Nov 072014
 
Gripen NG

Gripen NG

Ada keterangan menarik dari Panglima TNI Jenderal Moeldoko, saat ditanya wartawan tentang pengganti F-5 Tiger. Coba, mari kita dengarkan pernyataannya seperti yang dikutip Antara 6/11/2024:


Jakarta (ANTARA News) – Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko, mengungkap lagi tiga besar calon pesawat tempur TNI AU yang diproyeksikan menggantikan jajaran Northrop F-5E/F Tiger II, yakni Sukhoi Su-35 Flanker, JAS-39 Gripen, dan F-16 Block 52+ Fighting Falcon.

“Belum diputuskan… Gripen memang juga kami pertimbangkan selain Su-35 dan F-16 itu. Faktor politik juga jadi pertimbangan,” katanya di sela kehadirannya di gerai besar perusahaan pertahanan Amerika Serikat, di Indo Defence 2014, Jakarta, Kamis siang.


Pada keterangan di atas, Panglima mengatakan,  Gripen juga menjadi pertimbangan, selain SU 35 dan F-16  Block 52.

Yang manakah yang dipilih?.

Dalam sebuah wawancara di TV ONE, jelang HUT  TNI ke 69, Panglima TNI mengatakan, ingin mendatangkan SU 35, karena dinilai sebagai pesawat handal. Dalam info grafik TNI di Kompas, jelang HUT TNI ke 69, juga dimasukkan rencana pengadaan SU-35.

Namun yang menarik, yang saya tangkap setidaknya  Panglima sudah dua kali menyatakan “faktor politik juga akan menjadi pertimbangan” dalam pengadaan pengganti pesawat F-35.

Apa yang dimaksud dengan faktor politik itu ?.

Ini kata kunci yang harus dipecahkan. Alternatifnya adalah:

1).  Indonesia sudah membeli 16 pesawat tempur SU-27/30, sehingga akan mengambil pesawat tempur dari  block lain. Dengan asumsi ini, pilihannya bisa jadi F-16 Block 52.

2). Selain sudah membeli SU 27/30, Indonesia juga sudah membeli 24 F-16  block 25 (refurbished), dari AS, sehingga akan membeli dari blok lain non Rusia dan AS, yakni Eropa. Ini berarti alternatifnya: Gripen atau Eurofighter.

Kalau kata-kata “faktor politis” dimasukkan ke dalam pembelian pengganti F-5 Tiger, berarti kecil kemungkinan mengambil SU-35, karena Indonesia sudah membeli satu skadron SU 27/30.

Kalau berbicara “faktor politis”, bisa kita kaji, siapa negara yang memiliki faktor politis yang kuat, tidak lain adalah AS, jika faktor politis itu diartikan “tekanan”. Berarti pilihannya adalah F-16 Block 52.

Bila, faktor politis itu diartikan,mkeseimbangan dan 24  F-16 block 25, dimasukkan ke dalam daftar, maka pilihannya adalah pesawat dari Eropa. Jika mengacu ke tiga pesawat yang disebut Jenderal Moeldoko, maka jatuhnya ke pesawat tempur Gripen.

Tentu ini, hanya sebuah analisa dangkal yang berbasiskan sedikit data dan informasi. Bagaimana tanggapan  Anda ?

Bagikan :

  175 Responses to “Faktor Politis Pengganti F-5 Tiger”

  1.  

    Selamat siang

  2.  

    slamat pagi… moga yg terbaik yg dipilih mau nya sih su-35 :mrgreen:

  3.  

    pagi

  4.  

    Smg bkn brg2 recehan ASU KW2an… inget paittt di embargo… prajurit TNI mati oleh sbb keangkuhan si ASU…

  5.  

    Dari awal kepemilikan flanker sdh banyak pihak yg ga suka dan berusaha menggagalkan, akankah dilanjut oleh pak jkw…masih bingung heheh

  6.  

    :mrgreen:

  7.  

    Jika yang dikejar keseimbangan berarti setelah Russia dan USA membeli produk Eropa. Grippen, Typhoon, Rafale.. Kenapa Rafale terpental dari persaingan? apakah karena TOT, harga atau operational cost? Bicara harga ketiga jenis dari eropa itu ‘beti’ alias beda tipis..
    Tentang tekanan harusnya kita bisa keluar dari itu terutama dengan paradigma pemerintahan baru yang pingin kita semakin mandiri dan tanpa intervensi. Jika memang secara teknis SU-35 yang paling sesuai ya beli saja toh dulu ketika mau beli SU-27/30 kita juga ditekan habis faktanya ya tetap beli.

  8.  

    SU35 kemungkinan baru bisa beli setelah Sukhoi Memenuhi kebutuhan SU35 India.. Kalao indonesia berniat beli mungkin bisa antri sampai 10 tahun lebih..

  9.  

    Sepertinya dengan modal $1M dapat 1 ska/16 pespur,jika di hitung,pespur mana yg paling mendekati…???mohon pencerahan nya…

    •  

      USD 1 billion asumsi dari mana kawan? coba hitung kalau dibagi 1 ska/16 unit..kisaran per unit berapa..(USD 1 milyar : 16 = USD 62.5 millions) kira-kira pesawat apa dengan cost per unit segitu? itu polos..belum plus biaya tentengan nya. 😀

      •  

        bukan nya gosip kredit leasing 5bilion. dari rusia.
        karena ternyata dan ternyata gosip nya yang kemarin juga 3bilion.

