Mar 022019
 

Kapal patroli lepas pantai (OPV) Saettia Mk2 buatan Italia © Fincantieri

JakartaGreater.com – Upacara pemotongan baja kapal patroli lepas pantai (OPV – Offshore Patrol Vessel) pertama yang dipesan oleh Kementerian Pertahanan Qatar ke Fincantieri dalam program akuisisi angkatan laut nasional, berlangsung hari ini di halaman Muggiano (La Spezia), menurut rilis pers perusahaan pada hari Rabu.

Dalam pemberian kontrak prestisius ini, Fincantieri telah menang atas pesaing lain berkat proyek yang diakui sebagai yang paling canggih dan inovatif dari semua dan pengalaman yang diperoleh dalam pembangunan kapal berteknologi tinggi.

Kontrak yang diperoleh Fincantieri adalah sekitar € 4 miliar, unyuk pasokan tujuh kapal permukaan, di antaranya 4 korvet, 1 kapal amfibi atau LPD – Landing Platform Dock, dan 2 kapal patroli (OPV – Offshore Patrol Vessel) serta layanan dukungan di Qatar selama 10 tahun setelah pengiriman kapal. Semua unit akan sepenuhnya dibangun di galangan kapal Fincantieri Italia.

Kapal patroli pertama, yang baja pertamanya dipotong hari ini, dirancang secara konsisten dengan aturan RINAMIL untuk Kapal Patroli Cepat (FPV) dan akan menjadi jenis kapal fleksibel yang mampu memenuhi berbagai jenis tugas, mulai dari tugas pengawasan hingga pertempuran.

Kapal patroli ini panjangnya sekitar 63 meter, lebar 9,2 meter, kecepatan maksimum 30 knot dan dapat menampung 38 orang awak.

Sistem propulsi memiliki empat baling-baling pitch variabel, dua di kanan dan dua di kiri, masing-masing sejalan dengan mesin penggerak diesel. Selanjutnya, kapal akan dapat mengoperasikan RHIB (Rigid Hull Boat Boat) melalui derek yang terletak di buritan.