Episode Pemungkas Latihan Perang Kavkaz-2020

Jakartagreater – Episode pamungkas dari latihan perang Kavkaz-2020 yang digelar di Rusia, antara lain menampilkan latihan penghancuran objek lawan kondisional sebagai bagian dari episode utama latihan strategis Kaukasus 2020.

Pada malam latihan diakhiri dengan kekalahan dari “lawan” oleh kelompok koalisi pasukan: Federasi Rusia, Armenia, Belarusia, Republik Rakyat Tiongkok, Uni Myanmar dan Pakistan, dirilis laman Kementerian Pertahanan Rusia, 26-09-2020.

Latihan ini menampilkan salvo Rudal dari berbagai jenis Alutsista untuk menghujani obyek musuh yang disimulasikan.

Airborne.

Pada bagian lain dari episode puncak latihan adalah penerjun payung massal prajurit dan peralatan militer dari pesawat penerbangan transportasi militer Il-76 di daratan Kapustin Yar di wilayah Astrakhan sebagai bagian dari episode utama latihan strategis Kaukasus 2020.

Serangan dari Laut.

Di Dagestan, sebagai bagian dari latihan Tim Strategis Kaukasus 2020, Korps Marinir Flotilla Kaspia, dengan dukungan dari penerbangan dan dukungan kapal, melakukan pendaratan laut di garis pantai musuh.

Untuk pertama kalinya, dua unit angkutan militer laut Angkatan Laut Kaspia terlibat dalam dua angkutan militer laut VTR-79 proyek Dubnyak dan VTR-139. ‘Dubnyak’ dan VTR-139.

Blokade oleh Tank

Tank kru Rusia dan Abkhazia selama episode latihan gabungan Kaukasus-2020 memblokir jalur laut yang hendak masuk ke daratan, dengan menggunakan taktik “trisula tank”, yang memungkinkan pertarungan maksimum terhadap objek dalam jarak 1 kilometer.

Keunikan dari penerimaan taktis adalah tembakan yang tidak diketahui dan mendadak terhadap lawan dari benteng alam dan kemampuan untuk cepat mengubah posisi tembakan di seluruh garis pantai depan.

Latihan Kavkaz-2020 diadakan pada 21 s.d 26 September 2020 di Distrik Militer Selatan dan Laut Hitam dan Kaspia di bawah komando Kepala Staf Umum Rusia, Valery Gerasimov. Secara keseluruhan, sekitar 80.000 prajurit militer, kementerian darurat dan personel penjaga nasional Rosgvardiya dan hingga 1.000 tentara dari Armenia, Belarusia, Iran, Cina, Myanmar dan Pakistan ambil bagian.

Latihan yang termasuk dalam pembatasan dokumen Wina 2011 tentang langkah-langkah pembangunan kepercayaan akan melibatkan tidak lebih dari 12.900 tentara.
·

5 pemikiran pada “Episode Pemungkas Latihan Perang Kavkaz-2020”

  1. Salvo rudal…..semoga petinggi2 terkait pertahanan negara kita sadar setelah baca atau nonton video acara ini karena hingga kini masih banyak yg berfikiran bahwa kalau terjadi perang, musuh akan menembakkan satu atau dua rudal perhari atau serangan udara sekali sehari, makanya kapal2 perang kita jarang yg dipersenjatai dgn CIWS semisal goalkeeper, ak630, kashtan atau phalanx buat babat rudal yg tembus pertahanan, yang ada adalah senapan mesin manual yg dijejak pakai visual optik mata gunner saja, dan sepertinya saya tak yakin tetral mistral mampu hadang hancurkan rudal jelajah atau jatuhkan pesawat yg tembakkan rudal pada jarak terdekat misal 10 km lalu balik terbang menghindar.

    • itu tergantung perang sama sapa dulu dek…!!!
      kalou perang sama tetangga yang lagi teruk apa timor leste…yang engak mungkin mau salvo salvo rudal…sekali salvo puluhan juta dolar…itu juga belum tentu kena sasaran…sapa tau meleset kena pohon pisang apa kena pohon sawit…!!!
      yang jelas selain perang sama produsen senjata masih aman aman aja…!!!
      yang dilarang perang itu sama negara yang punya pabrik alutsista…unlimited engak takut kehabisan amunisi…!!!

  2. engak gitu juga dek…kan masih banyak stok lama amunisi misil jadul yang dikumpulkan dari berapa dekade lalu…!!!
    apa lagi kita dah siap mengembangkan roket antar benua walau saat ini masih antar kelurahan jarak nya…tapi tetap harus diacunggi jari(jempol) lah…!!!

  3. eman-eman rudal s-300 nya ya cuma dibuang-buang ditembakkan percuma, padahal kalau dikirim kesini ya ampun,…… terimakasih sekali kita sama Rusia, yang antar ni rudal2 pulangnya kita bawain beras, ubi kayu, kates, kacang panjang, daun singkong, kerupuk gendar, dan ikan asin kalau masih ada stok…plus rengginang, jadah, dan gula merah….

Tinggalkan komentar