        •  

          Dari artikel kemarin bung papa augusta,judul nya thypoon bakal dirakit di indonesia….

        •  

          Penggunaan “State Credit” dapat digunakan setinggi-tingginya 1 Milyar US Dollar. ada sisa 700 Juta US Dollar setelah pembelian sukhoi tahun 2007, walaupun Kemhan telah mengajukan rekomendasi sisa 700 Juta US Dollar tersebut dapat membeli Sukhoi, tetapi hal ini tidak disetujui oleh Federal Service on Military Technical Coorporation di Rusia sebagai penentu keputusan state credit. Maka pengadaan Sukhoi ini tetap menggunakan Kredit Komersial biasa, tetapi pengadaan suku cadang dari pesawat Sukhoi dapat menggunakan State Credit.

          5 bills? gossip darimana? ya mungkin bisa saja itu kan kertas diatas meja cuma 1 bill, tapi dibawah meja who knows..namanya juga gossip digosok makin siip

  10.  

    su 35 sajalah

  11.  

    yg jelas u 35 belum dibeli..
    dan saya mengharapkan typhoon aj yg dibeli

  12.  

    Pasti Ujung ujungnya ep anamblas lagiii..ep anambelas lagi..apa gk bosen itu itu mulut..mudah2an yg dipilih su 35 atau efa 2000 eh typhoon

  13.  

    Apapun pilihannya saya percaya pada pilot2 tni au yang akan menerbangkannya,semua tergantung pada kehebatan sang pilot karena semua pesawat yang di pilih ada kelebihan dan kekurangannya.salam NKRI HARGA MATI

  14.  

    vote Super flanker 🙂

  15.  

    1). Indonesia sudah membeli 16 pesawat tempur SU-35, sehingga akan mengambil pesawat tempur dari block lain. Dengan asumsi ini, pilihannya bisa jadi F-16 Block 52.

    Kalau kata-kata “faktor politis” dimasukkan ke dalam pembelian pengganti F-5 Tiger, berarti kecil kemungkinan mengambil SU-35, karena Indonesia sudah membeli satu skadron SU 27/30.

    mohon pencerahanya bung Jalo dari petikan kalimat diatas..
    kok agak mbulet yaa mnrt saya..

    maaf pendapat anak smp…

  16.  

    menurut analisis sayaaa

    kita liihat ke belakang bro
    pengadaan SU27/30 INA selain faktor “sakit hati” dengan AS juga untuk menangkal pergerakan F-15 SG nya upil
    kalo dalam arti politik itu juga banyak
    politik bukan berarti politik berdemokrasi or politik apa bisa saja politik kekuatan alutsista
    jd menurut saya politik di sampaikan jendral kita adalah untuk menangkal pengadaan F35 nya upil dan bokong yg jumlahnya ratusan

    coba lihat lagi knp pencegatan pesawat mesti menggunakan SU family?
    ini bukan tidak sengaja or yg lg siap adalah pesawat itu
    ini karna pesawat yg melanggar menggunakan ATC upil
    secara teknis yg memberi izin adalah upil jd ini adalah contoh perlawanan kita terhadap upil.

  17.  

    F16 adalah seburuk buruknya pilihan.

  18.  

    dulu alutsista kita seolah dikondisikan (oleh tekanan politis) tidak boleh melebihi kekuatan alutsista negara lain di kawasan asean, apakah hal ini harus berulang lagi???

    •  

      Nah ini bisa jadi cerminan pemerintahan yang baru bung, jelas kebutuhan kita adalah SU-35, apabila eksekusi yang diambil bulan keluarga flanker, maka terlihat jelas sudah pemerintah kita nderek sendika dawuh ASU apa berdiri dengan kedaulatan sebuah negara bermartabat.

  19.  

    SU-35

  20.  

    politik yang dimaksud adalah politik luar negeri. Ditengah gencarnya embargo ekonomi terhadap Rusia, pembelian Su-35 dapat menarik warna negara indonesia dari kuning menjadi merah dimata negara-negara barat. Tetapi hal itu sebenernya bisa ditepis karena pembelian alutsista kita berimbang antara produk barat dan timur.

  21.  

    Su-35 bukan pengganti F-5 karena rolenya beda, Su-35 untuk air superiority, jd pengadaannya terpisah gitu bang. Pengadaannya juga classified bang. Pengganti F-5 mungkin Typhoon enak digoyang angin ini hihihi

  22.  

    Super Flanker baru ada 2. Coba main2 ke Hasxxxxxx.
    NKRI Harga Mati

  23.  

