Des 272018
 


F-14 Tomcat Iran (foto : Common Wikipedia)

Bersama dengan Rusia dan Cina, Iran tampaknya menjadi salah satu penentang Amerika Serikat yang paling mungkin dalam konflik di masa depan. Setelah Amerika menarik diri dari program sistem nuklir dan mengembalikan sanksi kepada Iran, hubungan kedua negara menjadi lebih buruk.

Teheran, seperti sebelumnya, secara aktif mengembangkan program misilnya, yang menurut Israel, membantu Hamas serta Presiden Suriah Bashar Asad.

Dan baru-baru ini, Iran mengupgrade dan meningkatkan pesawat tempur F-14 Tomcat buatan Amerika Serikat. F-14 dilengkapi rudal udara-ke udara Phoenix, senjata satu-satunya yang bisa merontokkan pembom Tu-22 dan Tu-160 Rusia.

F-14 oleh Angkatan Laut AS sudah dinonaktifkan dan digantikan oleh F / A-18 Superhornet, yang meski lebih modern, tetapi memiliki radius tempur yang lebih kecil.

Tidak seperti AS, Iran masih mengoperasikan F -14. Sebagai gantinya, avionik baru dipasangkan pada 20 pesawat tempur F-14 Iran.

Sebelum Revolusi Islam 1979, Teheran berhasil membeli 80 jet tempur F-14, serta 714 rudal jarak pendek AIM-54A. Kemudian Amerika Serikat berhenti memasok senjata, dan memberikan Iran sanksi dan embargo berat.

Modernisasi F-14 secara serius mengkhawatirkan Barat, Amerika Serikat mungkin menyadari bahwa pilot Amerika Serikat suatu saat harus berurusan dengan F-14 Tomcat, dan bahkan dengan puluhan pesawat tempur MiG-29 era Uni Soviet, yang juga milik Angkatan Udara Islam.

F-14 Iran, meski mungkin dilengkapi dengan avionik yang relatif baru, hampir tidak memiliki peluang hidup saat berhadapan dengan F-22.

F-22 dilengkapi dengan radar multifungsi AN / APG-77 dan sistem peperangan elektronik AN/ ALR-94 akan mendeteksi F-14 Iran pada jarak beberapa puluh kilometer. Pada saat itu, pilot F-14 Iran bahkan tidak mencurigai pesawatnya telah ditemukan F-22.

Setelah menangkap target, pilot F-22 akan dapat menggunakan roket AIM-120D AMRAAM dengan jangkauan hingga 180 kilometer. Rudal dapat dilepas pada kecepatan Mach 1,5 pada ketinggian lebih dari 15 kilometer. Bagi pilot Iran ini akan menjadi kejutan yang sempurna.

Bahkan jika F-14 ternyata berada pada jarak dekat 300-400 meter, F-22 masih memiliki rudal jarak dekat AIM-9X Sidewinder dan meriam Vulcan 20mm.

Pada latihan perang udara Red Flag dan Norhern Edge, pilot F-22 secara khusus belajar untuk bertarung dogfight jarak dekat, menggunakan keunggulan silumannya dan terus mengalahkan pesawat tempur generasi keempat.

Dalam pertempuran jarak dekat, F-22 juga memiliki keunggulan luar biasa. F-22 sangat bermanuver dan stabil sehingga pilot F-14 Iran tidak akan bisa menangkap target. Namun, tetap akan ada beberapa peluang bagi pilot F-14, karena situasi dalam pertempuran udara tidak selalu dapat diprediksi.

Utro

 Posted by on Desember 27, 2018

  7 Responses to “F-14 Bisa Ditepuk Seperti Nyamuk Oleh F-22”

  1.  

    F-22 RAPTOR – Pesawat Tempur Siluman
    F-22 versi produksi pertama kali dikirim ke Pangkalan Udara Nellis, Nevada, pada tanggal 14 Januari 2003. Pengetesan dan evaluasi terakhir dilakukan pada 27 Oktober 2004. Pada akhir 2004, sudah ada 51 Raptor yang terkirim, dengan 22 lagi dipesan pada anggaran fiskal 2004. Pada 20 Desember 2004, F-22 versi produksi jatuh dan hancur saat lepas landas, tetapi pilot berhasil selamat setelah eject beberapa saat sebelum jatuh…https://militerhebatdunia.blogspot.com/2016/09/f-22-raptor-pesawat-tempur-siluman.html

    F-14 Tomcat – Salah Satu Jet Tempur Legendaris Terbaik Dunia
    Satu-satunya negara pengguna F-14 Tomcat di luar Angkatan Laut AS adalah Angkatan Udara Iran . Iran mendapatkan puluhan F-14 pada masa pemerintahan Shah Iran yang dikabarkan ikut memberikan dana pengembangan jet tempur ini kepada Grumman. Walaupun pasokan suku cadang dari AS kemudian terputus setelah Revolusi Iran pada tahun 1979, tetapi Iran berhasil mendapatkan sejumlah suku cadang dari pasar gelap, termasuk dari beberapa negara Eropa Barat dan Israel serta dari AS sendiri melalui skandal Iran-Contra. F-14 milik Iran digunakan selama perang Irak-Iran dan dikabarkan berhasil merontokkan sekitar 130 unit pesawat tempur Irak…https://militerhebatdunia.blogspot.com/2016/10/grumman-f-14-tomcat-pesawat-tempur.html

  2.  

    Iran Rapopo ???

  3.  

    iran masih kalah klo lawan pespur amrik yg situasional awareness nya jelas diatas iran… πŸ™„
    tpi klo F-14 digunakan utk stabilitas regional masih bisa diakui efek deterannya…..
    masih imbang klo lawan F-18 yg super hornet,,,dan F-15 atau F-16 yg dibantu AEWC atau Sukro 30 dan 35 dengan catatan perlu AEWC yg membantu pespur tsb……