Ekranoplan, Kapal Terbang Penghancur Dari Rusia

Ekranoplan Lun class (burung pemangsa) Rusia mulai diproduksi pada tahun 1987. Nama lain dari kapal terbang ini adalah Project 903. Dipersenjatai dengan 6 rudal jelajah Moskit (SS-N-22 Sunburn: NATO).

Lun class seharusnya diproduksi skala penuh dalam beberapa tahun ke depannya namun karena perang dingin berakhir dan adanya perlucutan senjata, proyek ini akhirnya berakhir dengan hanya menghasilkan satu yang operasional hingga tahun 1995.

Menggotong 6 rudal Moskit diatas punggungnya

Ekranoplan melayang menggunakan efek daya angkat pesawat dengan bantuan sayap besar. Kapal udara ini terbang setinggi 3 meter, mampu terbang stabil di atas permukan air dengan kecepatan 550 km.

Hal yang menarik pada pesawat ini adalah karena termasuk salah satu pesawat terbesar yang pernah dibangun, dengan panjang 73,8 meter (bandingkan dengan pesawat Airbus A380 yang panjangnya 73 m). Lun class tidak memiliki roda pendarat, namun dilengkapi hydrosky besar untuk mendarat di air.

Kapal hibrida ini ditenagai 8 mesin turbojet dan diawaki oleh 11 awak Kru. Ekranoplan mampu beroperasi mandiri di lautan selama 5 hari.

Ruang operator persenjataan rudal anti kapal Moskit

Ada beberapa keuntungan strtegis penggunaan “si monster terbang mematikan” ini bila dibandingkan dengan kapal perang biasa, diantaranya,

Karena terbang rendah menyusuri permukaan laut maka kapal terbang ini sulit di deteksi radar.

Berkecepatan sangat tinggi bila dibandingkan kapal perang biasa sehingga Ekranoplan bisa dengan sangat cepat menyerang dan menghancurkan musuh tanpa terdeteksi.

Dilengkapi 6 rudal Moskit “si penghancur kapal induk” yang sangat mematikan.

Ekranoplan juga dilengkapi radar dengan jangkauan 350 km yang dapat melacak hingga 24 target, Radar Warning Receiver dan GPS/Inertial Navigation System.

Sharing

Tinggalkan Balasan