Apr 242018
 

Jet tempur ringan FA-50PH Angkatan Udara Filipina © Roy Kabanlit via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Pangkalan Udara Basa di Floridablanca, Pampanga, Filipina akan mulai mengoperasikan dan merumahkan 10 jet tempur FA-50PH milik Angkatan Udara Filipina (PAF) pada kuartal keempat tahun ini, seperti dilansir dari Canadian Inquirer.

Langkah itu berkoordinasi dengan program “Balik Basa” Angkatan Udara Filipina, tutur humas Skuadron 5, Letnan Gary Regalado dalam sebuah pesan singkat kepada Kantor Berita Filipina, pada hari Rabu.

“Basa Air Base akan membangun kembali dirinya sebagai garis pertahanan udara pertama PAF terhadap semua ancaman baik asing maupun domestik. Memindahkan jet tempur FA-50PH ke Basa memastikan kita menjadi pusat operasi pertahanan udara di Filipina”, tambahnya.

Skuadron 5 adalah unit Angkatan Udara Filipina (PAF) yang bertugas dengan operasi jet tempur cepat dan pertahanan udara. Dua jet tempur pertama dikirimkan pada tanggal 28 November 2015 lalu, sedangkan dua pesawat terakhir dari 12 FA-50PH pesanan PAF dengan Korea Aerospace Industries dikirimkan pada 31 Mei 2017.

FA-50PH ini memiliki kecepatan tertinggi 1,5 mach atau satu setengah kali kecepatan suara dan mampu dipasangkan rudal udara-ke-udara, termasuk rudal udara-ke-udara dan pencari panas AIM-9 Sidewinder, selain meriam otomatis ringan.

Secara khusus, Basa Air Base adalah rumah dari bekas pejuang utama PAF, Vought F-8 “Crusader” dan Northrop F-5 “Tiger” sebelum mereka pensiun di tahun 1988 dan 2005, masing-masing.