Apr 222016
 

Filipina – Enam pesawat militer AS tidak ikut latihan Balikatan di Filipina, karena mereka harus melakukan penerbangan pertama, pada hari Selasa untuk “operasi kesadaran situasional maritim,” ujar pernyataan Kedutaan Besar AS, Kamis, 21/4/2016.

Empat A-10C Thunderbolt II dan dua helikopter HH-60G Pave Hawks, terbang “melalui wilayah udara internasional di sebelah barat Luzon, Filipina (wilayah Laut China Selatan)”, kata kedutaan.

“Misi seperti ini mempromosikan transparansi dan keamanan pergerakan di perairan dan wilayah udara internasional, dan menampilkan komitmen AS untuk sekutu dan negara-negara mitra, untuk menjaga stabilitas di kawasan Indo-Asia-Pasifik,” tambahnya.

Pesawat, yang berbasis di Pangkalan Udara Clark di provinsi Pampanga, Filipina adalah bagian dari armada yang mengambil bagian dalam latihan Balikatan yang berakhir pada tanggal 15 April 2016.

Latihan ini merupakan suatu kegiatanlatihan tahunan antara AS dan militer Filipina di bawah Mutual Defense Treaty and Visiting Forces Agreement. Tahun ini, acara dimulai pada tanggal 4 April, diikuti oleh tentara 4.900 Amerika dan 3.700 tentara Filipina.

Keenam pesawat merupakan bagian dari lima pesawat jet A-10, tiga helikopter SAR HH-60Gs Pave Hawk dan pesawat MC-130H Combat Talon transport MC-130H yang dikerahkan AS untuk melakukan pelatihan dengan Filipina dan melakukan patroli di daerah sengketa di Laut Cina Selatan.

“Interoperabilitas dengan militer Filipina berada di barisan depan dari misi kami,” ujar Kolonel Larry Card, Commander of the Air Contingent.

Sumber : Gmanetwork.com

  14 Responses to “Empat Pesawat A-10C Thunderbolt II Patroli di Laut China Selatan”

  1. Panassssss

  2. pesawat legendaris A-10C Thunderbolt II….pemusnah tank.

  3. Waaaaw, pakenya Thunderbolt II

  4. @Bung Diego maaf bung Saya Mau nanya,
    Kok tadi siang hape Saya ada telpon nomornya dari Jakarta greater ya, Apa saya salah liat
    Nuhun

  5. Canonnya itu lho yg maut. Bisa menembus baja tank yg tebal sekalipun. Ini yg buat tank pada sembunyi kalo ketemu mainan yg satu ini.

  6. waktu kecil suka sekali baca majalah angkasa. sampe poster pesawat tempur a10 aku tempel di dinding. ini pesawat paling favorit setelah f14 tomcat di era waktu itu. sedangkan a4 skyhawk TNI AU yg berpunuk seperti onta jg sempet kesengsem. syg sekarang akhirnya jadi monumen. tapi lambat laun entah kenapa setelah melihat sukhoi 25 frogfot aku jadi tambah kesengsem dan pindah haluan. walaupun bentuknya aneh bantet tapi senjata yg diusungnya ngeri ngeri sedap. apalagi kalo liat sukhoi series dan mig series. maafkan daku aku khilaf. mama rica i love papa bear…sorry to say that mama…. jangan di banned ya min aku cuma curhat. bukan ngompor ngomporin.

    • Hmmm… fanboy angkasa. Masih ingat Dr Dini Rosyada Ibrahim (ilmuwan yang menangani fly by wire N-250) yang pernah diwawancara Angkasa. Di mana beliau sekarang ya..? PTDI belum ada lagi pesawat dengan teknologi FBW.

  7. ini nih pesawat yg terkenal karena keganasan nya lawan tank tapi kan Russia juga punya spesialis Ground Attack nah ntu si SU-25SM kali aja Indonesia minat beli Su-25SM kan lumayan tuh buat ngerontokin tank orang.

  8. nah di filipina ada A-10 warthog ini knpa gak dipakai BTU (Bantuan Tembakan Udara) pas gempur Abu Sayyaf???? masak gak dikasih pinjem sma mamarika???

 Leave a Reply