Jan 122014
 
PT Freeport Papua

PT Freeport Papua

Jika Band GIGI mengambil tanggal 11 Januari sebagai salah satu judul lagu andalan, maka pemerintah Indonesia, maju satu hari dari tanggal itu, untuk mengeluarkan kebijakan yang sangat penting di kemudian hari, bagi anak dan cucu kita.

Pada 12 Januari 2014 pemerintah memberlakukan larangan ekspor mineral mentah, dan ini akan membuat penerimaan negara dari sektor ekspor mineral turun drastis. Untuk mengatasi ini, pemerintah akan menggenjot ekspor batubara.

“Tahun 2013 devisa negara dari sektor mineral mencapai US$ 11 miliar sebagian besar dari raw material (mineral mentah), tahun ini raw material kita setop ekspornya, ini akan berdampak pada hilangnya devisa dari mineral sebesar US$ 5,5 miliar. Tapi pada 2017, dengan makin banyaknya industri pengolahan mineral devisa dari sektor mineral akan melonjak hingga mencapai US$ 19,862 miliar,” ungkap Direktur Jenderal Mineral dan Batubara R Sukhyar dalam sambutannya di acara Round Table Discussion ‘Upaya mempercepat Pelaksanaan Kebijakan Hilirisasi Mineral Nasional’ di kantor Ditjen Minerba, Jakarta, Selasa (7/1/2014).

Sementara untuk mengantisipasi turunnya devisa negara dari sektor mineral sebesar US$ 5,5 miliar di tahun ini, pemerintah akan mengenjot ekspor batubara.

Proses Pengangkutan Batubara

Proses Pengangkutan Batubara

“Ekspor batubara kan tidak dilarang, jadi kita optimalisasikan penerimaan dari ekspor batubara, kita juga akan perbaiki sistem pengawasan, kan selama ini masih banyak yang belum tercatat (ekspor batubara ilegal), skala penerimaan batubara itu triliunan loh, kita merasakan belum optimal penerimaan dari batubara, salah satu caranya adalah meningkatkan pengawasan,” ujar Sukhyar.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, produksi batubara Januari-November 2013 mencapai 421 juta ton, sementara pada 2014 produksinya ditargetkan mencapai 397 juta ton, sedangkan produksi eks barubara pada 2014 ditargetkan mencapai 324 juta ton.

Pada 2014 ditargetkan dari produksi 397 juta ton konsumsi batubara domestik ditargetkan mencapai 73 juta ton dan sisanya diekspor. (finance.detik.com)

  31 Responses to “Ekspor Mineral Mentah Dilarang di 2014”

  1. alhamdulillah..
    Akhirnya terjadi juga. ancaman pemecatan karyawan di newmont dan freport semoga hanya gertak sambal dan tidak terjadi..
    Dan terleebih penting di th 2021 kontrak freeport tidak di tambahkan lagi. Supaya bisa menjadi tammbahan modal untuk APBN dan devisit buat negara,

    • 5%-10%..pendapatan freeport mau disebar untuk memperlancar operasional di papua agar tetap menggondol bahan mentah ke luar nkri….kemungkinan dollar disebar ke parpol…mumpung mau pemilu…pp energi akan “layu sebelum berkembang”………

  2. Alhamdulillah, pemerintah ada nyali juga akhirnya

    Ke depan batu bara diolah juga saja jika lifting minyak ga naik naik. Mengolah batu-bara menjadi BBM sudah ada teknologinya. Jangan lupakan juga pengembangan green energi, alternatif energi di Indonesia berlimpah tapi ekonomi negara bisa sampai terbebani subsidi BBM berbahan bakar fosil.

    Idealnya, minimal industri dan angkutan umum masal menggunakan energi terbarukan. TDL dan biaya logistik lebih rendah = harga2 akan semakin terjangkau. Biaya produksi murah dan IDR yang lemah maka export akan meningkat, devisa bertambah, industri dalam negeri bisa bersaing dgn pasar bebas

    Tapi prakteknya, tujuan ini bahkan lebih sulit dari sekedar mencapai MEF :mrgreen:

    • indonesia mempunyai potensi geothermal yg cukup besar. klw ink saja dimaksimalkan bisa mencukupi. ngak perlu bbm untuk pembangkit listrik, bbm bisa stanby bwat cadangan.

