Jan 082019
 

Sepasang jet tempur siluman F-22 Raptor Angkatan Udara AS © US Air Force via Wikimedia Commons

Ada artikel yang sepertinya mengkhawatirkan nasib F-22 saat berhadapan dengan pesawat tempur Su-35 Rusia. “F-22 pernah berhadapan langsung dengan pesawat tempur terbaik Rusia di dekat Alaska dan kalah.” seperti ditulis oleh Business Insider.

Artikel tersebut juga menuliskan bagaimana pesawat tempur superioritas udara F-22 AS sangat rentan menghadapi pesawat tempur Su-35 Rusia.

Apakah itu benar? jika benar itu juga berarti Amerika Serikat telah kehilangan point penting dari doktrin dominasi keunggulan udara untuk mengalahkan musuh-musuhnya.

Untungnya, artikel tersebut tidak seluruhnya benar. Tanpa ada bantuan dari jaringan radar didarat, sistem pertahanan udara seperti S-400 dan pesawat pengintai peringatan dini, F-22 akan mengalahkan Su-35 dalam pertempuran udara..

Meski memiliki perangkat IRST (infrared search tracking), Su-35 masih akan kesulitan untuk melacak keberadaan F-22 Raptor.

Selain itu AS memiliki beberapa strategi pertempuran udara yang akan menyulitkan Su-35. Salah satunya adalah strategi pengumpan, dimana satu tim udara F-22 yang terdiri dari dua – tiga F-22 terbang dalam formasi sedikit berjauhan.

Satu F-22 yang dijadikan umpan mungkin bisa dilacak oleh Su-35, tapi dua pesawat lainnya yang bertindak sebagai wing fighter mengambil jarak puluhan kilometer tanpa terdeteksi oleh Su-35.

Taktik dari F-22 itu akan memungkinkan pesawat kedua atau ketiga bisa mengintai dan menyerang formasi Su-35 dalam hitungan beberapa menit jika terjadi pertempuran udara.

Bahkan F-22 pertama yang dijadikan umpan akan mampu bertahan dari pertempuran udara jarak dekat. Tanpa terlihat radar, Su-35 akan kesulitan menargetkan dan mengunci F-22 untuk melepaskan rudal udara ke udara.

Jadi besar kemungkinan apabila Su-35 bertemu dengan F-22 dalam duel udara, F-22 akan mengalahkan Su-35.

 Posted by on January 8, 2019