    Sesuai dengan gambaran dan perkembangan di Lapangan yang terjadi kan yg di singgung 3 skuadron dengan Dana pas-pasan yaitu 1m & sesuai unsur poLitis dan yang terpubLish :

    1. 1ska EF typhoon (Ex Lutwafe)
    1. 1ska Grippen Ex Seweden Air Force wiLL up grade NG
    1. 1ska F16 BLock 52 atau 60

    Dan yang tidak terpubLish bin Hoax atau kabar Burung besi :mrgreen: :

    1. 6 unit SU35 BM or +10 unit SU47 (ex rusian Air force)
    1. 6 unit new rafaLe + 6 unit ex france air force
    1. 8 unit SU34 (Ex Rusian Air force) +8 unit SU32

    He he he itu Lah hayaLan saya 🙂 :mrgreen:

    •  

      :mrgreen: blak-blakan ni ye bung PCM. su47 berkut? siapa yg bilang bung? hayo ngaku hehe

    •  

      he he he manteb deh bung PCM ternyata pengumpul clue dan data..hebat. hmm tapi saya ragu tuh su47 ..hehe..tapi ya kita lihat saja deh nanti ya kalau begitu :mrgreen: salam hangat kawan,

    •  

      su 47 syap terbalik bknny hnya prtotype daeng??
      sy pribdi berasumsi,,,su35,su34,rafa..tu22 adlh ranah top secret…tdk byk yg thu mngnai hal ini…mngkin hnya scuil info yg bs qt gali…adpn yg punya informasi,, psti tdk akn buka mulut(kcuali kcplosan),,,,faktor politis bs jd strategi perthanan yg sgt2 rhsia,,,plus menimbang kseimbangan dkwasan..mngutip klimat pak moel”kita punya su35,,kwasan bs geger”..
      (untuk su35 dkk,,kykinn ckup sy simpn dlm hati) 😀
      untuk typhoon..baik ex jrman maupn mtador…bs jd tdk blak2n…krna sjatiny jrman maupn spanyol adlh anggota nato,,tp sy bngung jg,,krna info kmrin typhoon akn drkit dsini…untuk rmbongan burung buatn nato sy gk brni komen… :mrgreen:
      mngkin bung papa ato daeng pcm bs mmbrikn analisis ny 😉

      •  

        su47 saya angkat tangan..ngga tau. tapi saya 99.9% yakin tidak.
        meantime..biar makin penasaran dan bung bisa lihat sendiri nanti “mungkin bisa keliatan mungkin juga tidak” 😉 tunggu saja akhir tahun 2014 – 2015 akan datang bertahap mungkin sebagian batch 1-2 dari pesanan Grip,35,34 (delivery schedules bisa maju bisa mundur) ïngat MEF renstra II kita kan masih sampai 2019 🙂
        kalau soal tu22 very classified saya tidak tahu (bisa geger tetangga atas bawah kalau bocor). untuk EF sesuai clue dan statement pihak produsen ya 2015 mungkin bakalan nongkrong. untuk the lovely one Rafale..hmm kenapa tidak banyak dipublish atau disinggung ya..hayoo apakah batal, kena macet dijalan atau “ssstttt! kata mereka” he he he. anyways, pernah dengar gosip “in simulation” satu-satunya yang bisa menghindar dari jamming+missile 35s kita ya si cantik Rafa..? :mrgreen:
        intinya bersabarlah kawan.. kun faya kun..

      •  

        Su-47 ya hasil pengembangan nya ya itu dia PAK FA. typhoon yang disegani adalah yg punya RAF..hehe.
        masih ingat tahun 2012 ketika Presiden SBY ke inggris menemui Sang Ratu dkk, lalu pertemuan dengan PM David Cameron di jakarta..salah satunya adalah
        “Penandatanganan sebuah pakta pertahanan yang akan memperkuat kerjasama di bidang “riset dan pengembangan, investasi dan produksi. Nah..kira-kira itu apa ya..kog tiba-tiba sekarang Typhoon gencar promosi dan ada wacana perakitan varian EF typhoon di sini..” :mrgreen:
        Lalu mendayung kebelakang berdasarkan kutipan artikel diatas: “Pada Januari 2014, Indonesia mengirimkan surat kepada Eurofighter, Saab Swedia, Boeing F/A-18, Lockheed Martin F16, Dassault Rafale, dan produsen Sukhoi untuk meminta mereka memberikan informasi mengenai produk jet tempur” (hehe apakah ini cuma sekedar basa-basi, padahal lobi dan order sudah jalan” kira-kira?) :mrgreen:
        Untuk si cantik nan gemulai dan mematikan (sebutan saya untuk Rafale) masih ingat pernyataan dari ceo dassault aviation yg dibabar oleh chef Yayan..”sebagaimana indonesia, malaysia juga akan mengakuisisi Rafale” (setau saya sebagai pengganti mig29). “syarat untuk dapatkan TOT yg mana juga akan disertakan kerjasama dengan PT DI, indonesia diharuskan akuisisi min 20+. 😉 Dan waktu itu ada tim dan tukang layangan yg ke perancis ngapain yah kira-kira..? yg pasti bukan razia bus luar kota di ‘perempatan-ciamis’ kan.. :mrgreen:
        anyways, its just my analyses and my fantasy..anggap aja gosiipp :mrgreen:

    •  

      SaLam Hangat juga kawanku bung Papa Agusta , Giaman bung Pencerahan dari Bung Papa Agusta mantap khan , doakan saja sampai tahun 2019 akan banyak ELement of Suprise atau Unsur CiLuk ba , he he he 🙂 :mrgreen: 😉

  24.  

    sebagai rakyat saya cuma mau SUpeno 35 aj, gk mau yg laen.

    •  

      klo pake pespur dr barat tik malah banyak pelanggaran pesawat yg slonongboy se’enak jidatnya.

