F-35 Disarankan Hindari Terbang Dekat Badai Petir

Jakartagreater.com – Kerusakan pada tabung bagian dari On-Board Inert Gas Generation System (OBIGGS) di tangki bahan bakar telah ditemukan pada pesawat tempur F-35A milik angkatan udara Belanda, rilis angkatan udara Belanda pada 18 September, lansir Defenseworld.

Masalah yang serupa sebelumnya telah terdeteksi di 4 pesawat F-35 milik negara lain, akibatnya, semua negara yang mengoperasikan F-35A telah disarankan untuk menghindari terbang di dekat badai petir, dan melindungi pesawat di darat dengan tempat penyimpanan yang dilengkapi penangkal petir.

Sistem OBIGGS berfungi untuk meminimalkan risiko ledakan uap bahan bakar, misalnya saat terkena sambaran petir. Tabung yang rusak dapat membuat tangki bahan bakar rentan terhadap sambaran petir.

Setelah tabung yang rusak ditemukan pada empat pesawat F-35 negara lain, inspeksi lebih lanjut dilakukan. Lebih banyak tabung yang rusak telah ditemukan, termasuk pada jet siluman F-35A Belanda. Saat ini penyebab masalah kerusakan tabung sedang diselidiki.

Masalah dengan OBIGGS tidak akan berpengaruh pada status Initial Operational Capability (IOC) pada akhir tahun 2021 untuk armada F-35 Belanda di Pangkalan Udara Leeuwarden.

Sebuah F-35 Belanda rusak di Amerika Serikat akibat serangan burung ketika pesawat dalam misi pelatihan di pangkalan Angkatan Udara Luke di Arizona AS pekan lalu. Instruktur pilot Belanda berhasil mendarat dengan selamat di pangkalan detasemen pelatihan. Tingkat kerusakan saat ini sedang diselidiki.

Belanda sekarang memiliki 12 unit F-35, 4 di antaranya ditempatkan di Pangkalan Udara Leeuwarden. 8 lainnya berada di Amerika Serikat untuk pelatihan pilot.

Sharing

5 pemikiran pada “F-35 Disarankan Hindari Terbang Dekat Badai Petir”

Tinggalkan komentar