May 232014
 
Super Tucano dalam Angkasa Yudha 2013 di Bandara Hang Nadim

Super Tucano dalam Angkasa Yudha 2013 di Bandara Hang Nadim

Pemerintah menetapkan pengelolaan wilayah udara kawasan Batam dan Natuna kembali ke tangan Indonesia pada 2016. Hal ini untuk mendukung pengelolaan penerbangan, termasuk Bandara Internasional Hang Nadim Batam yang terus tumbuh.

“Salah satu tujuan dari dibukanya penerbangan 24 jam dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam ialah agar bisa mengambil alih kembali kontrol ruang udara Natuna yang saat ini dikontrol Singapura,” kata Kepala Bandara Internasional Hang Nadim Batam Suprasetyo di Batam, Kamis.

Saat ini penerbangan di Hang Nadim terus tumbuh sehingga harus memiliki kontrol sendiri terhadap ruang udara hingga wilayah Natuna. “Kita butuh kesiapan pengendalian ruang udara di sana,” kata dia.

Saat ini Bandara Internasional Hang Nadim Batam tengah berbenah menyambut pasar bebas ASEAN dan penerbangan terbuka mulai 2015.

“Dalam jangka menengah, program kami menjadikan Bandara Hang Nadim Batam sebagai penghubung (hub) terbesar Indonesia wilayah barat, yang juga terkoneksi ke berbagai negara di kawasan investasi dunia, untuk wilayah Asia Pasifik,” kata Suprasetyo.

Pembukaan penerbangan 24 jam dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam disesuaikan dengan penerbangan serupa di Cengkareng, Surabaya, Denpasar, Makassar, Kuala Namu Medan dan Palembang. Pengoperasian bandara 24 jam juga diharapkan meningkatkan daya saing Batam yang lebih efisien dalam operasi penerbangan.

Pemerintah pusat sendiri menargetkan, hak pengelolaan wilayah udara kawasan Batam dan Natuna sepenuhnya dikelola dalam negeri, mulai 2016. Wilayah udara akan diambil alih dari tangan Malaysia dan Singapura.

“Kami yang berada di kawasan tersebut akan membantu agar target tersebut bisa dicapai. Sehingga Indonesia mampu mengontrol seluruh ruang udaranya sendiri,” kata dia. (republika.co.id)

  98 Responses to “Era Baru Kontrol Udara Batam dan Natuna”

  1. test uno

  2. No loro wae lah.Selamat pagi semua. Salam Pesrsatuan

  3. keduax….

  4. masih sepi ya.semoga cepat tercapai pengambilalihan FIR nya.

  5. Semoga segera terlaksana

  6. 10 besar 😀

  7. Amiinnn…NKRI WAJIB mnjadi Tuan d rumahnya sendiri..

  8. Amiiin ya rabb.. semoga keutuhan kedaulatan darat, laut dan udara NKRI dapat sepenuhnya terealisasi dan terjaga dengan baik…

    • persiapkan diri sebaik mungkin, pasti ada perlawanan dr malon & singp, met pg bung ucav…

      • met siang bung lemadang..
        pastinya mereka tidak akan memberikan FIR tanpa perlawanan bung, otak atau otot.. yang ngeri perlawanan Otaknya.. kalo otot sih ga terlalu khawatir… semoga pemimpin kita kedepannya bisa cerdas menghadapi perlawanan dari c malon dan c upil…

  9. Maju terus utk kedaulatan NKRI

  10. Aktivitas bandara Hang Nadim tingkatnya seperti apa ya?
    Kalau msih rendah, bagaimana meningkatkannya? Krn bukan kah Batam itu tidak sebanyak kota besar seperti Medan, Pontianak, bahkan Singapura?

    • Krn
      bukan kah Batam itu tidak
      sebanyak kota besar
      seperti Medan, Pontianak,
      bahkan Singapura?

      Maksud nya sebanyak itu apa bung. . .

      • Maksud saya, sebanyak aktivitas penerbangan di kota-kota besar.
        Hehehe, saking pengen bertanya, sampai ada yg kata2 yg terlewat. Maaf banget. 😀

        • oOo. . .kalau aktifitas kesibukan. . .hang nadim y sibuk lh. . .nama nya aja bandara interternasional. . .kalau di banding kuala namu,changi oke lah. . .tapi kalau di banding kan supadio ya sibuk hang nadim lah. . .aktifitas supadio saja masin kalah dari samsudin noor,sultan sarif qasim. . .apalagi sepinggan. . .
          Salam kenal bung

