Nov 242017
 

Kapal Perang MPAC mk.3 Filipina (photo : Mandirigma17/ militaryimages.net)

Jakartagreater.com – Angkatan Laut Filipina mengumumkan pada hari Senin, 20/11/2017 bahwa mereka berencana memasang sistem rudal di tiga kapal perang baru serbaguna MPAC (Multi-Purpose Attack Craft) pada akhir bulan Desember, dilansir Manilatimes.net.

Kepala Angkatan Laut Filipina, Vice Admiral Ronald Joseph Mercado, mengatakan bahwa akan ada pre-delivery inspection dari Israel untuk sistem rudal Spike ER (Extended Range) Rafael Advanced Defense Systems di MPAC Filipina.

dok. Presiden Filipina Rodrigo Duterte meninjau Spike ER launcher mock-up (photo : Adroth / Defenseph.net)

“Pemeriksaan sebelum pengiriman sudah dijadwalkan. Kemudian satu pesawat Angkatan Udara [Filipina] akan pergi ke Israel untuk mengangkut rudal tersebut ke Filipina. Semua biaya dibayar oleh pemrakarsa, “kata Mercado kepada wartawan dalam sebuah pesan teks.

Dia menambahkan bahwa pemasangan sistem rudal tentatif akan dilakukan pada bulan Desember.

Sistem rudal ini mampu menembus 1.000 milimeter atau 39 inci dari baja rolled homogeneous dan memiliki jangkauan maksimum lima mil atau 8km. Senjata ini memiliki misi mode anti-kapal, yang berarti dapat menyergap target permukaan.

Spike ER launcher mock-up (photo : Adroth / Defenseph.net)

Sistem rudal Spike ER dibeli oleh pemerintah Filipina seharga Peso 270 juta Peso atau sekitar USD 5,3 Juta.

Ketiga kapal MPAC diaktifkan 22 Mei lalu. Jumlah lambung mereka adalah BA-488, BA-489 dan BA-490.

  19 Responses to “Filipina Segera Pasang Sistem Rudal Spike ER di 3 Kapal MPAC”

  1. Rudal lagi nih

    • Rudal yg metodenya mirip dengan operasi pembebasan sandera di Mimika….

      Dekati musuh secara senyap………. setelah sesuai dgn jarak jangkauan, langsung gigit terus kabur…..

      Lumayan daripada manpads….

  2. Lumayan dahhh…sementara belum pake rudal yg lebih jauh lagi.

  3. kita pakenya c-705 ya?

  4. Kecil cabe rawit, materi ammo nya bisa nembus baja setebal 1000 mm

  5. Laris manis jg buatan Israel nih! AS tersaingi padahal AS yg mensubsidi ekonomi dan militer Israel sampe apa yg AS punya hampir semua bs dimiliki Israel, dan dioprek dimodifikasi akhirnya dijual kembali. Patut ditiru kempampuan mereka yg mampu memodifikasi dan mengembangkan alutsista dan akhirnya dijual!

 Leave a Reply