Jan 242014
 
Tank Leopard 2A4 TNI AD

Tank Leopard 2A4 TNI AD

Tentara Nasional Indonesia (TNI) mulai mendaptkan ancaman yang meningkat dari negara lain, sehingga TNI mempercepat usahanya dalam memperkuat daya tangkal dengan merombak struktur agar bisa lebih cepat menggelar dan menempatkan pasukan, termasuk mengembangkan korps marinir serta pengadaan persenjataan ofensif jarak jauh.

Tindakan ini akan menjadi salah satu terobosan kebijakan militer Presiden Susilo Yudhoyono, yang aturannya akan diterapkan Juni 2014, untuk pembentukan formasi komando gabungan wilayah pertahanan regional yang disingkat Kogabwilhan.

Rencana ini akan mengintegrasikan kekuatan regional: Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara ke dalam kelompok pertahanan terpadu, yang akan diposisikan di flashpoint pertahanan tertentu, untuk menjaga integritas teritorial dan kedaulatan negara.

“Tapi fungsi Kogabwilhan tidak sebatas hal itu. Kogabwilhan juga berfungsi memberikan deterrence/ daya gentar terhadap negara-negara lain karena perintah komandonya fleksibel, dan memiliki sumber daya untuk dengan cepat menggerakkan pasukan”, ujar Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro.

Setiap kelompok Kogabwilhan akan dilengkapi armada kapal perang sendiri, skuadron jet tempur dan unit Angkatan Darat. Komandan setiap kelompok, seorang jenderal bintang tiga, akan diberikan wewenang untuk merespon tanpa harus melalui birokrasi dari markas TNI di Jakarta .

Dalam struktur yang ada saat ini, TNI tidak bisa langsung menanggapi sebuah insiden, misalnya ada serangan asing ke wilayah timur, sampai komando pusat menugaskan seorang perwira bintang tiga sebagai commanding officer dan menyusun penempatan pasukan dan perintah pengadaan logistik.

“Kami selalu waspada atas ancaman di masa depan dari negara lain. Tapi struktur dan Komando yang ada, tidak cukup untuk melakukan respon dengan segera. Kogabwilhan akan menambal lubang tersebut,” ujar Dirjen Renhan, Kementerian Pertahanan Marsda TNI FX Bambang Sulistyo.

Pemerintah berencana memiliki empat kelompok Kogabwilhan mencakup beberapa Flashpoint, yang menurut pejabat kementerian adalah: Aceh, Natuna Kepulauan Riau, Papua dan Attambua Nusa Tenggara Timur.

Aceh termasuk dalam rencana, karena kekhawatiran munculnya gerakan separatis lain, dan juga karena letaknya yang strategis di mulut Selat Malaka yang super sibuk .

Sementara itu, Natuna terletak dekat Laut Cina Selatan, di mana negara China sengketa perbatasan dengan beberapa negara ASEAN yang sebagian besar didukung Amerika Serikat. Indonesia tidak terlibat dalam sengketa teritorial. Papua dipilih karena adanya konflik separatis dan Attambua karena kedekatan wilayahnya dengan Timor Timur (Timor Leste) dan Australia.

Rudal Krypton Kh-31 diusung Fighter Sukhoi Indonesia (photo: FB Jiwa Merah Putih)

Rudal Krypton Kh-31 diusung Fighter Sukhoi Indonesia (photo: FB Jiwa Merah Putih)

Markas (HQ) dari masing-masing kelompok Kogabwilhan tidak harus berada di lokasi penempatan pasukan/deployment. Misalnya, untuk mengkover Natuna, Komandonya bisa saja dibentuk di ibukota Kalimantan Barat, Pontianak atau di ibukota Riau Pekanbaru.

“Kami belum memutuskan apakah akan memiliki tiga atau empat kelompok Kogabwilhan. Jika kita memiliki empat maka harus mencakup bidang timur, barat dan tengah Indonesia. Komando untuk pulau Jawa akan berdiri sendiri, ” ujar Menteri Pertahanan.

Untuk mendukung kebijakan tersebut kementerian sedang melakukan apa yang disebut “right-sizing” dalam penugasan personilnya, di mana prioritas ditujukan bagi pasukan pemukul daripada pasukan pendukung.

“Tidak akan ada penambahan jumlah pasukan. Apa yang kita lakukan adalah memilih dan menugaskan kembali prajurit ke dalam divisi-divisi yang prioritas,” ujar Purnomo. Pada tahun 2013, Indonesia memiliki sekitar 460.000 personil dan setiap tahun ada 13000 yang pensiun.

Sebagai bagian dari restrukturisasi, Kementerian Pertahanan sedang melakukan proses pengembangan satuan Marinir, dengan penambahan terbaru, Batalyon Marinir ke-10 di Pulau Setokok, sekitar 4 kilometer sebelah tenggara dari Pulau Batam, Kepulauan Riau. Presiden Yudhoyono dijadwalkan meresmikan batalion yang ditugaskan dengan 600 personil, pada bulan Maret 2014.

Tanda-tanda bahwa TNI serius dalam menyusun cara memandang dunia luar, baru-baru ini disetujui pembelian selusin kapal selam Kilo Class Rusia. Sebuah tim dijadwalkan terbang ke Moskow pada akhir bulan untuk memproses pembelian melalui fasilitas kredit ekspor Rusia, yang disertai suku bunga rendah.

“Apa yang akan menjadi game changer bukanlah kapal selam kilo, tetapi rudal jelajah Club- S yang diangkut kapal selam tersebut,” ujar Purnomo. Ia menambahkan bahwa rudal itu bisa mencapai target sejauh 400 km.

Indonesia ini juga sedang menunggu pengiriman 30 pesawat tempur F-16 yang diperbaharui (refurbished) dan selusin helikopter serang Apache dari AS, yang dimulai tahun ini, serta 103 Tank Tempur Utama Leopard refurbished dari Jerman.

Anggota DPR Komisi Pertahanan, intelijen dan urusan luar negeri Susaningtyas Handayani Kertopati mengatakan, TNI harus memperkuat pendekatan “outward looking” pada saat tanda-tanda ancaman meningkat.

“Ancaman terbesar jelas akan berasal dari Australia, ” katanya.

Baru-baru ini, Australia meminta maaf kepada Indonesia setelah kapal patroli perbatasan mereka, memasuki perairan Indonesia tanpa izin dalam upaya menghentikan migran/ manusia perahu.

Seorang pejabat Departemen Pertahanan telah memperingatkan bahwa kebijakan “tow-back” Australia akan menyulut konflik. Kebijakan tersebut mencakup tindakan Angkatan Laut Australia yang mencegat kapal manusia perahu menuju Australia dan memaksanya kembali ke perairan Indonesia.

“Sekarang kami memiliki tiga frigat di perbatasan, bentrokan bisa saja terjadi ketika Angkatan Laut kita mencegah towing- back yang dilakukan Australia”, ujar pejabat yang tidak mau disebutkan namanya, terkait isu sensitif tersebut .

Selama empat dekade TNI telah berhasil memadamkan ancaman dalam negeri -terutama, konflik separatis di Aceh dan Papua, serta kekerasan komunal dan sektarian di Kalimantan dan Maluku. Sumber daya pasukan dan struktur komandonya sebagian besar disesuaikan dengan kondisi yang ada.

Tapi setelah ancaman dalam negeri surut dalam delapan tahun terakhir, TNI secara bertahap mengalihkan fokusnya untuk membangun kemampuan daya tangkal/ deterrent dan mulai mengambil pendekatan yang lebih serius terhadap ancaman dari pihak asing. (thejakartapost.com).

