Nov 022016
 

dsc_1767

Jika India akhirnya memilih F-16 AS sebagai pesawat tempur bermesin tunggal untuk bertandem dengan Rafale atau Sukhoi Su-30MKI, maka sangat mungkin Angkatan Udara Pakistan tidak akan lagi bisa dapat mendapatkanh varian termodern jet tempur F-16.

Lockheed Martin, produsen F-16 bersedia untuk mentransfer seluruh lini manufaktur F-16 dari Fort Worth di Amerika Serikat untuk India sebagai bagian dari Make in India. Lockheed juga akan mentransfer produksi komponen struktural dari F-16 yang sebelumnya di produksi di beberapa negara secara bertahap. Jika F-16 varian terbaru nantinya dibangun di India, sangat mungkin tidak ada lagi F-16 yang akan diekspor ke Pakistan.

Awal pekan ini, Lockheed Martin resmi menanggapi surat pemerintah India yang menanyakan kesiapan dan kemampuan Locheed untuk memberikan Angkatan Udara India dengan pesawat tempur bermesin tunggal, berkemampuan multiperan dan berkinerja tinggi.

Eksekutif Senior Lockheed Martin menyatakan pengalihan jalur produksi F-16 ke India berarti India dan AS akan memiliki hubungan strategis yang sama sekali baru karena India akan menjadi basis pasokan terbesar di dunia untuk 3.200 unit F-16 yang dioperasikan oleh 24 negara di seluruh dunia, termasuk juga dioperasikan oleh musuh India yakni Pakistan.

Poin terpenting adalah, varian F-16 yang ditawarkan Lockheed kepada India jauh lebih maju dari yang dioperasikan oleh Pakistan karena mencakup teknologi yang dicangkokkan pada pesawat tempur generasi kelima F-22 dan F-35 AS, seperti state of the art mission computers, data management systems, satu Gigabyte ethernet data system dan new centre pedestal display yang akan membuat F-16 Block 70 India tidak akan tertandingi.

Konfigurasi modern lainnya untuk F-16 India adalah tangki bahan bakar konformal, mesin turbofan dengan kekuatan 32,500lb, kokpit dengan panel layar datar yang besar, radar AESA (mungkin APG-80) yang memungkinkannya untuk melakukan pertempuran udara-ke-udara dan udara-ke-darat, komputer misi baru, digital radar warning receiver and electronic warfare suite, datalink taktis canggih, digital terrain avoidance system, dan beberapa modifikasi kecil lainnya, termasuk probe pengisian bahan bakar yang diperpanjang sehingga pesawat tanker India Il-78 ‘Midas’ bisa mengisi bahan bakar ke F-16 Block 70.

Berbagi

  46 Responses to “F-16 Block 70 Untuk India Tidak Akan Tertandingi F-16 Pakistan”

  1.  

    Tetap aja udah kuno tuh barang……..

    •  

      Tentunya dengan teknologi baru, bung. Canggih.
      Tapi tetap saja tidak menarik.
      Sudah masanya Gripen NG untuk light fighter,
      Dan Su-35 untuk heavy fighter.

      •  

        Jaman sekarang sudah tidak ada yang namanya Light dan Heavy di area penempur sejati
        Rusia sendiri menghapusnya, dan memasukkan MiG-35 sederajat dengan Su-35
        yang ada hanya MULTIROLE FIGHTER

        •  

          lha kemarin banyak yang protes sampai berbusa-busa saat Flanker kita intersep penyusup, boros katanya. Kalau mengacu dengan komentar bung, harusnya ga ada tuh yang bilang boros, soale Flanker kita kan udah masuk kategori fighter dan bisa juga mengemban berbagai misi alias multirole

          •  

            Nah sudah tahu kan kamu siapa…………

          •  

            @Indonesia_Raya : saya males sebenarnya ngladenin ente karena ya memang segitu kemampuan analisa ente. Tolong dijawab pertanyaa ini kalau ente udah pinter :
            Kalau semua fighter jet harus linear antara irit bbm dan harus multirole, kenapa US rela ngembangin F-22 yang mahal??
            sajikan ke sini, sukur2 ke bung diego biar dibuat artikel perbandingan konsumsi bbm semua pesawat multirole dan kemampuan teknisnya sehingga diketahui perbandingannya secara fair. Saya tunggu jawabannya

