Jul 062017
 

Pesawat Pilatus Porter, AMA (Badan SAR Nasional)

Jayapura – Lima korban pesawat Pilatus milik Associated Mission Aviation (AMA) yang jatuh dalam penerbangan dari Wamena menuju Derakma, telah diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identiification (DVI) Polda Papua, Kamis, 6/7/2017.

Kabid Dokkes Polda Papua, Kombes Pol drg Ramon Amiman mengatakan proses identifikasi telah selesai. Dua jenazah crew pesawat, pilot Moulder Wauter dan co pilot Ido Naibaho dievakuasi ke RS Bhayangkara, Kotaraja, Jayapura.

Jenazah pilot yang berkebangsaan Belanda akan dimakamkan di Jayapura setelah keluarganya tiba, sedangkan jenazah co pilot Ido Naibaho dikirim ke Klaten, Jawa Tengah untuk dimakamkan.

Adapun jenazah tiga penumpang yakni Don, Serabut dan Ondomget akan diserahkan ke keluarga, Jumat (7/7/2017) di Wamena untuk dimakamkan di kampung halaman di Nduga, ujar Kombes drg Ramon, dilansir ANTARA, 6/7/2017.

Evakuasi Korban Pesawat

Identifikasi dilakukan setelah Tim SAR berhasil mengevakuasi seluruh jenazah penumpang dan crew pesawat pilatus porter yang jatuh. Evakuasi terakhir jenazah dilakukan Kamis, 6/7/2017 pukul 14.52 WIT.

“Seluruh korban berhasil dievakuasi menggunakan helikopter milik Airfast,” ujar Kepala SAR Jayapura Melkianus Kota. Namun, anggota tim SAR belum seluruhnya dievakuasi via helikopter ke Wamena karena cuaca mulai tidak bersahabat.

“Sebagian anggota SAR termasuk dari Basarnas yang masih di kampung Habema, akan kembali ke Wamena melalui darat”, ujar Melkianus.

Pesawat Pilatus Porter milik AMA dengan nomer penerbangan PK-RCX, dilaporkan hilang kontak dalam penerbangan Wamena-Derakma, Papua, Rabu (5/7/2017), pukul 14.15 WIT. Lokasi jatuhnya pesawat ditemukan Kamis pagi oleh Tim SAR, di daerah pegunungan Wamena, di tebing dengan ketinggian sekitar 8.500 meter di atas permukaan air.

Dokumentasi Penerbangan Pilatus Porter AMA Tahun 2012 oleh Daniel Eicher

https://youtu.be/6dx6jweMkcQ

  2 Responses to “Evakuasi dan Identifikasi Korban Pesawat Pilatus AMA”

  1. turut berduka,… btw
    :pertamax

  2. Wah… kalo melihat penerbangannya d sela2 gunung jg landasan yg tdk rata & tdk beraspal… ngeliatnya aja mengerikan…. turut berduka…

 Leave a Reply