    •  

      pa kbr cak????????? :mrgreen: apik toh? 😀

    •  

      Correctly i agree with you man.
      Sssssssssuuuuuuuuu35 yg buat hati ini tenang.
      Ini keluhan dari rakyat Indonesia, jgn main main dgn kedaulatan dan kekuatan tni au harus yg terdepan jgn mau di tekan tekan sama pihak asing, apalagi asu and gang.
      Woy dengar dong keluhan rakyat Inonesia ini.pokoknya su 35 titik,enggak pakai koma.
      Salam untuk semua rakyat Indonesia,
      NKRI HARGA MATI, jadi ambil pesawat yg harus paling kuat, enggak perlu kawasan geger ,enggak perlu, enggak perlu jaga perasaan bangsa lain,apa mereka mikirkan kita tuh sipadan ligitan lewat,tim tim lewat, bentar lagi papua juga sudah di incar tuh sana asu and gang,jadi kita harus sadar dari sejarah.

  25.  

    SU-35 lebih tepat, kita harus cepat melangkah lebih maju utk menghadapi Pesawat F-35 Australia yang akan datang, klau gripen dan thypoon dipilih maka australia akan kembali meremehkan AU kita , jangan pikir TOT dulu, setelah Su-35 datang barulah tambah skadron baru. misal Gripen atau thypoon.

  26.  

    ujung2nya penonton kecewa hahaha

  27.  

    Sakit hati klo pemerintah kita gak jadi beli su 35, negara free active n non block harusnya tanpa tekanan politik….

  28.  

    SU 35 lebih baik untuk mengimbangi negeri tetangga yang sudah pasti pake F 35

  29.  

    Ssstt bung PCM yg ghoib2 jangan dibabar semua, ntar klo ada eyes2 tetangga nonton bisa panas, meriang, masuk angin.. Salam kenal bung PCM.. :mrgreen:

  30.  

    Saat su 30MKI duel latihan bareng F15 , salah satu jendaral AS ada yg nyeletuk,
    Klo negara lain memiliki pesawat sejenis ini, maka angkatan udara nya akan sangat kuat, dan susah di lumpuhkan, karena mereka mengakui kekalahan F15 di bandingkan Su 30MKI, apalagi klo pake su 35..
    Jelas USA tidak akan ridho meliat indonesia kuat, dgn. Su 35. Yg bisa mngalahkan semua pesawat yg dimiliki sekutu nya di asean, meski sisi lain, USA berharap indonesia bs bermain peranan di LCS dgn menambah APACHE,
    Tp USA tidak mau klo kelak makin susah menekan indonesia,,

  31.  

    Sebagai rakyat jelata… kami TIDAK PEDULI politik. Tetap pilih Su-35 dan Pakfa.

  32.  

    Indonesia masih belum bisa keluar dari cengkaraman US dan gw yakin yang jadi pilihannnya adalah F16. Menangis semua

  33.  

    SU 35 waelah….

  34.  

    sdh jelas su 35 lebih unggul dan punya daya gertak yg tinggi, kalo tidak jadi membeli su 35 dan jadinya f 16………dan lebih mementingkan masalah politis…..ini adalah kesalahan……..ingat panglima itu uang rakyat, jangan dihamburkan hanya untuk membeli barang yg salah

  35.  

    Akhirnya yang akan muncul adalah 1 ska SU 35 sebagai penempur berat & 1 ska SAAB sebagai ganti F 5 TNI AU Aamiin ya rabbal alaamiin…

  36.  

    familiar……sempruuuuuul

  37.  

    Su35..kyk’y udh d inden th..al’y di galeri expo rusia cm bwa mniatur’y z…bda dgn typoon n gripen msti bwa simulator” sgla…aneh kn dgn rusia ini pnuh dgn misteri alutsista’y…?

    Da yg bs mnjelas kn…?

  38.  

    pespur mana yang kita pilih vote yuk?
    1. ef thypoon
    2. gripen ng
    3. su 35
    4. f 16 block 52/60
    5. rafale

    biar tambah rame nih blog bung diego.
    🙂

  39.  

    ane bingung kok banyak org mendewakan su
    ane jg sng ama su,tp ga segitunya
    terbaik bukan berarti ga mempan di tembak lo

  40.  

    Indonesia sudah membeli 16 pesawat tempur SU-35, sehingga akan mengambil pesawat tempur dari block lain. Dengan asumsi ini, pilihannya bisa jadi F-16 Block 52. (iki pye to bos maksudnya)

  41.  

    pespur mana yang kita pilih vote yuk?
    1. ef thypoon
    2. gripen ng
    3. su 35
    4. f 16 block 52/60
    5. rafale
    6. f 35
    7. f 15

    biar tambah rame nih blog bung diego.
    🙂

  42.  

    Analisa saya seperti ini
    Sukhoi su-35 tetap di ambil untuk keseimbangan kawasan di karenakan australia dan singapura akan kedatangan f-35 dr usa,jd kemungkinan besarnya sukhoi su-35 masuk bukan untuk menggantikan f-5 melainkan untuk membentuk skuadron baru yg akan di tempatkan di wilayah timur indonesia.skaligus menemani sukhoi su-27/su-30 dan mengisi kekosongan skuadron tempur di wilayah timur dengan asumsi penempatan di wilayah papua atau di wilayah sulawesi…
    Sementara thypoon atau gripen di pilih untuk menggantikan f-5.di pilih keduanya di karnakan role keduanya yg tidak jauh berbeda karna masuk dalam kategori medium fighter.di tambah lg menghasuskan adanya tot unuk membantu proyek ifx.dengan asumsi penambahan sekitar 2 skuadron yg di tempatkan di pulau jawa dan kalimantan…
    Tp jika di lihat dr kerjasama yg sudah berjalan antara pt di dan airbus besar kemungkinan thypoon yg di pilih

  43.  

