Jan 032014
 
Pilot RNlAF (Belanda) Mayor Laurens Vijge,   beri hormat kepada kepala kru Lockheed Martin  saat  taksi keluar untuk penerbangan pertama F-35A Lightning II. (USAF photo by Samuel King Jr.)

Pilot RNlAF (Belanda) Mayor Laurens Vijge, beri hormat kepada kepala kru Lockheed Martin saat taksi keluar untuk penerbangan pertama F-35A Lightning II. (USAF photo by Samuel King Jr.)

Mayor Laurens J.W Vijge Selaku Instruktur Penerbang di Royal Netherlands Air Force, akhirnya menyelesaikan penerbangan pertamanya dengan pesawat tempur siluman F-35A Lightning II, setelah melakukan classroom training 210 jam serta 13 jam penerbangan di simulator.

“Pesawat ini memiliki handling yang bagus dan sangat mudah diterbangkan. Pada kenyataannya lebih mudah menerbangkannya secara nyata daripada di simulator”, ujar Mayor Vijge. “Saya tidak pernah mempunyai persiapan yang lebih baik dari yang saya siapkan untuk menerbangkan F-35 ini. Terima kasih untuk semua yang telah bekerja keras dengan penuh dedikasi di F-35 Academic Training Center.

Belanda saat ini memiliki 2 pesawat generasi kelima F-35 yang berada di Amerika Serikati, untuk terus melatih para pilot dalam ujicoba operasional dan evaluasi pesawat, sebelum bergabung dengan Angkatan Udara Belanda pada tahun 2015. Pesawat F-35 dan para pilot Belanda itu, untuk sementara bergabung dengan U.S. Air Forceโ€™s 58th Fighter Squadron di 33rd Fighter Wing.

“Sangat mengesankan – bukan hanya karena penerbangan pertama saya di pesawat F-35 pertama Belanda, tapi juga mendapatkan penerbangan historis bersama Letnan Kolonel Matthew Renbarger (the 58th Fighter Squadron commander) sebagai wingman saya”, ujar Mayor Vijge yang telah berpengalaman menerbangkan F-16 selama 2500 jam.

Pesawat F–35 didisain untuk menembus pertahanan udara musuh dan membawa berbagai jenis amunisi yang presisi. Pesawat modern generasi baru ini membawa fitur siluman, meningkatkan kerjasama operasi dengan sekutu kami dan pembagian biaya servis bagi Amerika Serikat dengan negara-negara mitra.

pilot RNlAF Belanda Mayor Laurens Vijge, naik menuju kursi F-35A Lightning II untuk penerbangan pertamanya.(USAF photo by Samuel King Jr.)

pilot RNlAF Belanda Mayor Laurens Vijge, naik menuju kursi F-35A Lightning II untuk penerbangan pertamanya.(USAF photo by Samuel King Jr.)

“Penerbangan pertama ini menandai dimulainya program pelatihan penting yang dibutuhkan pilot kami, dan itu adalah contoh yang bagus dari kemitraan yang solid antara Angkatan Udara Kerajaan Belanda dan Angkatan Udara Amerika Serikat, ” ujar Perwakilan Belanda untuk operasi F-35 AS, Letnan Kolonel Albert J. De Smit.

“Lembaga F-35 OT&E (Operational Test and Evaluation Center), menjadi upaya kerja sama dengan Amerika Serikat dan Inggris. Ini adalah contoh lain dari sifat koperasi dari Program F-35”, tambah De Smit.

Program F-35 telah menyelesaikan 7.400 penerbangan dan 11.600 jam terbang sampai saat ini. Lebih dari 3.200 penerbangan dan 4.250 jam dari Program F-35 diselesaikan dalam waktu dua tahun terakhir di Eglin Air Force Baseโ€™s F-35 Integrated Training Center, Florida AS.

F-35 Lightning II merupakan pesawat tempur generasi kelima, menggabungkan advanced stealth dengan kecepatan-kelincahan pesawat, fully fused sensor information, network dan advanced sustainment.

Tiga varian berbeda dari F-35 akan menggantikan pesawat A-10 dan F-16 untuk Angkatan Udara AS, F/A-18 untuk Angkatan Laut AS, F/A-18 dan AV-8B Harrier untuk Korps Marinir AS, dan berbagai pesawat tempur untuk setidaknya 10 negara lainnya.

Setelah Belanda, Australia akan menerima pesawat pertama F-35 di sekitar bulan Juni tahun 2014. Singapura pun ikut dalam program F-35 ini, sehingga sebentar lagi mereka pun akan memiliki pesawat siluman, menyambut datangnya era pesawat tempur generasi kelima. (eglin.af.mil).

  165 Responses to “Belanda Mulai Terbangkan F-35A Lightning II”

  1. TNI setidaknya harus punya s35 buat ngimbangin kawasan,sambil menunggu PAK FA benar2 di produksi massal dan sudah tersedia dalam versi eksport.kalo menurut ane sih keliatannya pak fa lebih advance,mesinnya aja double engine,pastinya manuvernya lebih mantav,dan yg lebih utama dari segi harga pastinya produk rusia lebih murah,..

    • Gimana nich Pak Panglima, katanya Pak Menteri ekonomi Londo dibawah kita tapi nyatanya Londo bisa beli F-35. Kalau kita tidak boleh beli F-35, saya sangat mendukung kalau TNI punyai SU-35 dan bahka ikut gabung produksi Pak Fa biar ikut punya nantinya. Bagaimanapun kita harus setara atau bahkan lebih hebat dgn negara tetangga khususnya Singo n Asue, meskipun mereka slalu memposisikan kita berada dibawah kekuatan mereka secara militer. Ingat Pak Menteri n Pak Panglima, kalau kita analisa sebenarnya hibah F-16 itu agar kita tidak membeli pesawat baru yang kelasnya lebih tinggi, yg sudah terlanjur ya dibiarkan seperti SU-27 dan SU-30, tapi yg belum ya dicegah dgn cara diberi hibah F-16 itu. Kalau memang mereka mau menyetarakan kita dgn Asue dan Singo, logikanya kenapa kemampuan F-16 Hibah tidak ditingkatkan menjadi Blok 60 yg katanya paling canggih, meskipun kemampauannya masih dibawah F-18 Super Hornet yg terbaru. Maaf kalau sy salah omong, tapi kalu benar demikian maka hal itu membuktikan bahwa US dan sekutunya tetap mau memposisikan kita dibawah kemampuan militer Singo n Asue, belum kalau nanti perang beneran alat-alat itu di embargo, jadi eleng pak Menteri.
      Sekarang ini aja kita mau beli SU-35 dan Kapal Selam, saya yakin pasti ada hambatan baik intern maupun dari Asue n Singo atau US. Kalau itu benar berarti memang kita ini harus bersimpuh dibawah kaki mereka. Tolong mari kita tingkatkan harga diri kita dengan mengembangkan ALUTSISTA yang canggih dan modern diatas negara2 tetangga kita.

      • @ sukarni

        setujuuuuuu….dan benar kata anda .
        nasionalisnya perlu dipertanyakan..
        bukan india dan pakistan saja korea utara juga loh..rakyatnya katanya kere..

  2. Gimana om diego kalau f35 singapore dan australia nntinya mondar2 di dilangit ri? Trus kita pakai radar pa?

    • Perbanyak radar2 VHF yang terintegrasi ke S300/400 dalam jumlah massif sepanjang pesisir pantai RI.
      Jumlah radar2 VHF dan S300 itu akan masuk ke dalam variabel mereka, jika seandainya mereka membuat simulasi penyerangan terhadap RI dan tentu akan menjadi penangkal yang efektif terhadap serangan yang biasanya didahului oleh serangan udara.

      Dan kita jangan lupa, AS dan Rusia memiliki rudal2 yang berbasis di antariksa (sejak dimulai perang dingin) sebagai “senjata pamungkas”nya (dan masih aktif hingga kini), baik yang nuklir maupun konvensional.
      Serangan itu tidak hanya akan datang dari pesawat maupun rudal yang berbasis di bumi, tapi juga akan datang dari rudal2 yang berbasis di antariksa..

    • bila singapork dan ausil memiliki f35..MAKA su 27/30 INDONESIA jadikan mainan di toko saja..
      atau di jual kiloan dengan tukang besi bekas…he he he

  3. Siapkan kopi dan cemilan lalu duduk manis di depan tv. Disinyalir ini hanya soft opening. Biasanya launching senjata baru buatan amerika akan diikuti perang

  4. Kedatangan F35 di negara2 NATO bahkan Jepang/Korea nyaris tidak ada pengaruhnya buat kita. Niat Aus dan Sing mendatangkan pesawat ini yang harus diperhitungkan petinggi TNI dan Kemenhan dalam modernisasi TNI.

    F35 di RAAF dan RSAF real test-nya kemungkinan di langit RI. Mereka pernah melakukan hal itu sebelumnya, dan karena modernisasi TNI 2013 belum mencakup payung udara yg menyeluruh besar kemungkinan mereka akan mencoba melakukannya lagi dan sukses. Jika TNI minimal sudah punya radar yg mampu mengendus F35 sebenernya keberadaan Su-30MK2 sudah cukup mengurungkan niat pilot F35 coba2 masuk tanpa ijin. Menghadapi RAAF/RSAF yang merupakan perpanjangan barat di kawasan TNI butuh pesawat dan payung udara produk Russia.

    • Bung Nowyoudont, sy yakin TNI pasti dan sudah punya niat untuk mendatangkan radar dan pespur (su 35 dan pak fa)… mengingat perkembangan kawasan (sing dan aus) sudah punya F 35… Gak mungkin kan kita lawan pakai f 16 dan f5…?? Cuman niatan pemerintah dalam hal ini TNI itu kapan??? tunggu 25 tahun lagi…??? Kelamaan… kita berharap besok,lusa atau bulan depan sudah mendapatkan titik terang. Mumpung sby beserta kabinetnya belum turun. Mengingat pergantian pemerintahan baru di 2014…syukur kalau mef masih melekat di RI 1 yang baru beserta para petinggi TNI (Tapi kalau petinggi TNI) sudah pasti mau yang “GAHAR”
      Atau bagaimana Bung Nowyou???

      • bung Lamberth.. saya baca di situs tetengga kalau TNI AU akan membeli 6 unit lg sukhoi family.. tp msh rencana,, survey nya bulan pebruari. tp tidak di jelaskan su 35 atau su 30mk2 lg. cos klo FAK PA.. kyk nya ga mungkin,, soalnya FAK PA sendiri msh tahap pengembangan..

        cuma yang masih sanksi.. apa su 35 bisa mengalahkan / menangkap F35,,
        klo misalkan f35 mengurangi gelombang frekuensi komunikasinya apa bisa radar pasif mendeteksi nya??
        klo pun misalkan kita bisa mendeteksi nya dengan radar pasif.. apa bisa di integrasikan data nya ke pesawat dan rudalnya..
        soalnya walupun su 35 di pasang rudal jarak jauh nya (R77), tapi tetap R77 pemandunya radar aktif homing.. bukan radar pasif..apa bisa menembak F35???

        kalau dog figth mungkin su 35 bisa menang lawan f35,, tp tetap tergantung kemampuan sang pilotnya,,

        mohon pencerahan nya dari bung nowyoudont jg..

        • saya benarkan isu tersebut bang andri, itu rencana mas, yang penting kita tunggu hasil jalan-jalan ke Rusia para petinggi TNI. berharap hasil manis didapat. jika disepakati tahun ini, semoga tahun depan sudah datang estlulimo nya. salam dari newbie. mohon dikoreksi jika salah. terima kasih.

        • Dari pagi mau reply redirct terus ke laman blank ๐Ÿ™ .

