Jun 082018
 

Transport-Charging Unit (TZM) 22T6 untuk sistem rudal S-400 Rusia © Russian MoD via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Ankara akan menggunakan sistem pertahanan udara S-400 yang dibelinya dari Rusia, apabila di perlukan.

“Kita membelinya bukan untuk menyimpannya di gudang. S-400 itu akan digunakan secara tepat jika diperlukan. Lantas apa yang harus kita lakukan dengan sistem pertahanan ini jika bukan untuk menggunakannya? Apakah kita harus mengandalkan lagi pada belas kasihan Amerika Serikat?”, ungkap Erdogan kepada TGRT.

Seperti dilansir dari laman Sputnik, pada bulan Desember 2017, Rusia dan Turki telah menandatangani perjanjian pinjaman untuk memasok sistem pertahanan udara S-400 ke Ankara. Dua baterai S-400 akan dioperasikan oleh militer Turki, menurut sekretariat industri pertahanan Turki.

Pada bulan April 2018, eksportir senjata negara Rusia, direktur umum Rosoboronexport mengatakan bahwa Rusia telah mulai memproduksi sistem S-400 untuk Turki.

Kesepakatan tersebut memicu perselisihan antara Ankara dan Washington, dimana AS mengancam akan menjatuhkan sanksi terhadap Turki, karena Amerika Serikat percaya bahwa senjata itu tidak sesuai dengan sistem pertahanan NATO.

Pada pertengahan April, Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Eropa dan Eurasia Wess Mitchell mengatakan bahwa pembelian Ankara terhadap sistem rudal pertahanan udara S-400 dari Rusia dapat berdampak negatif terhadap pengiriman jet tempur generasi kelima, F-35A ke Turki.

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu menanggapinya dengan mengatakan bahwa Ankara akan mengambil langkah-langkah balasan terhadap Washington jika menghalangi pengiriman jet-jet ini.

Berbagi

  13 Responses to “Erdogan: Turki Akan Gunakan S-400 Jika Diperlukan”

  1.  

    Wihh… Ngeri-ngeri sedap

  2.  

    Mayan, bisa buat nyawer f-35 yg semok

  3.  

    Sedikit negara dgn kepala negaranya yg berani menentang kepentingan AS dikawasan! Ngeri2 sodap jg AU dan Rudal NATOcs klu mau slonong boy dsn!he3. Badboy dlm kumpulan NATO.

  4.  

    Tapi strategi turki itu bagus lho, membedakan senjata offensif dan defensif.
    Krn doktrin barat dan rusia itu beda, kalo amerika itu cenderung lebih offensif, sdgkn rusia itu defensif sekaligus offensif.
    Rusia berpikir drpd duit 1T cmn jadi 1 kapal induk, mending dibikin 1000 rudal jelajah antar benua.

    Lagian dgn kecepatan rudal 17.000km/jam itu blm ada pesawat maupun senjata pertahan yg bs menyamai kecepatan tsb.

    Kalo sempet diluncurin dr rusia ke israel itu cmn butuh waktu sekitar 140an detik, dan waktu segitu cmn bisa menyisakan waktu berdoa bt israel, tp krn tembok ratapannya jauh dr rmh mereka, akhirnya mereka cmn baca do’a makan.

  5.  

    Kalau mau mengalahkan sikap keras kepala Turki, belajarlah kepada Rusia… ga perlu banyak omong, cukup dengan sangsi ekonomi keras…

  6.  

    kok masih sepi, apakah aming lee blm mnjwbnya

  7.  

    ular² apaan pula itu?

    tapi kami kira loe lebaran kerumah aming lee, sambil mmpertanyakan mengapa masih dirahasiakannya pria tersebut

 Leave a Reply