Filipina Ingin Membeli 24 Pesawat Tempur Lagi

62
809

image

Washington – Filipina berencana membeli 24 pesawat tempur lagi, menambah 12 jet tempur FA-50 yang telah dipesan dari Korea Selatan pada tahun 2014, ungkap Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI).

Laporan itu tidak menjelaskan kapan atau dari Negara mana pesawat itu akan dipesan. FA-50 adalah pesawat tempur canggih milik Filipina yang pertama setelah vakum selama beberapa dekade di tengah ketegangan yang meningkat dengan China atas wilayah yang disengketakan di Laut Cina Selatan.

Laporan SIPRI dari Stockholm pada hari Senin mengungkapkan lima eksportir senjata terbesar pada 2010-2014 adalah Amerika Serikat disusul Rusia, China, Jerman dan Perancis, dan lima importir terbesar adalah India, Arab Saudi, Cina, Uni Emirat Arab dan Pakistan.

Lima besar negara eksportir senjata berkontribusi atas hampir 74 persen dari seluruh ekspor senjata didunia. Laporan itu juga mengungkapkan banyak negara di Asia Tenggara secara signifikan memodernisasi dan memperluas armada pesawat tempur mereka di 2010-2014.

Singapura menerima 32 jet tempur F-15E dari Amerika Serikat pada 2010-2014 dan pada tahun 2014 memesan 6 pesawat tanker A330 dari Spanyol.

Vietnam menerima 24 jet tempur Su-30 dari Rusia dan memesan 8 pesawat tempur lagi.

Indonesia menerima 3 Su-27 dan 6 pesawat Su-30 dari Rusia, 5 jet tempur pertama dari 24 pesawat F-16C dari Amerika Serikat dan 16 pesawat tempur ringan T-50 dari Korea Selatan dan berencana memesan 50 pesawat tempur KFX dari Korea Selatan. Penambahan pesawat tanker serta jet tempur lagi untuk menggantikan jet tempur yang sudah tua.

Thailand menerima 12 pesawat tempur Gripen-C dari Swedia.

Malaysia melihat beberapa pemasok potensial untuk menyediakan 18 pesawat tempur baru dan memesan 4 pesawat tanker / transportasi A400M dari Spanyol.

Sumber : Bernama

Pengirim : Pecinta Wanita JKGR Biro Jepara

62 KOMENTAR

    • ane br bngn bung bocah…
      begitu mengetahui RI menerima hibah F16 dari Us, Filipina jg sempat berencana meminta hibah tsb.
      namun batal karena mereka tdk punya kemampuan utk mengoperasikan’a, baik dari segi SDM maupun anggaran.

      pesawat tempur FA-50 ini seperti’a lebih difungsikan sebagai pesawat tempur
      latih utk mencetak para pilot’a.
      jd, bukan hil yg mustahal bila suatu saat nanti, Us jg akan menghibahkan beberapa pespur’a (f16/f15).
      & jg tidak menutup kemungkinan ada’a pilot mereka yg berlatih (rahasia) di Us.
      hanya opini pribadi lho.
      he… he…

  1. Atau dibalik 1 skuadron pengganti F5 dan 3 skuadron bekas F16 blok 40 sebagai pengganti rencana beli 1 skuadron F16 blok 60 baru. Ingat waktu ingin beli 6 F16 blok 52, dengan dana yang sama ditawari upgrade 24 F16 blok 32. 1 dapat 4. maaf oot.

  2. Australia & Singapura armada udaranya F15, F18, dan akan memiliki F35. Kalau benar Indonesia kedepannya hanya akan diperkuat oleh F16, Gripen, Rafale. Tanpa SU35. Apakah Indonesia dipola agar jangan sampai memiliki kekuatan yang seimbang di kawasan? Apakah petinggi kita tidak berfikir ke arah itu. Katanya bangsa kita harus menjadi bangsa yang bermartabat, dihormati, disegani dan besar.
    Bila kekuatan militernya saja sudah terlihat dibawah mereka. Apa tidak ada kemungkinan kita dilecehkan kembali oleh negara tetangga yang seharusnya sebagai sahabat.

    • Kalau kita sampai tidak jadi beli Su-35 gara-gara dapat pespur yang lebih banyak tapi bekas. Menurut saya, itu sudah merugikan kita. Jumlah tidak mempengaruhi, yg membuat superioritas adalah kualiti dari pespur. Kita lihat saja, kita hanya punya 16 Sukhoi, tapi superioritas kita melambung tinggi. Buktinya Australia sampai cepat-cepat membeli F-35. TERBUKTI..
      Kita harus membayangkan 1 Sukhoi dapat menjatuhkan 4 pespur kelas medium. Kita harus selalu mebayangkan hal ini. NKRI Jaya!

  3. Mungkin ada arti terselubung di balik pernyataan menhan. Beliau ingin alutsista untuk sar : MISTRAL untuk sar dan angkutan tank & apache. CHINOOK untuk angkut sar & tentara. PESPUR KELAS BERAT untuk angkut rudal & misi penyelamatan nusantara dari serangan musuh. KAPAL SELAM untuk penyelamatan kecelakaan di laut. Sebuah pernyataan yg pnuh arti.

  4. SU 35 pilihan utama, F 16 buat cadangan lapis kedua BTW

    Kabarnya jika TNI ambil 1 ska F16 blok 60 gress,

    ada bonus tambahan 3 ska (48) F16 blok 40 bekas.

    Jadi total dapat 64 unit F16 baru dan bekas…

    kalo jadi f16 kita 6 skuadron lebih dong???? (10+24+16+48=98)…

    F 16 Indonesia 98 BROOO….MANTAB lumayan buat kamikaze lawan yg berani coba coba….