          Diatas kertas, kemampuan Su30MK2/Su-35 baik dari jangkauan radar, kemampuan mesin, maneuverability dan persenjataan masih di atas F35. Masalahnya adalah kemampuan stealth F35, hanya saja F35 tidak full stealth pada semua jenis radar atau peluang terlacak lebih besar daripada F22 yang stealth terhadap semua jenis radar.

          Menurut pendapat saya yang awam tawaran membangun pertahanan udara dari Russia harus dipertimbangkan,di dalamnya termasuk satelite militer, pesawat tempur dan payung udara yang terkoneksi. Dalam promo-nya, radar payung udara produk Russia mampu mengendus pesawat generasi 5. Jika F35 terlacak, maka mau kaburpun akan berat dikejar Sukhoi.

          Tanpa pendukung, keuntungan pertama ada di F35 yang akan mampu melihat dan menembak duluan. Hanya saja kemampuan elektronik dan maneuverability Sukhoi punya kesempatan besar menghindari kena tembak sementara kemampuan F35 untuk selamat dalam pertempuran dgn Sukhoi lebih kecil, apalagi dengan rencana K-77M ‘absolute killer’ masuk produksi. F35 dirancang untuk masuk dan keluar tanpa terdeteksi, ketika terdeteksi maka situasinya sangat rentan.

          Saya juga lagi nyari pencerahan gan, belum pasti bagaimana sebenarnya rencana TNI AU dalam bereaksi terhadap kedatangan pesawat F35 di sekeliling kawasan. Yg bisa saya lakukan hanya estimasi dan prediksi. Estimasi aman TNI akan berusaha menyeimbangkan kekuatan dgn kawasan yang diisi pesawat tempur 5th gen, prediksi optimis upaya ke arah tersebut sudah akan dilakukan sejak saat ini sebelum terjadi pergantia pemerintahan. Amin

      • Pergantian pemerintahan April 2014 memang membawa potensi peningkatan/penurunan modernisasi TNI, sementara rencana kedatangan F35 akan dimulai Juni sudah pasti membawa potensi ancaman baru.

        Mudah2an deal/kontrak untuk alutsista penyeimbang F35 (apapun bentuknya) sudah ditanda tangani sebelum pergantian pemerintahan.

    • Sebenarnya hal itu( kedatangan radar macam yang baru dibeli Vietnam ) bisa saja terjadi selama ada kesepahaman antara petinggi militer dan pengambil kebijakan di negeri ini, ambil contoh F-16 refurb dari US, apakah masuk di MEF?.
      Kalau para petinggi kita merasa Hornet AUS yg terbang rendah di atas bandara El Tari kupang bukanlah sebuah pelecehan terhadap kedaulatan negara….saya amin-kan analisa anda.

      • “Musuh” Indonesia di kawasan adalah Malaysia, Singapura dan Australia. Musuh dekat tapi jauh adalah Malaysia, tapi musuh ‘jauh tapi bahaya’ adalah Singapura dan Australia.

        Pak Pur bilang akan ada batch2 F16 bagi TNI AU, artinya TNI bisa dapat 3 squadron F16, kelihatannya top sampai ketika dihadapkan pada pertanyaan siapa yang bisa dihadapi oleh F16 blok 32 di kawasan ini ketika ancaman datang dari negara dengan pesawat generasi 4++ dan 5

        Mempercayai F16 blok 32 sudah cukup untuk membuat TNI AU menjadi “yang terkuat” di kawasan (yang dihuni Gripen dan F35) sama solidnya dgn mempercayai bahwa alasan mengapa kulit pantat cenderung keriput adalah karena sering dicuci tapi gak pernah disetrika. Solusi dan hasil akhirnya sama2 tragis dan menyakitkan

    • Sy setuju banget dengan anda, makanya kalau kita tidak bisa memiliki F-35 kita harus punyai SU-35 dalam jumlah yang cukup bahkan kalu perlu Pak Fa, kalu perlu bisa ditempatkan di Pekan Baru 1 skuadron, NTT satu skuadron, Timika satu skuadron dan Pontianak satu skuadron jadi bisa memantau manuver F-35 Singo dan Asue di langit RI.

      Kalu kita mau menjadi macan Asia jangan hanya aumannya aja, tapi tunjukan giginya juga kepada mereka supaya mereka juga gemetar.

  5. Tidak ada asap tanpa api, demikian kata pepatah. RAAF dan RSAF buru2 mengadakan F35 bukan tanpa masalah, misalnya RAAF merasakan superioritasnya sangat terganggu ketika TNI AU mulai mengoperasikan SUKHOI, dan mereka benar2 yakin ketika Pitch Back 2012 ketika TNI AU mengerahkan Sukhoi. Disamping ada beberapa rumor mereka yg mengatakan bahwa TNI AU telah menyiapkan Back Fire dan Su 35 untuk mengawalnya. Tentu saja ini membuat mereka tidak merasa aman, karena pengalaman masa lalu dimana TNI AU membuang sampah di sana. RSAF merasa tersinggung karena tidak ditawari untuk oleh AS untuk ikut join F35, sedangkan AS malah menawari TNI AU/RI. …..
    Bagaimana dg SU 35 yg sedang kita bidik? Secara sepintas bisa enggak kita membedakan dg Su 27. Jangan2 mereka benar….dah lama nongktong di sini…..

  6. Tuh pespur tidak dapat terdeteksi oleh radar. Bukan berarti tidak dapat terlihat oleh mata telanjang or teropong prajurit TNI dipulau terdekat dengan singapore. Kalau pesawat mereka memasuki wilayah Indonesia dalam rangka uji coba, itu bukan ancaman. Layaknya anak kecil yg lg main di halaman rumah tetangganya. Tapi jika dalam keadaan perang, tuh pesawat gak sempat terbang jauh dari pangkalannya udah pada rontok semua kena sengat rudal STARStreak dan Mistral yg diinstall ke rantis komodo TNI.
    Ikutan ngopi ahh sambil nikmati camilan dan nonton berita di TV tentang tetangga yg selalu dapat mimpi buruk akhir2 ini…hmmm

    • Emg terjangkau ya?

    • Mengharapkan rudal yg punya jarak jangkuan +/- 10 km utk melibas F35 ? hitung2an sederhananya jk rudal starstreak dan mistral punya jangkauan 10 km dan punya kecepatan 2 mach. maka rudal cm punya waktu 5 detik sblm propelantnya habis dan rudal jatuh. jk F35 yg sdh supercruiser maka F35 jg memiliki kecepatan diatas 1,5 mach. dan mgkn saja starstreak dan mistral menembak jatuh F35 jika rudal tsb sdh diaktifkan dan dlm posisi siap menghadang, tp dgn catatan msh satu garis lintasan dimana di prediksi F35 tsb akan melintas, jk tdk dalam satu garis lintasan, mk kemungkinan rudal mengenai sasaran akan sangat kecil dan mustahil dpt mejangkau. rudal keburu kehabisan daya dorong dari propelantnya sblm mengejar dan mencapai sasaran. dan se umpama rudal siap menghadang mk diperlukan informasi dari satuan radar. pertanyaannya apakah radar kita sdh cukup mumpuni utk mentargetkan F35 ? apakah awak rudal mampu melotot trs ke arah langit sambil jarinya trs diatas tombol peluncur selama 24 jam? hahaha..

      • jika modalnya starstreak atau mistral, terpaksa perangnya ‘up close and personal’, tunggu mengudaranya F-35 (sebelum sempat supercruise)
        ada yang pernah posting bahwa rudal SAM (SA-7 ?) lama Rusia dimodif “marinized” agar bisa dibawa Kopaska…

      • Pespur Singpore cuma punya 2 bandara, Canghi airport utk sipil dan Tengah Air Base utk militer. Keduanya berjarak tidak lebih dari 10 Km dari Batam dan pulau terluar disekitarnya . Kalo rumah kita di dekat dermaga laut batam, keliatan tuh setiap hari pesawat yg mo mendarat di Canghi. Kalau yg di Tengah Air Base juga bisa diliat di Batam yg agak ke arah barat. Deket banget, jadi udah pasti jd santapan Mistral dan STARStreak TNI. Kalo buat pesawatnya ndak bisa terbang, bawa aja ASTROS II ke Batam. Prajurit TNI bisa minum kopi sambil menikmati kedua bandara luluh lantak. Itu kalo terjadi perang dng Singapore.
        Tapi kalo perangnya dengan Australia, ya terpaksa kita mampir ke toko PAPA BEAR dulu utk beli Radar yg bisa mendeteksi pesawat F 35 beserta rudal andalannya untuk merontokkan. Kemungkinan seperti itu teorinya…..heheheh

        • Wacananya, RSAF mempertimbangkan F35B yg punya kemampuan VTOL. Jika US Navy butuh karena ditempatkan pada kapal induk, Singapura butuh karena keterbatasan tempat hingga pesawat ini bisa ditempatkan dimana saja termasuk atap2 gedung.

        • @Bank RUSKYE : Kalau Indonesia perang dengan Singapura sudah pasti Batam akan diinvasi pertama kali untuk digunakan sebagai pangkalan aju.
          Jangan lupa Singapura menyimpan sisa skuadronnya di Amerika, Thailand & Australia….

          • Punya pangkalan aju dibatam yaa sama aja bohong
            Kurang strategis karena terlalu dekat

            Kecuali punya pangkalan aju pulau seribu atau madura,tim les
            Lain perkara

  7. Ikut nyimak….su mk2 vs f35

  8. “”Pesawat Fโ€“35 didisain untuk menembus pertahanan udara musuh dan
    membawa berbagai jenis amunisi yang presisi. Pesawat modern generasi
    baru ini membawa fitur siluman, meningkatkan kerjasama operasi dengan
    sekutu kami dan pembagian biaya servis bagi Amerika Serikat dengan””

    yaa seperti yg pernah diulas dulu,tehnik dan skill pilot lebih menjadi fokus,ausi menyerang indonesia dg F-35 kalau tanpa bantuan pesawat tanker maka akan ambrol dan nyemplung sendiri” sebelum plg dr tujuanya..nah kesipulanya. Tak dapat f-35,pesawat tanker jd kunci utaama sasarannya.

    Di warjag kayaknya para warjageer udah pada getol dan ngotot minta su-35,pakfa dan pertahanan udara, HERANYA pemerintah kita kog adem ayem ngopi”.

    untuk pemerintahan sekarang dan selanjutnya,belum ada kata terlambat,selagi konflik belum terjadi, tak perlulah bertahan dgn “Zero Enemy” ,kalaupun masih bertahan.pastilah akan gini” aja.
    Ada juga yg bilang,,”lebbih baik terlabat daripada tidak sama sekali ” untuk mmenyiapkan apa yg akan terjadi,.

    • Betul gan, pesawat tanker udara dan AWACS adalah sasararan utama pada perang terbuka, apalagi TNI AU juga sudah dilengkapi K-77 (AWACS killer) dan juga akan mendatangkan AIM 120. Untuk kelas negara teknologi tinggi satelite juga sasaran pertama untuk membutakan musuh. Su-35 yang dilengkapi radar canggih bisa beroperasi tanpa satelit Glonass, artinya pesawat generasi modern sudah mempertimbangkan perang dimana satelit juga adalah object sasaran serang.

      Hanya saja hal2 tersebut adalah skenario perang terbuka. Pada kenyataannya sebagian besar yang terjadi adalah standoff saja pada jarak dekat. Pesawat musuh (atau kita) tidak mungkin ujug2 menembak begitu terbaca radar memasuki wilayah. Yang dilakukan adalah intercept hingga jarak dekat dan peringatan/pengawalan, jika terjadi eskalasi pertempuran pertama adalah dogfight dimana Sukhoi lpunya kelebihan walau skenarionya Su-30 vs F22 sekalipun.