      • Maksudnya kalau cangi itu tutup nanti pindah ke batam hehehe

    • masih sedikit dan sering delay / sangat tidak reliable penerbangan dari sana, bung.

      untuk Batam kalau memang mau dikembangkan harus tidak tanggung2, karena dari segi posisi sangat menyamai singapura.
      artinya apa? artinya apapun yg singapura saat ini lakukan (hub penerbangan, hub pelabuhan laut, hub keuangan) itu bisa dilakukan oleh Batam. dikopi plek, ditiru bulat2 saja.

      tapi memang harus skala besar dan menyeluruh. kalau sekarang masalah infrastruktur transportasi publik saja Batam masih sekelas atau malah kalah dibanding kabupaten2 di pulau jawa.
      pelabuhan laut juga sama, batu ampar duapuluh tahun lalu dan sekarang ya gitu2 aja.

      paling bandara yg baru2 lalu dipoles sedikit, tapi balik lagi masih jauh dan tidak bisa tanggung2 kalau mau mengembangkan batam.
      karena yg namanya HUB itu tidak bergantung dari jumlah penduduk/jumlah muatan di dirinya sendiri (local origin), tetapi justru dari tempat lain. yg dia jual sebagai hub adalah interkoneksi antara penerbangan satu dengan penerbangan berikutnya.
      untuk bisa jualan interkoneksi ini dibutuhkan meyakinkan maskapai2 besar maupun untuk singgah di batam (supaya jaringan interkoneksinya jadi banyak).
      dan mereka baru mau pindah kalau ada infrastruktur pendukung yg baik, birokrasi yg ‘reacheable 24jam’ dan efisien problem solving.

      masih jauh sepertinya bung.

      terlepas dari batam, tetap saja usaha merebut FIR dari singapura harus dilakukan walaupun dengan cara lain.

      • Wah padahal dulu zaman Soeharto, Habibie membentuk Otorita Batam untuk akselerasi Batam. (makanya, itu salah satu Singapur kesel dgn Habibie ya?)

        Sayang Otorita tsb tenggelam setelah Reformasi dan kemunculan UU Otonomi yg bukannya membuat daerah lebih maju malah jadi mundur krn raja2 kecilnya (ini masalah di orang2/rakyatnya yg belum siap diberi otonomi sih ya?)

      • Ya bung kucingkura…..
        Kita juga mengharapkan kementrian2 pusat juga tidak sibuk “HANYA” mengurusi dan memanjakan jakarta saja, yang sudah tinggi apbdnya.

        saat jakarta meminta membangun waduk, ramai2 kementrian membantunya.
        saat jakarta akan membendung lautan, ramai2 kementrian membantunya.
        saat jakarta akan membangun jalan layang, ramai2 kementrian membantunya.
        saat jakarta akan membangun ini itu, ramai2 kementrian membantunya.

        namun saat daerah akan membangun suatu mega proyek, ramai2 kementrian berniat “AKAN” membantunya.. tapi entah kapan, karena analisanya berlapis2 dan sangat mendalam, sementara kalau jakarta yang akan membangun suatu mega proyek, dalam hitungan bulan sudah selesai penganggaran, dan pencairan dana…
        belum lagi kelakuan sebagian besar oknum2 manusianya.
        harta pejabat pusat sampai puluhan miliar adalah hal yang biasa di jakarta, yang entah darimana asalnya.
        dimana letak keadilan….

        oknum2 yg duduk di DPR dan kementrian pusat jangan hanya berorientasi dan memanjakan jakarta saja, dengan modus “jilat pnt*t / angkat tel*r” kepada atasan.

        Sudah sewajarnya kementrian pusat dan dpr berorientasi tidak lagi kepada jakarta.
        jakarta sudah mandiri, tidak perlu diback-up lagi…

        daerah2 pelosok lebih memerlukan perhatian dari pusat, ketimbang jakarta!

        • betul bung,indonesia bukan hanya jakarta saja.masih banyak daerah pelosok yang masih tertinggal dan lebih pantas diperhatikan ketimbang jakarta.

