Finlandia Gantikan Artileri Buatan Soviet Dengan Howitzer Korea Selatan

Kementerian Pertahanan Finlandia pada hari Jumat mengkonfirmasi bahwa negara itu akan membeli self-propelled howitzer K9 Thunder 155 mm dari Korea Selatan.

Jussi Niinisto, Menteri Pertahanan Finlandia, telah menyetujui pembelian 48 unit K9 Thunder 155 mm milik tentara Korea Selatan, dengan biaya sebesar $ 155 juta (sekitar 2,06 trilyun).

Menurut Kementerian Pertahanan Finlandia, kontrak tersebut meliputi pemeliharaan, suku cadang, pelatihan, dan pilihan untuk mendapatkan senjata tambahan.

Finlandia mengumumkan bahwa negosiasi K9 Thunder 155 mm dengan Korea Selatan berlangsung pada bulan Juli 2016, merujuk pada harga senjata dan kemampuan adaptasi militer Finlandia.

Akuisisi K9 Thunder 155 mm ini memungkinkan Helsinki untuk menonaktifkan sebagian besar sistem artileri tua buatan Soviet. IHS Jane melaporkan bahwa Angkatan Bersenjata Finlandia (FDF) telah melakukan uji coba senjata yang dimulai pada akhir 2016.

Pelatihan staf telah dimulai, howitzer tersebut dijadwalkan akan dikirimkan tahun ini, dengan pelatihan di markas militer Finlandia diharapkan akan di mulai pada tahun 2019. Pengiriman terakhir diperkirakan pada tahun 2024, dengan total pengiriman 48 unit .

FDF saat ini mengoperasikan self-propelled 2S5 Giatsint-S 152 mm, self-propelled 2S1 Gvozdika 122 mm, dan artileri derek D-30 122 mm serta artileri derek M-46 130 mm. Khusus artileri derek 155 GH 52 APU, akan dilengkapi oleh self-propelled howitzer K9 Thunder 155 mm.

Sementara itu, Estonia juga berencana untuk mengakuisisi 12 unit howitzer buatan Korea Selatan.

Sputnik News

Leave a Reply