F-15C Eagle AS Jatuh di Perairan Okinawa Jepang

39
53
ilustrasi F-15 Amerika Serikat. (pixabay.com).

Jakartagreater.com – Satu unit jet tempur F-15 Amerika Serikat jatuh di perairan Pulau Okinawa, di bagian selatan Jepang, dekat pangkalan militer AS, dalam misi latihan rutin pada Senin, 11/6/2018, ujar sebuah pernyataan pasukan AS, dirlis oleh ANTARA.

Pilot, satu-satunya orang dipesawat itu, berhasil melontarkan diri dan ditemukan tim SAR, tambahnya. Sementara sebuah tim pejabat akan menyelidiki insiden itu.

Pangkalan militer AS di Okinawa banyak dikeluhkan warga setempat, bahkan mereka mengharapkan fasilitas itu dipindahkan dari wilayah mereka. Serangkaian pendaratan darurat dan jatuhnya sejumlah partikel pesawat kerap menimbulkan kecemasan keselamatan bagi warga setempat.

Pemerintahan Perdana Menteri Shinzo Abe saat ini tengah berencana merelokasi pangkalan marinir AS Futenma dari sebuah kawasan perkotaan di Okinawa tengah ke distrik Henoko, yang berpenduduk jarang, di Kota Nago sebelah utara pulau Okinawa.

Pengerjaannya pun telah dimulai dengan mereklamasi lahan dekat Kamp Schwab, pangkalan militer AS di Henoko, sebelah selatan Kota Nago, Okinawa.

39 KOMENTAR

  1. Defense News (8/6)
    memberitakan bahwa
    Perancis akan mencoba untuk
    membuat TNI AU, yang sudah
    sangat kesengsem dengan
    F-16V Block 72 Viper untuk
    mengisi Koopsau III,
    berpaling dengan lekukan
    seksi jet tempur mereka,
    Rafale.
    Melalui misi khusus bersandi
    Pegase 2018, Angkatan Udara
    Perancis menjadikan
    Indonesia sebagai salah satu
    negara sasaran yang akan
    disinggahi oleh ‘rombongan
    sirkus’ yang terdiri dari 3 jet
    tempur Rafale, satu pesawat
    tanker KC-135, satu pesawat
    angkut A400M, dan satu
    pesawat kodal A310M.
    Rombongan Perancis ini
    sejatinya akan mengikuti
    latihan Pitch Black 2018 yang
    akan dilaksanakan oleh
    Australia, namun tentu
    kesempatan yang ada bisa
    juga dipakai untuk
    menawarkan jet tempur
    Rafale ke Indonesia. Rafale
    sendiri sudah pernah mampir
    ke bandara Halim
    Perdanakusuma, 2 tahun lalu.
    Perancis yang sudah
    memegang order 36 jet
    tempur Rafale meyakini
    bahwa masih ada peluang di
    ASEAN untuk memasarkan
    pesawat tempur buatannya,
    yang walaupun mahal namun
    dari segi avionik tetap lebih
    canggih dibandingkan F-16
    Viper. (Aryo Nugroho)

    • Hahaha… Bagus2 lah semoga sj di ambil si sayap delta super itu mengingat juga si rakus punya sukro 35 jadi cocoklah untuk jaga2 soalnya Viper rasanya juga bukan lah lawan yg sepadan bagi sukro baru itu… apalagi si kalkun botak yg meragukan xixixi…

  2. Saya bersyukur akhirnya Pelucutan senjata nuklir di Korut akan segera terlaksana. Good Job Rocket Man and Congrats Mr. Trump.

    Sekarang musuh 1 di Asia Pasifik hilang satu. China kini mulai kehilangan pegangan di Asia Pasifik. Tinggal Pakistan yg perlu disadarkan kembali. Kalo Pakistan udah, Myanmar sama Bangladesh bakal ngikutin. The Great Chain for China finally coming. Hhhhhhhhhh

  3. Bisa saja Pakistan masalahnya mau ga ksh 60 m $ untuk pembangunan Pakistan? Apanya yg didasarkan tentara Pakistan dibom diperbatasan,bin Laden diculik tanpa izin Pakistan,f 16 ga dikasih ,mau ga usah kasih tekno bom nuklir ke pakistan?