Sep 262018
 

Jet tempur generasi kelima, F-35C milik US Navy © US Navy via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Joint Strike Fighter (JSF) F-35C dari Strike Fighter Squadron 125 (VFA-125) melakukan penerbangan dari Naval Air Station Lemoore, California, terpaksa mendarat darurat di Bandara Internasional Fresno Yosemite di hari Senin, setelah sinyal indikator instrumen pesawat mati mendadak, seperti dilansir dari situs Military.com.

“Pilot mengambil keputusan untuk melakukan pendaratan darurat sesuai instruksi Naval Air Training and Operating Procedures Standardization”, menurut Cmdr. Ronald Flanders, juru bicara Penerbang Angkatan Laut, Armada Pasifik AS pada hari Selasa. “Ini adalah pendaratan pencegahan akibat matinya indikator pada instrumen pilot. Bukan episode fisiologis. Pilotnya dan pesawatnya baik-baik saja”, lanjutnya.

Insiden itu terjadi pada hari Senin. Flanders mengatakan pilot mengeksekusi prosedur NATOPS dan menyimpulkan bahwa dia cukup jauh untuk kembali ke Pangkalan Udara Lemoore dan terpaksa mendarat di Fresno.

Flanders mengatakan bahwa insiden tersebut mungkin terkait dengan masalah mekanis di pesawat tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang masalah yang mungkin terjadi.

“Tim Pemeliharaan dari VFA-125 sedang memeriksa pesawat untuk menilai mengapa indikator tersebut bisa padam”, katanya. “Setelah dinyatakan layak untuk terbang, itu akan kembali ke Lemoore”.

Outlet media lokal mengatakan bahwa pesawat itu selanjutnya dibawa ke Wing Fighter 144 milik Garda Nasional Fresno untuk dilakukan pemeriksaan dan pemeliharaan. NAS Lemoore adalah rumah bagi Strike Fighter Squadron 125, skuadron pengganti, serta VFA 147.

Bulan lalu, F-35 dari VFA-125 rusak selama latihan pengisian bahan bakar udara dengan F/A-18F Super Hornet. Setelah jet itu lepas landas dari USS Abraham Lincoln pada 22 Agustus, itu rusak selama latihan pengisian bahan bakar ketika serpihan masuk melalui asupan mesinnya.

Sementara itu, pada hari yang sama, dua unit jet tempur siluman F-35A Angkatan Udara AS mengalami kecelakaan di Eglin Air Force Base, Florida.

Sebuah jet tempur siluman F-35A dari pangkalan udara yang sama, Eglin Air Force Base, Florida juga mengalami kerusakan roda depan, sementara jet tempur siluman yang lain mengalami serangan burung, kata para pejabat pada saat itu.

VFA-147 dijadwalkan menjadi skuadron operasional pertama F-35C Angkatan Laut AS. Layanan ini berharap untuk mengumumkan kemampuan operasi awal F-35C yang siap pada bulan Februari, dengan penempatan pertama di kapal induk USS Carl Vinson pada tahun 2021.

  26 Responses to “F-35C Mendarat Darurat di Bandar Udara Fresno”

  1.  

    Pakai alasan apa lagi klo F-35 itu produk gagal?

  2.  

    Wuaduh… Buahahahaha.. wkwkwkw.. buuanyak banget ya masalh pespur ini…maaf newbie tertawa telalu keras..

  3.  

    jangan lupa bersujud ya.

  4.  

    Keausan bensin doank itu bahahahaaa

  5.  

    ah jadi pesawat tempur yang katanya canggih sejagad kok ngambekan hahahahaa

  6.  

    Sakjane pesawat kuwi, F35C iku canggih opo ora seh? kok gampang masuk angin lek mabur….

  7.  

    “…Pilotnya dan pesawatnya baik-baik saja”.yang bermasalah instrumen.ya udah buang aja tu instrumen.

  8.  

    Dulu pengamat2 ruskies n kroni2 komunisnya di mamarika sering membuay berita pencemaran nama baik f35.. pdhl f35 itu ada 3 versi. Skrg setelah f35 byk yg beli.. mrk masih juga ngomong f35 itu terlalu komplex n mudah terdeteksi… kalo gw sih merasa aneh aja kalo ruskies jualan artileri n pespur bermodalkan propaganda dissinformasi

    •  

      banyak beli akibat korban tipu-tipu LM dan AS 😀 sekarang F-35 malah cium vantat AS, eh maksud saya cium landasan pacu 😆 wkwkwkwkw produk gatot

    •  

      bukanya US juga kalau jualan berdasarkan propaganda??? pesawat siluman, tidak terdeteksi… mampu menghindari pelacakan radar pertahanan… pesawat canggih, komputer terbang… Lighning… JSF…

      Padahal baru yang Block 3F yang memiliki fitur siap tempur, bahkan versi sebelumnya terlalu mahal untuk di upgrade menjadi Block 3F…

      Tidak ada orang jualan tanpa promosi… yang jelas Russia saat ini memiliki medan perang untuk menguji dan menunjukan kemampuan pespur produksinya dan justru US dengan F-35 ga pernah nongol di medan perang… atau karena tidak terdeteksi hhhhhhh

      •  

        Dan F-35 itu memang dari awal proyek sudah berusaha mencari pembeli…

        https://en.wikipedia.org/wiki/Lockheed_Martin_F-35_Lightning_II

        It was developed in co-operation with a number of foreign partners, and unlike the F-22 Raptor, intended to be available for export.

        Dengan partner nya yang mendukung biaya proyek tersebut dengan salah satu imbal baliknya adalah keterlibatan negara tersebut dalam lini produksi part F-35…
        Seperti yang terjadi pada Turki yang akirnya menjadi rumit karena jatah F-35 yang sudah dibayar oleh mereka tidak dikirim padahal Turki juga pabrikan mereka mensuplai part F-35…
        Bahkan ketika Kanada membatalkan rencana pembelian F-35 bersitegang dengan USA, dan diancam pabrikan Kanada akan dikeluarkan dari lini suplai part F-35 entah sekarang seperti apa kelanjutanya…
        Korea selatan harus membeli F-35 untuk mendapat dukungan dalam proyek KFX, dan Indonesia yang tidak kunjung membeli produk LM sepertinya dianak tirikan dalam proyek IFX…

  9.  

    Astopiloh… Pesawat baru kok rusak Mulu, kasihan pilot nya disuruh mati sebelum perang

    😎

 Leave a Reply