      Kapal perang TNI AL dan TLDM di Ambalat dilengkapi rudal jarak jauh, namun sebelum perang terbuka diumumkan yang terjadi adalah saling senggol dan tabrak seperti bom-bom car ๐Ÿ˜€ demikian juga Jepang/US vs China di Laut China Timur.

      Intinya sebelum perang terbuka diumumkan maka F16-pun sudah cukup memadai untuk pengawalan dan patroli udara, namun memang kebodohan jika sampai negara melupakan kekuatan militer. Test 1-2 kali lolos selanjutnya musuh akan semakin berani, dan dengan dibekingi kemampuan militer superior suatu negara akan mempunyai daya tawar politik serta ekonomi yang lebih kuat. Saya kira Freeport, Newmont dll adalah bukti bahwa Indonesia masih sangat lemah daya tawarnya, dan TNI yang inferior terhadap kekuatan militer tetangga akan membuat negara kita jadi bulan2an dalam hal ekonomi dan politik yang lebih luas

      • benul benul bung @nowyou,, seperti yg banyak di ulas temmpo” hari,su-27/30 kt masih menang diantar F-18/f-16 singo n ausie. f-16,hawk 100/200,UAV,adalah pengawas, ibarat catur mereka adalah pioN.dan mentrinya seperti sukhoi.. ๐Ÿ˜€
        Nah sekrang stlh mengetahui kekuatan RI di pitch black,mreka merasa malu, dan mengakusisi F-35,lawwan tanding Su-30.
        Saya jamin akan ada pitch black II,untuk mengukur F-35 dg sU-30,
        SILAHKAH DI SAKSIKAN EPISODE SELANJUTNYA setelah F-35 udaah bermukim di Aozz..pitch black II:. ๐Ÿ˜€

        stlh OZ mmdptkn F-35,indonesia akan ada hibah di batch II..itu perlu di tanyakan.krn hnya ingin mengerucutkan niat bangsa indonesia untuk mengakuisisi su-35BM yg di gadang” di atas raptor.

        Jadi sebab itulah ioz mlkkn spionase dan si Sam meberikan hibah berupa -16,dan pembelian” lain (menurut ulasan saya sendiri)..belum lagi expansi cina yg sama seperti dilakukan korut untuk perang otot dan sammbal gertak ๐Ÿ˜€ heee…ehe

        siapkan mata/ telik sandi untuk melihat (radar+satelit inhan) ,pasukan panah (s-350,s-300,Rhan) untuk menjemput burung besi dr sebelah :. Sebelum mereka mmengeluarkan pamungkasnya kita sudah merontokanya..fitur siluman dr F-35 belum terbukti nyata.. Jd jangan galooo

      • Nowyou: Bila seandainya tjadi konfrontasi perang terbuka dengan AS/Sekutu AS, saya fikir, burung2 besi hibah dari AS sebaiknya tidak kita gunakan, alias di”grounded” kan.
        kenapa.?
        karena teknologi.
        Boeing telah sukses dengan proyeknya, QF-16 atau unmanned F-16. Yupz… mereka telah menerbangkan F-16 tanpa pilot.
        http://www.gizmag.com/boeing-f16-jet-unmanned-drone/29203/
        http://rt.com/usa/air-force-unmanned-fighter-flight-301/
        http://www.youtube.com/watch?v=ewoCUFne3MI
        Apakah pesawat2 ini yang kita takutkan?
        jawabnya: tidak.
        Yang kita risaukan adalah apabila pespur2 F-16 blok 32 yang akan berdatangan di tahun 2014 ini telah diinjeksikan “program2 terbatas” seperti QF-16 diatas. Sehingga mereka bisa mengendalikan jarak jauh/ take over kontrol pesawat2 itu dari pilotnya.

        Fitur2 itu misalnya, bisa dikendalikan jarak jauh, meluncurkan missil, self destruct, mendengar komunikasi pilot, GPS dan lain2.

        Kan enggak lucu, misalnya suatu saat nanti bila terjadi perang terbuka dengan AS, (mudah2an tidak) begitu F16 kita mengudara, akan langsung menuju istana negara dan meluncurkan bom2nya tanpa bisa dicegah oleh sang pilot.

        Minimal mereka (AS) bisa memantau F-16 ini secara akurat melalui GPS yang terpasang pada badan pesawat, sehingga telah diketahui lokasinya, berapa misil tersisa, berapa liter bahan bakar, dll yang akhirnya mengurangi faktor “kejut” yang diharapkan pada satu episode pertempuran.

        • Tanpa source code, F16 TNI hibah ataupun beli memang tidak bertaji jika dihadapkan dgn pesawat sekutu US. Indonesia adalah negara mayoritas Muslim terbesar di dunia yang berbatasan langsung dgn negara2 sekutu US di Asia Tenggara. Tidak mungkin AS mendukung Indonesia punya kekuatan lebih dibandingkan sekutu2nya. Di sinilah letak strategis opsi produk alutsista timur (Russia/China). Tapi dgn kebangkitan dan agresifitas China di LCS kita juga jangan sampai putus hubungan dgn barat. Politik luar negeri dan strategi jangka panjang membuat tidak setiap pembelian alutsista adalah aple to aple dgn kebutuhan TNI di lapangan

          F16 US memang sudah sukses diuji coba tanpa awak, ke depan mungkin untuk pengembangan teknologi pesawat generasi 6 nirawak. Atau bisa juga untuk mengakali kurangnya sdm pilot tempur di AS. Saya baca walau gaji dinaikan tapi sekarang ini minat menjadi pilot pesawat tempur di angkatan bersenjata AS terus menurun

          • source code F-16???
            Gampang itu om….
            Adakan aja kompetisi underground untuk meretas source code F16 bagi hacker2 indonesia dengan hadiah 1-2 M.
            engga sampe 1 bulan, putus tuh F-16.
            Wong satelit di antariksa aja bisa kita take over kok (oleh Jim Geovedi).
            Sama juga dengan perangkat2 alutsista laennya.
            Kalo PNS2 PTDI, LAPAN, pasti angkat tanganlah, langsung menyerah kalah tanpa syarat dengan semilyar alasan.!!

          • horas NKRI, saya setuju dengan anda, amerika juga telah mengukur bangsanya kalau mereka juga ogah perang terus, jadi wajar minat pilot tempur di sana menurun, dan yang pasti perang dimasa depan adalah perang tanding elektonik dan kemampuan pesawat tempur sebatas untuk self defense saja, (sori kalau salah), jadi kalau kita beli f 35 berarti image american style di NKRI masih berpengaruh, n kalau beli su 35 berarti image barat udah luntur di NKRI, baiknya kita beli n kerjasama dengan banyak negara dalam pengadaan alutsista untuk menopang pertahanan, pasti suatu saat NKRI kebagian peran dalam program2 jet mutakhir semisal untuk pengadaan dan pemeliharaan salah satu suku cadang atau bahkan materialnya, horas NKHRI, Jalesveva Jayamahe..!!!

    • pilot AU Jerman dengan dengan eurofighter typhoon itu bisa nelikung f-22 kebanggaan AU Amerika, coba aja browsing, gampang cari berita itu, jadi menurut saya gak perlu terlalu khawatir dgn f-35 yang gradenya jauh dibawah f-22, su 35 (klo AU kita jadi beli..) pasti dgn mudah bisa ngerontokin, jangan2 su 30mk2 atau su 27skm AU kita sudah cukup, mereka, RAAF dan RSAF tau bener kualitas pilot AU kita, apalagi sejak black pitch kemarin, Loud and Clear man..

  9. Intermeso.
    IMO Su30/35 masih lebih terlihat gagah daripada F35, Sukhoi bertampang seperti elang sementara F35 terlihat seerti burung emprit :mrgreen:

    • Benar, Emprit harus diketapel Buk-M2 karena speed nya cuma 1,6, persis saudaranya F117A di timpuk SA-3 Goa di bosnia ๐Ÿ˜Ž

    • Si emprit ini memang tugas yang berat bagi produsennya. Harus generasi 5 tapi ga pake teknologi F22, akhirnya produk dgn biaya mahal dan untuk saat ini membelinya bagai membeli kucing dalam karung. Menurut pendapat saya F35 sama sekali bukan tandingan T50 Pakfa. Dari segi ‘tampang’ F22 juga masih jauh lebih sangar

      Untuk negara non blok seperti Indonesia aneh jika nanti melirik F35 ddaripada Pakfa, kecuali jika alternatif pilihannya dalah T50 Pakfa Vs F22. Australia dan Singapura “tidak punya pilihan”, sama seperti China yang hanya terbatas pada produk Russia dan produk dalam negeri. Indonesia harusnya bisa mendapat opsi yang terbaik dari ke dua pihak

  10. benul benul bung @nowyou,, seperti yg banyak di ulas temmpo” hari,su-27/30 kt masih menang diantar F-18/f-16 singo n ausie. f-16,hawk 100/200,UAV,adalah pengawas, ibarat catur mereka adalah pioN.dan mentrinya seperti sukhoi.. ๐Ÿ˜€
    Nah sekrang stlh mengetahui kekuatan RI di pitch black,mreka merasa malu, dan mengakusisi F-35,lawwan tanding Su-30.
    Saya jamin akan ada pitch black II,untuk mengukur F-35 dg sU-30,
    SILAHKAH DI SAKSIKAN EPISODE SELANJUTNYA setelah F-35 udaah bermukim di Aozz..pitch black II:. ๐Ÿ˜€

    stlh OZ mmdptkn F-35,indonesia akan ada hibah di batch II..itu perlu di tanyakan.krn hnya ingin mengerucutkan niat bangsa indonesia untuk mengakuisisi su-35BM yg di gadang” di atas raptor.

    Jadi sebab itulah ioz mlkkn spionase dan si Sam meberikan hibah berupa -16,dan pembelian” lain (menurut ulasan saya sendiri)..belum lagi expansi cina yg sama seperti dilakukan korut untuk perang otot dan sammbal gertak ๐Ÿ˜€ heee…ehe

    siapkan mata/ telik sandi untuk melihat (radar+satelit inhan) ,pasukan panah (s-350,s-300,Rhan) untuk menjemput burung besi dr sebelah :. Sebelum mereka mmengeluarkan pamungkasnya kita sudah merontokanya..fitur siluman dr F-35 belum terbukti nyata.. Jd jangan galooo

  11. Secangggih apa pun pespur singapore, hanya sebagai gertak sambal saja dan utk menenangkan warganya serta menghibur diri dng menganggap bahwa negara mereka kuat dng peralatan tempur yg canggihnya selangit. Namun pada kenyataannya mereka sadar bahwa jika perang terjadi dng Indonesia, negaranya keburu tenggelam dengan hujan roket R-Han dan ASTROS, sebelum pesawat canggih F 35 mereka pulang kandang setelah menyelesaikan misi bahkan sebelum sesama negara persemakmuran mereka sempat membantu. Negara sekecil kutu kupret mau sok seperti negara besar.
    Yg menjadi ancaman nyata kalau F 35 udah bercokol di Ausie, itu baru masalah besar buat TNI. Ausie tidak pernah menganggap Indonesia sebagai teman sampai kapan pun. Oleh sebab itu mereka selalu berusaha lebih unggul dari Indonesia. Sekarang kita mengharapkan pemimpin negara kita untuk tegas terhadap tetangga selatan kita ini, dan tidak lg dng mudahnya untuk diatur seenak mereka. Kita harus sadar bahwa nenek moyang mereka adalah para kriminal di Eropa yg dibuang ke Ausie, sehingga watak kriminal mereka tidak bisa hilang sampai sekarang. Salam Sukhoi…..hehehe.