  126 Responses to “Kogabwilhan TNI dan Ancaman Luar Negeri”

  1. sengaja di bulat atau memang sisa nya di sembunyikan????
    SELUSIN kapal selam Kilo Class Rusia
    30 pesawat tempur F-16 yang diperbaharui (refurbished)
    SELUSIN helikopter serang Apache dari AS,????

  2. kilo selusin ??..klo emng benar bisa heboh kawasan..aplg d tmbh s300/400 + su35s…makin pusing aja sonotan & sonora…maju teruss TNI menuju blue navy water…

  3. Menarik jika anggota komisi satu sudah terbuka mengatakan pada media bahwa “Ancaman terbesar jelas akan berasal dari Australia,” .Konsekuensinya adalah Kemenhan dan TNI menjadikan kekuatan militer Australia sebagai benchmark modernisasi TNI.

    Amin.

    • Kapal induk adalah miniature-mobile Kogabwilhan :mrgreen:

      kabur ah …..

      • ada yg dendam sama aircfraft carrier ..extremly stationery.. 😀

        • he he he.. keukeuh gan 😀

          seriously bung @donnie, imo- kapal induk memang punya kemampuan yang layak dianggap miniature-mobile Kogabwilhan “kemampuan tempur darat, tempur laut dan tempur udara dalam kelompok pertahanan terpadu”

          pengembangan konsep Kogabwilhan di luar wilayah NKRI adalah kapal induk, soalnya kita non-aligned country yang tidak punya fakta pertahanan dengan negara asing.

          Coastal defense dengan SSM san SAM dikepulauan adalah konsep defensive dan detterent, sedangkan offensive dan compelling perlu kemampuan projeksi jauh ke luar wilayah homeland defense. Dan sering terjadi, pertahanan terbaik adalah dengan menyerang. Sama sekali bukan konsep yang aneh, ini hanya masalah skala saja

      • ngapain dendam, berat di ongkos, stress, jantungan 🙁

        Wars are not won on the battlefield. They’re won in the minds. Awaken the mind.

        saduran bebasnya: perang dimenangkan dengan konsep/doktrin, jadi pertarungan mati2an itu justru di konsep (sebelum perang), apapun konsep yang survive, implementasinya mudah (yang penting fulusnya ada)…

      • Double Agree.
        Doktrin first.
        Bahkan tidak ada gelar alutsista setimpal tapi bisa menang, itu hebat.

        menurut gue malah bukan Miniature..
        Ukurannya kan skala Response dan Daya Hancurnya 🙂

    • cv bagi oz adalah suatu keharusan untuk memastikan kemenangan bagi mereka jika harus berhadapan dada dengan indonesia. untuk menjaga cv tersebut diupgrade lah anzac class dan penambahan hobart class aaw destro. mereka memprediksikan fleet mereka bakal dihadang oleh su maritime strike dan misil jarak jauh ex yakhont. ternyata mereka kecele, kita menggunakan teknologi stealth dengan biaya yang jauh lebih murah buat melibas armada cv mereka. dan armada collins mereka akan keteteran berhadapan dengan jamaah kilo strong yang tua tetapi bisa diandalkan. akhirnya mereka buru2 mencari jamu kuat buat collins-nya.

        • Wah….. kita perlu rudal penembak satelit nih….
          Atau…. mungkin kita perlu take over satelitnya ya…????

          • lebih baik alternatif kedua bung. ditake over saja terus dimanfaatin buat mantau jalur komunikasi. tinggal cari 1 orang jagoan terus bikin program dan attacknya dibantu script kiddies yang banyak.

          • Kalian melupakan sosok Jim Geovedi ?
            Bila sampai perang terbuka
            apakah si geovedi rela mother land nya diacak acak oleh asing
            semoga beliau akan memberikan KEMAMPUAN nya untuk membela tanah air

          • om alugoro: iya setuju om. akan lebih banyak manfaatnya ketimbang ditembak jatuh..
            om satrio: konon kabarnya neh om, si jim geo bikin kantor di London, jadi konsultan IT bagi perusahaan2 besar ataupun negara2 yang ingin mengujicoba kehandalan keamanan IT nya.’

            Watt a waste of human resources…. manusia2 seperti ini yang seharusnya dirangkul Dephan/KominFO/BIN …….

            atau… jangan-jangan…..

            hhehehehe…. pis ah bro…

          • jangan-jangan under payroll M16 bgimana? 🙁

        • ngak juga tuh….dulu ane sdh bilang prihal si jim geovadi..
          malahan jangan lupa sama yang ini bro…

          Kolonel (Pur) Ir Dradjat Budiyanto

      • kualifikasi Collins banyak yang meragukan di kalangan masyarakat Aus sendiri, beberapa waktu yang lalu ada wacana untuk beralih pada kapal selam bertenaga nuklir, kurang tau jadinya bagaimana atau bahkan hanya akan mengalami upgrade. RAN terbatas pilihannya, galangan kapal mereka butuh kerjaan agar tetap bisa survive. Pengganti collins dan kapal perang permukaan harus dibangun di Australia.

        Masalah lain bagi collins class adalah kurangnya crew untuk menjalankan kapal selam. bbrp waktu yll saya baca collins class tidak semua operasional karena alasan kurangnya crew, bukan karena sedang perbaikan 🙂 tapi jangan lupakan juga FPDA, jika perlu RAN bisa dapat operator KS dari negara lain

        Dan bukan itu saja, keliatannya minat warga Aus untuk bergabung dengan militer berkurang drastis. Bergabungnya Aus dengan US dalam ‘perang melawan teroris’ membuat militer Aus kurang populer di mata masyarakatnya. Sekitar 2-3 tahun yang lalu militer mereka membuka lowongan kerja bagi militer aktif dari negara lain untuk, diutamakan dari blok NATO dan US. ga inget lagi apa termasuk perpindahan kewarga negaraan atau hanya kontrak kerja

  4. Jiahhh analisa ane tentang kogabwilhan tak ada yang meleset..
    Team yang lihat kilo juga akhir januari berangkat ..cocok bener..

    Ancaman dari selatan…
    hehehe tobe continue yaaa

    GAK RUGI ane belajarnya di WARJAG berguru ama MR DIEGO

  5. Jangan lupa ada ks astute … Hehehe. Kabur…!

  6. Visi yg luar biasa,merampingkan struktur tp menambah daya tangkal yg cepat.untuk permulaan cukup 4 kogabwilhan yg di bentuk.itu aja udh pasti buat tetangga panas dingin,bayangin aja tiap kelompok akan di perkuat 1 ska pespur,jadi indonesia minimal akan beli 4 ska ??? Mantap.oia mau tanya nih sm om satrio,kogabwilhan itu hardware nya beli baru apa ambil yg sudah ada di pangkalan reguler ??? Mohon penjelasannya,,,

    • Yang ada dipangkalan dan hasil pengembangan organisasi menjadikan pastinya penambahan alutsista tuk melengkapi kelompok wilayah gabungan tersebut,,
      Ini adalah WADAH dan roadmap pembelian alutsista dalam MEF tahap 2

      RANGKA nya ada dulu pelan pelan dilengkapi penunjangnya,,
      setelah MEF 3 kogabwilhan adalah kelompok tempur yang menjamin Indonesia bukan hanya pintar membalas serangan dengan mencubit diwilayahnya sendiri tetapi akan bisa menabok di ZEE bahkan diarea teritory Oposing force..
      IMHO

  7. kogabwilhan menjadikan indonesia semkin josss gqndooozz…
    Membentuk wilyah” kecil yg mematikan,,, setingkat dengan pemerintahan, kurang lebih seperti DPR yg di setiap daerah ada DPRD nya..salut buat kemmenhan,,, ancaman dr selatan sudah nampak…..selanjutnya akan muaqi mmerongrong……

    su-35 + radar vostok + s-300 refurbish gk di publiksikan kah bung diego……..

    untuk f16 ) 30 ekor 24 diantarantaranya refurbish.dan 6 ekor lainya sbg spARE PART/ suku cadang…

    apache…dari dana yg membengkak begitu gede…mustahil rasanya kl cm 8butir..trnyta skrg 12ekor……terbukti

    kilo selusin 2 diantarnya pembelIAn th 2007, kata mr ivanov… 😀 dan 10 nya dr hibah/beli bekas…

    kri cakra denger” mau d overhoul di pal kl sekelas nembel aj psti bisa.pAL..
    tapi ad udang d balik batu.slh satunya menjajal galangan kasel baru.zerta mempelajrinya / skalian jeroanya d gnti dg u209 original dr uncle hitlerr…

    maaf analisa org awAm

  8. WANTED….

    INI PREMAN YANG NYELONONG MASUK RUMAH ORANG TAMPA PERMISI..

