Jan 232019
 

Sepasang jet tempur F-35A Australia mendarat di Pangkalan Udara Williamtown © Kemhan Australia via Twitter

JakartaGreater.com – Kepala Angkatan Udara Kerajaan Australia, RAAF, Marsekal Udara Leo Davies, mengatakan kepada The Strategist bahwa JSF, sekarang resmi disebut sebagai F-35 Lightning ll, itu memiliki masalah, ia tidak akan pernah bisa mencapai tahap yang telah dicapai jika kritiknya benar.

“Ini telah terbang lebih dari 70.000 jam, lebih dari 200 unit jet, Korps Marinir AS telah mencapai Kemampuan Operasional Awal (IOC), Angkatan Udara AS telah melangkah ke IOC, Angkatan Laut AS akan mencapai IOC”, kata Marsekal Udara Davies.

Melanjutkan bahwa, sangat aneh baginya mendengar orang-orang mengatakan F-35 tidak berhasil. Itu tidak mungkin terjadi. Apakah saat ini sedang dalam puncaknya desain perang dan beban perangkat lunak? Tidak, ini masih memiliki satu langkah lagi.

Joint Strike Fighter masih dalam proses, tetapi pada saat RAAF membeli pesawatnya, desain dan peningkatan peranti lunak berikutnya harus sudah lengkap dan F-35 nanti akan secara signifikan lebih mampu daripada Hornet atau Super Hornet milik RAAF.

Jet tempur F/A-18E Super Hornet RAAF © Andrew Mercer via Wikimedia Commons

Marsekal Udara Davies mengatakan bahwa hasil dari latihan tempur udara Bendera Merah atau Red Flag yang intens di AS, “benar-benar memperkuat pandangan kami bahwa F-35 ini adalah pesawat yang tepat untuk Australia”.

Media AS sedang berbicara tentang rasio membunuh 15: 1 yang mendukung F-35 melawan jet tempur generasi tua dalam latihan, dimana awak jet tempur RAAF turut ambil bagian. (Meskipun beberapa komentator telah mengajukan pertanyaan tentang pentingnya angka-angka tersebut).

Petugas yang bertanggung jawab atas berakhirnya program JSF multinasional yang dipimpin Amerika Serikat di Australia mengatakan, bahwa pesawat akan merevolusi cara bangsa ini berperang jauh di masa depan.

Kepala JSF Capability and Sustainment Group di RAAF, Marsma Udara Leigh Gordon, telah mengatakan 4 faktor yang memberi F35 adalah keunggulan generasi kelima yakni siluman, sensor, fusi dan berbagi data (data sharing).

“Dua faktor yang paling dominan, dan salah satunya adalah radar canggih yang sangat kuat. Yang lainnya adalah distributer aperture system, atau DAS, kamera yang memberikan pilot pandangan infra-merah 360 derajat. Elemen yang ketiga adalah cara semua informasi itu disatukan untuk memberikan pilot kesadaran situasional yang tak tertandingi”, jelas Gordon.

Rumah EOTS pada F-35 menawarkan bidang pandang yang jauh lebih luas © USAF via The Drive

Elemen yang keempat adalah kemampuan JSF untuk dengan cepat berbagi sejumlah besar informasi atau data yang dikumpulkannya dengan pasukan udara, darat dan laut. “Ini akan memungkinkan untuk beroperasi dilingkungan dengan ancaman tinggi dalam konflik”.

Marsma Udara Gordon yakin bahwa yang pertama dari 72 unit JSF yang telah dipesan RAAF akan berbasis di Australia pada Desember 2018 dan skuadron operasional pertama dan satu skuadron pelatihan akan mencapai kemampuan operasional awal pada Desember 2020. Tiga skuadron tempur akan sepenuhnya siap pada tahun 2023 mendatang.

