Filipina Akhirnya Pilih Helikopter Tempur AS

Jakartagreater.com – Tim dari Technical Working Group (TWG) Angkatan Udara Filipina dilaporkan memilih helikopter tempur buatan Amerika Serikat, tulis Mintfo.

Kelompok Kerja Teknis Angkatan Udara Filipina (PAF) selama proyek Attack Helicopter Acquisition dilaporkan telah memilih platform baru yang merupakan helikopter Amerika Serikat setelah melakukan evaluasi ulang.

Web MaxDefense Filipina mengatakan “mendapat konfirmasi bahwa tim dari Technical Working Group (TWG) untuk Attack Helicopter Acquisition Project akhirnya membatalkan pilihan helikopter serang ATAK T129B dari Turki.”

“Ini karena kegagalan Turki untuk mengkonfirmasi kemampuannya untuk mengimpor mesin dan avionik dari AS dan Inggris untuk memungkinkan pembuatan dan dukungan helikopter,” tambah MaxDefense.

Tertulis, tim TWG telah memilih helikopter Amerika Serikat untuk menggantikannya setelah evaluasi ulang dilakukan, dan ada 3 model helikopter Amerika Serikat yang ditawarkan kepada PAF. Tapi belum dapat dikonfirmasi tipe yang akan dipilih Filipina, lansir Max Defense.

Beberapa helikopter Amerika Serikat yang ditawarkan kepada Filipina adalah AH-1Z Viper, AH-64E Apache, dan S-70i Black Hawk yang dipersenjatai. Meskipun dibangun di Polandia, S-70i Black Hawk dibangun di bawah Sikorsky, Lockheed Martin Company.

TERPOPULER

9 pemikiran pada “Filipina Akhirnya Pilih Helikopter Tempur AS”

  1. “Ini karena kegagalan Turki untuk mengkonfirmasi kemampuannya untuk mengimpor mesin dan avionik dari AS dan Inggris”
    ——————————————————

    Ini akibatnya jika blom siap mandiri 100% dlm industri militer. Turki masih bergantung dng AS utamanya pasokan mesin dan suku cadang peralatan militer produk negaranya.
    Yg menjadi pertanyaan mengapa jika berselisih dng AS, tetap menggunakan mesin buatan AS utk menawarkan ke Pinoy. Knp tidak menawarkan mesin dr produsen di luar AS.?

    • menurut saya, keputusan filipina membeli produk uncle sam itu bagus ya, terlepas pikiran nyinyir dari pakar militer dadakan +62, benar harga relatif mahal, lebih mahal dr papa bear apalagi china, kl di bandingkan dengan turki ya nanti aja ya, negara yg ini sih masih jauh dari kata terbukti produk alutsista beratnya. pertanyaannya kenapa? well, menurut saya pribadi,, uncle sam dan negaranya ratu elizabeth itu bertanggung jawab, mereka pasang badan utk melindungi ally nya, hal itu yang tidak di lakukan papa bear. secara paket ekonomi pun penting bekerja sama dengan uncle sam, jangan lupa mereka principle produk utama dunia baik dr teknologi sampai ke perangkat2 ringan, akan berat rasanya bila negara berkembang tidak di supply oleh produk mereka. silahkan bandingkan dengan papa bear. belum lagi di tambah tujuan export negara, hayo banyakan mana? kl tax untuk produk negara berkembang di naikin aja kl mau jualan di negara uncle sam piye? lah kl sama papa bear aja jauh apalagi kl mau di bandingkan dengan turky? hadeuh, baru mau berantem sama yunani aja erdogan langsung ajak damai pas dasault rafale parkir di yunani, wkwkwkkw

  2. Doakan saja si Viper jadi menghanggar di Filipina kita juga butuh mereka kuat, apalagi jika Brahmos dan Spike jadi ngandang di Subic Bay, paling tidak konsentrasi cina pecah karena ada front Timur yg menguat dan front Barat Natuna yang dijamin bentar lagi pasti tambah kuat dan tangguh

Tinggalkan komentar