maka SAA akan membiarkan turki untuk memburu kurdi, atau jika kurdi mekerjasama dgn SAA maka turki akan dipaksa untuk hengkang meninggalkan aleppo utara (al-bab), jika amerika membantu kurdi maka iran akan meningkatkan lagi bantuannya (bisa pada level pengerahan pasukan regulernya), dengan demikian russia menjadi kunci utama dari kemenangan assad.

    • Posidi tawar Amirikiya tinggi, tapi Russia lebih tinggi…… artinya pihak yg bertikai di Suriah harus siap2 kasih konsesi SDA sama backing mereka….. miris ngebayanginnya…

 Leave a Reply