    Politissss…

    Ngeray ah mendingan bobo aja lagi ..

  44.  

    Maksudnya faktor politik, yakni pembelian alutsista harus bebas dari transaksi politik dan murni perdagangan. Sehingga penggunaan senjata tsb tdk ada batasan politik dari luar dan ancaman embargo. Selain itu, pembelian alutsista mengutamakan prinsip keseimbangan kawasan,dimana australia dan singapur yg akan mengakuisisi F 35, harus disikapi dg pembelian alutsista yg bisa mengimbangi tetangga. Sehingga tdk ada ketimpangan kekuatan.

    •  

      Saya sangat setuju Bung. Pembelian alutsista harus terbebas dari tekanan politik. Kita negara bebas dan netral, sejak kapan kita menjadi negara kacung yang bisa diatur oleh negara lain. Sebagai suatu negara berdaulat, indonesia harus bebas menentukan sikap dalam hal ini pembelian alutsista.

      Pembelian alutsista harus berlandaskan atas ancaman geopolitik, kemandirian ke depan, dan kualitasnya. Ancaman embargo juga harus dipikirkan agar dikemudian hari alutsista yang kita beli tersebut tidak menjadi barang rongsokan.

  45.  

    Sebaiknya membeli SU 35BM dulu mengingat efek deterennya yg besar dan Russia akan melengkapi persenjataannya yg canggih dan bebas embargo. Jika kita membeli F 16 blok 52/60 pasti persenjataan yg diberikan oleh paman sam ke Indonesia tidak akan lebih canggih dari yg singapura miliki. Berikut tni au bisa membeli Saab Grippen NG yg memberikan penawaran yg menarik saat ini…..Jayalah Indonesia

  46.  

    sudah pilih gripen buat pengganti f5. minta tot avionic, cms dan support engine dari volvo aero.

    dan jangan lupa beli su-35 buat penambahan skadud minta juga source code agar bisa diintegrasikan ke western system dan ijin penggunaan engine tvc mereka.

    dilengkapi ef typhoon juga buat penambahan skadud dengan system perakitan di Indonesia sekalian sebagai ijin penggunaan mesin typhoon. line assembly airbus adalah salah satu line assembly yang efisien.

  47.  

    Sabaaarrr… nunggu PAK FA saja. Non AESA radar harap minggiiirr…

    •  

      nah ini baru jos. mending sekalian pakfa dari pada su35, ntar udah punya su35 pengen pakfa juga. berat diongkos, jadi kalo ambil dari ruski mending pakfa sekalian.

      sambil nunggu pakfa untuk stopgap dan kemandirian, tipon boleh lah

  48.  

    Su 35 flanker lebih mempesona

  49.  

    Saya curiga barat mencoba menjegal pembelian su35 secara perlahan – lahan kejam sekali, bila indonesia beli gripen atau typhoon itu akan jadi jebakan betmen lho, lihat aja sifat amerika dan sekutunya bakal mengulangi kejadian dulu lagi..

  50.  

    udaah kenaa jebakan betmen… kenak jebakan Uuups Salaaah…eeeeh yg trakir kena SUPERtraaap…..Apeeeeezzz tenan cabe-deeh.com

  51.  

    Beli yg sesuai kebutuhan tni dlm menjaga kedaulatan NKRI, klo pertimbangan politik malah kesannya kita sdh ditekan sana sini oleh negara lain..
    Klo sdh lihat kiri kanan atas bawah, kita beli yg lebih dari punya mereka ato paling tdk bsa mengimbangi punya mereka..

  52.  

    Menurut saya faktor politis itu adalah negara produsen pswt tempur harus dapat menjamin kesatuan nkri dan tidak mendukung seluruh gerakan separatis. Jaminannya bisa tidak langsung atau langsung. Contihnya tidak langsung adalah tidak memberikan syarat khusus untuk pembelian alutsiata, contohnya langsung adalah menghancurkan kekuatan diplomasi gerombolan separatis di laur negeri secara aktif

    Jadi pembelian alutsiata memberikan dua kekuatan sekaligus, menambah kekuatan militer dan politik. Tinggal dilihat mana yang paling menguntungkan dengan biaya yang efektif 🙂

  53.  

    hanya Rusia yang konsisten melawan hegemoni adidaya arogansi negara-negara barat. pak menhan dan pak panglima TNI, kami percya kalian lebih mengerti tentang kondisi sesungguhnya di lapangan baik faktor politik/politis dan sebagainya. kami jg percaya kalian mengerti bagaimana pengalaman pahit dampak embargo dari barat. untuk menjadi negara berdikari memang tidaklah seperti membalikkan telapak tangan. tapi saran kami pilihan yang ada tolong dicermati dengan sebenar2nya semata2 demi kemajuan negeri tercinta indonesia. usulan kami kalau memang Eurofighter bisa menjadikan transfer teknologi yang nyata untuk pengembangan IFX ya silahlahkan ambil tapi satu squadron saja. sisanya tetap kita butuh jet tempur super canggih sekelas SU-35 untuk memberikan efek gentar secara signifikan kepada negara2 yang ingin mencoba main-main dengan negri kita Indonesia. jayalah TNI jayalah Indonesia.

