Nov 182016
 

720641

Sebuah pesawat tempur F-15 Angkatan udara Israel telah meng-kanibal sebuah pesawat tempur F-15 Israel.

Awalnya F-15 twin-seater Israel pernah melakukan pendaratan darurat setelah mesinnya mengalami kerusakan akibat serangan sekawanan burung di pangakalan udara Tel Nof pada tahun 2011. Pendaratan darurat tersebut merusak sangat parah bagian belakang pesawat F-15.

Insinyur dan teknisi dari Unit Pemeliharaan Angkatan Udara Israel berhasil memotong bagian belakang pesawat yang rusak dan menggantinya dengan bagian belakang pesawat tempur F-15 lain yang sudah hampir 20 tahun tersimpan di gudang.

Pesawat F-15 Kanibal tersebut baru-baru ini melakukan penerbangan pertama dengan pilot Letnan Kolonel Rotem, yang ironisnya adalah pilot yang juga pernah mengalami kecelakaan akibat serangan burung.

Bagikan:

  42 Responses to “F-15 “Kanibal” Israel”

  1.  

    Sadis

  2.  

    F16 kalah ama burung

  3.  

    bagian belakang yang mana ya? bukannya cuman mesin ya yang berbagi spare part?

  4.  

    Cintia kelonjotan diserang burung….

    •  

      Cintia itu salah satu stock nick namenya ” pendekar sejuta nick name “. Klo nick yg biasa dipake itu biasa si ” org nyebut utk barang2 buatan china atau bukan asli “.

      Sssssstttt…Dia sengaja ganti2 nick name biar terlihat banyak pendukungnya….xixixi

  5.  

    terbukti mesin F-15 memang kuat

  6.  

    otak encer

  7.  

    yang hebatnya tuh..nyambung “urat nadinya” dari 1 mesin menjadi 2 mesin.. jadi ngacir dong..dan terbukti bisa terbang

  8.  

    Sumanto

  9.  

    nyari di inet gk nemu nih pic and news nya

  10.  

    .

  11.  

    ahg.. berita nya gak jelas.. sumber tak ada,
    ngarang ria nih..

    •  

      Tidak juga …
      Sangat masuk akal…
      Pesawat tempur Israel memang banyak sekali yang jatuh Karena serangan burung.
      Bukan nya jatuh Karena SAM nya negara Arab Sekitar …malah jatuh Karena serangan burung.

  12.  

    dari pada pusing mikirin itu semua, mending otak di refresh dlu dengan produk dalam negeri ini, UCYLw4lkTOs80qMXjJI3bK-A

  13.  

    Test

  14.  

    guling2 ketawanya baca berita ini. ya ampunnnnnnnn ketauan o on nya. yg disambung sama2 F-15 cuma yg satu dua kursi yg lain dua kursi. hahahahahaha maluuuuuu

    http://m.iaf.org.il/2392-47496-en/IAF.aspx

    •  

      Hi hi hi…iya betul bung
      berarti yg oon yg nulis artikel siapa nih ? kok bisa jd acakadut gini beritanya…

    •  

      makanya saya heran bung.. sumber ga jelas dan artikelnya membingungkan alias ambigu!
      sebaiknya judul artikel tsb lebih baik begini bunyinya:

      “pesawat tempur Israel sering mengalami kecelakaan akibat serangan burung”

      Xxixixiiiii…..

      •  

        burung Colibri…
        hihihi…
        siburung usil

      •  

        walah sumber dari au israel kok masih bilang gak jelas bung…

        inti dari artikel tsb, kokpit ex f-15 2-seater digabungkan dengan body f-15 ex single seater, bukan masalah burungnya..

        •  

          http://m.iaf.org.il/2392-47496-en/IAF.aspx
          burung bung burung… xixixii

        •  

          ya monggo klo ente secara pribadi menganggap topiknya ttg burung, walau judul2 alinea artikel berbicara lain,

          > The F-15 that was severely damaged and forced to perform a crash landing (after being hit by a flock of pelicans), will soon return to operational duty.