    HMAS STUART FFH-153

    HMAS STUART (FFH-153)

  9. Hei my fellow Australia, It ain’t over till the fat lady sings……

  10. Kalo kilonya dah ke publs pasti ada yg lbih garang sedang ngumpet ;-<

  11. 😀 barangnya belum juga datang
    udah nantangin australia

    yang ada juga kita yang babak belur……….

    • bener gan..hehehe kayak anak smp baru mau akan latihan tinju tapi udah ngajak tawuran … meski senang juga anne denger akan akan akan …moga ada realisisasinya

    • apa kalau kedaulatan di injak harus nunggu pesanan alutsista datang baru berani bertindak gan? pejuang indonesia dulu aja berani kok melawan penjajah dengan senjata ala kadar nya. dan saya rasa yang dilakukan pemerintah bukan nantangin australia, tapi lebih ke antisipasi mengahadapi ancaman dari luar. maaf cuma pendapat sipil yg awam militer dan gak rela negara nya di injak negara lain.

  12. jangan lupa menwa diaktifkan untuk mendukung dari masing-masing kelompok “Kogabwilhan”

  13. IMHO
    Masih banyak pertanyaan tentang Kogabwilhan ini (ihat posting saya pada 19 Januari di Komando Gabungan Wilayah Pertahanan).
    ‘…sehingga TNI mempercepat usahanya dalam memperkuat daya tangkal dengan merombak struktur agar bisa lebih cepat menggelar dan menempatkan pasukan, termasuk mengembangkan korps marinir serta pengadaan persenjataan ofensif jarak jauh.’
    1. Tampaknya bukan merombak tetapi menambah lapisan struktur hierarkie.
    2. Ada perbedaan antara struktur komando masa damai dan masa perang. Masa damai jelas, pembinaan. Masa perang/konflik tergantung obyektifnya. Karena itu biasanya struktur komandonya terpisah.
    ‘Setiap kelompok Kogabwilhan akan dilengkapi armada kapal perang sendiri, skuadron jet tempur dan unit Angkatan Darat. Komandan setiap kelompok, seorang jenderal bintang tiga, akan diberikan wewenang untuk merespon tanpa harus melalui birokrasi dari markas TNI di Jakarta .’
    1. Kasarnya, bisa mulai perang sendiri? Tentunya dalam kerangka politik pemerintah, dilanjutkan dengan Surat Perintah Panglima Mabes TNI.
    2. Jelaskan yg dimaksud dengan ‘harus melalui birokrasi dari markas TNI di Jakarta’.
    ‘Komandan setiap kelompok, seorang jenderal bintang tiga,…..’
    Artinya apakah harus jenderal AD? Contoh gesekan dengan Ossie barusan di perairan Kupang, disini peran AL dalam operasi menonjol.
    Sumber :
    o Doktrin Tentara Nasional Indonesia Tridarma Ekakarma (Tridek)
    o Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2010 Tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2010-2014

    • bisa mulai perang sendiri sepertinya tidak, karena presiden selaku pemegang kekuasaan tertinggi atas AD,AL, dan AU aja harus mendapatkan persetujuan DPR:

      Dalam hal menyatakan perang dan perdamaian, presiden harus terlebih dulu mendapatkan persetujuan DPR.

      Acuan: menyatakan perang dan membuat perdamaian acuan, Pasal 11 UUD 1945, UU No. 20/1982 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pertahanan Keamanan Negara RI.

      • Mungkin semacam SOP kali, seperti permisalan ICS bung Antonov di bawah. Bisa jadi hanya sampai clearance langsung menindak kapal asing masuk, ijin “pertempuran” terbatas berkaitan dengan penjagaan kedaulatan.

        Jika diterapkan dan diketahui luas pihak luar memang bisa membuat kapal asing berpikir ulang sebelum memasuki wilayah kita, make them blink and rethink, jika ngotot SOP-nya (misal SOP semacam ini sdh disetujui pemerintah dan DPR) adalah melakukan tindakan pencegahan by any means

        Diterapkan dgn baik dan didukung alutsista memadai, ini akan membuat Indonesia tidak lagi dipandang enteng dan mengalami pelecehan kedaulatan

      • Tindak pencegahan ini yang harus dirumuskan cermat, ingat perang semburan air antara kapal Jepang dan Taiwan di sekitar Senkaku? Mungkin menyemprotkan air tidak bisa digolongkan sebagai act of war…

        When a Chinese destroyer directed its fire-control radar at a Japanese destroyer last year, which in normal naval practice might be regarded as an act of war, the Japanese vessel made an evasive manoeuvre rather than risk further endangering the situation.

        Insiden kecil bisa dengan cepat menyulut perang terbuka…

      • Presiden sebagai Kepala Negara Berhak Menyatakan Kondisi darurat Perang, tanpa persetujuan DPR.
        — > Invasi Militer ke Negara lain yg mengharuskan persetujuan DPR

        (maaf dasar sumbernya lupa.)
        😀

        • Betul, dan ada syarat + catatan (Pernyataan keadaan bahaya yang dilakukan tanpa persetujuan DPR terlebih dahulu -karena keadaan mendesak- dapat berlaku langsung, namun apabila kemudian DPR tidak menyetujui, maka pernyataan keadaan bahaya harus segera dihapuskan), + Perlu segera dibentuk undang-undang yang baru dan peraturan pelaksanaannya untuk mengatur kekuasaan ini secara jelas dan operasional.

    • Mungkin yg di mksd wewenang menindak bukan berarti memulai perang,menindak di sini mgkin mksdnya adalah jika ada black flight atawa ada kapal perang negara lain masuk wil indonesia bisa di tindak lgsg dengan catatan sesuai prosedur dan situasional,mgkn contoh ada black flight di peringatkan tp malah melawan mau nembak nah kogabwilhan punya wewenang untuk menindaknya lgsg tanpa izin ke panglima pusat,klo nunggu perintah pusat malah kita yg ketembak duluan,,
      Itu cuma pendapat pribadi ane,,

  14. smoga smua rencana dapat terealisi,,bukan hanya cuma wacana dan angan belaka,krn musuh nyata skrang ada di Selatan dgn memasuki wilayah Indonesia,,dan mengatakan bhw TNI itu kecil,,sungguh sadis,,,dan Biadabnya Australia,,,ayo borong KS KILLo dri Rusia+SU-35+S-300/S-400,,kami Rakyat Indonesia mendukung,,dan diminta berperang pun mau dmi IBU PERTIWI,,

  15. Pertahanan yg kuat adlh keniscayaan, negara harus kuat baik ke dalam maupun keluar. Negara Ina sangat strategis dan kaya akan SDA. Pertarungan barat-timur dlm Lcs menjadikan kita hrs siap mengantisipasi keadaan perang. Ekonomi yg kuat hrs dibarengi pertahanan yg semakin kuat, bahkan negara yg miskin saja bila militernya kuat akan disegani kawan n lawan. Apalagi semua keunggulan komparatif ada di Indonesia, negara lain sangat berkepentingan kuasai Indonesia.
    Penempatan marinir AS di selatan bisa bermata dua dan lebih dekat untuk Indonesia antisipasi perubahan geopolitik dari pengaruh China.
    Pertahanan yg kuat bukanlah Cost tapi merupakan investasi, wajar bila ingin SDA aman harus punya penjaga, alat dan prosedur yg baik dan kuat pula.
    Jayalah terus NKRI …. Pusaka warisan leluhur bangsa!!