  54.  

    ingat keinginan user blum tentu sejalan dgan anggaran. kalau unsur politis adalah dana dan tot.,su35 out.

  55.  

    SU 35

    TNI KUAT BERSAMA RAKYAT ITU POLITIS NYA,

  56.  

    Berani taruhan? Sy gak akan pake nick sy lagi disini kalau kita ambil elang botak lagi :mrgreen:

  57.  

    confused…

  58.  

    Kalo ga milih su 35 sakit tu disini.. hehe

  59.  

    Apa yang dijabarkan admin diatas mungkin ada benarnya walaupun analisa yg dikemukakan hanyalah berbasis sedikit data.
    Jika faktor politik tdk mempengaruhi sama sekali maka kita mendapatkan su-35, sebaliknya jika faktor politik/tekanan menjadi alasanya maka kita beralih ke eropa dan mendapatkan gripen.
    Nampak-nya faktor politik tdk bisa dipisahkan.
    Ya kita tunggu saja nanti.
    Kalau saya mungkin jatuhnya ke su-35/

  60.  

    Kalau Saya Lebih Baik KIta Pakai SU35 ,karena Rusia tidak usil dari yang Lain, dan Kita juga bisa Mandiri.
    Jaya Indonesiaku Tunjukan Harga DiriMU

  61.  

    Tenang aja semua kita dah beli su 35 sebanyaknya 5 ska, su 34 5 ska, su 47 1 ska

  62.  

    waduh, elang botaknya uncle sam lagi?

  63.  

    F-16 block 52 sepertinya tdk mungkin .

  64.  

    Jika nanti kita dapat F-16 block 52 maka diartikan kita dlm tekanan besar.

  65.  

    beli pesawat apa aja boleh janji boleh terbang……….

  66.  

    sebentar lagi begitu mengudara F35 Australia akan menyerbu Papua, mengawal pembomb yg akan meluluh lantankan Biak, Sorong, Jayapura. Lalu Marinir Darwin di daratkan di Papua. pendukung Su 35 mulai di mata-matai internetnya .. dibungkam supaya tidak trending di tiwtter.

    Sekat udara akan dibuat dg 3 ska F35, tidak ada plane dari Indoensia yang bisa masuk …

  67.  

    waduh ….. kerinduan WRJG akan kejayaan masa lalu dan luka embargo masih berbekas ya. saya setuju SU 35 terbang di nusantara, tetapi harapan dan impian tidak selamaya terpenuhi. saaat tidak terpenuhi WRJG mengalami kekecewaan yang berat berujung apatis bahkan mungkin jadi penghujat. bgm kalau kita dorong bung diego, nara, PS, dll, mengadvokasi suara rakyat ini ke istana. heheheheheh…….?

    •  

      Setuju dengan usulan ini…
      Biar suara para warjager tersalurkan.
      Gimana Bung Diego, Bung Nara, Bung PS dan sesepuh lainnya.

      Salam

    •  

      Deal bung kampak,ayo kita dorong rame rame agar bung diego,ps,satrio,nara,weh, dan sesepuh yg lainnya, untuk menyampaikan keinginan masyarakat warjag indonesia ke istana agar su35 tetap di ambil,
      Salam ,NKRI , harga mati, Indonesia jaya
      Assalamu’alaikum.

  68.  

    swedia mngkin salah satu jadi sekian sedikit negara Eropa yang Bukan anggota NATO. Faktor ini bs jadi pertimbangan politis bila RI ingin mempertegas sebagai negara besar yang tak mudah didikte barat (US allied included NATO). karena Rusian Way sudah dilaksanakan, tinggal jalan lain yg harus di coba salah satunya yang paling direkomendasikan adalah Swedia.

    So, Gripen NG adalah jawaban terasyik untuk pertanyaan siapa pengganti Freedom Fighter.

  69.  

    yg penting bs terbang sm nembak

  70.  

    Semoga saja, trik-trik TNI bisa dijalankan seperti pengadaan KILO 2007, ada semacam pengalih perhatian agar rencana sebenarnya tidak terlalu menonjol atau terkuak publik. Jadi, pengganti F5 boleh apa saja yang penting bebas di gunakan di wilayah manasaja di NKRI ini, dan pengadaan Skuadron baru untuk wilayah baru dengan pesawat jenis tertentu tetap berjalan. Topiknya adalah pengganti F5. Bukan jenis baru untuk Skuadron baru.

  71.  