      • yep.

        Kita ada di ring of fire. Tuhan Maha Adil, selain hal2 yang membawa bencana kondisi ni juga secara bersamaan membawa berkah. Barang tambang di tempat lain harus digali dalam2 di Indonesia ada di lapisan yang relatif dangkal, bahkan permukaan. Ini proses ribuan dan bahkan jutaan tahun, hendaknya jangan dengan mudah dibuang buang demi keuntungan segelintir orang.

        Pelarangan export Ore ini langkah maju, dan langkah maju lain yang kita harapkan adalah pemanfaatan energi terbarukan. Seperti yang agan bilang diantaranya geothermal yang berlimpah.

        Bayangkan berapa penghematan negara jika pembangkit listrik bisa menggunakan enegi ini. PLN ga usah ngutang untuk BBN, gas atau sumber energi fosil lainnya. Investasi 1 kali untuk manfaat yang lama. Dan itu baru bicara potensi panas bumi saja. Mengapa potensi besar (dan jelas) ini belum juga dimanfaatkan pemerintah hanya Tuhan (dan mungkin Jero Wacik) yang tau

        • kalau mau sedikit alay,saya berani mengatakan bahwa Indonesia adalah sedikit isi surga yg Allah turunkan ke bumi. hanya sayang pengelolaan yang kurang tepat.

          untuk masalah energi alternatif ataupun green energi,kita memang punya banyak sumbernya,sayang kebijakan yang tidak berkesinambungan dan ketidakfokusan menjadikan semua itu hanya sia-sia.

        • Denger2 di brebes ada tambang panas bumi dan itu apa bener untuk pembangkit listrik..??

  3. syukurlah kalo begitu…semoga tahun ini para calon presiden mau mengkampanyekan dan yang menjadi presiden tentunya dapat merealisasikan gerakan nasionalisasi industri pertambangan…

  4. perush tambang material mentah hanya alasan saja, coba brani ngak exit from indonesia. lagian bikin smelter ngak sampai 2 th harusnya sdah jadi sjak awal diumumkanya peraturan ini. krna mreka sndiri yg mbulet makanya smelter mreka telat berdiri. saya kerja diperusahaan bikin tim dalam pengembangan plant baru saja sdah slesai dan running produksi. smua tergantung perusahaan sdiri mau atau mbulet..:D

  5. Tapi prakteknya, tujuan ini
    bahkan lebih sulit dari sekedar
    mencapai MEF
    ———
    good point bung nowyoudont
    moga pelaksanaanya nanti tidak akal2an

    • yang penting dilakukan dulu, klw ngak apa harus dibiarkan sampai anak cucu kita menerima sisa yg sudah habis smua.semua keputusan ada resiko, yg penting bgmna manajemen resikonya membuat skecil mungkin.

    • Itu masalah kita yang lainnya bung 😀

      Pemerintah itu rencananya rata2 bagus, tapi implementasinya adalah sesuatu yang sepenuhnya berbeda.

      Seperti biasa mari berharap yang terbaik namun tetap bersiap bagi yang terburuk. Tetap dukung KPK dan BPK, saya denger BPK saat ini diisi anak2 muda yang cukup idealis, minimal mungkin untuk daerah saya

  6. KEBIJAKAN ini adalah seperti pisau bermata dua
    Bila dilaksanakan dengan BENAR dan dengan asas pasal 33 UUD 1945 Bunyi pasal tersebut dapat diartikan, kekayaan alam Indonesia yang amat banyak, harus digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
    Dan DIHARAPKAN pemerintah yang terpilih pemilu tahun depan melanjutkan kebijakan pemerintahan saat ini,dengan aturan dan PP yang sudah ditentukan

    Mata Pisau pertama
    adalah peraturan ini menunjukan Pemerintah di akhir masa jabatannya memberikan kebijakan yang lebih ke pro rakyat dan tidak pro ke mafia pihak asing yang mengeksplorasi SDA Indonesia..
    Pemerintah yang sekarang pasti akan dibenci bahkan akan dimusuhi .
    Dan memberi rule kepemerintah selanjutnya akan kebijakan SDA di Indonesia.
    Pihak asing Bisa dengan secara sisitimatis akan menggunakan segala cara agar partai yang berkuasa sekarang untuk tidak menang dalam pemilu akan datang,
    Para asing akan mendukung suatu partai yang akan mau mengakomodasi kepentingan mereka.
    Mereka akan mencari figur presiden yang mau MEMBATALKAN atau paling tidak MENGABURKAN Peraturan akan smelter yang sudah terlanjur dilaksanakan
    Presiden dan DPR yang baru bisa dengan GAMPANG membuat suatu UU untuk PENYEMPURNAAN UU smelter yang lama dengan isi yang mengaburkan dan melemahkan isi UU yang lama.