  16. inilah salah satu dari perwujudan semakin modern nya pemikiran dari pemerintah dan para petinggi Tni dalam melihat ancaman masa depan ..
    pelan tapi pasti kedepan semua spot yg menjadi potensi ancaman akan diisi rata oleh alutsista Ks , Kri ,Pespur , dan Pasukan Pemukul ..
    Tinggal kita perbaiki pribadi masing2 individu untuk NKRI yg lebih maju ! haha

  17. Memperkenalkan konsep ICS (Incident Command System)
    Detilnya bisa dilihat di http://en.wikipedia.org/wiki/Incident_Command_System ,

    ?‘Overview
    ICS consists of a standard management hierarchy and procedures for managing temporary incident(s) of any size. ICS procedures should be pre-established and sanctioned by participating authorities, and personnel should be well-trained prior to an incident.
    ICS includes procedures to select and form temporary management hierarchies to control funds, personnel, facilities, equipment, and communications. Personnel are assigned according to established standards and procedures previously sanctioned by participating authorities. ICS is a system designed to be used or applied from the time an incident occurs until the requirement for management and operations no longer exist.
    ICS is interdisciplinary and organizationally flexible to meet the following management challenges:
    • Meets the needs of a jurisdiction to cope with incidents of any kind or complexity (i.e. it expands or contracts as needed).
    • Allows personnel from a wide variety of agencies to meld rapidly into a common management structure with common terminology.
    • Provide logistical and administrative support to operational staff.
    • Be cost effective by avoiding duplication of efforts, and continuing overhead.
    • Provide a unified, centrally authorized emergency organization.’?

    ICS ini sudah dimulai diadopsi oleh Damkar DKI Jakarta, dan kayaknya juga oleh BNPB dan Polisi.
    Memang sejarahnya dari penanggulangan bencana, tapi isi konsepnya menarilk, tetap hierarkikal dan prosedural, efisien memanfaatkan sumberdaya, optmum span of control dll.
    Kiranya semangatnya bisa diadopsi oleh Kogabwilhan.

  18. Agan2 yth,kasel kilo bakal sering di ekspos karena kita sdh punya kasel yang lebih menakutkan baik kuantitas mau pun kualitasnya.tank MBT nya sdh postif di tambah sampe hampir ribuan.leopard itu cuma permulaan.SU 27/30 jg cuma permulaan.selanjutnya bakal datang familinya sukhoi & familinya MBT.Jadi nanti masing2 kogabwilhan bakal di jejali alutsista cettar,sangarrr,gahhhaaarrr baik pespur,MBT,kasel,rudal jarak jauh.di kogabwilhan aceh ada F 16 setara blok 52,kasel (rahasia),rudal (rahasia),fregate,kogabwilhan natuna & kepulauan riau ada sukhoi family,kasel (rahasia),fregate,rudal (rahasia),kogabwilhan Papua ada pespur sukhoi family,fregate,MBT (makanya TNI bangun jalan baru) dan kogabwilhan Attambua Nusa Tenggara Timur ada fregate,sukhoi family,kasel (rahasia),rudal (rahasia).kalo pulau jawa cukup di isi T50i,F16 lawas,MBT pindad.sejak lama TNI sdh mempersiapkan diri latihan perang dalam simulasi 3 front.kogabwilhan ini yg akan merealisasikan simulasi ini dlm perang yg sesungguhnya.ancaman itu semakin nyata terang benderang.bayangan ancaman itu terlihat ngeri-ngeri sedap.rakyat indonesia WAJIB dukung TNI supaya makin kuat.ingat..!!! waktunya tidak lama lagi.salam NKRI !!! maaf ane ngelanjutin rapat lagi ya.dah persiapan mulai lagi

  19. bung surya maksudnya kasel yg lebih menakutkan ????

  20. * Waktu terbaik adu panco dgn oz *

    Kondisi2 :
    bisa jd awalnya nkri memang diasumsikan sebagai pijakan awal “our friend” dalam Deploy dari oz menghadapi China, yg nantinya di switch dgn cepat jadi “our slave”.
    Deploy tsb diperkirakan lebih dominan USMC sendiri dibanding oz+nz,
    LCS diperkirakan akan sama Massive nya dgn Perang2 besar sebelumnya.(kalo terjadi).

    timming :
    Setelah deploy besar2an dari selatan ke utara lah, dgn Menyisakan National Guard diselatan maka TNI memiliki peluang (ini hanya akan terjadi jika nkri sendiri seperti kooperatif).

    dgn catatan Harus cepat dlm skala hitungan 1-2 hari.
    Hari ke-3 TNI sudah harus deploy ke utara-barat dan timur untuk membendung.

    alternatif :
    Menunggu z sampe semua pihak yg berkepentingan di LCS pada kelelahan bila perlu tawarkan salah satu pulau sebagai landasan pijakan.
    mana yg paling cakep/tinggi nilainya, ambil gan 😀

    Yang Menjadi masalah Besar :
    Jika LCS adala Fake atau Agenda ke-2 setelah Papua, justru Papua dan Melanesia lah yg menjadi Prime Target dari kelompok Siberat.

    menguasai nkri terlebih dahulu yg powernya dibawah china adalah lebih masuk akal daripada panco langsung dgn china, toh dgn menguasai nkri z kelompok siberat akan mendapat tambahan modal untuk menuju gelanggang lebih besar, LCS.

    # silahkan ditambahkan kalo ada pemikiran lain, bagaimanapun tidak ada kata Absolute dlm taktik.

    • “our slave” lah, kalo ‘our friend’ dari dulu-dulu Australia sudah berpaling dan melebur ke dalam Asia 🙂

      Ada issue China sedang meloby Timor Leste untuk bisa buka pangkalan di sana, hanya saja katanya tertahan karena menghargai keberatan dari Indonesia (keberatan Indonesia adalah agar netral setelah keberatan US marine di Darwin). Imo- pangkalan militer di Timor Leste bakal mantap tuh buat bikin Aussie bengek :mrgreen: ,kita punya kartu untuk mencegah Aus/US menekan lebih jauh. Jika US marine sudah full 2500 ada di Darwin, ijinkan saja China buka pangkalan di Timor Leste. Timor Leste sendiri sedang tegang dengan Australia dan ada kemungkinan berpaling pada Indonesia (dan China)

    • Ngomong2 soal Melanesia, pemerintah baru bikin blunder lagi, ada segerombolan pengamen punk jalanan nyanyi, eh langsung joget…

      >Delegasi Melanesian Spearhead Group (MSG), berkunjung ke Jakarta dan diterima DPR, Menlu, Presiden, mereka antara lain Ratu Inoke Kubuabola dari Fiji, Rimbink Pato (Papua Niugini), Soalagi Clay Forau (Kepulauan Solomon), dan Yvon Faua dari Front Pembebasan Nasional Bangsa Kanak.