    Yang Terbeli pertama2 eurofighter typhoon, krn tawaran TOT lbh menggiurkan mengingat luasnya wilayah, katanya double engine lbh mumpuni. Ditawarkan merakit tipun dimari pula. Orientasi ke depannya tipun2 akan bisa mengisi/digeser utk hawk 109/209 bila nantibsi elang2 kecil nan lincah masuk usia pensiun. Disini jelas Rafale tersingkir. Pesaing berat sdh tentu gripen. Menurut opini awam doank.
    SU 35 mungkin, mungkin tetap diambil bisa di campur dengan SU 34 dalam satu squadron. Tp ya mgkn tdk dalam waktu dekat dan diliat situasi kawasan lah, makin songong tetangga makin enteng tangan eksekutif dan legislatif tandatangan dan buang tanda bintang pengadaan alutsista. Apalg bila mau mewujudkan kembali squadron pembom. Kecil rasanya kita mau pny strategic bomber yg gede2 itu lagi. Apalg katanya su 35 ini pilihan/masukan dari user.
    F16 mungkin sbg stop gap jelang terwujudnya IFX. GA yakin blok 52/60 brand new akan kebeli. Ga yakin bkn berarti ga mungkin. Yahh anggaplah user/operator jg pny selera dan harapan, sama seperti masyarakat umuknya hanya saja mereka tau bgt selera mereka arahnya kemana. Ada jg operator yg berharap F15 Mgkn kan. Jadi opsi F15 Seken pun ada kemungkinan masuk dan tentunya jg sbg kandidat menjegal masuknya su35. Sepertinya pihak pembuat lbh senang pesawat buatanyya yg jaga daerah ujung2 timur Republik ini dari pada skadron sukhoi baru/dibentuk/ditambah.

  72.  

    Saya mah Sudah Yakin kalo Su-35 pasti datang 16 unit Logika nya gini aja
    ga mungkin pemerintah ga beli tuh SU-35 orang simulator nya aja udah ada di indonesia ini
    Menurut saya Gripen dan Euro dibeli karena sekedar mau mendapat Trasfer Teknologinya aja untuk Program IF-X nanti 😀

  73.  

    Dan Menurut saya juga Nih pandangan Orang awam yah…..
    Ketika Indonesia Mendapat teknologi Avionik…
    dan mendapat Ilmu membuat mesin dan segala macemnya dari Korsel
    Ada kemungkinan indonesia membuat kapal semodel F-22 dan PakFa Karena Itu Setelah banyak belajar memungkinkan Indonesia membuat kapal tempur Stealth Dan Rudalnya Make C802 hehe Ngarep.com 😀

  74.  

    Ass.All warjagrs,jgn khawatir.Pengganti F-5 kemungkinan antara typon/gripen.Klo su35 bukan pengganti pespur yg manapun.Menhan yg lama pernah bilang smpi thn2024 Indonesia akan mmbeli paling sedikit 180 pespur SHUKOI.Jadi shukoi adalah skad khusus yg dipersiapkan utk jaga tengah&timur indo.Coba buka2 lagi jkgr edisi yg lama.wslm

  75.  

    Setuju bung AD dalam beberapa minggu ini artikelnya ngalor ngidul terus membikin opini yg membingungkan…. tp emang udah diseting gitu kok.. buktinya sesepuh cuman senyum and SR aja 🙂

  76.  

    Ping.

  77.  

    Hanya ekonomi yang bisa mengenyangkan perut & memberikan kesejahteraan, bukan politik. 🙂 🙂 🙂

    •  

      kalo SU-35 ini posisinya seperti pertunjukkan gladiator …. memuaskan rakyat juga 🙂 … DAN bisa jadi sarana melawan senator / DPR 🙂

      sudah dibilang beda kelas sama F5, kalaupun di akusisi / sudah akan pakai judul lain pada gak pernah dibahas 🙂

      •  

        Bung @flores saya juga sangat setuju SU-35.

        mohon dimaklumi Bung mungkin terpengaruh bahwa sejarah Alutsista TNI adalah sejarah tambal sulam pdahal belum tau jika 4 – 5 tahun kebelakang ada kue yg rasanya enak sdh dibagi2 ke eropa barat & timur+amerika utk negeri tercinta Indonesia Raya. 🙂 🙂

  78.  

    Kalau gitu bungkus aja tiga-tiganya gan, ya bertahap semua yg penting TOT nya ada

  79.  

    setelah ane lihat fotonya.
    “jangan2 nih????”

  80.  

    Oke,tx atas pencerahannya bung papa augusta…

  81.  

    wahai para pimimpin bangsa besar ini, tunjukkan JATI DIRI mu, janganlah engkau tunduk dan patuh kepada tekanan asing, engkau hanya boleh tunduk kepada amanat konstitusi dan kehendak rakyat ……….

  82.  

    ah cuma pembagian KIP & KIS aja kok…

  83.  

    Itu kok ada marketing typhoon di samping bapak2 Korea…

  84.  

    Sepertinya Tipun akan diambil untuk Support IFX terutama untuk Avionik & Mesinnya kan sama2 sekelas dng F 5 Tiger..tapi berharap sangat untk kelas Heavy Fighter nya ttp ambil SU 35s sbg pengimbang F35 Upil & Sonitan..toh anggaran militer kita akan tambah dua kali lipat dari sebelumnya..:)

  85.  

    kalo yang dimaksud faktor politic adalah suasana kebijakan luar negeri jokowi -jk maka yang diambil adlah su-35.tapi bila kebijakan dalam negeri dalam arti efisiensi dan kemandirian larinya ga jauh dari gripen.

  86.  

    u 35 itu harapan rakyat Inonesia.
    Salam untuk NKRI harga mati.

  87.  

    Numpang saran nih pendatang baru,menurut q ambil su35 8 biji dulu sambil nunggu su T50 utk genapi 1 skuadron d th 2018 nti

  88.  