    Mata Pisau yang kedua
    Bila ini strategi dari partai yang berkuasa maka peraturan ini akan sangat membantu sebagai pencitraan partainya dan menunjukan bahwa partai tersebut benar benar memihak kepada rakyatnya.
    Partai yang berkuasa berani mengambil kebijakan MELAWAN ARUS dengan tidak berpihak kepada asing (terutama blok barat) tetapi lebih MEMILIH memihak kepada rakyatnya.
    dan mereka mengambil resiko yang ekstrim yaitu berani tidak didukung oleh kekuatan asing dalam pemilu kedepan,

    Dan bila mereka terpilih lagi diharapkan mereka tidak merubah lagi kebijakan UU smelter tersebut dan tidak membuat UU smelter sebagai ALAT untuk kepentingan politiknya,
    Karena bila mereka tetap dipilih oleh rakyatnya dan tetap melawan kekuatan asing yang menjarah SDA Indonesia,maka pemerintahan kedepan adalah pemerintahan yang akan banyak DIGOYANG oleh kekuatan kekuatan asing yang akan melindungi kepentingannya yang sudah lama MAPAN dan tak terusik,pihak asing akan melakukan dengan segala cara

    SEBAGAI RAKYAT
    Kita tetap harus berpikiran CERDIK dan bisa memilih yang paling MENJAJIKAN
    kita bisa memilih
    -suatu sosok asli seorang pemimpin yang berani memberikan perubahan tentang pengolahan SDA Indonesia yang mengutamakan kepentingan rakyatnya,
    – Pemimpin yang akan mengutamakan pengolahan SUMBER DAYA Indonesia untuk kepentingan rakyatnya bukan untuk kepentingan korporasi besar asing
    – Pemimpin yang mau Mengutamakan pengamalan Pancasila sebagai pedoman rakyatnya dalam berperilaku sehari hari dan MEWAJIBKAN Pancasila diajarakan dengan teknik pendalaman disetiap tingkat pendidikan dan juga UUD 1945
    – Pemimpin yang mengutamakan KEDAULATAN NEGERI ini dengan meningkatkan alutsista TNI nya sehingga bisa melindungi negara dan bangsanya

    (Monggo ditambahkan apa aja warjager)

    • saya sebenarnya punya angan_angan yang mungkin kelihatan sedikit kurang waras mas.

      saya kok mengharapkan ada capres yang berani mengumumkan nama-nama menteri di kabinetnya kalau nanti dia terpilih sebagai presiden sebelum pemilihan presiden. tidak usah semua kuota meneteri diisi karena memang harus ada bagian untuk partai koalisi.

      jabatan yg diumumkan paling tidak adalah menlu,menteri” bidang ekonomi ( untuk melihat arah pembangunan ekonomi dari capres itu), menteri ESDM,menteri BUMN,Menkes,Menhan

      • saya sependapat dg anda bung fadhill..untuk urusan meentri. Di akhir kabinet Sby banyak memmbuahkan hasil,meskipun tidak keseluruhan,seperti menlu,menhan,menBUMN,menkokesra, kayaknya gak perlu di gantikan. (Kalau saya boleh usul) yg lainya boleh di isi parpoL..
        Dilihat sepintas cara kerja sudah banyak hasilnya. #ehehe#

        maaf org awam

  7. acungan 2 jempol buat pemerintah (niru kata2 Neil Armstrong, it’s a small step untuk menjadi negara unggulan, a giant leap untuk mengibarkan nasionalisme SDA dan memutus budaya kalahan mau mudahnya saja)

    dan segera dikebut full speed hal2 ini:

    >renegosiasi harga gas Tangguh yang sempat tertunda dan katanya akan dimulai lagi bulan ini,
    jika sukses mencapai hasil max, kekurangan devisa negara dari sektor mineral akan terkompensasi $ 2,5M/tahun.

