Jul 082018
 

Kapal induk USS Carl Vinson meluncurkan rudal ESSM © US Navy via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Kantor Proyek Seasparrow NATO baru-baru ini melakukan uji coba langsung pertama dari rudal anti-pesawat Evolved Seasparrow Missile (ESSM) Blok 2, yang membuktikan keampuhan sistem pencari terbaru dari rudal tersebut.

Dilansir dari USNI.org, ESSM Blok 2 itu berhasil mencegat target udara BQM-74E dengan panduan pencari aktifnya, teknologi utama yang membedakan Blok 2 itu dari pemandu semi-active ESSM Blok 1 yang ada dalam layanan. Pada ESSM Blok 2 akan memiliki sistem panduan aktif dan juga semi-aktif.

“Tes penerbangan ini sangat penting untuk menunjukkan teknologi ESSM Blok 2”, kata Kapten Bruce Schuette, manajer proyek Seasparrow untuk NATO.

“Saya sangat bangga dengan seluruh Tim Proyek Sea Seasparrow NATO, serta mitra industri kami untuk kegiatan lapangan dan fasilitas uji kami, untuk semua pekerjaan ekstensif yang dilakukan guna membuat acara ini sukses”, lanjutnya.

Tes baru-baru ini adalah kelanjutan dari 2 tes penerbangan Controlled Test Vehicle pada bulan Juni 2017 untuk membuktikan kemampuan rudal saat diluncurkan. Akan ada tambahan 4 uji peluncuran lagi, menjelang produksi massal ESSM Blok 2.

Raytheon dianugerahi kontrak senilai $ 77-juta pada 18 Mei untuk memulai transisi dari teknik, perakitan dan pengembangan (EMD) menjadi manufaktur, fabrikasi dan produksi tingkat rendah.

Target udara (drone) BQM-74E Angkatan Laut AS © US Navy via Wikimedia Commons

Setelah produksi massal, ESSM Blok 2 ini akan membantu Angkatan Laut AS serta 11 mitra proyek Seasparrow NATO untuk mengatasi ancaman rudal jelajah anti-kapal yang semakin canggih saat ini.

Menurut Angkatan Laut, ESSM saat ini “menyediakan kemampuan pertahanan diri yang andal terhadap rudal jelajah anti-kapal berkecepatan tinggi, ketinggian rendah (ASCM), ancaman udara kecepatan rendah (LVAT) seperti helikopter dan ancaman permukaan yang bermanuver.

ESSM yang saat ini dikerahkan telah membuktikan dirinya efektif dalam pertempuran pada bulan Oktober 2016, ketika kapal perusak rudal USS Mason (DDG-87) Amerika menembakkan sebuah rudal ESSM dan dua rudal SM-2 untuk mencegat rudal jelajah anti-kapal yang ditembakkan oleh pasukan Houthi.

ESSM Blok 2 ini kemungkinan akan digunakan di fregat Angkatan Laut masa depan untuk pertahanan diri atau untuk mempertahankan kapal logistik yang dikawal oleh fregat. ESSM Blok 2 juga dapat ditempatkan di kapal apa pun dengan Sistem Peluncur Vertikal Mk 41, yang dapat memuat hingga empat rudal ESSM dalam satu sel VLS.

  12 Responses to “ESSM Blok 2 Berhasil Cegat BQM-74E”

  1.  

    BERHARAP .. Indonesia bisa buat RUDAL SAM sendiri.. entah dibantu siapa yg penting bisa bikin sendiri secara mandiri tanpa tekanan politik..

    berdoa… di mulai..

    ..AMIN….

  2.  

    Kemandirian rudal harusnya menjadi superpriotas utk indo..
    Kl sudah bgtu anggaran utknya jg hrsnya semi unlimited..
    Tp dari fakta data yg beredar kan tidak bgtu..

    Ha ha ha

    kelemahan kaprang sampai saat ini adlh pasokan rudal pertahanan dan perang gerilya dari kasel..

    Kaprang yg slamat yg memiliki rudal menyerang dan bertahan terbaik jg pasokan rudalnya lbh bagus..

    indo itu negara kelautan harusnya gerilyanya di laut..
    Kl hutan di bom bisa longsong dan terbakar tu..

    Ha ha ha

  3.  

    Industri chipset aja kita gak punya,apelagi yg ini.super computer aja kita gak punya,apelagi yg ini.industri permesinan aja kita gak punya,apelagi yg ini.Dana R&D aja kembang kempis(huha ampe jual daster buluknya),apelagi yg onohhhh.

    •  

      segala sesuatu perlu pemikiran dan tindakan revolusioner baik dalam mengatasi permasalahan maupun dalam mempercepat kemajuan ,,,itu berlaku disegala bidang…jadi visi pemimpin masih jadi yang terdepan,,,itu berlaku pada segala kepemimpinan…selanjutnya keberanian dalam mengambil sebuah keputusan atau tindakan…dan perlu juga kecakapan menilai kemampuan bawahan atau pembantu sebagai tangan atau kaki yang menjalankan pungsi dengan baik sesuai otoritas dan kewenanganya…!!!

  4.  

    Ngomong apa loe nyet?

    Hahhaahaaaa

  5.  

    Wkwkwkwkwk….ESSM blok 2 bisa? ya…ya…ya…gini kalau pingin ada yg beli dagangan yg lagi sepi pembeli….sudah habis modal jutaan USD….target belum BEP….

  6.  

    Kapan RI bs buat sendiri ya?

  7.  

    dari rudal petir bisa dikembangkan menjadi target drone dan rudal jelajah, bahkan drone itu sendiri. masalahnya ya itu…semua yang dibutuhkan untuk membuatnya harus diimpor aka kita tidak dapat membuatnya sendiri.

 Leave a Reply