      Front Pembebasan Nasional Bangsa Kanak berasal dari New Caledonia yang merupakan wilayah Perancis. Jujur saya tidak paham apa yang membedakan Front Pembebasan Nasional Bangsa Kanak dari OPM. Menerima kedatangan mereka sama dengan pengakuan atas eksistensi mereka, lalu bagaimana denngan OPM / RMS / GAM ?

      >”Mereka minta agar kekayaan sumber daya alam bisa juga dinikmati bagi kesejahteraan masyarakat suku Melanesia yang berdiam di wilayah Papua. Banyak anggota suku tersebut di Papua,” kata Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq usai menerima delegasi.

      RI adalah negara multi etnik, dan rakyat RI tidak digolongkan / dibedakan berdasarkan ras mereka, yang ada di Papua, sama seperti wilayah2 lain, adalah WNI -itu saja, dan kami tidak mengenal penggolongan lain. Bilang seperti itu dong pada mereka, jangan spontan joget aja…

      >Selain ke Jakarta, para menteri luar negeri itu menyambangi Papua, Papua Barat, dan Maluku. Mereka ingin meningkatkan pemahaman tentang pulau-pulau tersebut. Mereka akan memberikan rekomendasi kepada MSG untuk memasukkan Papua ke dalam forum.

      Tuh langsung nginjek kepala. Gak ada cerita, yang masuk forum G-20, APEC adalah RI bukan propinsi tertentu.
      Ini sangat berbahaya, jangan diberi ruang. Analoginya teori set matematika,
      http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/6d/Venn_A_intersect_B.svg/220px-Venn_A_intersect_B.svg.png
      Jika A = NKRI dan B = MSG, jelas mereka ingin menarik Papua SAJA kedalam ‘set’ mereka, ini bakal panjang dan ruwet urusannya sekali diberi peluang…

      Hon. Edward Natapei adalah Menlu negara amuba, Vanuatu. Dalam wawancara radio Australia (17/1), Natapei menyatakan bahwa Vanuatu tidak akan menyerah untuk membawa West Papua melalui WPNCL sebagai anggota di MSG.
      Sekedar info, WPNCL = West Papua National Coalition for Liberation.

      Sangat gamblang motivasi mereka, sebaiknya jaga jarak aja
      Kalau masih ingin nongkrong bareng mereka, di luar aja, jangan diundang ke rumah…

      • Disini yg diperlukan kemampuan kelihaian Lobi seiring modala Diplomasi, menjaga jarak dan membiarkan pengaruh oz mengkristal dlm benak pikiran rakyat Melanisia adalah kesalahan (kelemahan bargainning lobi kita),
        Pakemnya tentu begini “Mereka yg mendengar kita, bukan kita yg membeo mereka”

        Kita ga boleh membiarkan diri dikurung oleh kekuatan asing yg meminjam tangan tetangga kita.

        ga tau ya ini pemikiran sederhana gue z, justru pejabat nkri yg harus sering mengunjungi negara2 MSG, boleh dimulai dari ekonomi dan budaya..
        export music Dangdut apa salahnya.?? 😀 😀

        • mungkin ini masih imbas dari ilusi ‘zero enemy, million friends’ yang bikin kram otak, memble-culun persis orang gunung yang sama sekali tak paham tipu muslihat orang kota.

          jika paradigma kita: “negara2 lain, termasuk yang ukuran amuba sekalipun boleh jadi memiliki hidden agenda yang tidak bersahabat dengan kita”, pastinya kita akan pakai jurus “Mereka yg mendengar kita, bukan kita yg membeo mereka”,
          selalu rebut inisiatif, jangan mau dicocok hidung.

          versi Sun Tzu: “The clever combatant imposes his will on the enemy, but does not allow the enemy’s will to be imposed on him.”

          sebagai negara berpenduduk terbesar ke empat dunia, kita ini ibarat garuda, dan
          kejadian di atas tak terbayangkan bisa terjadi: garuda didorong dan ditarik kesana kemari oleh nyamuk dan lalat -THER LHA LHU !

          pelajaran dari kejadian ini sangat gamblang; negara garuda butuh pemimpin bernyali garuda juga !

  21. Cepat resmiin KOGABWILHAN Pak SBY. Kemenhan dan Mabes TNI mesti memilih Jendral Perang untuk memimpin KOGABWILHAN. TNI AL punya 7 kasel+12 hibah+3 cbg+ 3 kasel rudal club s= 25 kasel, KCR & KPR masih kurang. Kapal permukaan baru dengan panjang 100m dan 200m belum ada. Kemenhan berniat membeli Kapal Induk bekas dari negara lain.. Alutsista TNI AU baru 30%.

  22. Tank smpai ribuan. Bbm nya pake air laut ? ! makin banyak Tank makin banyak juga konsumsi Bbm. Apa cukup pa Surya?

    • semua di asumsikan untuk penangkal dan daya tawar politik luar negeri boss
      apa anda tidak miris mendengarkan kabar bin kabar pelecehan terhadap teritori NKRI ??
      bicara BBM untuk perang anda juga harus berpikir berapa konsumsi BBM seluruh masyarakat RI perhari nya dalam kondisi berperang tentu ada kebijakan pemerintah untuk BBM alutsista

      jangan meragukan kemampuan negara mu bung sementara anda masih makan dari subsidi pemerintah termasuk BBM

  23. Info a 1:TNI sdh matang dlm planning.BBM alutsista sdh ada MOU dg BUMN baik utk kebutuhan perang mau pun non perang.ribuan tank disebar ke perbatasan darat dg tetangga pake kapal LST,kasel canggih menakutkan ditaruh di perbatasan laut selatan,laut sulawesi,laut papua,selat malaka.rudal yakhont dan C705 di freegat,Sukhoi dipasangi krypton.itulah sebabnya MEF 1 ditarget 2014 rampung.thn 2015 mulai datang SU35,S…/sejenisnya.rudal pindad ditaruh diperbatasan kalimantan.malaysia sdh masuk kotak.kita fokus ke ausi dan singa.paman sam gak berani sama kita krn sodaraan sama rusia dan temenan sama cina.tp tni tetep nyiapin diri

  24. Alutsista yang dipesan belum pada datang, tapi Indonesia cukup berani menantang Australia. Modalnya apa ya ?

    • bambu runcing ..lah….senjata pamungkas..

    • itu yang saya tebak2 bung diego apa kita punya sesuatu di”alam lain”..hehe

      • tentu agan2 masih ingat peristiwa silam ketika KAJARTA di ancam mau di bom ausie
        dan bagaimana reaksi JENDRAL WIRANTO yang gemes setengah mati dan balik berucap andaikan JAKARTA di bom KANBERRA akan rata dalam satu jam

        he he he ……… apa kira2 senjata yang digunakan

    • Iya saya baru kepikir Bung Diego … kok Asusila cepat-cepat minta maaf ke RI soal pelanggaran batas laut. Dulu waktu Tim-Tim memanas, KS Collins nya kan petentang petenteng di sekitar pulau Timor 1999an, dimana waktu itu kita punya 2 ekor KS 209.

      Jangan2 saat mengusir manusia perahu trauma ketemu KS Kilo … ups %^x&!!^* ?? Shg pemerintahnya dgn “ikhlas” buru-buru minta maaf dan tidak akan mengulangi lagi …

      • Jangan2 Jin Lautnya malah menyuruh “sono Masuk terus sampe 7 mil, setelah itu boleh pulang ke oz..”, Lalu yg nyiksa imigran siapa..?? hayooo …siapa..
        yg dikejar adalah opini international, jika demikian dlm dunia abu2 kita selangkah lebih jeli.

        bukannya yg petatang peteteng lebih baik di jogrogin sekalian daripada dibantah..? 😀

    • modalnya TNI dan Rakyatnya bung…hehehe..

