Fregat FREMM Terbaru Prancis Dibangun Untuk Tujuan Khusus

fregat fremm alsace prancis 3

Alutsista – Naval Group Prancis telah menyerahkan fregat FREMM terbaru Alsace (D656) kepada Angkatan Laut Prancis pada 16 April 2021, sesuai dengan komitmen jadwal dan kinerja yang diharapkan.

Fregat ini memiliki kemampuan yang berbeda dengan fregat sebelumnya karena dipasang pertahanan udara yang diperkuat. Alsace merupakan satu dari dua fregat dengan kemampuan pertahanan udara yang ditingkatkan, sehingga disebut juga FREMM DA (Defence Air) Alsace.

Fregat ini sekaligus menandai fregat multimisi FREMM ke-7 yang dipesan oleh OCCAr untuk badan pengadaan pertahanan Prancis (Direction generale de l’armement – DGA) untuk Angkatan Laut Prancis.

Dengan peningkatan kemampuan pertahanan udara ini, maka peran dari fregat Alsace menjadi kapal pertahanan udara unit utama, sejajar dengan kapal induk Charles de Gaulle, atau Landing  Helicopter Docks (LHD) tipe PHA, di dalam naungan angkatan udara dan kelompok kapal amfibi.

fregat fremm alsace prancis 2

Fregat FREMM Alsace Prancis. (@ Naval Group)

Fregat serbaguna Alsace memiliki kemampuan anti-kapal selam yang luar biasa, sama dengan unit seri FREMM sebelumnya, tetapi dengan versi baru ini, Angkatan Laut Prancis mendapatkan manfaat dari kemampuan pertahanan udara yang diperkuat, sesuai dengan komitmen undang-undang pemrograman militer”, ujar Pierre Eric Pommellet, selaku ketua dan CEO Naval Group, dirilis Naval Group, 16-4-2021.

Dipersenjatai dengan persenjataan berat seperti semua fregat FREMM, Alsace dirancang untuk menjawab persyaratan operasional Angkatan Laut Prancis.

Fregat ini mendapat manfaat dari evolusi berkelanjutan yang intrinsik pada program FREMM untuk menggabungkan inovasi teknologi terbaru dan mengintegrasikan perkembangan terbaru yang dipesan oleh OCCAR, sesuai dengan jadwal pengiriman yang tidak berubah.

Arsitektur unit utama dari seri FREMM yang dirancang oleh Naval Group tetap dipertahankan. Apa yang menjadi ciri FREMM Alsace adalah peningkatan kemampuan perang anti-udaranya.

Mengganti Sylver 70 dengan Sylver 50

Untuk memenuhi misi itu fregat Alsace menukar 2 modul peluncur roket vertikal Sylver 70 yang menampung 16 Rudal jelajah MdCN, untuk digantikan dengan 2 modul peluncur Sylver 50, sebagai tambahan dari sistem yang sudah ada untuk memenuhi kebutuhan memasang 32 Rudal Aster 30 atau Aster 15.

Untuk memperkuat kemampuan anti pesawatnya, fregat ini tidak hanya mengandalkan Rudal dengan jumlah yang banyak. Naval Group dan Thales juga melakukan modifikasiterhadap radar Herakles utama dengan peningkatan daya dan modul yang lebih banyak.

Antena radar untuk menjejak gelombang elektronik pasif juga diperkuat. Tiang fregat didesain ulang dan disempurnakan untuk menghilangkan efek yang menganggu gelombang radar.

Fregat Alsace memiliki kemampuan deteksi 360 derajat yang diperpanjang. Sistem pertempuran SETIS juga dimodifikasi untuk menyerap perubahan itu. Kini dengan dilengkapi Rudal Aster 30, fregat Alsace dapat menerapkan zona larangan terbang dengan radius 100 km.

fregat fremm alsace prancis 1

Fregat FREMM Alsace Prancis. (@ Naval Group)

Apa yang disebut “peningkatan kemampuan dalam pertahanan udara” terdiri dari beberapa hal perubahan penting terhadap FREMM Alsace (D656) yang dicatat oleh Navalnews.com, yakni:

– Radar multi-fungsi Thales Herakles lebih kuat, memiliki lebih banyak modul pemancar, bentuk gelombang tambahan, dan mode pencarian untuk pertahanan udara jarak jauh.

– Radar kendali tembakan Thales STIR EO MK 2 menggantikan Najir dengan Sagem (memberikan kemampuan AAW dan ASuW yang lebih baik ke meriam utama 76mm).

– Struktur bridge yang diperkuat untuk mengakomodasi beban ekstra di atas.

– 4x sistem peluncuran vertikal Sylver A50 dengan total 32x MBDA Aster 15 atau 30 Rudal permukaan ke udara.

– Sistem komunikasi dan antena tambahan.

– 3x konsol tambahan di CIC (pengaturan global di dalam CIC telah dimodifikasi sesuai) untuk total 20 di atas kapal.

– Modifikasi sistem manajemen tempur SETIS dengan fungsi pertahanan udara tertentu.

– Tempat berlabuh tambahan.

Dengan dicopotnya peluncur Sylver 70, kapal ini memang tidak lagi memiliki kemampuan serangan darat. Namun tetap tangguh dalam menghadapi peperangan kapal anti permukaan berkat adanya 8 tabung Rudal exocet MM40.

Begitu pula dengan perang anti kapal selam sama dengan fregat Aquitaine class, karena adanya sonar lambung kinglip, sonar variabel kedalaman Captas 4, torpedo Mu90 dan helikopter ASM.

Dengan peralatan itu maka kapal perang ini bisa menjadi fregat pertahanan sekaligus fregat serang untuk memenuhi misi yang ditugaskan.

Fregat FREMM Alsace

Fregat FREMM Alsace Prancis. (@ Naval Group)

Sistem Senjata FREMM DA

Semua unit seri FREMM dengan kemampuan pertahanan udara yang ditingkatkan dapat menggunakan:

– 8 Rudal anti-kapal Excocet MM40 Block 3
– b32 Rudal Aster dalam sistem peluncuran vertikal Sylver®
– 1 meriam angkatan laut utama 76 mm
– 4 senapan mesin 12,7 mm
– 19 torpedo MU90
– 1 helikopter perang angkatan laut Caïman
– 2 Senjata angkatan laut Narwhal 20-mm yang dioperasikan dari jarak jauh.

Fitur teknis FREMM DA

– Panjang keseluruhan: 142 meter
– Lebar: 20 meter
– Perpindahan: 6000 ton
– Kecepatan maksimum: 27 knot
– Kapasitas akomodasi: 165 orang
– Otonomi: 6000 mil laut dengan kecepatan 15 knot

*Foto: Fregat FREMM Alsace Prancis. (@ Naval Group)

Leave a Reply