Mei 232017
 

Kendaraan darat tak berawak yang disebut sebagai THeMIS (Tracked Hybrid Modular Infantry System) buatan Estonia. © Grant Turnbull

Angkatan Bersenjata Estonia meluncurkan sebuah kendaraan tak berawak multi misi yang juga dilengkapi dengan stasiun senjata 12,7 mm yang dioperasikan dari jarak (RWS) dalam latihan militer pimpinan NATO, seperti dilansir dari Defence Blog.

Kendaraan darat tak berawak (UGV) yang dikembangkan oleh perusahaan pertahanan dan keamanan Milrem  yang berbasis di Estonia, telah dipamerkan dengan senjata FNS 12,7 mm yang dioperasikan dari jarak jauh (RWS) untuk pertama kalinya.

Prototipe pertama UGV diresmikan dalam pameran pertahanan dan keamanan (DSEI) yang diadakan di London pada bulan September 2015. Sebuah varian baru dari THeMIS UGV, yang diberi nama THeMIS ADDER, telah diperkenalkan di Singapore Airshow tahun 2016 silam.

THeMIS (Tracked Hybrid Modular Infantry System) dilengkapi dengan drive diesel-listrik hibrida, mampu membawa muatan hingga 750 kg dan melaju hingga kecepatan 24km/jam. Namun, fitur yang paling inovatif adalah kemampuannya untuk konfigurasi cepat sehingga memungkinkan untuk melakukan beberapa tgas khusus.

Kendaraan serbaguna itu dapat berfungsi sebagai platform transportasi yang bisa membawa perlengkapan pasukan, sebuah stasiun senjata jarak jauh yang dapat dilengkapi senjata kaliber kecil ataupun besar, platform deteksi dan pemusnah bahan peledak dan banyak lagi.

  11 Responses to “Estonia Perkenalkan “THeMIS”, Drone Darat Dilengkapi RWS”

  1.  

    Pertamax bozzz

  2.  

    top

  3.  

    Bisa efektif bwt ngebom teroris

  4.  

    Semakin maju teknologi perajurit semakin takut mati sehingga drone dan robot yg maju digaris depan.

  5.  

    Dari mulai pesawat, kapal, IFV mulai dibikin tanpa awak. Bahkan sampe Loader juga dibikin remote…… wkwkwkwkwk
    https://www.youtube.com/watch?v=MzPriZ4P-HA

  6.  

    Indonesia dah punya DHeMITs (Dual Hybride Modular Infantry Tracking System)
    Sudah generasi kedua yg disingkat Dedemit….. khusus jumat kliwon munculnya

  7.  

    mana buatan mahasiswa manado kemarin, yah akhirnya keduluan aseng yg pertamax nih

  8.  

    klo bisa di jaming, malah senjata makan tuan

  9.  

    Kalau kendaraan semacam itu sih kurang membuat gentar musuh, karena daya hancurnya tidak terlalu besar. Tetapi inovasinya perlu diapresiasi, setidaknya untuk masa sekarang ini bukan cuma negara-negara besar saja yang berhasil dalam berinovasi.

    Mudah2an Indonesia juga bisa berinovasi untuk membuat rudal besar, sekaligus bisa bikin kendaraan peluncurnya kyak bikinan Belarusia yang sangat keren itu.