  25. setuju kogabwilhan tp jangan terlalu responsif dalam artian jangan semuanya terlalu open.biar ada shock therapynya dikit buat yang pada nakal.
    yang abu-abu (misteri) itu adalah yang menaikkan posisi dan kekuatan tawar yg tinggi,biarkan open sedikit selebihnya biar mereka yang menebak2
    -defense the homeland
    -deterrence conflict
    -pertahanan berlapis
    -win the long war
    setau saya sih itu yang pokok utama
    hehehe sory comentnya sedikit ngawur habis obatnya,,hehehe

  26. yaaaa elah,petentang petenteng….lawan ausie….modal apa woeiiii?????jet tempur kita kalah,….angkatan laut kalah…..terus gembar gembor buat apa????destroyer aja kita gak punya…..angkatan udara aja first strike cuma ngandalin 16 sukhoi….pertahanan udara kita cuma dapat nembak burung…terus modal koar2 doang??????

    • pasukan Jin dan genderuwo kita masih mumpuni.. :v

    • Jd harus nya gmn om??

    • Bung Hibahiyah, Bukan petentang-petenteng, tapi sebagai negara bedaulat tentu punya harga diri, andapun kalau diusili orang lain pasti akan bereaksi. terlepas menang atau kalah. dan saya kira rudal pertahanan udara yang TNI saat ini miliki biarpun kata anda cuma untuk menembak burung tapi saya yakin cukup bisa bahkan mudah untuk memecahkan jidat orang-orang yang tidak mempunyai jiwa nasionalisme yang hobinya malah mencela dan merendahkan bangsanya sendiri. Salam NKRI

      • Ato coba seluruh komentator jailin dikit istri/anak/pacar hibahiyah..he…..he….dikit aja kok, plis jangan marah…nah itu marah juga….ketauan kan biar situ gak punya becenk juga bisa marah juga kok….

    • anda orang indonesia? gak malu menjelekkan negara sendiri? atau mungkin anda ini org asing atau malah antek2 asing.

    • @hibahiyah, gini aja, gmana kalo dibalik situasinya, knapa aussie yang superior ga mngambil langkah face to face di selatan? toh cukup masif loh kekuatan yang sudah lalu lalang di sana, masa mereka takut sama indonesia… dan meminta maaf?,,
      16 sukhoi full gear plus pilot yang sudah teruji adalah senjata first strike yang sangat berbahaya (aussie pun mengakuinya).

    • Menurut saya, berantem ataupun perang itu masalah nyali om.. pake beceng belum tentu menang melawan yang pake sangkur, yang pake machine gun belum tentu ngalahin yang hanya bermodal beceng.. sekali lagi, itu tentang nyali om dan tentu saja tentang “cara”.. bagaimana cara kita berantem.. kalo kita cuma pake sangkur sementara lawan pake beceng, tentunya berantemnya gak pake gaya cowboy..
      Tentunya om hibahiyah juga sudah tahu kita juara umum 5 kali berturut-turut di ajang Australian Army Skills at Arms Meeting (AASAM), di Pitch Black Australia 2012 kita pun mampu mengimbangi mereka..

  27. Itulah hebatnya jenderal2 kita….. Dan TNI Pd umumnya, klo sudah ada yg mangacak2 harga diri dan kedaulatan nkri , semangat 45 nya muncul….. Klo kalah segi kualitas dari kapal2 perangnya, ya disenggol dan ditabrak aja hi hi hi hi….
    Tp ada yg khusus untuk ini…..
    Presiden kita, yg Selama ini byk kalangan yg meremehkan kemampuan militernya….. Dia adl pemikir dan konseptor yg Hebat dlm merancang taktik dan strategi militer kita…
    Dgn konsep MEF, alutsista dgn madzab gado2, pembentukan kogabwlhan dst adl produk pemerintahannya….
    Disini kita yg di warjag , enjoy sekali mengonmentari ….. Kira2 alutsista apa ya …. Yg akan dtg lagi , kejutan apa lg ya …..maklum dgn znggaran minimalis bisa mengakusisi alutsista dgn efek yg cetaaar sekali. Ok , lanjutkaaaaaan……..

    • *Benchmark Presiden di Indonesia adalah Soekarno *

      Presiden baru akan terpilih, ditengah2 psywar yg cukup tebal (internal dan external)
      semoga Presiden kelas Singa yg meneruskan Pak SBY ini.

      – Presiden yg putus urat takutnya kepada kepentingan asing.
      – Presiden yg takut rakyatnya sengsara tidak bisa makan dan terdholimi hak2nya.
      – Presiden yg Amanah, hanya mengejar tinta emas sejarah republik ini, bukan real gold.
      – Presiden yg menegakan Hukum dan keadilan, clean goverment.
      – Presiden yg jika dia batuk2 kecil, maka pemimpin tetangga ciut nyalinya 😀

      Selamat datang tuan presiden.

      • rasanya biar pun pesiden seperti yg anda harapkan di atas tp klo bawahan nya sama saja seperti sekarang tidak akan membawa kemajuan berarti,, cos dlm sebuah negara itu bukan hanya presiden yg berperan tp rakyat kecil juga ikut berperan,,
        klo DPR nya ,masih kacau, salah sedikit presiden yang paling baik pun akan digulingkan,,
        sebener nya perubahan itu bukan dari atas,lebih baik nya dari bawah,, karena sebagus apapun presiden nya klo rakyat nya msh kurang kesadaran, tetep saja masalah timbul dimana2,, contoh banjir, gurbenur nya dah baik, tp masyarakat pinggir kali nya buang sampah kesungai,, di keruk lagi juga tetap aja banjir terus,,
        contoh lain klo rumah ingin terlihat bagus dengan di cor atap nya, dinding dan lantai dari marmer. tp pondasi nya cuma bata merah doang pasti rumah itu runtuh..
        susah memang merubah kesadaran warga,, kecuali tingkat pendidikan nya lebih baik, dan tarap ekonomi nya lebih baik pula.
        kayak nya sih begitu hehehe,,,???

        • @ bung Andri Cahyadi…..
          Memang kalau Rakyat Solid itu deterens luar biasa, itulah esensi konsep Sistem Pertahanan Rakyat Semesta…tapi jangan lupa Ketika presiden Soekarno Larang Kapal Ingris justru kita didalam negeri sedang carut marut pemberontakan dalam negeri…..setiap pemimpin meninggalkan Legacy, tidak ada manusia yang sempurna, sudah kewajiban kita mendukung siapapun nanti yang terpilih atasnama kehendak rakyat Indonesia…..semoga pemimpin kita kedepan mampu mengkristalisasikan Legacy para presiden terdahulu….dan mampu membawa Indonesia menjadi Bangsa yang unggul dihormati Kawan dan disegani pihak yang berseberangan kepentingan……insyaallah

          • amin… saya slalu berharaf hal itu akan terjadi di negeri ini ,, cm doa yg bisa ku berikan pd negeri tercinta ini..

      • Selamat dtg bpk presiden RI yg akan dtg, dan khususnya yg mjd topik di warjag ini yaitu melanjutkan program modernisasi alutsista TNI lebih hebat lagi,
        Sy disini bilang lanjutkan dlm arti program modernisasi lewat mef skrg sampe semoga kedepan bisa jau kebih hebat lg.
        Orde lama bisa mendatangkan satu cruiser, delapan destroyer, dan dua belas ks belum fregat dan korvet khusus angkatan laut diluar angkatan lainnya, semoga pemerintahan baru nantinya bisa jauh lebih hebat, tdk hanya militernya tp juga di bidang lainnya, baik ekonominya, hukumnya dst.
        Tp sy tetap salut dgn pemerintahan skrg setelah modernisasi tni selama ini tidur panjang bisa mulai bangun dari tidurnya dan mulai menggeliat dgn mulai berdatangan alutsista baru dgn tetap memperhatikan ekonomi, demokrasi, hukum dsb. Itu sisi positifnys, dan kontrol dari masyarakat lewat media tetap jalan .

