Feb 222018
 

Su-30 TNI-AU kembali ke Lanud Sultan Hasanuddin, Makasar setelah menjalankan misi selama beberapa hari di Lanud Iswahjudi, Jatim. (30/12). © Dispen TNI-AU

JakartaGreater.com – Rusia telah mengirimkan senjata senilai lebih dari $ 2,5 miliar ke Indonesia dalam 25 tahun terakhir, menurut kantor pers eksportir persenjataan negara Rusia, Rosoboronexport pada hari Rabu yang dilansir dari laman TASS.

“Secara keseluruhan, pengiriman produk-produk militer ke Indonesia mencapai lebih dari $ 2,5 miliar sejak November 1992. Selama periode tersebut, Rusia telah mengirimkan armada pengangkut lapis baja BTR-80A dan kendaraan tempur infanteri BMP-3F, senapan serbu Kalashnikov seri ke-100, pesawat Su-27SK dan Su-27SKM, Su-30MK dan Su-30MK2, helikopter Mi-35 dan Mi-17, dan juga sistem senjata serta perangkat keras militer lainnya”, menurut CEO Rosoboronexport Alexander Mikheyev.

Tahun 2018, akan menandai 60 tahun sejak pengiriman senjata Uni Soviet pertama ke Indonesia. Pada tahun 1958, Uni Soviet mengirimkan 100 kendaraan militer GAZ-69 ke negara Indonesia, tambahnya.

Dilaporkan sebelumnya bahwa Jakarta ingin membeli 10 jet tempur multiperan Su-35 untuk mengganti pesawat F-5 Tiger AS yang sudah usang dan ini telah beroperasi di Indonesia sejak tahun 1980. Kemudian, perusahaan hi-tech Rusia Rostec melaporkan bahwa Indonesia telah menerima sebuah penawaran komersial untuk pengadaan 11 pesawat tempur Su-35.

Su-35 adalah jet tempur super manuver serbaguna generasi 4,5 buatan Rusia yang dilengkapi dengan radar array bertahap dan thruster yang dapat disetel. Pesawat ini dapat melaju dengan kecepatan hingga 2.500 km per jam serta memiliki jangkauan terbang 3.400 km dan radius tempur yang berjarak sekitar 1.600 km.

Jet tempur Su-35 ini dipersenjatai dengan senapan 30 mm dan memiliki 12 titik keras atau hardpoints alias cantelan untuk membawa bom dan juga rudal.

Berbagi

  23 Responses to “Ekspor Senjata Rusia ke Indonesia Mencapai $2,5 Miliar”

  1.  

    hm… nunggu yang komen ah

  2.  

    Beberapa Aksi Pesawat Tempur Sukhoi TNI AU

    https://www.youtube.com/watch?v=2SB-HpSJf78&t=5s

  3.  

    Good. Keep it up

  4.  

    tapi kok salesnya hilang entah kemana,,,,…..dalam artikel ini seharusnya si sales mendapat best award for expor senjata 2017……xixi

  5.  

    Hancurkan Azad dan sekutunya….pembunuh anak suriah yg ga berdosa

    •  

      opo maneh ikiii…. ??? semakin banyak yang ga jelas 8-0 :mrgreen:

    •  

      MAAF, DISINI BUKAN TEMPATNYA BUANG HAJAT. KE TOILET AJA SANA. PAHAM MAKSUD SAYA?

    •  

      HATI-HATI ADA SI AYATOILET KHOMEINI FUN BOY PANAS

    •  

      Aneh, ketika ISIS meraja lela banyak dibela, ketika Russia memerangi ISIS justru Russia disudutkan membunuh penduduk sipil, ketika Russia membantu Suriah membebaskan Allepo koalisi barat setengah mati berusah mencegah keberhasilanya dengan berbagai skenario baik di level PBB maupun secara lobi oleh beberapa negara… termasuk skenario penyerangan bantuan kemanusiaan, dan anehnya bantuan kemanusiaan dari PBB justru menyasar wilayah yang dikuasai pemberontak justru bukan wilayah yang sudah berhasil dibebaskan oleh pemerintah Suriah…
      Kemarin ketika USA dan koalisinya sibuk membebaskan Mosul dan Raqqa praktis tidak ada berita seperti inim karena mereka juga menimbulkan korban sipil yang cukup masif… sekarang ketika kantong2 terakir mulai di ambil alih kembali lagi propaganda menyudutkan pemerintah Suriah dimulai… Ingat yang diperangi Suriah adalah teroris/militan dan pemberontak, jika itu terjadi di Indonesia maka akan berlaku hal yang sama, lihat saja kejadian di Marawi Pilipina, mereka juga mesti berdarah2 penduduk sipil yang terjebak dan menjadi korban, dan serangan yang beberapa malah kena rekan sendiri… tetapi intinya adalah pemberontakan dalam sebuah negara jelas tidak bisa diterima

  6.  

    wah bung jimmy menang banyak nih,.. kira2 si huha kebagian gak yah ?

  7.  

    kirain satu atau 5 tahun MEF

 Leave a Reply