Fregat Ringan Gepard Class, Tanda Cinta Kasih dari Rusia

Fregat Gepard 3.9 ketiga yang dibangun untuk Vietnam akan melakukan pelayaran perdananya dari perusahaan pembuatnya di timur Rusia, Rabu. Dirancang sebagai kapal perang multimisi, anti kapal permukaan, anti kapal selam dan anti serangan udara, Gepard mampu beroperasi secara mandiri atau sebagai bagian dari gugus tugas, serta mampu melakukan tugas pengawalan dan patroli.

Fregat ini memiliki berat 2.200 ton, panjang 102 meter, dengan kecepatan maksimum 23 knot, dan di awaki oleh 103 personel dengan daya jelajah hingga 5.000 mil.

1131658

Gepard dipersenjatai dengan sistem rudal anti kapal Uran-E, meriam utama AK-176M kaliber 76,2 mm, sistem canon otomatis dan rudal pertahanan udara Palma, dua canon otomatis AK-630M 30 mm, dan tabung torpedo 533 mm. Fregat juga dapat membawa helikopter Ka-28 atau helikopter angkatan laut Ka-31 Helix.

Dengan diperkuat enam kapal selam Kilo class dan pesawat pembom-tempur Su-30MK2, kesepakatan fregat Gepard dipandang sebagai bagian dari modernisasi besar-besaran Angkatan Laut Vietnam.

Vietnam sudah menerima dua fregat Gepard 3.9 pada tahun 2006, fregat kedua diterima pada Maret 2011. Kedua fregat Gepard diberi nama Dinh Tien Hoang dan Ly Thai To.

Dalam beberapa tahun terakhir, Vietnam telah menyelesaikan sejumlah kontrak dengan Rusia untuk pengiriman kapal perang dan kapal selam untuk Angkatan Lautnya. Secara khusus, pada tahun 2005 Vietnam juga membeli dua belas kapal rudal Molniya Project 12.418 dan mulai diproduksi secara lisensi pada tahun 2010.

Vietnam membeli enam kapal selam Project 636 Varshavyanka dari Rusia pada tahun 2009 dengan harga sebesar US$ 1,8 miliar. Selain itu, pada April 2011 Rusia setuju memberikan suku cadang dan peralatannya untuk perbaikan peralatan tempur Angkatan Laut Vietnam.

Sputnik

Tinggalkan komentar