      • Mudah2an bukan si gembel yang jadi presiden berikutnya. Gk kebayang kasitas dia sbg negarawan. Gk kebayang dgn blusukan bodoh

        • Menurut ane, dia cuma pion gan, saweran kongkomerat di belakangnya itu yg harus diwaspadai, bakal rusak negeri tercinta ini kalau betul itu yg terjadi….

          • ternyata disini ada nasi bungkus juga??? bagi-bagi donk….gimana kabar si juragan setelah ditolak jadi dubes jerman???

  28. MBT samapai Ribuan??? untuk skala jangka pendek tidak, tapi kalau jangka panjang bisa jadi……tapi usernya tidak hanta TNI AD saja Marinir pun mutlak dengan syarat dukungan armada pendarat minimal sekelas LHD Mistral perancis(russia sj akuisisi dengan sistem pertahanan dalam negeri; katanya menyangkut transaksi teknologi sensitif) , pengadaan/modernisasi alutsista disesuaikan dengan realitas ancaman, disadari atau tidak adakalanya kita harus berterima kasih pada tetangga-tetangga yang nakal, Malay yang lebay telah memberi stimulus untuk MEF 1, sekarang ostralia yg bermanuver ekstra liar….telah memberi alasan yang masuk akal untuk kita proyeksikan sebagai ancaman……; sehingga tidak ada lagi perasaan “ewuh pekewuh”, Aku begini engkau begitu sama saja….., Aku jadi begini karena engkau begitu ……..Biarkanlah(kaya lagu Broeri Marantika sj)…….semua akan menjadi natural dan wajar…….dan saya yakin tidak ada yang menyalahkan kita atas medernisasi alutsista….MEF 2……mungkin target progres MEF 3 sekaligus tergantung eskalasi ancaman…..”Bebas Aktif” itu terjemahan bebasnya Netral tapi siap perang apalagi untuk alasan kedaulatan …..anytime, anyway …jika keadaan memaksa.

    • klo menurut saya MBT jgn trlalu banyak, 500 unit sdh cukup ,
      cos disamping mobilisasi nya kurang cepat,, infrastruktur juga blm bagus khusus nya daerah perbatasan,,
      klo menurut saya yg awam lebih bagus model panser dengan menggunakan kanon 105mm – 120mm seperti:
      Panser MCV 8×8 jepang dgn kanon 105mm , ,
      Patria AMV dengan twin-barreled AMOS 120mm mortar turret
      disamping utk mobilisasi pasukan tp punya daya pukul yg mematikan serta tidak terlalu berat beban nya, sehingga tidak merusak jalan2 di perbatasan yg kurang daya dukung tanah nya. khusus nya kalimantan yg kebanyakan jenis tanah gambut,

  29. * Marine Corps, sebagai backbone kekuatan Maritim *

    Minta pencerahan sesepu warjag.

    Salah satu konsekuensi adanya Kogabwilhan, kekuatan Marinir di Re-sizing, baik jumlah personel maupun alutsista khas nya. Kita tau USMC lah yg paling pengalaman dalam Perang Pasific, Marinir seperti tugasnya yaitu sebagai PPRC merebut Pangakalan/Pulau basis lawan, mendapatkan titik pijak, menyiapkan parameter di daerah lawan, kalo dlm PD-2 menggunaka standar operasi Jumlah Personel yg massive, cepat dgn ciri khas kendaraan amphibious lebih cenderung tidak menghitung jumlah korban yang terpenting mendapatkan pijakan. (bisa disaksiakan dlm Movie Saving private Ryan, The Pasific, flag fur our feader..dll)

    Nah Bagaimana dgn perbedaan doktrin Marines corp modern ..??

    # Bakar kemenyan yg banyak akh.. 😀 😀

    • Marinir kita tidak sama persis dengan USMC walaupun kita berkiblat kesana.
      Di USMC semua marinir adalah rifleman ,tidak terkecuali.
      Seorang Kolonel marinir di usmc sangat MANDIRI bisa mengkomando semua kekutan kecabangannya dalam suatu operasi,mulai unit infanteri dukungan kavaleri sampai dukungan udara dari pepusr USMC cukup seorang kolonel tanpa ribet rantai komando
      Areal warfare USMC tidak dibatasi seperti marinir kita yang bertanggungjwab radius 8 km (cmiw) dari pantai lebih dari itu tugas nya TNI AD
      Dan satu lagi USMC bertanggung jawab atas semua embasy US diseluruh penjuru dunia.

      entar malam aja kalau mau lengkapnya

  30. @Satrio,
    ditunggu bahasan lengkapnya, terutama doktrin2 cara dan batasan bertempurnya, apa mengalami perubahan di banding PD-2 dan Bagaimana gambaran Doktrin modern kita.

    Jika ancaman Sonotan atau bahkan sonora, doktrin 8KM dari pantai rasanya ga logis, mengingat Jangkauan artilery/kavaleri yg semakin Jauh,
    Sukri Navy version rasanya wajib ada untuk Marine corps modern nkri.
    terima kasih sebelumnya. met weekend

  31. Harus mempunyai dan menguasai dulu technologi rudal surface to surface dan surface to air baik dekat ,sedang maupun menengah yg dimiliki oleh TNI. Maka sudah tentu sebagian besar untuk menggelar peluncur rudal, radar dan operatornya ada di wilayah yg terbagi didalam 4 kogabwilhan,baru pemekaran armada tempur TNI AU dan TNI AL menjadi 4 armada tempur adalah bagian dari upaya penyebaranya, Dengan kesan ini tentu negara*yg usil tidak lagi memandang remeh Indonesia, Kekuatan militer itu diyakini menjadi kekuatan Perisai Dome NKRI,dan yg dibeli alutsistanya melebihi negara tetangga.

  32. salam kenal bagi warjag dan sesepuhnya ……..tolong saya minta tanggapan atas kebenaran berita ini :

    http://www.independentaustralia.net/life/life-display/breaking-news-indonesian-navy-invades-australian-territorial-waters,6089 ……beneran gak yach ??

  33. Wah tunggu aja konfirmasi resmi dari Menkopolhukam/ Menlu RI…..3 KRI kita baru dikirim…. ke perairan sekitar NTT….apa bener sudah melakukan escort nganterin pencari suaka……; kalaupu Benar pasti sebelum kita berantem serius dengan oztrali UNHCR dan DK PBB pasti sudah mendesak bikin resulusi duluan….disisi lain tampak kan komennya Tuan Abot….panik ngurusin desakan dalam negeri…sampai2 Menlu-nya dikorbankan dengan pernyataan yg tdk simpatik seperti itu…..Kalau Jaman Pak Soekarno dulu mana berani kelakuan macam Abot begini (kalau benar ya)…..bisa2 di blokade jalur kapal dan udara dari dan menuju oztrali……….suruh muter, bilang dalam keadaan darurat, atau tempo2 sedang ada latihan militer gitu aja kok repot, ya tapi moga saja fakta pemberitaannya tidak demikian.

