Apr 222017
 

F-35 membawa rudal Meteor tahun 2024. Sirip ekor dipotong agar muat dalam bay internal. Ilustrasi © MBDA

Inggris sedang mempersiapkan jet tempur siluman F-35 Lightning II agar mampu membawa rudal MBDA Meteor sebagai senjata utama udara-ke-udara jarak jauh, seperti dilansir dari Defense Update.

Menteri Pertahanan Inggris hari ini (21/04/2017) memberi kontrak senilai £ 41 juta kepada MBDA untuk integrasi rudal tersebut pada pesawat baru.

Rudal Meteor dapat menyediakan Angkatan Udara dan Angkatan Laut Inggris dengan salah satu rudal udara-ke-udara tercanggih di kelasnya, yang dapat menyerang sasaran dengan kecepatan sangat tinggi serta jangkauan yang sangat jauh.

Rudal MBDA Meteor akan memasuki layanan Angkatan Udara bersama jet tempur Typhoon pada tahun 2018 dan sedangkan F-35B pada tahun 2024. Rudal tersebut juga akan mampu digunakan pada berbagai misi termasuk melindungi kapal induk Queen Elizabeth.

Setiap F-35B akan dapat membawa dua rudal Meteor dan dua senjata udara-ke-darat dalam bay internal untuk misi yang membutuhkan kemampuan siluman dalam skenario konflik pada hari pertama. Selain itu, dalam mode non-siluman, pesawat akan dapat membawa tambahan dua rudal pada masing-masing cantelan dibawah sayap utama sebab F-35 memiliki empat cantelan.

F-35B akan mampu membawa rudal udara-ke-udara ASRAAM pada cantelan tersebut.

Desain rudal Meteor saat ini tidak sesuai dengan tempat senjata internal pada F-35B, karena sirip ekornya terlalu besar, oleh sebab itu perlu beberapa penyesuaian. Untuk menempatkan rudal Meteor di dalam bay internal, MBDA berencana memotong sirip dan ekor rudal Meteor tersebut guna mempertahankan area sayap, dengan demikian bisa mempertahankan kinerja kinematik dari senjata tersebut.

Kontrak yang diberikan saat ini membantu mengurangi resiko upaya integrasi dan mencakup sejumlah pengujian sejumlah aset, teknik dan persiapan manufaktur yang dibutuhkan untuk mendukung kompatibilitas rudal dan penggunaan pada F-35.

Aset-aset yang di uji tersebut, termasuk rekayasa merombak program yang dibutuhkan untuk menyiapkan rudal MBDA Meteor yang akan digunakan di pesawat tempur Typhoon and F-35 Inggris. Kontrak ini juga mencakup produksi rudal uji yang diperlukan oleh program integrasi pesawat tempur.

Pemberian kontrak ini, menyusul suksesnya pengujian rudal MBDA Advanced Short-Range Air-to-Air Missile (ASRAAM) dari F-35 awal tahun ini. ASRAAM sedang diintegrasikan pada F-35 sebagai bagian dari program Pengembangan dan Demonstrasi F-35 Block 3.

Meteor akan dikerahkan bersama jet tempur siluman F-35 sebagai bagian dari peningkatan Block 4 yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2020-an. Upgrade Blok 4 tersebut akan sesuai untuk mengoperasikan rudal serang permukaan presisi seperti MBDA SPEAR atau Selective Precision Effects at Range.

Rudal SPEAR dan Meteor adalah senjata canggih yang akan melengkapi pesawat tempur generasi ke-5 F-35, membawa kemampuan berlapis sebagai elemen kunci kemampuan serangan kapal induk Inggris di masa depan.

Bagikan Artikel:

  26 Responses to “F-35B Inggris Dilengkapi Rudal Meteor Tahun 2024”

  1. Kok lama banget nunggu sampe 2024 baru dilengkapi.?.

    • Yang lain nunggu 2079 buat dapet F-35 bekas. Dilengkapi rudal Mat Klowor.

    • lama karena meteor bukan superglue yang bisa nempel di mana aja bwahahahahaha

      integrasi meteor dgn f-35 perlu proses engineering lagi tong

      • MBDA berencana memotong sirip dan ekor rudal Meteor tersebut guna mempertahankan area sayap, dengan demikian bisa mempertahankan kinerja kinematik dari senjata tersebut.

        terjemahannya kurang lengkap;

        MBDA berencana memotong tinggi sirip dan ekor serta memperpanjang sirip dan ekor rudal Meteor guna mempertahankan area (luas) sayap..

  2. tambah berat PR nya uncle Bear. senjata NATO semakin kuat dan canggih. dan dalam tiap sekutu NATO memilikinya.

  3. borooong

  4. Miaaaaawwww… 😛

  5. Hihihi… Nanti Di Ujicobanya Ke Monty The Pony … 😛

  6. Lawan berat TNI AU dimasa depan, akankah kita py antidotnya?

  7. Kapan Indonesia punya f 35..????

  8. Ini dia yg bikin bahaya, NEZ tembus 75-90km. Pespur apapun baik raptor maupun sukhoi gk balakalan bisa selamat jika dihajar pake meteor, terutama jika ditembakan dari jarak NEZ (70-90km), 1 unit cukup untuk menghancurkan target, apalagi Meteor sangat sulit untuk dijamming.

  9. meng…meng …. pus…pus..

  10. Test

  11. Harusnya siripnya dilipat aja kayak rudal atgm, ngomong2 pesawat siluman buatan negara mana yg pintu weapon bay nya make sistem geser atau model slide?

 Leave a Reply