Kapten Grup Glen Beck menjadi pilot jet tempur semenjak dewasa dan sekarang ini menjadi direktur Air Combat Transition RAAF. Dia pernah bertugas di Irak pada tahun 2003 sebagai komandan penerbangan dan dia melatih banyak pilot utama RAAF.

Tujuannya, menurut dia bukan hanya untuk melihat pesawat dikirim dan hangar dibangun untuk mereka tetapi untuk mendapatkan sistem yang matang dan mandiri, termasuk pilot terlatih sepenuhnya dan siap beroperasi. “Dengan F-35 kita berada pada kurva belajar besar-besaran”.

“Ketika Anda membandingkan F-35 dengan opsi lainnya, ketika Anda melihat setelah tahun 2030-an, melihat situasi strategis global termasuk ke mana arah teknologi, itu adalah pilihan yang menonjol sebagai solusi terbaik kebutuhan kekuatan udara Australia. Orang-orang menyukai cara terbangnya. Itu sangat mudah dioperasikan”, katanya.

F-35 dirancang untuk apa yang oleh pilot disebut sebagai pertempuran “diluar jangkauan visual” (BVR), namun pilot Australia mengatakan bahwa itu juga bisa bertarung dari jarak dekat.

“Apakah saya punya lebih banyak opsi daripada orang jahat untuk tetap hidup lebih lama dan kemudian apakah saya juga memiliki lebih banyak opsi untuk bertarung daripada orang jahat? Saya tak peduli jika mereka menemukan saya, atau jika mereka tidak dapat melacak dan menargetkan saya”, lanjut Kapten Grup Beck.

Jika mereka menemukanku, maka melacakku adalah masalah yang berbeda lagi. Tetapi F-35 memiliki sensor yang fantastis. Saya akan tahu jika mereka menargetkan saya dan saya tidak akan diam saja jika saya berpikir akan tertembak, lanjutnya.

Jet tempur F-35A Australia mendarat di Pangkalan Udara Williamtown © Kemhan Australia via Twitter

Mendapatkan sepasang jet tempur generasi kelima yang sangat canggih ke Avalon Air Show itu sendiri akan menjadi demonstrasi komprehensif logistik penerbangan. Mereka itu akan diterbangkan ke Australia oleh pilot-pilot RAAF dan beberapa kali diisi ulang oleh sebuah pesawat tanker KC-30.

  34 Responses to “F-35, Desain Usang dan Tak Mampu Bertempur?”

  1.  

    F-35 Lightning II atau Joint Strike Fighter adalah pesawat tempur generasi ke 5 dengan kemapuan stealth, yakni tidak akan terlihat di radar lawan, produksi kerjasama Lockheed Martin, Northrop Grumman, dan BAE Systems. Jumlah persenjataan dan amunisi yang bisa dibawanya juga lebih bayak dibanding pesawat-pesawat tempur generasi sebelumnya, seperti F-16 dan F-18. F-35 Lightning JSF bentuknya sama seperti pesawat jet tempur modern, tetapi yang membuat jet ini khusus adalah perangkat lunak dan kemampuan mengumpulkan data intelijen. JSF juga merupakan pesawat mata-mata di angkasa. Pesawat ini dapat mengumpulkan informasi dari angkasa luar, darat dan pesawat lain, dan kemudian mengirimkannya ke para komandan di darat. Pilot mempunyai “mata dewa” saat perang. Dengan menekan sebuah tombol, maka sebuah kamera yang berada di bawah akan mulai bekerja, yang berfungsi untuk melihat keseluruhan pesawat. Saat terbang, jet ini dapat mengetahui cara melayang lebih baik daripada pilot Harrier terbaik, sehingga Pilot lebih dapat fokus pada peperangan yang dihadapi…https://militerhebatdunia.blogspot.com/2016/09/f-35-lightning-ii-joint-strike-fighter.html

  2.  

