F-35 Israel Menyerang Bandara Suriah Bulan Januari Lalu ?

Jet tempur siluman F-35I Adir di Pangkalan Udara Nevatim, Israel, 12 Desember 2016 © Tech. Sgt. Brigitte N. Brantley of U.S. Air Force

JakartaGreater.com – Angkatan Udara Israel di bulan Januari melakukan serangan udara di Bandara Internasional Damaskus dengan klaim menargetkan pasukan Iran. Pertahanan udara Suriah berhasil mencegat sekitar 30 rudal, tetapi beberapa masih berhasil melewati dan merusak infrastruktur bandara, seperti dilansir dari Sputnik.

Sebuah jet tempur generasi kelima F-35 yang dimodifikasi Israel bertanggung jawab atas penghancuran radar JY-27 buatan China di Bandara Damaskus selama serangan udara pada Januari 2019, menurut Blog Militer online yang mengutip sumber anonim. Angkatan Udara Israel telah menolak untuk mengomentari laporan ini.

Blog Militer tersebut mencatat bahwa beberapa pakar militer menyatakan bahwa drone kamikaze telah digunakan untuk menghancurkan radar.

Uji peluncuran drone kamikaze Harop buatan Israel © Israel Aircraft Industries (IAI)

Sementara itu, perusahaan ImageSat Israel sebelumnya mempresentasikan gambar satelit bandara sebelum serangan udara pada 20-21 Januari dan setelahnya, menunjukkan tingkat kerusakan yang dilakukan oleh Angkatan Udara Israel. Menurut gambar-gambar ini, radar JY-27 dan sistem pertahanan udara Pantsir-S (SA-22) telah hancur sementara beberapa gudang bandara rusak parah dalam serangan itu.

Israel telah melaksanakan serangan terhadap dugaan target Iran di Suriah selama dua hari berturut-turut mulai 20 Januari. Menurut militer Rusia, pertahanan udara Suriah berhasil mencegat lebih dari 30 rudal jelajah selama periode itu, tetapi beberapa dari mereka tetap berhasil mencapai sasaran.

Tel Aviv telah berulang kali menuduh Teheran memiliki kehadiran militer di Suriah. Iran tetap membantah keras tuduhan itu, bersikeras bahwa kehadiran militernya di negara itu terbatas pada pengiriman penasihat militer atas permintaan Damaskus.

Tinggalkan komentar