  12. Kalo menurut saya, Indonesia gak usah bingung” mikirin tetangga negara pulau itu punya F-35. Tanam aja C705 di batam (gak usah banyak” 100 biji aja). kalo F35 mereka ngeluncurin rudalnya ke kita, TNI tinggal nyalain tu sumbu C705 buat ditaburin jangan lupa di cantolin kembang setaman buat makam mereka, ke Changi ama ke pangkalan militernya. Kalo pake Yakhont atau S-300 eman”, kemahalan. kan sekalian diuji coba kehandalannya. Mohon pencerahannya bung Diego, nowyoudont, patech, melektech, dkk!

  13. makanya beli radar vostoke E dong, gimana kalo aussie nyerang pake F-35 ini… :v

  14. Yg ingin tahu Flanker vs F-35 dan F-18 lihat disini:

    http://www.ausairpower.net/APA-NOTAM-030907-1.html, dan
    http://www.ausairpower.net/APA-NOTAM-040707-1.html

    Sedikit bombastis tapi dipikir2 benar juga.

    • Spakoinoi nochi pak Antonov, jadi kesimpulannya setelah membaca ausairpower f 35 gak perlu terlalu di khawatirkan ya.. su 30 mk2, su 27 skm AU kita mungkin sudah cukup, f 22 saja bisa ditelikung oleh eurofighter typhoon, jadi klo ‘bisa’ punya su 35s huebaat.. tapi su 30 dan su 27 cukuplah untuk f 35…
      spasiba balshoi

  15. Apa iya 6 sukhoi terakhir datang adalah Su-30 MK2..?? rasanya aneh juga kalo dari seri yg itu.
    “Sukhoi akan diganti semua…” kata Menhan, yg dulu2 larinya pasti upgrade….lah kalo yg terakhir harus diupgrade lagi..??? bahasa esbeye terakhir2 adalah bahasa air superiority, Jika pebruari ada tim TNI Au lagi kemungkinan paling besar untuk menggenapkan SU-35 ini bahkan mungkin menambah 1 ska lagi sebelum ke Pakpa.

  16. Seperti yang sering saya ulas di thread sebelum sebelumnya
    F 35 ini gak akan pulang dengan selamat saat mengudara di wilayah udara indonesia bila tidak didukung oleh Pesawat Tanker dan AWACS nya .
    Kalau ada yang selamat dari sistim pertahanan udara Indonesia maka semua armada yang selamat akan jatuh ditengah lautan kehabisan bahan bakar bila Tankernya sudah dilumpuhkan memakai rudal jarak jauh sejeni R 73 dan Amramskie.
    karena combat rangenya dan ferryvrangenya kecil demikian juga radar rangenya termasuk kecil walaupun sudah AESA

    OZ selalu akan PARANOID terhadap Indonesia
    TERAKHIR Tgl 31 Desember kemarin pemerintahannya mengeluarkan TRAVEL WARNING bagi warganya yang bepergian ke Indonesia..
    TETAPI warning pemerintahannya tersebut dianggap lebay oleh warga oz sendiri dan tidak MEMPERDULIKANnya
    terbukti pada malam tahun baru BANYAK warga Oz yang menikmati hiburan malam tahun baru di Indonesia.

    Travel warning tersebut cenderung MEMPERMALUKAN pemerintahan oz sendiri karena masyarakatnya tidak peduli.
    Pemerintahan OZ sedang PANIK dan lagi Picik karena berupaya membangun OPINI Internasional bahwa Indonesia TIDAK AMAN.
    Tetapi malah dicuekin sama masyarakatnya sendiri..kapok.

    Aturannya mereka lebih ngurus kaum aborigin yg hidup terluntalunta di oz sana dari pada panaroid sendiri ngurusin NKRI.
    Kalau sampai kaum aborigin menuntut HAM bisa gulung tikar tu oz
    apa perlu kita panas panasin balik si aborigin ini
    hehehehe

    • lhoo zo kan bung satrio,tanpa Awacs dan tanker apalah guna 1 skuadron F-35 yg nyerang indonesia dr Oz. Ngikut ketawa ajalah..
      Terkecuali si Oz pindah haluan ke ruskie dg Su-35..(tapi apakah mgkin) apalagi 6 sukhoi yg dtg terakhir ada mirip” su-35 (berita miring) ๐Ÿ˜€

      denger” anak kepala suku aborigin ada yg minta hak atas tanah mereka bung @satrio..setelah pulang dan lulus dr salah satu perguruan tinggi (lupa sumber dan nmanya)
      mungkin bs dijelasin

  17. APAPUN ALASANNYA PESAWAT GEN 4+ ATW GEN 4++ ( su 27/30/)TIDAK AKAN SANGGUP MELAWAN PESAWAT GEN 5..(dengan kondisi kemampuan pilot sama)
    IBARAT KATA MINIBUS (su 27/30) LAWAN FORTUNER.(.f35)…:)).
    siapkan saja 16 kuburan buat su27/30 indonesia….he he he
    persetan dengan ke seimbangan wilayah…!
    TNI harus beli pesawat gen 5 dari rusia/china…dan itu dengan kata WAJIB..!
    bila ingin setara dengan tetangga…dan bila tidak ingin menjadi MACAN OMPONG di asia..!
    bravo TNI…

    • sejak kapan china punya pespur gen 5 mas.???
      Sedangkan china sendiri saja masih mau melakukan kontrak pembelian SU-35,
      itu pun kalao rusia mau ngasih,

      • sudah 2 thn yang lalu….pesawat J20.. gen 5 ..versi china
        bahkan sekarang 3 negara sedang mengembangkan gen 6…..rusia,china,usa

      • Masih dalam pengembangan dan belum diproduksi, makanya beli Su-35 buat cover waktu pengembangan yg mungkin lama. Russia pun sama, T-50 PakFa masih dalam pengembangan belum diproduksi.

    • Coba nyari referensi dulu bray. Lha wong Rafale aja bisa ngelibas F-22 koq. Gen-5 just for noob, ngelempar misile dari jarak jauh emang efektif? (iya klo yg dilempar gen-1 sama gen-2). Nyatanya nembak paling efektif ya jarak dekat alias pada dog fight dulu aka kucing-kucingan. Dan terbukti Gen-5 masih bisa dikalahkan gen-4, fakta itu. Aussie superior atas Indo? Masih jauh bray. F-35 mau nyerang sini pulangnya jatuh dilaut, pake tangki external alamat fully stealthnya ilang dan peluang dihajar Flanker sangat besar. Take off pake Canbera class? Nggak semudah itu karena musti berhadapan sama armada bawah laut kita. Skenario bisa berubah klo armada 7 Mamarika ikut campur. Tau nggak sih, yg paling ngeri justru F-18 Growler yg nyerang dengan catatan bisa Takeoff dari kapal induk..

      • Ga bisa pake Canberra class bung @wie. Kalo ga salah F35 pesanan RAAF bukan type B yang mampu VTOL.

        Yang patut diwaspadai adalah lokasi pangkalan udara di Cocos dan Chrismast island yang relative dekat dgn P.Jawa. Namun ini juga merupakan keuntungan bagi kita karena wilayah yang perlu diawasi jadi terbatas, minimal selama Australia belum mempunyai kapal induk.

        Range dan combat range F35 memang salah satu kelemahan F35, apalagi belum tersedia opsi drop tank untuk menunjang jarak tempuh. drop tank konvensional dan air tanker sama sama akan merusak satu2nya kelebihan F35 dibandingkan Su30/27 TNI yaitu fitur stealth-nya ๐Ÿ™‚ Kita baru harus benar2 khawatir jika : 1. Australia punya kalap induk, 2. Jika range F35 sudah bisa dilengkapi drop tank (drop tanks eksternal dan stealth factor tidak nyambung ๐Ÿ™‚ )

    • Generasi 5nya harus dibedakan antara F22 dan F35 gan. F35 sementara ini masih bagai kucing dalam karung yang kemahalan.

      Dibawah ini adalah laporan kongres mengenai kelemahan dan kekurangan F35. Waktu pengembangan yang lama dan biaya tinggi adalah harga yang harus dibayar negara pembeli F35 atas keengganan US berbagi teknologi F22

      F35 โ€“ CONGRESSIONAL REPORT Analysis

    • Eh jangan ngejelekin minibuz yah, Saya kerja di rental mobil, pake avanza 2007. Tiap minggu anter and ngedropin tamu dari bandara ke puncak. Jangankan fortuner, pajero sport limited aja lewat di tanjakan puncak. Pernah juga ngasepin rombongan lamborgini yang gagah-gagahan and gaya-gayaan, kalo di sirkuit mungkin udah overlap tuh…sayang di paling depan gak bisa nyalib lagi gara-gara voorijder nyang ngawalnya galak-galak, pake pukul-pukul spion segala, akhirnya karena mengikuti kemauan tamu, yah terpaksa mundur lagi ke belakang he…he…tapi sempet liat sih, tuh muke anak-anak mami nyang bawa lambo pada muke kecuttttt…..kaya pilot f-22 yang dishot ama pilot jerman itu tuh…(Ngimpi Mode: On)

  18. Bung @satrio, justru soal travel warning OZ itu yg misterius. Why? Soalnya sehari setelah travel warning, Densus 88 gerebek teroris di Ciputat. Luar biasa khan? ๐Ÿ˜€

  19. berita HOAX ginian masih ada aja ya?
    itu yang benar Rusia yang terima tu pesawat Su-35
    tolong serius napa? kalau memang guyonan mending jadi SR aja
    hidup cuma sekali…. buatlah dirimu berguna….

  20. hehehe…kang suka ngerubah berita dari sumber lain nih hehe…

  21. agar freeport & newmont tetap eksis di indonesia dan supaya indonesia tetap lengket ama amrik maka Obama menawarkan AH 64 apache dan disetujui oleh DPR AS maka SBY bilang bungkus 8 biji, sama halnya ketika obama menawarkan F 35 maka secara malu kucing sby sudah bilang bungkus minimal 6-8 biji (separo skuadron) tinggal DPR kita ngeh ndak…???. Pitch black 2 bilamana sby masih akan menjabat maka yang terjadi adalah duel SU 27/30 TNI AU vs Hornet ausie dan SU 35/F 35 TNI AU vs super hornet/growler/F 35 ausie

  22. Bung Pateck bung okelah dan bung nouw dan warjager
    Sedikit gambaran agar kita tidak terlalu KAWATIR (maaf kalau salah karena sama sama belajar disini) dan pernah dibahas di aertikel bung diego sukoi mkm malaysia berjaya.

    Gambaran (Prediksi) bila F 35 bertemu Flanker
    F 35 bila memakai mode Full Stealth berapa Rudal aam nyang bisa dibawa? Mungkin cuman 2 biji ( kita anggap aja jenisnya aim 120c-6 ).
    Saat F 35 mengaktifkan search & tracking system apakah ews si flanker tidak akan bereaksi??
    apalagi klo ada IRST macam SAP-518 dan SAP-14 .

    Saat f 35 mensalvo flanker dengan 2 biji rudal aim 120c-6 dari jarak 150km berapa sih killing prob dari aim 120c-6 ini bila berhadapan dengan ews,ecm,flare dan chaff dispenser flanker dan sang pilot flanker Indonesia yang mampu memaksimalkan maneuverability dari si flanker?
    Saya yakin killing prob nya tidak lebih dari 50%( itu dalam kondisi disalvo ).CMIIW

    Jangan lupa saat F 35 mengaktifkan search & tracking system dari jarak 150km BVR berarti sudah tidak stealth lagi karena perangkat flanker.AKAN mendeteksi posisi F 35 baik itu arah, kecepatan dan ketinggiannya .
    Heat/IR signature F 35 akan ketangkap lebih cepat oleh IRST OLS-35 Sapsan, yang g diakui bahkan oleh analis Jane’s sebagai IRST terbaik saat ini, bahkan mengungguli telak ELOP yg dimiliki F 35.