    >keputusan operator blok Mahakam pasca 2017, -harusnya diputuskan 2012

    >pembatasan BBM bersubsidi – RFID, dan pelarangan BBM bersubsidi – mobil2 mewah.

    >konversi ke BBG – subsidi kit, prioritas angkutan umum

  8. rakyat kita sudah pintar dan banyak ahli yg profesional menguasai teknologi pertambangan asal didukung dana dr pemerintah…..stop pembodohan!!!! .bagi bangsa kita….presiden yg memperpanjang kontrak dgn freeport…sudah pasti di suap…..selamatkan energi untuk anak cucu kita…go to hell…freeport…kick..darrr

    • setuju…..stop pembodohan….
      tapi sepertinya harus kembali ke sejarah thn 60 an…sebelum irian jaya kembali ke pangkuan NKRI
      APA SEBAB BELANDA “KATANYA” KALAH DENGAN INDONESIA..?
      PADAHAL PADA WAKTU ITU SEPERTINYA BELANDA MENANG,..KARENA BANYAK KAPAL INDONESIA DI TENGGELAMKAN,…DI PERTEMPURAN LAUT ARU…( kisah pahlawan yos sudarso)
      tetapi ANEH juga belanda bisa hengkang.. sambil bawa pulang KAPAL INDUKNYA..? (aneh kan)
      dan langsung damai…? tampa kompensasi…!…itu karena apa yah..?
      1 .apa karena PBB..?
      2..apakah belanda takut,karena dikepung indonesia…?
      3..apakah belanda ditekan oleh america
      4..apakah ada perjanjian rahasia antara indonesia dengan america..?
      5..apakah free port adalah KOMPENSASI untuk negosiator .? hingga BATAL perang.padahal indonesia vs belanda SAMA2 siap perang…:))

      JADI INGET TIMOR TIMUR….YANG GENCAR PORTUGAL…YANG DAPAT MINYAKNYA AUSTRALIA……KASIHAN PORTUGAL….:)).

      • tambahan. Dan waktu itu presiden Us. John F. Kennedy yg akrab dg soekarno..sehingga mmenyebabkan kematianya. Yg di duga keras di bunuh krn tidak mau mengexploitase temmbaga pura, dan setelah itu tak lama kemudian soekarno lengser di gantikan soekarno. Dan freeport pun masuk sampai sekarang..
        Kalao kurang mohon di tambahin.
        Maaf org awam..

        • hmm……….bagus…:))…..mungkin seperti “super semar”…yah…
          masih misteri….hingga kini suratnya benar ada apa tidak..?? hilang..?
          gitu juga dengan keberadaan Freeport-McMoRan di papua….:))

          sukarno di gantikan suhato…

        • ooppss ralat.salah ketik juga sy…
          sukarno di gantikan suharto

        • Saat sekarang saya lebih percaya bahwa Papua jatuh ke Indonesia lebih karena kelihaian dan motif tersembunyi dari sang “penengah”, ancam putus marshal plan dan kasih info militer Indo yg menakutkan (meski ada benarnya) hanyalah trik untuk dapatkan harta karun luar biasa. Adalah lebih mudah berurusan dengan RI yg dpt dikontrol dibandingkan dengan sekutunya Nato Belanda atau suku2 papua yg saat itu maaf belum civilized.

  9. saya sependapat dg anda bung fadhill..untuk urusan meentri. Di akhir kabinet Sby banyak memmbuahkan hasil,meskipun tidak keseluruhan,seperti menlu,menhan,menBUMN,menkokesra, kayaknya gak perlu di gantikan. (Kalau saya boleh usul) yg lainya boleh di isi parpoL..
    Dilihat sepintas cara kerja sudah banyak hasilnya. #ehehe#

    maaf org awam

  10. meski terlambat tp perlu kita apresiasi langkah ini,tp tdk harus kita berikan pujian..kita tunggu saja realisasinya,jgn seperti aturan pelarangan keras penebangan hutan liar,tp logging tetap saja byk yg lolos ekspor bahkan melibatkan pejabat dan aparat terkait..sdh umum jika peraturan dibuat mmg utk dilanggar!