    Su 35 harus segera dibeli tanpa embel embel ditukar kacang godog

  3.  

    kalau beli sukhoi kita memang agak lama.
    mengingat para petinggi kita banyak yg condong ke si amer.
    walau mereka tahu si amer ga akan pernah rela indonesia itu maju.sejarah sdh mencatat.
    coba kalau beli f 16 viper atau zipper pasti cepat tuh datang nya.walau yg datang barang tua di poles seolah2 baru.

    kita dapat rudal apa kalau beli dari si amer.paling dapat aim 9
    beda jauh kalau beli dari rusia.mau pakai rudala apa saja monggo silahkan.tp jgn di barter lagi ya.

  4.  

    24 f16 refurbish , heli apache 8 unit langsung dibayar cash tanpa negosiasi yg ribet tentang ToT , dapat apa dll .. malah kita dapat syarat heli apache dan f16 tidak boleh untuk ini itu , mau beli hercules tipe J 1 miliar dollar lebih juga tanpa nego negonan .. kok beli su 35 separuh dibayar tunai separuh es degan prosesnya lama ..

    •  

      Emangnya ada gitu orang minum es degan di Siberia. Gile benerrr… Hhhhhhhhhhhhh

    •  

      Jawabannya simple, Pemimpin negara ini cuma NIPU dengan PHP kepada TNI AU plus mengangkat Panglima TNI dari AU sebagai KEDOK

      •  

        Engak dek…yang di php masalah gajih dan tunjanganya…!!!
        Tapi saya janji kalou terpilih saya naikan gajih pegawai baik sipil maupun militer sebesar 300% -500% dan 0% penganguran bila masih ada penganguran maka kita gajih penganguran tersebut tapi dengan catatan dan sarat pertumbuhan ekonomi naik dikisaran tiga digit…xaxaxxa…xaxaxaxa…xaxaxaxaxa…xaxaxxaxa….!!!

      •  

        Ente jangan macam². Komentar ente bisa diusut ama polisi.

        •  

          Usut ni yew …
          Gue lagi menjabarkan visi misi gue dek too…jadi kamu bisa bedakan antar pilihan satu dengan lainya…engak kaya selama ini visi misi nganbang kanyut di bawa arus ×….xaxxaa…hanya karna diangap sebagai pemanis atau jarkon saja….contoh reformasi birokrasi…mosok lima tahun yaa masih gini gini tok…bisa dilihat dari index ekonomi dan investasi…pemberantasan korupsi…yaa masih sama kayak jaman dulu tidak ada terobosan…malah ngabisin angaran untuk program penegakan hukumnya…yang korup masih jojong aja…jadi kamu harus liat komen saya dengan benar terus pelajari lebih lanjut…biar kamu cepat pintar…xaxaxaxa…

  5.  

    Kelemahan Su-57, J-20, J-31 dibandingkan dg F-35 adalah kemampuan Fusi dan Berbagi datalink. Kedua hal tersebut adalah jembatan dalam menghadapi perang modern abad 21. Berbagi datalink dan sensor akan membuka kemampuan situational awareness yg lebih mumpuni, fusi akan membuat pespur bergerak dg berbagai platform yg ada utamanya dg pesawat lama atau UAV fighter.

    Kemampuan manuver canggih bukan lagi menjadi andalan utama dalam menentukan pertempuran udara.

    •  

      Kemampuan manuver tetap menjadi salah satu penentu pertempuran udara… kalau senjata dan rudal habis maka satu2nya cara untuk survive adalah bermanuver dan akselerasi…
      F-35 memiliki kemampuan siluman pada posisi berhadapan… kalau pantatnya ke ekspos ya silumanya berkurang