    Bila memakai SU 35 radar Irbis E merujuk pada versi awal irbisdengan target range dengan RCS 0.01 m bisa mendeteks target sejauhi 90 km, bila RCS 3 m2 – bisa mendeteksi sejauh 50-400 km,
    Padahal di versi terbaru dengan DSP yang lebih canggih, kemampuan scanning target dengan RCS 0,01 m2 pada sudut scan 120 derajat, telah MENINGKAT menjadi 150 km, dengan kata lain,Flanker mampu melepas lebih dulu rudal AA-12 Adder atau AA-13 Arrow sebelem F 35 melepas AIM-120D.nya

    Dalam mission profile intercept terhadap NATO aerial threater, sudah jadi standard VVS/AU Rusia untuk melengkapi Flanker dengan pod SAP-518 dan SAP-14 yg terintegrasi dengan sistem L175M Khibiny-M EW suite. Begitu “hidung” SAP-518 mendeteksi emisi aktif Radar APG-81 milik F35 maka sistem Khibiny akan “menyekat” frekuensi aktif APG-81 dan menciptakan echo palsu yg membuat bingung receiver APG81.
    Pod SAP 518 dan SAP 14 dijual terpisah dan bisa saja dicantolin di flanker kita,

    Satu lagi Kelemahan dari setiap rudal adalah pada โ€œBIDANG PANDANGโ€ pada radar., keterbatasan bidang pandang rudal semacam AAM MEMUNGKINKAN seorang pilot pesawat tempur yang AHLI untuk mengelak dari jangkauan pengejaran rudal ketika ketika rudal sudah dekat,
    yakni dengan cara melakukan manuver mengecoh (evanding manuver) lingkup pandangan radar rual tersebut.
    Dan seperti yang sudah sudah saya jelaskan pilot kita dinilai pilot yang handal (bahasan kemarin man behind the gun) kenapa kita diundang saat pitch black kemarin
    SEMOGA para joky kita sudah dilatih menjadi yang AHLI dan HANDAL
    Maaf kalau ngawur

    • Meningkatkan “Bidang Pandang” itu yang secara revolusioner diterapkan pada AAM K-77M Russia, the absolute killer. Dikatakan kemampuan rudal yang dipasangi AESA seeker ini membuat kesempatan pilot (yg mahir sekalipun) dalam bermanuver mengindari AAM menjadi nihil.

      Mengingat K-77M akan masuk produksi tahun 2015 maka penerapannya pada Su-35 akan cukup ideal dan rasional dari segi waktu dan harga (bagi TNI AU). Selain itu karena US tidak mempunyai dan tidak sedang dalam pengembangan rudal dgn kemampuan sejenis maka semua F35 di kawasan akan inferior dalam hal armament untuk waktu yang cukup lama sampai nanti T50 Pakfa tersedia untuk export. Jika sampai Pakfa masuk pasar dan US belum juga mempunyai pesawat generasi 6 yang operasional maka keseimbangan kekuatan udara akan bergeser, dan hanya penguasaan dan pengoperasian pesawat generasi 6 yang bisa membuat US mau berbagi teknologi F22, the real 5th gen fighter

      Saya sendiri berpendapat keserakahan US mengangkangi sendiri teknologi F22 akan membuat sekutu2nya rentan terhadap kehadiran Su-35 dan apalagi nanti kemudian Pakfa. Australia dan Singapur memang harus khawatir

      • Dan bisa dibayangkan Su 35 dengan segala perangkat yang lebih tangguh dengan menggotong rudal AAM K-77M dengan pilotnya HANDAL dan ahli
        disetiap pertandingan bisa ngevor satu setengah kalau main dikandang sendiri apalgi dlapangan laut/samudra
        Kalau main dikandang lawan ane voor setengah dueh

        ini bahas bola atau gimana yaa
        maaf oot hehehehe

        • tambahan beban australia adalah kebanyakan lokasi sumur migas mereka adanya di utara Australia, alias dekat dgn jangkauan Flanker :). Atau secara umum dekat dengan jangkauan TNI yang sekarang ini mulai meningkatkan kemampuan jangkauan persenjataan di semua alutsista.

    • bung satrio…yang anda paparkan hanya tiori dan jujur…sekali lagi saya katakan..su 35 bukan lawan tanding f 35…,karena para pakar menetapkan generasi 1,2,3,4,5 untuk pesawat tempur sesuai dengan kecanggihan pesawat tersebut…
      bila indonesia membeli su 35 maka tetangga yang akan punya f 35 akan bertepuk tangan..SLOGAN setara dengan tetangga dan macan asia hanya hisapan jempol belaka
      kita semua tau mungkin f 35 akan di tempatkan di kapal induk helikopter dan kapal LPD /LHD,mereka…bahkan bisa ditaruh di fregard sebanyak 2 buah..,1 di hanggar dan 1 di geladak
      jadi untuk f 35 bila ,menyerang indonesia TIDAK MASALAH UNTUK BAHAN BAKAR F 35 seperti yang di permasalahkan coment di atas.. ,contohnya sea harier waktu perang malvinas..thn 80 an
      tidak semua sea harier di taruh di kapal induk..
      LAGIAN UNTUK MENGALAHKAN INDONESIA TIDAK PERLU F 35…,TOH DI THREAD SEBELAH MENGATAKAN INDONESIA HANYA BISA PERANG UNTUK 1 HARI….(minyak)
      LEBIH PARAH LAGI CUKUP DENGAN JANGKAR ATAU LAYANGAN ATAU GERGAJI..
      (kabel listrik bawah laut,dan darat,dan tower listrik…he he he) fakta dan pernah kejadian, jawa,bali,sumatra gelap…:)).
      bisa jadi semua jalur KOMANDO terputus..jadi semua alut sista tak berfungsi…walaupun katanya pakai diesel
      MOHON MAAF kalau ngawur…:)).

      • Praktek yang baik berdasarkan penguasaan teory yang baik,
        Kalau hanya provokasi membabi buta tanpa dilandasi keilmuan juga kesannya ngawur,,kecuali ada alasan untuk memanasi agar ada percepatan peningkatan alutsista
        terserah sampean deh

        Kelihatannya anda paham gen dari pesawat coba saya diterangkan type pesawatnya semua jenis pesawat dari gen 1 sampai gen 5 karena saya kurang tau,
        dan menurut anda pesawat gen 6 itu bagaimana purwarupanya

        • he he he…ia …untuk memanasi ….agar percepatan alut sista…,dan juga membuka sedikit tabir kelemahan TNI ..agar secepatnya di perbaiki…
          juga membuka mata TNI…bahwa mef 1,2,3, adalah proyek buang2 uang saja….lebih baik langsung ke 4,5,6 kalau ada..:)).
          gen 6 ..? tanya saja om geogle yang lebih pintar…
          maaff kalau ngawur..

          • bagaimana aplikasi MEF 4,5 dan seterusnya dengan meninggalkan MEF 1, 2 dan 3 ? bisa anda kasih contoh nyata yang bisa diterapkan?

            Pengadaan satelit itu rencana MEF atas namun dipercepat, jika MEF lanjutan didahulukan meninggalkan MEF awal bisa bisa TNI dilengkapi banyak satelite milter tapi tanpa alutsista he he he

            Bangun rumah itu fondasi dulu, baru kemudian atap dipasang terakhir

          • setuju…!..anak kecil juga tau bos .nowyoudont bahwa bangun rumah fondasi dulu……:)).
            1.. fondasi dasar..adalah PANCASILA..MUDAH 2 AN ANDA PAHAM..(anggaran)
            2 SDM tni ..jangan suka ngomong kegedean…dan jangan sok ke pedean…sebagai dinding (batako,batu bata)
            3 ALUTSISTA yang canggih…sebagai slop RANGKA penyangga dinding.,pagar dan genting
            he he he
            terusin deh…..
            ——————————————————————-
            kita hanya berharap agar mef terus berlanjut…!
            contoh menhankam bilang mef bisa berlanjut bila presidennya thn 2014 mengerti militer…
            jadi anda berdoa saja agar mef 2,3 dst bisa berlanjut..
            ——————————————————————-
            *Menhan berharap Presiden mendatang mengerti militer*

            http://itjen.kemhan.go.id/node/3501

            jujur seharusnya pada saat mef 1 kemarin…
            tni seharusnya pesan langsung .SU35,s300,talwar,satelit,kilo. etc…
            nah thn 2014 ini jadi ngambang…..!
            he he he
            mohon ampun kalo gw salah…..:)).

          • itu baru betul, pertanyaan saya diatas adalah karena sebelumya anda berpendapat MEF 1,2.3 ditinggalkan saja ๐Ÿ™‚ “bahwa mef 1,2,3, adalah proyek buang2 uang sajaโ€ฆ.lebih baik langsung ke 4,5,6 kalau ada”

            Sebelumnya anggaran hanya 0.7% dari GDP, tahun ini 0.9% dar GDP. Peningkatan anggaran bertahap dan terpuruknya kondisi TNI pra MEF membuat modernisasi harus bertahap juga dan melakukan prioritas penggunaan anggaran, analoginya makan bubur dulu karena baru sembuh dari sakit panjang sebelum boleh makan makanan berserat dan bergizi tinggi.

      • Faktanya memang F35 dikategorikan masuk generasi 5, sedang Su35 ada di 4++.

        Milestone pespur generasi 5 adalah fitur silumannya, sementara F35 walau memang mempunyai RCS kecil namun konon hanya efektif terhadap radar Xband, downgrade dari F22 yang efektif terhadap hampir semua jenis radar

        Sementara dalam hal lainnya baik dari daya dorong, jarak, kemampuan maneuver, radar, kemampuan angkut senjata dan persenjataan Su-35 lebih unggul dari F35. Satu2nya kelebihan F35 dari Su35 adalah RCS kecil dan coating yg mampu membantu menyerap radar, itupun seperti yg tadi saya sampaikan masih di bawah kualitas F22. Semua faktor lain pada Su35 lebih unggul dibanding F35.

        Pesawat generasi 5 beneran seperti F22 dan T50 Pakfa jelas patut dipandang lebih baik daripada generasi 4++ seperti Su-35, sedangkan pesawat generasi 5 KW2 seperti F35 menyisakan banyak celah kelemahan dan kontroversi (teknologi, fungsi, harga dll).

        Saya yakin semua berharap yang terbaik bagi TNI, hanya saja harapan dan kemungkinan harus realistis dgn situasi dan kondisi dimana -untuk saat ini- Su-35 muncul sebagai kandidat yg paling rasional. Indonesia bukan termasuk negara yg ikut Security Cooperative Participant program F35, kalaupun maksa beli benar2 akan hanya sebagai konsumen tanpa akses plus. Sementara T50 Fakfa juga baru akan full operasional di AU Russia dan India sekitar tahun 2017-2020, sedangkan Juni 2014 ini F35 sudah akan datang ke Australia. TNI harus bereaksi asap

        Arguably, Su35 (apalagi jika plus K-77M) sudah cukup menghadapi F35 tetangga, sebelum TNI bisa mendapat pesawat generasi 5 juga maka generasi pespur kelas berat 4++ Su-35 adalah the next best thing. Tidak ada rotan Ram Punjabi

      • Jadi paratroop musuh akan mendarat di wilayah kita, main layangan dan menyabet kabel udara (SUTT) dengan benang gelasan ?

        Jujur aja, ini serangan komando paling kreatif…

        Kalaupun kabel putus, jaringan listrik terinterkoneksi ibarat jaringan jalan, longsor di sini, lewat jalur sono…Kalaupun PLTU dibom, masih ada PLTA, PLTMH, PLTP yang tersebar dan terinterkoneksi…

      • Catatan: F-35B adalah STOVL bukan VTOL.