    F15SE dong, biar IFX bisa gendong rudal dalam perut

  89.  

    ya semoga aj.kl udh dpt pengganti f5 apapun gt..ga ada lg ulasan ktika pespur kita intercept psawat lain tp dknai denda g sbanding dg biaya oprasionalnya..entah bner ato kaga..tp ttp aj bkn ganjel ati…

  90.  

    cuma bisa bilang Welcome JAS 39 gripen buat proyeksi kepentingan yg lebih besar

  91.  

    betul bung .. faktor politik sebagai negara yg pernah di embargo habis habisan oleh usa dan sekutu mulai f16 , HERCULES dan hawk 100/200 ( bahkan pernah pesawat hawk ditahan di eropa karena embargo ) membuat pemerintah kita mikir secara politis untuk pengadaan pesawat utama …. pesawat lapis ke 2 bisa saja f`16 hibah , gripen atau rafale atau typhon
    tidak ada pesawat yg jelek semua mempunyai kelebihan n kekurangan masing2 .. tq

  92.  

    Realisasi program alutsista primer AU 2014-2017

    1. Pespur: Su-34 (36), Su-35 (72), Rafale (54), EF Typhoon (48), F-16C Block 52 (40)
    2. Pesawat latih tempur: Yak-130 (24)
    3. Pesawat tanker: A330 MRTT (12)
    4. Pesawat AEW&C: C-295 + EMB-145 (8+8)
    5. Pesawat angkut berat: C-17 Globemaster III (5)
    6. Pesawat angkut sedang: A400M + C-130J Super Hercules (16 + 16)
    7. Radar taktis Nebo SVU (provisi 12 situs)
    8. Sistem hanud berbasis darat S-400 (14 baterai)
    9. Sistem hanud berbasis darat HQ-16 (22 baterai)

    – Realisasi program alutsista primer AL 2014-2017

    1. Kapal Perusak Kawal Rudal: CGN Petr Veliky (provisi 2017), CG Slava (2), DDG Sovremenny (2), DDG Udaloy (2), DDG De Zeven Provincien (6), FFG Talwar (4), FFG Krivak II (5), FFG Sigma II (4),
    2. Kapal selam: SSGN Akula (2), SSB Typhoon re-powered (1), SSG Amur 950 (3), SSG Kilo 636 (2), SSG Changbogo (2), U214+ (3), U212 (2)
    3. Sistem pertahanan pantai Klub K

    – Realisasi program alutsista primer AD 2014-2017

    1. Tank Tempur Utama: Leopard 2A4 + RI + Pz87 (120+180+64)
    2. Sistem artileri medan gerak sendiri berbasis meriam: Caesar (206)
    3. Sistem artileri medan berbasis roket multilaras: Astross II (110)
    4. Sistem artileri medan berbasis meriam 155 mm: Kh-79 (430)
    5. Sistem artileri pertahanan udara ringan Pantsyr S1 (120)
    6. Helikopter serang: AH-64D/E Apache Longbow/Guardian (14/36)
    7. Helikopter angkut/serbu: UH-60/MH-60 Blackhawk (60)
    8. Helikopter angkut berat: CH-47 Chinook (24)

  93.  

    pak komandan baru telpon katanya mau ambil gripen…biar sekalian bisa bikinya pas dengan program pemerintah menuju kemandirian alutsista joss..

  94.  

    “Kalau pembelian jet kita hanya menitik beratkan pada pada pengganti F5 semata,sudah pasti kita kan smakin tertinggal di pertahanan udara,menurut saya TNi sudah harus jg merealisasikan armada tempur udara di kawasan timur,nggak harus setiap pangkaan mengkonsentrasikan pada satu jenis saja,tapi dalam skuadron minimal ada 4 jenis yg memiiki kemampuan berbeda dari kelas jet super ringan(t50,yak141,skyhawk ),jet ringan(f16),jet menengah(gripen) dan jet berat(su ,rafale,typhn) + pembom(bisa di isi su 30 yg memiliki kesamaan fungsi dgn su 34)
    TNI memiliki jet figter berat sejati seperti su 27 yg tentunya harus di tambah dgn su 35 yg memiliki keefektifitas tinggi dalam menghadang dan menghancurkan sasaran lebih baik dari su 27 sendiri di generasi 4,5 nyaris 5.kalaupun TNI ingin memiliki gripen utk di kelas jangkauan 2000km knapa tidak di beli sekalian,sehingga TNI melakukan 3 jenis jet pengadaan yg berbeda,F16 52 IDN,gripen dan su 35 yg masing bisa di bagi rata di setiap skuadron yg sudah ada dan yg harus di buat seperti di nusa tenggara dan irian.kalau belum memadai beli saja su 35 2 skuaron penuh,gripen 2 skuadron penuh mk kedepan TNI hanya berfikir tentang 50 jet IFX/F33 hasil kerjasama dgn korsel yg tentu harus lebih di kebut melihat persaingan militer dan perdagangan di kawasan asia pasifik yg semakin memanas menyusul konflik ukraina.semoga TNI segera ambil keputusan yg tepat berdasar fungsi dan ngiritnya dari setiap peran tugas yg ada.tanpa harus mengesampingkan pembuatan cadangan BBM guna persediaan pertahanan perang dan utk cadangan lebaran tentunya(satu proyek dua fungsi).”

 Leave a Reply