          (kalimat dalam kurung dapat dihilangkan tanpa mengurangi pemahaman)

          >New Life

          >The First Test Flight

          >On the Way to Operational Shape

          dan inti dari alinea sekaligus artikel ini adalah kalimat berikut;

          “This is a unique project in the world that was based only on the IAF’s Technical Division’s professionalism, determination and the ability of IAF personnel in HQ and in the field, on the ground and in the air, to cooperate for a mutual mission”

          -bahwa itu adalah proyek unik di dunia !

          •  

            lah ente tau defenisi FAKTA ga?
            fakta itu tanpa mengurang dan menambahi sesuatu, bukan?

            jika ada hal yg sy sebutkan diatas apakh itu sebuah fakta?

            “(kalimat dalam kurung dapat dihilangkan tanpa mengurangi pemahaman)”

            lah itu menurut ente yg menghilangan pemahaman dlm sebuah kalimat bukan, jika saya boleh tau dan dari mana dasarnya ente mengatakan demikian?

            5W 1H

          •  

            sekali lagi monggo aja klo secara pribadi mau dianggap topiknya ttg burung.

            sekedar contoh,

            pak ali akan menunaikan ibadah haji tahun depan, menggunakan pesawat garuda pp

            ente anggap topiknya ttg pesawat ya monggo !

          •  

            sedikit koreksi:
            analogi ente jauh dari pokok diskusi,
            yg ente sajikan dari penjabaran ente adalah (subjek).
            bagamana jika saya balikkan begini:

            pesawat garuda mengantarkan pak ali menunaikan ibadah haji tahun depan.

            sama kalimat tapi akan berbeda makna, knapa? kaliamat diatas subjek akan menjadi pelengkap.

            isi artikel diatas bisa menyimpulkan puluhan/ratusan judul bukan?
            saya tanya berapa kali pengulangan kata “burung” di dlm artikel?

            sebab-akibat:
            karna burung maka insinyur dan teknisi israel berhasil meng-kanibal ekor pesawat F15 dgn pesawat F15 lainnya, bukan “proyek unik dunia” (ini asumsi dan kesimpulan ente sbg pembaca)..

            tuh lihat artikel sudah mengalami perubahan maka “isi, pokok dan kalimat awal” sdh pasti ikut berubah.

          •  

            jelas gagal paham, ente sarjana sastra, ini blog militer / alutsista xixi..

            diatas udah dikutipkan bagian2 artikel yang jelas menunjukkan fokus artikel kemana, ente masih ngeyel aja…

            klo mo simple itung aja kata “pelican” dan “pesawat” -udah jelas berkali lipat lebih banyak kata “pesawat” xixi..

          •  

            btw, kata “pelican” cuma ada 2, dan klo mo dianalisa struktur kalimatnya, “pelican” pada 2 kalimat di bawah paling juga berfungsi sebagai obyek (pelaku/penyerta?) xixi..

            The F-15 that was severely damaged and forced to perform a crash landing after being hit by a flock of pelicans, will soon
            return to operational duty.

            In June, 2011, a two-seater “Baz” (F-15) from the “Edge of the Spear” Squadron took off from Tel-Nof AFB and when it reached 3,000 feet, a flock of pelicans hit it.

          •  

            lah..justru ente yg ngeyel, saya meluruskan teori2 ente yg tak tau dasarnya dari mana yg sepatutnya harus ente pertanggung jawabkan, untuk itu saya akan terus melanjutkan diskusi ini.

            kaga usah ente bawa2 Bahasa inggris segala, saya sudah paham 1000% isi artikel dari IAF, Bahasa Indonesia ente saja yg seharusnya ente lurusin&dipahami (bukan menambah&mengurangi sprti teori dan pemahaman ente sebelumnya).

            oke saya kutip ucapan ente:
            “btw, kata “pelican” cuma ada 2”
            itu real dan nyata, ada pada artikel bukan?
            balik saya bertanya?
            “..dan klo mo dianalisa struktur kalimatnya, “pelican” pada 2 kalimat di bawah paling juga berfungsi sebagai obyek (pelaku/penyerta?) xixi..”

            hallo..
            sebuah bait tdk dapat ente tentukan jd sebuah kesimpulan objek,predikat,objek dan pelengkap. (silahkan dipelajari lagi)

            nah ente melihat sebuah peristiwa dari sebuah proses AKIBAT sedangkan saya melihat peristiwa dari sebuah proses SEBAB.