          • Karena itu, pada pileg lain, selamat kepada semua yang telah memilih wakil dpd daerah masing-masing supaya bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat daerahnya. Kalo bukan dari daerah sendiri yang memperjuangkan, siapa lagi?
            Jakarta dulu juga begitu, makanya gub/wagubnya ikut-ikut cawe-cawe mempercepat persetujuan ke DPR meskipun sebetulnya dpd dki sudah bisa, tapi karena dianggap lamban ya disalib gubernur di tikungan…

          • coba bandingkan diperbatasan g’usa dgn malaysia kita kalah jauh ambil contoh diperbatasan timor leste pos penjagaan TNI sangat memprihatinkan sementara pos timor leste fasilitasnya lengkap,klo memfasilitasi aparat z g’ bisa apalagi mw membangun perbatasan dlm arti memperdayakan masyarakatnya.jdi wacana slama ini mw membangun perbatasan hanya wacana diatas kertas dan omong kosong plus tdk becussss…..(protes sampe mulut berbuih pemerintah trus tertawa)

        • Maaf bung desperado
          Kalo jilat pxxxxt saya ngerti tapi istilah angkat txxxr itu angkat apa telur telar teler telir????????
          Bisa di kasih tempe sedikit.
          Tapi kalo yang di maksud oleh anda gratifikasi xxx kok jauh amat yah ngomongnya

          • semoga pembangunan di indonesia merata.. cara maksanya ya mulai memindahkan ibu kota.. di luar pulau jawa. kalimantan atau sumatra sama baiknya… mulai memfukaskan pulau jawa sebagai pulau industri, perdagangan, dan pariwisata… miris juga negara seluas indonesia cuma tersentral di jakarta…

          • “angkat telor” om… maksudnya ngambil muka sama atasan…. dalam rangka mempertahankan jabatan, ataupun supaya bsa diposisikan ke posisi yg lebih basah lagi.. 🙂

        • Lg curhat ya bung 🙂

          Tapi pada intinya saya sependapat, masalah pembangunan terasa timpang terutama pada wilayah indonesia bagian timur. Dan saya di kalimantan apabila ditanya masalah pembangunan sangat miris tidak sebanding dengan sumber daya alam kami yang dikuras untuk memajukan perekonomian negeri ini.

          Hutan dibabat untuk perkebunan sawit, karet, rotan dan program ambisius swasembada pangan yang dicanangkan oleh soeharto yaitu “lahan sejuta hektar” (dibangun dengan dana yg sangat besar lahan tersebut sampai sekarang sama sekali tidak diurus).
          Tanah digali dan dibongkar untuk mengambil batu bara, biji besi, bauksit (alumina),emas dll.

          Seperti yang kita ketahui bahwa sumber daya alam di kalimantan berlimpah dan sangat terkenal. Sehingga pemerintah dengan bangga menawarkan kepada investor nasional dan internasional berbagai macam peluang investasi yang sangat besar dan menguntungkan kantong kedua belah pihak. Tp sampai skarang prestasi dan pembangunan apa yg dilakukan pemerintah sehingga dapat membuat kami bangga ?

          Jawabannya adalah di kalimantan sampai saat ini berhasil meraih prestasi “salah satu pulau dengan infrastruktur terburuk di indonesia”
          Sangat menyedihkan bung…

          Kesedihan sebagai seorang putera daerah yang merasa prihatin, karena selama 60 tahun indonesia merdeka pernah merasakan perjalanan menggunakan kendaraan selama seharian penuh bahkan harus menginap di hutan akibat predikat infrastruktur yang dipeoleh pemerintah tersebut. Kesedihan ditambah keprihatinan karena perjalanan yang ditempuh realitanya hanya berjarak puluhan kilometer.

          http://www.curhatsaja.com

    • kalo bandara terbuka 24 jam berarti akan banyak penumpang ke Singapura bisa traveling ke Batam dulu…terutama akses Batam ke Indonesia kawasan timur harus dibuka…misal ke Makassar dst…

  11. alhamdulillah moga-moga satu kedaulatan udara kita bisa kita raih
    sehingga indonesia semakin berjaya

    ——salam nkri———-

  12. Alhamdullilah akhirnya FIR ada kejelasan biar Si upil manyun

  13. Buat2 rekan2 yg selalu berhitung “satu, uno, pertamax, sepuluh besar, dsb” semoga cepat sembuh… Amien 😀

  14. semoga indonesia mampu. . .
    Miris juga. . .masak indonesia yang punya wilayah udara negara laen yang mengendalikan. . .

    Sama ibarat nya kita yang punya rumah. . .tapi harus minta izin dulu sama tetangga. . .