          •  

            @ I_R:

            pesawaat di samaain motor.wwkkwkwkwkwk

            itu konsekuensi coy mau performa cepat atau mau performa stabil.

            performa cepat kosenkuensinya boros pada bahan bakar tetapi memiliki keuntungan yaitu supermanuver, lebih cepat mengintercept musuh dan cepat menghindar dari sergapan.

            satu lagi kesempurnaan structure body spt salah satunya aerodinamic jg berpengaruh menambah kecepatan.

            performa berbeda setiap mesin tergantung pabrikan dan konsept pesawat yg di buat itu ingin seperti apa.

            nih contoh pesawat dual engine:
            1. McDonnell Douglas F-15C = Laju maksimum: Mach 2.5
            2. Mikoyan_MiG-35 = Kecepatan maksimum : Mach 2,35 (2.600 km / jam, 1.491 mph)
            3. Sukhoi_Su-27 = Laju maksimum: Mach 2.35 (2.500 km/jam /1.550 mph )
            4. Grumman_F-14_Tomcat = Laju maksimum: Mach 2.34 (1,544 mph, 2,485 km/h)
            5. Panavia_Tornado = Laju maksimum: Mach 2.34 (2,417.6 km/h, 1,511 mph)
            6. Sukhoi_Su-35 = Kecepatan maksimum: Mach 2,25 (2.390 km/h)
            7. Eurofighter_Typhoon = Kecepatan maksimum : Mach 2 (2.124 km / jam atau 1.320 mph)
            8. Dassault_Rafale = Kecepatan maksimum : Mach 1.8 (1,912 km/h, 1,032 knots)
            9. F_Super_Hornet = Laju maksimum: Mach 1.8 (1,190 mph, 1,915 km/h)

            light (tipe pesawat single engine)
            heavy (tipe pesawat dual engine)
            tp istilah light/heavy bisa jg dilihat bukan dari jumlah mesinnya tetapi gotongan rudalnya.

            multirole-fighter (ini istilah utk peran kegunaan misi pesawat)

            contoh jenis role mission:
            – Multi-role
            – Attack
            – Interceptor
            – Attack/patrol
            – Bomber/Strike
            – Trainer
            – Gunship
            – Multirole Strike fighter
            – Multi-mission

            supermanuverbility (ini istilah kelincahan pesawat disaat terbang)

            kalo salah maafin yh yg penting diskusi sehat aja..

          •  

            @KW, gitu aja kementar loe…………..
            Hadeeeuh buat apa loe ngajari gue gituaan

            Jaman sekarang adalah jamannya MULTIROLE dan OMNIROLE bung…adeuhhh

            F-35 bermesin satu

            Akan menggantikan semua pesawat tempur di amerika

            F-35A akan menggantikan F-16 dan A-10 Thunderbold (bermesin dua) dan juga ada rencana akan menggantikan F-15 (bermesin dua)

            F-35B akan menggantikan F/A-18 (dua mesin) dan Harrier

            F-35C untuk Navy pengganti Hornet

            Ada rencana pengembangan F-35D dengan pengembangan mesin baru yang lebih kuat untuk menggantikan F-15 (BERMESIN DUA)

            @ALL
            Mudah sekali buat gue ngadapin anak TK/SD gituan

          •  

            Kalau F15 bukan digantikan F35 tapi F22.
            F35 akan menggantikan F16
            Sedangkan A10 belum akan digantikan sampai 2030
            A10 akan digantikan FA35 yang belum dikembangkan.

        •  

          Itu kan menurut lu

        •  

          Ini dua orang dimana-mana adu golok mulu…gak cape apa?

        •  

          Gilak Tot Made in india ??
          – indonesia 30% aj ribet plus modal
          – ini 100% made in india
          (Kaya Oiiii)

    •  

      peruntukan second class superiority mah masih sangat mumpuni

  2.  

    ye…

  3.  

    DULU NYA HEBAT…IBARAT MOTOR KING….

    SEKARANG SUDAH BANYAK YANG LEBIH HEBAT.

    F16 KITA LEBIH HEBAT.

  4.  

    Hanya MIG 35 yg setara dengan F16 terbaru utk kelas medium…formasinya AU India seperti kita..hanya lebih canggih levelnya…memang pilihan Joss untuk TNI..

