Nov 262016
 

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte bertemu di sela-sela acara Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) Summit di Lima, Peru, pada 19 November 2016. (Sputnik / Kremlin / Mikhail Klimentyev / Reuters)

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte bertemu di sela-sela acara Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) Summit di Lima, Peru, pada 19 November 2016. (Sputnik / Kremlin / Mikhail Klimentyev / Reuters)


Kementerian Luar Negeri Rusia melalui situsnya merilis dekrit yang menyatakan bahwa Rusia dan Filipina berencana menggelar pembicaraan terkait penandatanganan perjanjian kerjasama pertahanan. Dekrit itu ditandatangani oleh Perdana Menteri Rusia, Dmitry Medvedev.

“Untuk menerima usulan Kementerian Pertahanan Rusia, bersama-sama dengan Kementerian Luar Negeri Rusia, untuk menegosiasikan kesepakatan antara Kementerian Pertahanan Rusia dan Departemen Pertahanan Nasional Filipina pada kerjasama pertahanan,” bunyi dekrit tersebut, seperti dilansir Sindo News pada Sabtu (26/11).

Sebelumnya, Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan bahwa pihaknya akan mengirimkan Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan negaranya ke Rusia. Pengiriman dua menteri itu dilakukan menjelang kunjungan Duterte ke Moskow untuk memenuhi undangan pribadi Presiden Rusia Vladimir Putin.

Sumber: Sindo News

Bagikan:

  23 Responses to “Filipina dan Rusia Segera Lakukan Kerjasama Pertahanan?”

  1.  

    Apa yg akan dibeli si pinoy dari rusia.?

  2.  

    Senyum2 aj

  3.  

    Pangkalan subic akan d berikan ke Rusia,. Setelah di “ceraikan’ oleh amerika..

  4.  

    Diundang = dipinang..??

  5.  

    mau beli kpal selam tuh..

  6.  

    mungkin mau sukoi series juga pinoy..

  7.  

    bila pinoy beli sukoi series sangat berbahaya krn bagaimanapun juga paklek sam msh mengakui pinoy itu sekutunya.

  8.  

    bung jembling mungkin harus tanya google dulu kali bung… xixixixixiiii

  9.  

    nah gituh dong… dari dulu napah!

  10.  

    Paling banter pinoy beli frigat dan kasel beberapa biji aja, utk ad nya mbt t90s ga lbh dari itu…klo rudal pinoy sptnya blm begitu trtarik…

  11.  

    .

  12.  

    Buat apa juga beli alutsistA dari rusia tapi kagak punya nyali, lautan dicaplok malah ngajak kerjasama

  13.  

    masih ingtkah betapa duterte langsung berubah haluan setelah pak jokowi kesana trus dibalas kunjungan balik duterte arah kebijakan hankam pinoy langsung berubah 180′???

  14.  

    Mau beli mig 35 atau sukhoi 35 pengganti f16 bekas asu yg gak di ACC sama kongres asu.
    Mau beli tank T90/T14 armata buat ngadepin T95/T99 china.
    Mau beli S300/S400,pantsir,buk,igla sbg solusi terbaik rudal hanud ketimbang buatan barat yg kemahalan dan rawan embargo.
    Mau beli kasel lada/amur lengkap dg rudal kalbr ketimbang U class series yg gak nutut buat kantong buat ngadepin tiongkok.
    Cuman masih mau (berharap)…xixixixixi

  15.  

    Duterte hanya boneka amerika
    Skenario besarnya, jangan sampai negara asean perang dengan Cina.
    Amerika yg sudah kerepotan biaya perang, ditambah pusing harus mendukung pihak mana.
    Kedua kubu punya bisnis strategis dengan Perusahaan-perusahaan amerika.
    Oleh karena itu, si Duterte lah yang dimainkan agar dekat dengan Cina dan sekutu besarnya Rusia.

 Leave a Reply