        Jadi untuk take-off perlu ‘lari’ dalam jarak pendek, untuk mendapatkan tambahan gaya angkat / lift dari sayap, tidak mengandalkan dorongan jet 100%, sementara untuk mendarat bisa vertikal, karena pesawat lebih enteng dengan bahan bakar tinggal sedikit.

        Mungkin daya angkat vertikal mesin pas2an untuk MTOW, atau jika dipaksakan pemakaian bahan bakar akan terlalu besar sehingga mengurangi combat range.
        Artinya untuk tujuan tempur, F-35B tidak bisa diangkut fregat yang deknya sangat terbatas.

        The F-35B STOVL variant was in danger of missing performance requirements in 2004 because it weighed too much; reportedly, by 2,200 lb (1,000 kg) or 8 percent. In response, Lockheed Martin added engine thrust and thinned airframe members; reduced the size of the common weapons bay and vertical stabilizers; re-routed some thrust from the roll-post outlets to the main nozzle; and redesigned the wing-mate joint, portions of the electrical system, and the portion of the aircraft immediately behind the cockpit. Many of the changes were applied to all three variants to maintain high levels of commonality.

    • ausairpower APA-NOTAM-030907, ‘link’ pak Antonov..

  23. Sekarang baru jelas, kenapa tiba2 panglima TNI membayangkan MK2 bersanding dengan SU-35 dan mengirim tim di februari, rupanya karena berita akan terimanya F35 untuk AUSI di bulan juni 2014..

    • Usul saya malah budget AH-64E AD dipinjamkan dulu ke AU untuk Su-35, sehingga tim ke Moskow udah berangkat tahun lalu, tim Apache baru berangkat Feb nanti.

      Su-35 strategis, AH-64 taktis, dan urgensinya terbatas. Semakin cepat alutsista strategis hadir semakin baik. Semakin cepat Su-35 ada, semakin mantap penguasaan/profisiensi dan kesiapan pilot dalam mengantisipasi perkembangan situasi kawasan…

      • kalau perlu batalkan APACHE…KARENA INDONESIA SUDAH ADA SUPER TUKANO..

        • !?..

        • Betul, untuk mengisi ‘kekosongan’ jika Su-35 didahulukan dari AH-64E (jika F-35 telah hadir, ‘black flight’ dari arah selatan mungkin muncul kembali untuk menguji kemampuan deteksi kita, sementara PT-91 jiran tidak mungkin melakukan ‘black ride’ melintasi perbatasan) , tukino bisa dimanfaatkan dengan penambahan laser designator untuk mengarahkan AGM-65 atau dibekali BLG-252 cluster bomb ex Brazil, dengan 248 submunisi yang berfungsi antitank / ranjau…

      • saya sependapat dengan mas danu..saya tidak tau bagaimana hitung-hitungan secara militernya, tapi saya kok menganggap pengadaan apache belum terlalu penting untuk saat ini, lebih baik anggaran pengadaan apache dialihkan untuk membeli pespur baru atau memperkuat sistem radar kita. tapi yg jadi pertanyaan apakah saat ini kalau kita membatalkan pembelian apache maka dimasa akan datang amerika tetap akan mengasih kita kesempatan untuk membeli apache.?apalagi kalau pembelian alutsista kita cenderung ke blok timur (kilo,SU 35,talwar)

  24. Woww om.satrio emang keren.. bung erich bilang udah coba tuh.. trus yg februari tim apa yg brangkat..? Uji.coba lagi apa tinggal deal kontrak..?

    • Masih ada anggota team yang mau ikutan test drive lagi performanya
      bila sudah yakin dan Haqul yakin
      terusss……bungkus deh
      hehehe maaaaf anggap aje ane hoax

    • ALAY DETECTED…!!!!!!!

      • Anda mengatakan saya Alay ??
        bisa disebutkan alasannya kenapa saya Alay ?

        Sudah mulai nyata Di artiekel bung Diego yang terbaru SU 35 sudah mendekat.
        BIASANYA
        Bila team yang berangkat february adalah team yang Menentukan closing pembelian SU 35
        Pastinya ada team pendahulu (advance) yang berangkat menjajagi segala kemungkinan akan di belinya alutsista tersebut baik ditinjau dari segi teknik,kemampuan alutsista dan sisitim pendukungnya.dan harganya (tawar menawar dulu dan apa aja offshet yang didapat) .
        MAKA
        Jangan heran bila nanti terdengar kabar sudah ada team pendahulu yang berangkat Desember kemarin dan sekarang masih ada team yang masih ngendon di sana menyiapkan segala persyaratan untuk proses closing penjualan.
        DAN apakah yang diakuisisi hanya SU 35 saja?? kemungkinan sekalian dong dengan paket paket yang lain mumpung musim discount
        hehehehe

        • Panglima TNI Jenderal Moeldoko juga berencana mengirim tim ke Rusia pada akhir bulan ini. Tim ini ditugaskan MENEMANI PERWAKILAN KEMENTRIAN PERTAHANAN untuk membicarakan kemungkinan pembelian kapal selam Kilo Class buatan Negeri Beruang Merah tersebut. โ€œKami akan lihat dan dalami dua pilihan,โ€ ujar Jenderal Moeldoko.

          Gak salah kan bila ada team yang masih ngendon disana menyiapkan segala sesuatunya untuk Killo dan SU 35 ???

          Kalau saya dianggap alay saya bersedia mengundurkan diri diWarjag untuk kebesaran Warjag
          makasih

        • OK
          maaf saya tidak menanggapi anda lebih lanjut
          Eman energinya

  25. Moga2 Pak Moel nggak cuman mbayangin SU-30BM disandingin sama SU-35 aja. Kalo bisa tolong bisikin Pak Poer suruh nyantolin K-77M seXan. Nggak banyak2 tiap pespur masing2 dua biji. Apa masih mau take off tu para pilot RSAF ama RAAF. Paling2 baru dapat perintah udah kencing di celana. ( maaf kalo ane ngayalnya ketinggian…. )

  26. buat anak punkdefences….kecepatan bukanlah MENENTUKAN suatu pesawat tempur itu superior …oot…he he he
    masa sih gw harus bilang…
    ini loh..gw fortuner (gen 5)…dan ohhh eloe…minibus (gen4).. mau ngajak *Drifting*
    maaf ngak loe ngak level gw…he he he
    jangan ngamen melulu di angkot yah neng..tetapi BELAJAR…:)).

    • Jika boleh tau menurut anda apa yang membuat suatu pesawat tempur menjadi superior terhadap pesawat lainnya?

      saya kira pertanyaan bung @punkdefence beralasan. analogi kendaraan anda justru bertentangan jika ditujukan bagi perbandingan spesifikasi Su35 vs F35. Walau Toyota86 adalah kendaraan sport baru tapi para pembalap dan teknisi pasti lebih menjagokan Toyota Supra walau keluaran lama ๐Ÿ™‚ itu karena data spesifikasi Toyota Supra yang jauh lebih unggul dibandingkan Toyota86 walau generasinya berbeda

      dan Fortuner dibawa drifting mah nyari masalah he he he.. Ground clearance-nya yg tinggi bisa membuat kendaraan terguling, belum lagi bannya yang dirancang untuk mantap diatas aspal. Tenaga per ton-nya bisa jadi lebih kecil daripada minibus kelas dibawahnya karena beban berat body.chasis yg ngejar kenyamanan/keamanan

      Silahkan anda googling spesifikasi mobil kelas fortuner dan kelas minibus kemudian bandingkan dgn spesifikasi Su35 dengan F35 dalam semua faktor. Sertakan data pendukung dan alasan jelas agar kita semua bisa sama2 belajar.

      • Biasa militer fans boy alay
        Koment dulu ilmu belakangan

      • nowyoudont *…Jika boleh tau menurut anda apa yang membuat suatu pesawat tempur menjadi superior terhadap pesawat lainnya?
        ============================================
        boleh…pesawat yang paling superior adalah yang “pertama kali melihat dan pertama kali menembak..” dan so pasti yang paling canggih generasi akhir serta tak di lupakan supir pesawat itu…PASTI..!
        kalau anda protes silahkan tujukan ke tante CONNY BAKRIE yah…..he he he

        untuk drifting ..anak kecil juga tau yang paling baik kelas sedan..! !(f 22)
        makanya f 35 saya masukin ke kelas fortuner (semi sedan) DAN INGAT..! MASIH BISA DRIFTING ,,!!,………dibandingkan MINI BUS…yang tidak bisa sama sekali..( pesawat gen4)
        oke lah bro….:)).

        • Kelebihan utama dan satu2nya F35 dari Flanker adalah RCS kecil dan coating khusus yang mampu mengurangi bacaan radar. Sedangkan begitu F35 menembak maka keberadaannya langsung diketahui. Kelebihan utama Flangker adalah super maneuverabilitynya, selain itu juga mempunyai EW setara geerasi 5. Artinya kesempatan Flanker untuk melakukan dodging maneuver ketika diserang sangat besar dan mempunyai survivability chance besar.

          Sementara itu kemampuan Sukhoi dalam hal tinggi/jarak terbang dan kecepatannya jauh meninggalkan F35. Maneuverability F35 masih di bawah Flanker, dan dgn kedatangan K-77M maka survivability F35 vs Su35 semakin kecil. Selain itu, tadi bung @Satrio sudah menyampaikan pengembangan radar Irbis yang fenomenal yang bisa membuat skenario “see-first, shoot-first” F35 amburadul. Semuanya bung, dari segi radar dan persenjataan serta maneuverability Su35 diatas F35 kecuali pada fitur stealth KW2 hg hanya efektif pada X-band radar dan rentan terhadap gelombang radar yg lebih rendah seperti S-band radar

          Semua ingin yg terbaik bagi TNI, tapi cuman nyapnyap tanpa melihat sikon juga ga ada manfaatnya. Walau TNI berminat pada pespur generasi 5 KW2 macam F35 tetap saja secara realistis waktu kedatangan dan harganya tdak rasional. Sementara T50 Pakfa juga belum tersedia untuk esport, solusinya apa? Forumer di sini ngasih masukan dan pendapat untuk menyikapi kebutuhan TNI dan keterbatasan opsi. Sekedar mengecam dan mengejek tanpa memberi solusi dan saran rasional memang gampang

          Beda pendapat itu biasa, pendukung Flankers dan JSF dimana2 selalu rame. Hanya saja cara penyampaian anda kurang membawa manfaat bagi pembelajaran forum diskusi. Claim anda bahwa Indonesia tidak perlu heli serbu karena sudah ada pesawat coin berpenggerak propeller memberi gambaran mengenai level pengetahuan anda, saya tidak akan heran jika ternyata anda termasuk yang percaya bahwa kulit pantat keriput adalah karena sering dicuci dan tidak pernah disetrika :mrgreen: .Connie Bakrie adalah pengamat militer yang bagus, demikian juga dgn Dr.Calo Kopp, dan saya yakin untuk dunia internasional skala luas Dr.Kopp jauh lebih dikenal daripada bu Connie dan/atau bu Connie ikut membaca sebagian besar dari 300 lebih artikel Dr.Kopp mengenai air defence sebagai rujukan dan refensi. Apakan anda membaca link yang diberikan orang2? Jika males baca2 ini saya kasih sedikit kutipan APA

          “Reacting to the proliferation of the Flanker, Japan is seeking to acquire the F-22A Raptor. South Korean public debate shows an increasing interest in acquiring the F-22A, for the same reasons Japan seeks it. Australia is however pursuing the opposite path in its planning for the future region, acquiring ‘interim’ F/A-18F Super Hornets, and seeking the Joint Strike Fighter long term, neither of which are competitive against advanced Flanker variants.”