    •  

      Sementara para pejabat ribut TOT, TNI berupaya akuisisi dengan TOT, PT DI ogah-ogahan mempelajari teknologi Rusia.
      Kita ada masalah dalam negeri, bung. Tak ubahnya anak sekolah yang dibelikan buku matematika tapi si anak ogah buka-buka tuh buku ….
      Jadi seakan-akan percuma saja si anak dibelikan buku …. percuma dapet TOT tapi PT DI nya ogah-ogahan. Rusia yang mau mengajari juga ikut males.

      Pernah disuruh ngajarin anak yang gak mau diajarin, bung? Gimana rasanya?

  5.  

    Beli mig 35 dulu kalo blm bisa beli sukhoi 35

  6.  

    PD III
    Front Barat:
    Rusia vs NATO + Amerika
    Iran + Yaman (Houthi) + Rusia vs Koalisi Arab + Israel
    Israel vs Palestina + Iran
    Negara-negara Afrika vs sempalan ISIS/pemberontakan dalam negeri

    Front Timur:
    India vs Pakistan + China
    Afganistan (Taliban) vs Amerika
    China + Rusia vs Jepang + Taiwan + Amerika + Australia
    Korut + Rusia vs Korsel + Amerika
    Rusia vs Amerika (Pasifik)
    ASEAN stanby (pusat rebutan)

  7.  

    Indo defence 2016 udah mulai nie…kapan diposting bung diego…??..btw indonesia lg tawar menawar 10 unit su 35…benarkahh??.

  8.  

    laris juga barang murah dempulan AS,, hheee..

  9.  

    Tdk ada yang lebih bagus dari SU35, yang lebih murah banyak….. barang bagus memang susah didapatkan…..kwakwakwak

  10.  

    wah india ntar lg bisa bikin pespur yg canggih.krna dia dh bekerjasama dgn bnyk pabrikan psawat

  11.  

    beritanya kok hanya india sama mesir yg borong2, trus kita kpn bro?
    masa hrs nunggu th.2050 LCS dah mulai panas tuh.

  12.  

    klo kaya gitu pespur Tejas bisa jadi pespur canggih krn dlmnya dicekoki tekno rafale n f16 blok 70 rasanya gimana ya? kwkwkwkwk

    •  

      @darmo gandul

      India gak jadi ambil paket TOT kok bung….tapi india minta setingan khusus utk rafale pesanannya spy bisa menembakkan brahmos dan pesan dalam jumlah besar senjata buatan prancis yang terkenal sgt muahahahal

  13.  

    Selain SU-35, RI perlu akuisisi 1 skad F16 V Block 70 CFT & Gripen NG sbg medium fighter. Lupakan FA-50, light fighter tidak efektif dgn luas nya wilayah RI (jangkauan nya terbatas). Tucano lebih ekonomis utk patroli perbatasan, juga fungsi bantuan tembakan ke darat thd gerakan sparatis bersenjata.

  14.  

    India sudah kapok make pesawat tempur buatan Rusia karena suku cadang sering terbatas ketersediaannya dan kontrol kualitas juga kurang. Makanya sekarang pindah ke pesawat tempur barat. Apalagi pabrik pesawat tempur barat mau pindah ke India.

  15.  

    Dulu bung Yayan pernah cerita bahwa ada kesempatan pembuat F16 menawarkan untuk pembuatan F16 di negeri kita beserta dengan seluruh mesin2 pabriknya.

    Namun mungkin bisa jadi dilihat oleh Locheed bahwa kinerja PTDI sekarang tidak seperti IPTN dulu yang bisa buat sayap F16, PTDI sekarang dianggap tidak mampu buat pespur lokal sehingga akhirnya pabrik F16 ditawarkan dipindah ke India.

  16.  

    Pesawat tempur milik usa n the gank lah yg paling boros bahan bakar liat aja pake tangki tambahan dibanding milik russia jarang pake tangki tambahan hayooo siapa yg sering blg pespur Russia boros….. udh dikadalin lg dlm politik kasihan pakistan hati2 lah bersahabat dgn mamarika

  17.  

    Sama su 30 kita juga dah kelar tu F 16 blok 70

  18.  

    kalo Indonesia pesen F16 blok 70 juga ke India bakal dilarang/di downgrade sama AS gak ya.. Ini ntar F16 India rasa Sukhoi nih,. Su 30MKI lagi… Belum yg PAKFA.

 Leave a Reply