    SALAM NKRI

  15. 2 tahun kedepan wkt yg cukup utk mempersiapkan segalanya demi tercapainya tujuan ini. semoga tidak ada hambatan yg berarti. karena efek dari pengambilalihan kontrol udara ini sangat berdampak pada Upil. 🙂

  16. Semoga tidak terganjal oleh Presiden terpilih yang akan datang.. “Amin”

    Salam NKRI

  17. Alhmdllah,selamat siang semua penghuni warjag.

  18. Pasar bebaa asean apakah siap? Birokrat pendukung profesional? Menyedihkan sekali untuk uruasanbea cukai aaja mereka memanfaatkan wewenang untuk memeras importir.ada uang peraturan dilanggar

  19. Semoga lancar dan sukses,masak mau masuk rumah sendiri harus izin ke tetangga……

  20. Bandara Hang Nadim

    Landasan pacu 4025 x 45
    Pesawat B747
    Jumlah pergerakan pesawat 2013 sekitar 36ribu
    Jumlah penumpang 2013 sekitar 4juta

    Salam NKRI

  21. Bentar lagi makin Dipreteli kekuasaan singapura dan direbut Fir nya melalui Natuna sebagai base kogabwilhan tengah.

    Sory teman teman belum bisa aktif
    Jadi masih numpang lewat saja yaa
    Boleh kan hehehe

  22. wah tambah mantab lg nih infonya bung satrio……lanjutkan

  23. kita tempatkan macam MLRS,. pensil jarak medium saja,.

    jalur udara sudah pasti lengang dari sliweran pesawat atau kapal tetangga,. 🙂

  24. Sepengetahuan saya yang dimaksud dengan wilayah kita adalah seluruh wilayah yang berupa daratan, lautan dan udara yang ada di atasnya. Jadi sangat lucu sekali kalau pengaturan udara atas wilayah udara kita di atur oleh negara lain. Dari segi pertahanan dan intellejen sangat riskan sekali.

  25. Nasib singawur makin ga jelas, ruang udaranya jelas akan sempit, di tambh lg kalo di batam di bangun pelabuhan saingan, bakal tambah mengkeret aja… Ocehan2nya yg ingin membuat buruk nama indonesia malah membuat blunder bumerang… Dngan mengangkat isu2 yg norak.

  26. met siang bung lemadang n bung ucap.optimis,tegas dan terus berjuang tuk kembalinya FIR kita tunjukan dada indonesia jaya

  27. @all salam kenal ya…abiz sholjum n maksi langsung buka JKGR….Kontrol Udara Batam harus diambil alih RI itu Wajib Hukum nya…klo bisa dipercepat di 2015….Jaya terus Indonesia ku

  28. tolong sesepuh critakan asal mula teretorrial udara kita bisa di control upil.

  29. ….Ah, yg bener aja bung satrio,pak mul ikutan komen,gaul dong panglima kita. Semoga komen yg membangun dari para anggota yg kuliah dimari dapat menjadi masukkan yg berguna bagi peningkatan alutsista tni.bung satrio,bung nara saja yg ngakunya tukang cendol ikut latgab,apa karena demenanya pak mul cendol kali yah?he..he

  30. Ralat Bung Diego, foto itu pesawat Super Tucano bukan di Hang Nadim, tetapi foto itu di Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin.

    Tucano pada Desember 2013 lalu transit di Syamsudin Noor dalam perjalanan ke Brunei. Thanks

  31. pengambil alihan kontrol udara memang harus dilakukan, tp ini tdk akan mudah, krn singa pasti akan lakukan upaya penggagalan. Sejauhmana kesiapan pemerintah RI menghadapi singa macam itu?

  32. Sy baru sadar teryata di warjag ini kita di ajarin ilmu kontrs intelejen .hehe mantab jg .. mga bsa di amalkan dlm tindakan sehari hari . Yg penting indonesia ttp jaya selalu

  33. FIR (flight information region) apakah berarti setiap pesawat yang melewati daerah tsb harus dikontrol penuh menara kontrol? berarti harus dipastikan infrastruktur menara kontrol di indo di tingkatkan pelayanannya

  34. Setuju banget klo bandara udara di batam ditingkatkan…klo perlu dibentuk skuadron tempur minimal sekelas f-16 disana biar kalo tetangga usil tinggal libas langsung saja dari batam

  35. mungkin pak moel itu yg pake nick “Mbah moel”, tp itu cuma mungkin yaa…

  36. Running teks metrotv: Panglima TNI menolak tegas pembangunan mercu suar tanjung datuk oleh Malaysia.
    Hemm, bakal jadi ambalat jilid 2 nih kalau Panglima sudah komentar :).
    Harusnya Presiden segera memerintahkan pembongkaran tiang pancang yang sudah terpasang atau memerintahkan pihak terkait untuk meneruskan pembangunan selanjutnya di jadikan semacam outpost TNI atau apalah seperti yang dilakukan Cina yang membangun outpost mereka di pulau karang.

  37. Ohhh… NKRI bukan harga mati yah? Wkwkwkkkk

  38. Iki satrio suro karo boyo iku ta… tak tunggu
    clue clue nya bung…

 Leave a Reply