Jul 202018
 

Helikopter anti-kapal selam (ASW) AgustaWestland AW159 Wildcat milik Royal Navy © UK MoD via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Angkatan Laut Filipina (PN) akan menerima dua unit helikopter anti-kapal selam (ASW) pertamanya, AgustaWestland AW159 “Wildcat”, bulan Maret tahun depan, seperti dilansir dari laman Canadian Inquirer Filipina.

“Pengiriman [AW159] mungkin pada bulan Maret 2019),” kata perwira Angkatan Laut Filipina, Laksamana Madya Robert Empedrad ketika ditanya tentang jadwal pengiriman untuk kedua helikopter, selama wawancara dengan wartawan pada hari Senin.

AW159 tersebut akan berasal dari produsen pesawat Anglo-Italia AgustaWestland, guna melengkapi dua unit fregat rudal yang dibangun oleh Hyundai Heavy Industries seharga $ 337 juta, untuk melawan serangan kapal selam.

“Helikopter anti-kapal selam akan membantu fregat terhadap serangan kapal selam dari dalam laut. Jadi ini akan membantu dalam mempertahankan fregat”, tambah Empedrad.

Kontrak untuk 2 unit helikopter anti-kapal selam itu senilai $ 100 juta, sudah termasuk amunisi, peralatan misi dan dukungan logistik terpadu. AW159 yang sebelumnya disebut Future Lynx dan Lynx Wildcat adalah versi upgrade dari helikopter militer Super Lynx dari Westland.

Helikopter AW159 tersebut telah dipesan Angkatan Laut dan Angkatan Darat Kerajaan Inggris, mampu terbang dengan kecepatan 291 km/jam, jangkauan tempur 777 km, dan jangkauan jelajah 963 km. Serta dapat terbang selama 4,5 jam jika dilengkapi dengan bahan bakar tambahan.

AW159 dapat dilengkapi dengan roket CRV7 dan senapan mesin, rudal Sea Skua, dan torpedo Sting-Ray serta peledak bawah laut.