  11. pemerintah indonesia masih ketakutan dengan ancaman freeport dan newmont. takut dengan di serang amerika dan sekutunya. pasti freeport dan newmont di buat special oleh pemerintahan indonesia. rakyat mesti waspada oleh amerika.

    • iya benar. pemerintah ketakutan, sampai tambang asing diminta buat smelter. pemerintah ketakutan. pemerintah ketakutan. ketakutan. ketakutan. ketakutan. ada yang ketakutan karena pemerintah paksa tambang buat smelter. ketakutan. yang ketakutan enggak taunya yudhagiz.

  12. bagus kebijakannya..tapi ini baru langkah awal.kedepan tinggal pengawasannya..maklum banyak oknum-oknum dikita.
    berita angin kita memiliki rare earth minerals,tinggal tergantung sdm kita mampu tidaknya mengolah bahan tersebut menjadi produk-produk HI-TECH.cita-cita kita kan ingin menciptakan produk-produk berkualitas+menerbangkan satelit sendiri.tapi yang lebih penting bermanfat untuk masyarakat luas indonesia..semoga terwujud

    • klw untuk pengelolaanya saya yakin bisa, masalahnya investor untuk pengelolaanya. kita kurangnya investor dalam negeri kita sendiri. atw pemerintah sendiri sebagai investornya.

  13. Terimakasih pada pemerintah dan DPR yang sudah kompak menindaklanjuti amanat pasal 33 UUD 1945 dengan “menelorkan” UU nomer 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara yang hari ini resmi diberlakukan setelah 5 tahun diberikan waktu bagi perusahaan pertambangan untuk membangun smelter di Indonesia. Kalau tidak sekarang kapan lagi kita belajar berdaulat untuk berdiri di atas kaki sendiri menggapai cita-cita berjaya di segala bidang. Terimakasih juga pada teman-teman semua di forum ini yang telah urun pemikiran baik selalu mengobarkan semangat untuk persatuan dan kemajuan NKRI.

  14. terbukti ancaman freeport dan newmon berhasil buat pemerintah gamang dan takut sehingga di buat special PP untuk freeport dan newmont. bravo freeport dan newmont keruk habis bumi indonesia untuk amerika sana agar indonesia merana.

  15. Sebaiknya teman-teman di warjag jangan bersuka cita dulu. Seperti komentar saya sebelumnya bahwa pemerintah akan mengeluarkan PP revisi dengan mencari celah UU Minerba demi kepentingan KK asing.Keluarnya PP (yang merupakan revisi PP sebelumnya yang ditentang perusahaan-perusahaan tambang) yang akan disusul keluarnya Permen hanyalah AKAL-AKALAN pemerintah saja. Sesungguhnya PP revisi yang baru dikeluarkan justru mencederai UU Minerba 2009. Dalam PP baru disebutkan logam tertentu seperti tembaga boleh diekspor dengan kadar pemurnian 17 % dan emas 99%. Hasil pengolahan tanah mentah menjadi konsentrat akan menghasilkan kadar tembaga 20-25 % dan Freeport selama ini dapat menghasilkan konsentrat 25-30 %.
    Jadi tanpa adanya smelter pun Freeport dan Newmont tetap bisa mengekspor besar-besaran ‘tanah dan air’ dari bumi Papua sampai 2017. Yang terkena aturan PP revisi adalah perusahaan-perusahaan tambang lokal seperti Antam dan perusahaan lokal lain.

    Sementara langkah pemerintah untuk mengekspor besar-besaran batubara untuk menutupi hasil devisa ekspor tambang (perusahaan lokal) yang dilarang menurut saya justru merupakan langkah yang blunder bagi ketahanan energi. Cadangan batubara Indonesia konon di bawah 12 % tapi dieksploitasi besa-besaran. Cina, salah satu pemilik cadangan batubara terbesar di dunia justru sebagai importir terbesar batubara Indonesia, sementara cadangan batubara mereka tetap ‘disimpan’. Suatu ketika saat batubara kita habis maka mereka bisa menjual dengan harga mahal dan dengan syarat-syarat tertentu.

 Leave a Reply