            “sebuah peristiwa terjadi karna ada sebab ada akibat (proses)”
            apa hak ente menilai/protes sudut pandang saya pribadi atas artikel diatas? ente sumber dari artikel tsb?

            dan sejak kapan ente nambahin kata ‘pesawat” dan membandingkan nya dengan argumen saya ttg ‘burung/pelican’?
            #ngeles lg #ngakak #atau nambah teori baru lagi?

            sebelum itu bukan nya ente bilang “kokpit ex f-15 2-seater digabungkan dengan body f-15 ex single seater”
            #hello world?
            #tidak ada kata pesawat

            –>Tema, topik, dan judul adalah sama-sama sesuatu hal yang harus ditentukan dalam tahap prapenulisan.
            –>Tema, topik, dan judul adalah sama-sama sesuatu hal yang mengikat keseluruhan isi, makna, konsep dan perasaan yang disampaikan oleh penulis kepada pendengar maupun pembaca.

            yg saya kritisi di artikel ini adalah (sebelum terjadi perubahan isi dan kalimat oleh admin) sangat membingungkan! stelah bung @vitarosa memberikan link sumber beritanya baru ente cuap2 disini dan malah membawa saya ikut dlm debat-kusir pepesan
            kosong ente.

            artinya ente terlebih dahulu memahami berita dari link yg diberikan oleh bung @vitarosa, bukan isi artikel JKGR ini bukan?.. Paham?? tdk usah ngeles lg..

            saya bukan siapa2 dan tdk perlu ente nilai siapa saya dlm topik ini dan menjudge saya sebagai bahan debat kosongan ente yg tdk punya alibi lain untuk berkilah lg, apakah fair jika saya menilai ente juga disini dan menjadikan ente sebagai bahan olokan sampingan pd diskusi ini? missal “si Profesor yg terlupakan” atau “si penemu rumus dan kosa-kata baru b.indonesia” atau..

          •  

            ..saya sudah paham 1000% isi artikel dari IAF..

            bagus ! jelas “F-15” pada 2 kalimat di atas adalah subyek dan “pelican” obyek , masih ngeyel aja..

            ..ente melihat sebuah peristiwa dari sebuah proses AKIBAT sedangkan saya melihat peristiwa dari sebuah proses SEBAB…

            sekali lagi monggo, kemarin ada berita politisi Sutan Bhatoegana meninggal. se indonesia pasti cuma ente yang menganggap itu berita tentang kanker hati xixixixi…….

          •  

            tafsiran ente aneh & menyeleneh.. jgn ente samakan pola pikir ente dgn saya ya..

            ente yg mencerna sendiri trus ente menunjuk diri seolah2 itu adalah buah fikiran saya?
            hehehe.. aneh bukan? harusnya ente klarifikasi dl ke saya.

            rasanya cukup untuk meladeni ente yg makin lama saya lihat sdh menyimpang (muter2 ditempat) serasa debat kusir ini seperti “jauh api dari panggang-jauh topik dari pembahasan”.
            sy tak perlu jawab penjelasan ente yg diatas, cape’ kaga ngarti2 soalny..

            sebelum sy akhiri, sy mau tanya ke ente dl:
            ngarti kaga apa yg saya kritisi di artikel ini, jgn jadi pahlawan kesiangan saat org treak lain gayung bersambut ente nyambut yg laen pula.
            ente cuap2 saat ente baca sumber dari IAF, jika ente mudeng saat artikel ini tdk mengalami perubahan isi maka ente harusnya tau diri!
            kaga ngarti juga?? baca lagi komentar rekan diatas! apakah sy sendiri yg mengkritisi? atau ente yg meriang kaga nyambung alias Telmi (Telat Mikir)?

          •  

            xixixi ngomong apa sih ?

            panjang tapi 0 besar…

            pantes aja berita ttg f-15 dianggap berita ttg burung xixixi…

  15.  

    Wah langsung diedit sama om admin….hihihi…

  16.  

    Salah itu infonya. Yg dikanibal dan yang mengkanibal sama sama jenis f15.

  17.  

    berita dr mana sih ini, dilapak sebelah ngomong nya sama2 f15 ko disini beda y… asal jeplak ni, penting ada berita

 Leave a Reply