          • dr kopp…ausil….ha ha ha ha…ia ..ia ..ia…gw tau level pengetahuan anda..thx…ia deh loe menang dan pintar…..he he he
            ========================================================

            @Semua ingin yg terbaik bagi TNI, tapi cuman nyapnyap tanpa melihat sikon juga ga ada manfaatnya. Walau TNI berminat pada pespur generasi 5 KW2 macam F35 tetap saja secara realistis waktu kedatangan dan harganya tdak rasional. Sementara T50 Pakfa juga belum tersedia untuk esport, solusinya apa?
            ———————————————————————————
            kerja sama…!! oot….
            pakistan jf17 block 2 , atw pakfa…,rusia juga bersedia kerja sama seperti india..,atw j20….china…rafale,gripen, dll…kerja sama…!!
            sekali lagi mereka menawarkan kerja sama..! kerja sama…karena indonesia yang punya UANG…..! (kecuali amerika yang sombong)
            tetapi …ngak tau deh kebijakannya malah kerja sama bikin KFX yang ngak jelas,bikin kapal selam chang bogo..yang ngak jelas….
            gw cuma bisa ber doa dan AMINNNNNNN….
            he he he
            maaf kalau ngawur..

          • Jf17, teknologi yang bahkan ditinggalkan oleh China sendiri ๐Ÿ™‚ dan ada harga yang harus dibayar Pakistan agar mendapat teknologi dan dukungan China, harga yang mungkin akan dianggap pelanggaran kedaulatan jika diterapkan di Indonesia namun masuk akal bagi Pakistan karena situasi dan kondisi keamanan negaranya.

            India dalam FGFA harus bayar 50% dari total biaya lebih dari USD 30b. Itu artinya USD 15 b. Bisa2 selama beberapa tahun tidak ada alutsista yang dibeli TNI, tidak ada biaya operasional dan tidak ada gaji bagi TNI dan Kemenhan.

            Itu maksud saya usulan harus rasional dan bisa diterapkan sesuai kondisi dan situasi. Kedatangan F35 harus disikapi walau dalam keterbatasan2 opsi. Tidak tau itu biasa, semuanya sama2 belajar tapi tidak tau namun omong besar dan ngotot itu menyebalkan

        • Baru tau ada jenis : semi sedan
          :ngakak

  27. Yang komentarnya paling logis cuma bung oke lah, yang lain cuma membanggakan diri buat menutupi kelemahannya, kalau cara berpikirnya seperti itu kita tidak akan maju, tapi ane tidak heran karena tipikal orang indo memang seperti itu.

    • Dan komentar paling cerdas ,,dengan semboyan pokoknya gen 5
      Dan gak perlu ulasan macem macem,sederhana,lugu
      Dan para sesepuh sudah gak diperlukan bahasan ilmunya

      Cocok lah saatnya merombeng semua sukhoi kita seperti saran bung okelah
      Warjag akan ketularan makin populer

      • “Pokoknya Hond@ karena irit” generalisasi semacam ini hasil denger2 sepintas tanpa mau repot2 ngecek data teknis dibandingkan kompetitor memang masih umum di negeri ini.Biasanya akan menghilang seiring dengan meningkatnya pendidikan dan pergaulan

      • lugu…?? kepala lu bau menyan….!..
        gw ..lihat,memegang,belajar langsung ,bukan lihat di buku,atw baca di buku…
        sesepuh..? HARUS DAN WAJIB KITA HORMATI..,tetapi sesepuh juga harus mawas diri.,bahwa berbangga diri itu salah..!apa lagi sok tau…,mendingan sesepuh bawel di kasih main PS saja biar ngak bawel dan ngaco..!
        INGAT..FORUMER ….PANGKALAN ASING SUDAH MENGEPUNG KITA…!
        maaf kalau ngawur….:)).

        • Bung Oke anda sebagai user yaa? Anggota,,?
          Silahkan bung Oke ikut menularkan ilmunya disini supaya kita bisa belajar bersama,

          Dan juga bisa mengkoreksi bila sesepuh disini sok tau agar tidak terjadi salah informasi ‘
          Saya juga lagi belajar disini,,monggo bung okelah

          @bung Masac
          menurut saya bahasan ilmu sesepuh disini masih diperlukan lah dan bisa ditambahi dengan informasi dari bung okelah yang lihat,memegang,belajar langsung ,bukan lihat di buku,atw baca di bukuโ€ฆ
          Dan saya kira akan menjadikan bahasan yang sempurna

          @Bung Diego
          nanti Jangan dibuat artikel berjudul nouwyoudown VS Okelah
          pakai judul lain aja

          • ha ha ha…..ilmu kudu kali yah mas….
            mendingan anda kasih judul..
            APAKAH MUNGKIN SEBUAH NEGARA YANG MAYORITAS PENDUDUKNYA MUSLIM BISA ..”AMAN,ADIL DAN MAKMUR..
            (diluar negara konco2si itu tuh)
            atau tulisan saya mengenai JANGKAR,LAYANGAN,DAN GERGAJI…agar direnungkan..TERUTAMA FORUMER MILITER .dan di ambil ilmunya.
            atau MENGHANCURKAN MALAYSIA DAN SINGAPURE DALAM WAKTU 5 MENIT (MALAY) I MENIT UNTUK SINGAPURE.
            he he he

          • Jangkar KS asing memang bisa menyabot power cable dasar laut antar pulau, sehingga ideal jika ada KS midget mondok di selat2…

            Tapi layangan dan gergaji saya kira murni joke…?

          • untuk jangkar…..ANDA BENAR…!
            dengan jangkar bisa kacaukan
            /melumpuhkan sistim komando militer TNI..
            agar pengamat militer/pengambil keputusan memperhatikan sistim power cable bawah laut..

            layangan dan gergaji itu bukan JOKE..
            he he he

          • Ha ha ha.. jangan lah bung @Satrio, malu2in. Saya menghargai semangat bung @oke lah demi modernisasi TNI, dan karena semangat itu juga saya berbeda pendapat, karena saya merasa solusi rasional akan lebih bermanfaat daripada khayalan tingkat dewa dan logika gampang. Maaf jika mengganggu forumer2 lain

          • Anda ini tidak konsekuen. Setelah melecehkan opsi Su35 dan ingin generasi 5, tapi sekarang ngotot pesawat teknologi China, mesin Russia dan dikembangkan Pakistan ๐Ÿ˜€

            JF-17 itu teknologi China yang dikembangkan Pakistan dan dijual Pakistan bersama China. Pesawat ini satu2nya yang masih menggunakan full metal ketika pesawat sejenis lain sudah mulai menggunakan komposit, mesinnya juga produk Russia. saat ini yang pake baru AU Pakistan ๐Ÿ™‚ saya tidak menemukan berita yang mengatakan JF-17 operasional diluar AU Pakistan, bahkan juga tidak di angkatan udara China walau pesawat ini adalah pesawat pengembangan Chendu. Bahkan tidak juga ketika ada kabar pengembangan blok 2 pesawat ini. Saya kira itu wajar saja mengingat harganya yg super murah dan pangsa pasar yang dibidik adalah negara2 Afrika, sedangkan AU China sedang bersaing dgn kekuatan udara US dan Nato.

          • xixixix…emosi nih yeee
            belajar yang banyak yah neng..

          • cuma itu? cat got your tongue? maaf bung @Oke lah, mungkin saya yang salah memaksa anda berpikir

            maaf ya ๐Ÿ™‚

          • Harga murah mungkin kriteria nomor belasan dalam pemilihan alutsista, karena ini menyangkut nyawa manusia dan kedaulatan negara.
            Sebagai bandingan mocin udah pada kemana sekarang, juga mobil semacam QQ Chery?

            Ini belum bicara teknologi tinggi…

        • Hahahahaha
          Ikut ketawa aja dulu,,,,

          • biarin aja gak papa kok justru warjag menjadi penuh warna
            dan saya yakin bung nouw juga terhibur seperti saya..

            @bung Okelah
            anda make warjag so color full light,,
            saya salut dengan merahputih hati saudara yang menginkinkan alutsista terbaik untuk TNI.anda tetep aja disini dan tetep koment
            tapi omongan yang mencela dikurangi yaa

            btw kalau ngomongin layangan ingat clue alutsista milik SF yang di harfiahkan dengan kata layangan,
            sayang belum boleh dibahas karena top secret.
            apa itu maksutnya bung okelah yaa?

          • @ SATRIO

            betul bung…..(top secret)
            tapi ada tuh sedikit kebuka….karena gw kesel banget..
            he he he
            tak percuma anda membiayai saya..:)).(paham yah)
            thx

  28. INDONESIA CUMA BUTUH SU35S DENGAN SAP518 DAN 14 BESERTA R77M UNTUK MEREDAM F35 YANG FITUR NYA MASIH DI PERTANYAKAN

    TENTU NYA SAMPAI T50 FAK-FA HADIR UNTUK VERSI EXPORT
    YANG PERLU DI INGAT TNI DALAM MENGADAKAN ALUTSISTA TIDAK PADA VERSI EXPORT TAPI SPEK YANG SAMA / DI GUNAKAN EMPUNYA

    maaf kalau ngawur maklum newbie

    • Tentu saja masih dipertanyakan karena banyak fitur F35 yang dirahasiakan, biar bagaimanapun SU35 tidak akan bisa mengungguli F22/F35 dari segi manapun kecuali sama T50 PAK FA.

      • untuk F22 saya rasa wajar kalau SU35S tertinggal karna berada pada generasi yang beda pula ke unggulan F22 hanya pada fitur siluman nya sedangkan fitur lain nya masih tergolong gahar SU35S karna pespur ini sudah terkandung teknologi 5TH generasi

        sedangkan F35A fitur slealth tegolong semi jauh beda dengan F22 raftor dari sega jangkauan sangat terbatas untuk menyerang pulau jawa saja F35 harus menyerta kan pesawat tanki dan awacs

        saya tidak setuju kalau TNI KAWATIR NYA TERLALU BERLEBIHAN
        LEBIH JELAS NYA KITA TUNGGU KEDATANGAN F35 AUSI DAN SU35S TNI AU DI FITHBLACK 2

      • “Produksi pesawat tempur generasi kelima diharapkan akan operasional pada AU Russia pada tahun 2017. Namun Sementara itu untuk untuk garis depan sudah diperkuat oleh pespur padanan yang nyaris setara dalam semua aspek dgn generasi 5, yaitu Su-35S.

        Intinya, seiring dengan pembangunan konsep pesawat tempur generasi kelima – yang awalnya dirancang semata-mata dalam bentuk digital – komponen siap pakai dari pesawat tempur masa depan sudah diterapkan dan dikembangkan pada platform Su-35S. Akibatnya pesawat generasi 4++ Su-35S praktis setara dengan pesawat tempur generasi kelima di semua karakteristiknya kecuali yang disebut teknologi siluman, hingga ke saat memasuki lini produksi.”
        selengapnya

        Itu adalah Su-35 dibandingkan dgn F22, the real 5th gen fighter. Dibandingkan F35 yang generasi 5 KW2 tentu apalagi. F35 (apalagi F22) memang punya kelebihan pada bidang tertentu dari Su35, tapi pernyataan bahwa F22 (apalagi F35) unggul terhadap Su-35 dalam semua segi itu tidak tepat. Teknologi T50 Pakfa nanti adalah teknologi Su35 saat ini plus fitur stealthy, itu artinya penggunaan weapon bay dan coating material khusus Bahkan mesinnya pun masih sama walau mesin khusus Pakfa stage 2 memang sedang dikembangkan, 2014 jadwal test static dan diperkirakan akan selesai 2020.

      • setuju…!!.banget…!.tak mungkin f 35 kelebihannya di buka semuanya…
        lagian yang joint buat f35 adalah kumpulan negara yang sudah punya pesawat gen 4++..seperti inggris ,yg sudah punya thypon….israel,jepang..dll..jadi PENDEK KATA……pesawat gen 5 PASTI lebih baik…dari gen 4++ titik..