      •  

        Udah kuno maju perang sendiri. Ingat Bung, F-35 kemampuan fusi yg artinya mengintegrasikan dg plaftorm udara lain entah sebagai wingman atau rombongan wingman. Yg maju nantinya adalah UAV Figter yg kemungkinan terbesar bakal dilengkapi dg Thrust Vectoring 3D juga. Apakah itu bakal pake single engine atau double engine nanti kita liat. Yang pasti tanpa awak memungkinkan UAV fighter itu bergerak melebihi 9G atau bahkan 12G sekalipun. Kira² Su-35 bakal bisa menang lawan wingman macam itu?? Kalo ada 2 atau 3 gimana?? Anggap aja kesemua UAV Fighter itu pake AI. Fiksi?? Bukan Bung, kita memang sudah masuk ke jaman itu apalagi jaman Augmented Reality dan Virtual Reality sudah mendekati masa sempurna. Baca² majalah IT bung dan Ente bakal paham artikel diatas.

  6.  

    Statemen petinggi raaf sekedar untuk menghibur diri dan menghindari bully warga aussie … 😀

    •  

      Ente gaptek sih makanya gak paham tuh isi artikel. Hhhhhhhhhhhhh

      •  

        To kamu disuruh iwan sering sering main di deep web…xaxaxaxa…..

      •  

        Memang kamu seberapa pintar nya soal teknologi dek to agato? Kalau kamu pintar pasti sudah jadi menteri IT lah, kamu pelupa ya? Dulu ketika orang pada bangga2in si f35 yg dianggap benar2 siluman hingga tak terdeteksi saat dekati lawan sedekat mungkin, waktu itu sy cuma bilang f35 bisa dikalahkan sama SU35 karena f35 bukanlah siluman, eeh banyak yg bully ane dan ane tenang aja, nah sekarang sdh terbukti bukan siluman lagi bukan hahaha

        Ketahuilah dalam ilmu hukum itu diajarkan ilmu krimonologi, sosiologi dan tambahan psikologi dasar, nah si gordon ini tidak perlu berbual2 banyak kalau memang f35 tak terkalahkan, dia itu hendak merendam gejolak rakyat aussie yg agak sensi karena salah pilih f35, cobalah datang ke aussie tanya orang sana jgn cuma mainin hape mulu kayak anak kecil, dewasalah … 😀

        •  

          Tentunya dirinya merasa sepintar analis yang sering di comot linknya oleh @Agato dong bung @Bamboo 😛 wkwkwkwk 😆 paham??? 😆 hahahaha

        •  

          Bung, Jadi ahli IT tuh gak perlu juga jadi menkoinfo. Stealth itu hanya satu dari sekian requirement untuk bisa masuk kualifikasi sebagai pespur generasi kelima. Dan seperti yg ane tambahkan diatas bahwa berbagi data dan kombinasi platform pendukung itu sebagai salah satu jalur pembuka gaya pertempuran udara abad 21. Kalo masih ngandelin dogfight dan manuver antar pilot itu sudah sangat kuno.

          Tapi manis juga ente mencoba diskusi lewat keilmuan yg udah ente pelajari. Kapan² keluarin aja diskusi ente sesuai kapasitas ente, itu akan sangat menarik.

          •  

            Makanya kamu akan terus jadi anak kecil dan tetap anak kecil semasih subyektif adalah acuan mu, bahkan cenderung kayak anak perempuan dan pandai menyampah.

            Apa yg saya bicarakan tapi yg diomongin malah ngelantur kelain cerita, kamu akan merubah cerita lama mu ttg f35 yg siluman yg tidak diketahui pespur lawan jadi cerita baru ttg pertempuran modern f35 dikawal 1- 3 pespur lain utk melawan 1 SU 35 bukan?, dulu ane kan pernah cerita bahwa f35 perlu butuh tandem utk bisa ngalahin SU35, kamu telat update sih, maka jgn kayak anak kecil yg kolokan … 😀

      •  

        Penggemar berat amrikkkee simelekete…wekekekekek

  7.  

    Buang aja kelaut, tidak menarik tidak efektif dan efisien bahkan tidak aman, bakalan yg beli kena tipu kena stroke

    😎

  8.  

    SU35 paling mantaaaaappp