  34. kapal selam mini itu seprtinya sudah ada para insinyur kita sudah mampu membuat untuk ukuran kecil bahkan katanya anti radar ( kemampuan siluman ) mampu membawa rudal dengan jarak 312 km dan torpedo mungkin nanti tahun 2014 ini akan di publikasi pemerintah

  35. indonesia wajib pya payung udara s300/400,krn serangan lawan akn d mulai dr udara,stelah it perkuat pertahanan laut dgn memperbyk kilo class,,krn inti dr peperangan adlah d udara dan laut,,krn untk pertempuran d darat negara manapun tdk akan mampu menghadapi indonesia,krn di samping rakyatx militan,tentarax pun sangat di segani d dunia..jayalah NKRI.

  36. kemampuan aster 30 itu sampai 70km, padahal diameter negara-nya saja ga nyampe 60km 😀 good for them, mudah2an TNI menjadi terpacu untuk melebihinya, ga bisa jadi macan asia kalo sama singa mini saja kalah otot

    dan KS mini Vietnam itu luar biasa, sangat strategis jika untuk perang asimetris melasan China

  37. Hohoho.. sebelumnya di thread “Indonesia kirim 2 KRI ke perbatasan austarali” disitu ane sdh bocorin dikit klw laut selatan kita sdh lama dijaga kraken-kraken berkulit baja yg lbh seneng nyelem didasar nemanin nyi roro kidul sambil ngawasi p cocos. Makanya itu ausie nyediain cocos utk jd pangkalan marinir US, krn mrk baru sadar dan ngeh belakangan stlh peristiwa timtim, klw kita jg melihara kraken-kraken sjk dulu selain dua U209 dan dua kilo yg gambarnya akhirnya dijadikan kalender. tp yg jls kraken-kraken ini yg plg serem gotongannya dan plg lama nahan napasnya dibanding dua jenis diatas. krn itulah pak wiranto sbg panglima dgn ykn dan prcy memperingatkan kpd ausie dlm hal mslh timtim, klw dia mau TNI khususnya AL mampu dlm tempo 45 menit bisa meratakan darwin dgn tanah, bila sj gotongannya si kraken dilempar ke sana. Nah.. gootongannya si kraken apa hayoo..? yg bisa ke darwin dari laut selatan dlm tempo 45 menit ?? dan olh krn itu pula knp sngt jarang cakra dan nenggala patroli di pesisir laut selatan. yah.. couse sdh ada siluman kraken yg jaga. Waduh.. moga2 gak dimarahi ane.. sama..
    sama..
    nyi roro kidul.. gkgkgkgk..

    • yang mau diratakan sebetulnya canberra atau darwin ?

      • hahaha.. dalam strategi dunia militer, target yg mw dihancurin A blm tentu A bung. pastinya C atw D. strategi itu mutlak dianut militer.. agar musuh bingung.

    • Mumet n deg-degan. Semoga masuk diakal. Masak perbatasan laut selatan sama sekali nggak dijaga? Impossible. Kasus kapal nylonong itu mungkin jebakan dari Diplomasi RI buat PM Abot Tenan.

    • Pada tahun 1999 saat operasi Interfet Kapal selam Indonesia sempat terdeteksi oleh Koalisi pimpinan Australia.
      ________________________________________________________________________
      From Wikipedia :
      “The International Forces East Timor (INTERFET) coalition began deploying to East Timor on 20 September 1999, as a non-UN force operating in accordance with UN Resolutions. Led by Australia, who contributed 5,500 personnel and the force commander, Major General Peter Cosgrove, it was tasked with restoring peace and security, protecting and supporting UNAMET, and facilitating humanitarian assistance.[1] While 9 ships initially served the area, the fleet’s number varied over time. The Royal Australian Navy deployed a total of 16 ships to the taskforce including: HMAS Adelaide, HMAS Anzac, HMAS Balikpapan, HMAS Brunei, HMAS Darwin, HMAS Farncomb, HMAS Jervis Bay, HMAS Labuan, HMAS Success, HMAS Sydney, HMAS Tarakan, HMAS Tobruk, HMAS Waller, HMAS Westralia, HMAS Newcastle, and HMAS Melbourne. The fleet was further supplemented by the New Zealand ships HMNZS Canterbury, HMNZS Endeavor, HMNZS Te Kaha as well as ships from other countries including the Portuguese NRP Vasco da Gama, British HMS Glasgow, Canadian Armed Forces HMCS Protecteur (AOR509) and American USS Belleau Wood, USS Mobile Bay, and the USS Peleliu.

      The lead up to the operation remained politically and militarily tense. Australia re-deployed frontline combat aircraft—F/A-18s and F-111s—northward to act as a deterrent against escalation of the conflict by the Indonesian military. An Indonesian submarine was detected by Coalition surveillance within the vicinity of Dili Harbour as INTERFET forces approached. While the intervention was ultimately successful, Australian–Indonesian relations would take several years to recover
      _________________________________________________________________________
      From http://www.telegraph.co.uk/news/worldnews/australiaandthepacific/australia/1312500/Australia-was-set-to-bomb-Jakarta-in-Timor-conflict.html :

      Dr Dickens quoted Rear Adml Peter McHaffie, the Royal New Zealand Navy chief of staff, as confirming that the frigate Canterbury “detected an unidentified submarine contact” as troops sailed to the East Timorese town of Suai. At one stage, an Indonesian T209 submarine disappeared, sparking an intense search by Interfet aircraft and warships. Dr Dickens said: “There was a definite concern about naval attack from the submarines and all the other things.”

      “But the real thing that worried them was that the submarines could have been used to slip in at night near the fleet and offload special forces who might have gone out and sunk one of the ships while it was in Dili harbour or just outside.” The 10-day military stand-off between Sept 20 and 30 ended when senior Australian officers confronted their Indonesian counterparts with intelligence showing them that their submarines had been detected

      • Australia memang memang tetangga yang tidak bisa dipercaya, persis seperti Malaysia saat mencaplok pulau Ligitan & Sipadan. Australia menyiapkan F/A-18 dan F-111 untuk mengebom Jakarta dalam eskalasi situasi Timor karena bakal tidak ada perlawanan berarti, apalagi balasan ke daratan Australia.

        MEF-1 memang baru untuk perang di Indonesia sambil malu-malu untuk menangkis serangan udara. Masih diperlukan yang bisa menyerang daratan negara lain ribuan kilometer jauhnya.

        Wahana semacam KS Kilo, Amur, dan Fighter Bomber Su-34 Fullback yang bisa membawa cruise missile supersonik Klub-S perlu diadakan dalam MEF-2 untuk land attack. Su-34 bisa membawa 3 Klub-S dengan hulu ledak 450 kg setara cruise missile Tomahawk. Su-34 malah bisa juga membawa 1 rudal Yakhont. Cukup lumayan membalas ke sasaran darat di Australia jika mereka mengebom Jakarta dan objek vital RI.

        • Sasaran darat di Australia itu tidak perlu dicari jauh-jauh. Ada Pulau Natal (Christmas Island) yang hanya berjarak kurang lebih 200 mil laut dari Ujunggenteng (pantai selatan Jawa Barat). Meski kecil pulau ini memiliki beberapa fasilitas strategis termasuk peluncuran satelit.

          Mengunci posisi/koordinat obyek statis mestinya lebih mudah daripada obyek bergerak. Setidaknya 2 buah rudal Yakhont wajib diarahkan ke sana. (landbased sudah waktunya dipertimbangkan)

          • kurang lah…masa 2…harus 100..rudal atau 1000 roket rx 550/770
            nah silahkan alut sista canggih ausie cs menangkis hujan rudal dan roket. dari indonesia..(ujung genteng)
            boleh pakai iron dome,patriot, dll.
            miniman 50% rudal atw roket pasti lolos…masuk p natal…
            2 menit rata itu pulau…..
            dan para penjudi besar indonesia tak bisa ke sana lagi..!
            he he he

 Leave a Reply