        • ahhh…dasar plin plan loe, gak punya pendirian…payaaahhh..

        • ADUUUHHHHHHHH bung@okelah ini pemikiran anda ini bagaimana sih?
          sudah tentu pasti negara NATO akan memilih F35A karna tidak mempunyai opsi lain beda hal dengan INDONESIA yang nonblok
          ini lah keuntungan INDONESIA dalam memilih alutsista modern

          seperti nya pemikiran anda hanya sebatas perbedaan generasi tanpa memberikan alasan/kelebihan dari spek F35 5th GENERATION VS SU35s 4++ GENERATION

          saya jadi gerah membaca koment anda bukan pencerahan yang di dapat malah membuat saya jadi kembali ke 10 tahun silam

  29. “Zero Enemy” ..sebenernya multi tafsir juga, tidak berarti patuh mulu nyerah total…

    Calon Lawan Segen dan mikir2 lebih baek damai, kawan respect dan loyal…hasilnya sama juga ZERO ENEMY.
    ———–
    Maaf ..kalo hal diatas bener..

  30. Dalam Artikel ini membahas AU Belanda mulai terbangkan F 35
    tetapi kasihan AU Belandanya karena nggak ada yang ngulas disini ..asem tenan jare londoe
    hehehehe
    Coba diulas kenapa belanda kok ikutan program Join F 35 ini.. melihat potensi ancamannya?
    dari dulu kompeni ini paranoid dengan potensi Agresi diwilayahnya oleh blok timur berkaca pernah disebu nazi saat ww 2…monggo diulas,,

    Lhoo Wilayah udaranya kan kecil pantesin milihnya INI,,?

    • mantap bos…!
      kenapa belanda ikutan join f 35…?
      jawabnya gampang saja….militer belanda ingin memiliki yang terbaik untuk bangsanya…!
      karena mau beli f22 ” NOT FOR SALE KATA AMRIC” yah jadi terpaksa ikutan jointf 35
      potensi ancaman untuk belanda TIDAK ADA…..palingan juga yang ada ancaman teroris..! (katanya)

      • Belanda anggota NATO, opsi mereka terbatas pada produk barat (Nato dan US). Lihat bagaimana reaksi EU dan US ketika Turki yg juga anggota NATO/EU melirik HQ-9 dan S300.

        Belanda (atau australia) mempunyai halangan2 politik untuk membeli produk timur walaupun berminat.

        Tambahan, Perancis mempunyai kerjasama produk militer dgn Russia, dan hal ini lama menjadi perbincangan antara pro dan kontra dikalangan EU sendiri dan tentu saja US. Indonesia sebagai negara non blok punya opsi membeli dari semua pihak, kendalanya hanya uang, walau tetap dipengaruhi kebijakan politik luar negeri

    • ingat si kumpeni munafik ini selalu bikin mual, jadi lupa komen yang lain…

      http://www.dbnl.org/tekst/_gid001199101_01/_gid001199101ill0045.gif

      teks foto:
      Hard werkende koelies dragen de werkgevers op hun rug
      Hardworking coolies carry the employers on their backs

  31. bung @Diego, ferifikasi dgn penjumlahan hilang ya?

  32. Cuma teori.

  33. sang JENDRAL OKE LAH menambahkan, dengan kedatangan F35 AUSTRALIA DAN SINGAPURE maka SU 27/30โ€œ TNI sebaiknya tinggal saja di rumah, kecuali jika dikawal oleh saudara besar-nya (PAKFA )..
    he he he

    • wow.. bahkan setelah ditrasnlate masih salah tangkap he he he.., apa harus saya suapin?

      artikel itu adalah mengenai situasi dan kondisi AU Australia, opsi2 mereka, ancaman pembelian Flanker oleh TNI, kemungkinan pembelian S35 oleh TNI dan efeknya terhadap keamanan Australia, serta potensi ancaman penggunaan Pak-fa dinegara2 pengguna teknologi Russia di kawasan berdekatan. Bagi Australia itu artinya India, China, Vietnam, Malaysia dan terutama Indonesia

      Usul anda F35 dilawan JF-17 ya? he he he

      • bloon lagi yah bro..nowyoudont…
        ——————————————————————————-
        coment gw itu adalah mengenai situasi dan kondisi AU indonesia, ancaman pembelian f 35 oleh australia, kemungkinan pembelian f 35 oleh australia dan efeknya terhadap keamanan indonesia, serta potensi ancaman penggunaan f35/f22 dinegara2 pengguna teknologi america di kawasan berdekatan. Bagi indonesia itu artinya singapure,malaysia, inggris, new zaeland dan terutama australia

        f 35 vs jf 17 ..so pasi menang f 35 …oon…

        he he he…peace

        • Anda sendir kan yang bilang Su30MK2 TNI akan jadi barang rongsokan jika F35 datang?, menyepelekan Su35 tapi usul kerjasama seperti CHina-Pakistan dgn JF-17.

          Aneh, nulis sendiri koq disangkal sendiri

          • Nouw youdont VS Okelah
            Masih berlanjut
            hehehehehe

          • ditambah lg bung Satrio, jadi Bank Ruskye + nowyoudont VS Okelah….biar tambah seru…hahaha

          • He he .. jadi malu.

            Inshaallah mudah2an ada manfaatnya bung @Satrio buat saya sendiri, bung @Okelah atau rekan2 yg lain.

            Btw, article mengenai opsi pesawat tempur Australia di atas mendukung posting anda sebelumnya berkenaan peningkatan radar Irbis hingga bisa melacak object 0.01m persegi dari jarak 150km.

          • @ nowyoudont
            he he he….anda itu lucu…putar balik omongan…
            su 35 itu bukan tandingan f35…..titik..(fitnah ni yeee)
            betul su 30 mk 2 akan jadi rongsokan bila f 35 datang..! fakta…:))
            usul kerja sama dengan jf 17 pakistan china adalah sangat tepat..!! dibandingkan dengan kfx yang tak jelas…
            sekali lagi su 35 gen 4++ bukan tandingan f 35 gen 5
            dan juga jf 17 (kelas medium) bukan tandingan su 35 (kelas berat)walaupun sama2 gen 4++
            he he he
            oke lah bro

          • Su30MK2 akan jadi rongsokan… digntikan pespur selevel JF-17 3-5 tahun ke depan? wow.. China saja pemilik teknologi JF-17 tahun ini berencana beli Su35 anda malah usul Indonesia produksi bersama JF17. Katanya fakta pula ๐Ÿ™‚

            Saya sudah kasi kemampuan teknis dan skenario Su35 dibandingkan F35 sesuai pengetahuan saya. Jika anda yakin (titik!) silahkan kasi data teknis dan skenario yang masuk akal dan rasional solusi bagi TNI. Rasioanal dalam arti mempetimbangkan sikon ancaman lingkungan, kemampuan pendanaan dan estimasi waktu penerimaan unit yg jadi kandidat pilihan.

            Saya kira jika hanya “he he ha ha, oon, peace, titik, protes saja sama Cinie Bakri” dan sejenisnya tidak akan banyak bermanfaat bagi warjag ๐Ÿ™‚ Jika seperti itu bisa2 Warjag downgrade jadi selevel debat kusir ala Topix.

      • @bung diego
        Nah ini sudah keluar kata kata bloon
        Bung diego harus bertindak

      • bung@ OKELAH nilai diskusi anda di WARJAG ini sangat berada di tingkat ideot
        kalau anda mau membandingkan sebuah teknologi anda harus menyertakan spek nya juga supaya bisa di terima oleh warga dimari
        APA ANDA SEORANG ANTEK ASING YANG ANTI RUSSIA ?
        ausi sendiri masih meragukan kemampuan F35A yang mereka gunakan sebakai tulang punggung AU mereka terhadap SUKHOI SERIES

        APA SAJA MENURUT ANDA KEUNGGULAN F35A di banding SU35S coba anda uraikan pengetahuan anda dimari

  34. Usul buat @PEMILIK BLOG JKGR, sebaiknya ada peringatan untuk ID yang penulisannya memakai kata2 kasar,penghinaan,ejeken,& hayalan, karena hanya memboroskan postingan saja, karena banyak silent reader yang memakai JKGR sebagai patokan pengetahuan alutsista TNI. terima kasih

  35. Oke lah dengan ilmu asal gonggong & muka badak.. masih aja bercokol

  36. Atap gedung ? bolehlah .. Di LPD Endurance class yg pasti !!

  37. Setuju….. hapus sajalah si @okelah.

  38. Numpang nanya nih bung2 sekalian…emangnya sudah pernah dilakukan pengujian lapangan antara kemampuan SU-35 (what series..?) dengan pesaingnya F-35, atau hanya sekedar berdasarkan perhitungan diatas kertas oleh para pakar pengamat militer yg juga punya kepentingan sekaligus sebagai sales produk masing2. Mengingat untuk urusan teknologi pespur, masing2 pasti mengklaim mereka lebih unggul dari pesaingnya. Jadi ingat klaimnya F-18 Super Hornet yg menurut pembuatnya katanya lebih unggul dr SU 27/30, toh nyatanya masih kalah jauh kemampuannya. Sebaiknya Rudal pertahanan udara S-350 berserta Radarnya dulu atau SU-35S.? Soalnya kalo sekaligus keduanya, uang TNI blom cukup kan.?….salam SUKHOI…hehehe

  39. SR ikut coment…..
    mohon buat admin…selama ini kita juga ikut aktif baca di warjag ini…. cuma klo ada sampah kaya neng @okelah …jadi buang2 energi bacanya,… jadi sebaiknya hapus ajalah klo ada id2 kaya begini…
    Terima Kasih, gitu aja pendapat ane….balik jd SR lagi

  40. SEBAIKNYA TNI BELI SUKHOI -35 1 SKWADRON, DAN F-35 1 SKWADRON ….. MASA SEKARANG INDONESIA SDH DIANGGAP SEBAGAI NEGARA DEMOKRATIS, SEKALIGUS NEGARA CULTUR / BUDHAYA …. SEHINGGA INDONESIA BERSAHABAT DAN BKERJASAMA DNGAN NEGARA MANAPUN ……( USA, RUSSIA, CHINA, KORSEL, JERMAN,SWEDIA, DLL ) …..

    SEMOGA PERTUMBUHAN EKONOMI BAGUS, DAN TNI DAPAT ALOKASI YANG CUKUP.

  41. sebarkan S400 ditiap provinsi, dan tutup celahnya dg SU35 itu sdh cukup buat tetangga kita tak berani bertingkah meski mereka punya F35 .

  42. Ada alasan lain RNLAF beli F35, walaupun pembelian diperdedatkan di DPR mereka selama lebih dari 10 tahun akhirnya mereka stempel juga sebagai ‘DEAL’..

    Selain alasan utama untuk modernisasi armada F16 yang sudah tua dan sudah banyak yang dijual ke Chile, ada alasan lain. Alasan tersebut adalah banyaknya perusahaan Belanda yang ikut serta dalam program JSF seperti komposit, perkabelan, dll… Selain itu ada keikutsertaan sekolah2 teknik (TU) yang melakukan penelitian sebagai bagian R&D.

    Melihat nilai kontrak yang besar untuk perusahaan2 Belanda dan pendapatan (finansial & non finansial) untuk negara adalah salah satu faktor utama mengapa akhirnya AU Belanda direstui beli JSF.

  43. Ngomong ape lu bule nyasar?? Woi doly dah tutup meenn…get da fak aut of hier…sok2 pake bhs g jelas sgala…nih gw jwb pake bhs sandi gue ‘iyocukbarangewistekotapielekkoyoktembelekkingkong prutcrutbrot’
    Over and out

 Leave a Reply