Frigat Iver Huitfeldt class Pilihan Favorit Pembaca JakartaGreater

JakartaGreater – Polling tentang Fregat Tambahan yang paling Cocok untuk memperkuat Indonesia, telah ditutup dengan jumlah suara yang berpartisipasi sebanyak 1440 pemilih. Polling ini dimenangkan oleh frigat Iver Huitfeldt class buatan Denmark dengan perolehan 40% atau 569 Votes.

Munculnya frigat Iver Huitfeldt class menjadi favorit pilihan pembaca JakartaGreater, tidak terlalu mengejutkan, karena isu untuk mengakusisi fregat ini telah lama bergulir.

Iver Huitfeldt class sering juga disebut fregat rasa destroyer, karena bobot dan persenjataaanya. Denmark berencana melengkapi Iver Huitfeldt class yang berbobot 6600 ton dan panjang 138 ini dengan rudal canggih AS, SM-2 Blok IIIA.

Namun dalam analisan Janes.com, Iver Huitfeldt class tidak masuk ke dalam 4 opsi yang diperkirakan akan memperkuat alutsista kapal perang Indonesia. Menurut Janes.com, ke 4 opsi itu adalah: varian dari SIGMA 10514 Damen, Mogami-class 30FFM Jepang, Bergamini (FREMM) class Italia dan Arrowhead 140 concept Babcock Inggris.

Dari 4 list opsi yang diperkirakan Janes.com, fregat Mogami-class 30FFM menjadi pilihan kedua terfavorit dengan perolehan 24%, 343 Votes.

Nama fregat ini belum lama terdengar masuk ke dalam rencana akusisi oleh Kementerian Pertahanan Indonesia.

Namun dalam pertemuan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto bersama Menteri Luar Negeri RI Retno L.P. Marsudi, yang melaksanakan kunjungan kehormatan kepada Perdana Menteri Jepang YM Yoshihide Suga, di Tokyo, Jepang, Selasa, 30-3-2021, dibahas dan ditandatangani Perjanjian Tentang Pengalihan Alat dan Teknologi Pertahanan.

Tidak disebutkan dengan jelas alutsista apa yang akan ditransfer ke Indonesia. Namun akun Direktorat Hukum dan Perjanjian Politik dan Keamanan Kementerian Luar Negeri mengatakan pada bulan Februari 2021 di Jakarta, telah terjadi perundingan pembahasan perjanjian transfer alat pertahana n& kapal Frigat antara RI-Jepang.

Nama fregat Mogami-class 30FFM akhirnya ramai dibicarakan di jagad maya, walau belum ada pernyataan resmi dari kedua negara.

JS Mogami FFM-1. (@JMSDF Instagram)

Pilihan ketiga yang menjadi favorit dari pembaca adalah Admiral Gorshkov class dengan perolehan 16%, atau 227 Votes.

Fregat ini memang gahar karena dilengkapi berbagai persenjataan modern, seperti peluncur vertikal (VLS) Polimer-Redut, yang mampu mencapai target udara dalam radius 150 km, rudal P-800 Oniks (SS-N-26) atau Kalibr missile system (SS-N-27), serta 2 × 4 330mm torpedo tubes for Paket-NK anti-torpedo/anti-submarine torpedoes. Meski demikian hingga saat ini nama fregat Admiral Gorshkov class belum terdengar masuk rencana akusisis alutsista Indonesia.

Adapun pilihan keempat dari pembaca adalah SIGMA 10514 improved dengan perolehan 8% atau 119 Votes. Ini artinya voters-nya berharap Indonesia tidak perlu pindah ke fregat lain, melainkan lebih baik meng-upgrade SIGMA 10514 yang sudah ada.

Frigate Bergamini FREMM class, Fincantieri Italia menjadi pilhan favorit kelima dari pembaca dengan hasil polling 7%, atau 106 Votes.

Nama pabrikan Fincantieri tidak asing di Indonesia, karena sempat bersaing dengan Damen SIGMA 10514 yang akhirnya memenangkan tender frigat Indonesia yang terdahulu.

Adapun pilihan favorit pembaca urutan berukutnya secara berturut turut berdasarkan jumlah suara adalah: Sachsen class -Jerman (2%, 33 Votes), Arrowhead 140 – Babcock (1%, 16 Votes), Aquitaine class -Prancis (1%, 11 Votes), Type 054A class -China (1%, 10 Votes), Shivalik class -India (0%, 4 Votes) dan Alvaro de Bazan class – Spanyol (0%, 2 Votes).

Hasil polling frigat terfavorit yang cocok sebagai tambahan memperkuat alutsista Indonesia

Terima kasih atas partisipasinya dalam polling ini. Salam.

*Foto: Peter_Willemoes -F362, Iver Huitfeldt-class (@MKFI- commons.wikimedia.org)

3 pemikiran pada “Frigat Iver Huitfeldt class Pilihan Favorit Pembaca JakartaGreater”

    • karena dulu yang namanya belanja fregat canggih itu kayak mimpi bang, makanya cuma demen-demenan doank…

      beda sekarang ketika sadar kita bener-bener mau beli, baru dah milihnya sambil mikir harga, fungsi, kompatibilitas, kesesuaian dgn user’s need dll

      • dgr2 sih iver bs plug and play, cm kl aye pikir indo ini kan belanja barang maunya yg murah meriah bagus + banyak maunya, knp gak ke admiral aja yg lengkap tuh dr tembakan bren atas, bawah aer, + ngebledukin daratan ada, kl iver dgr2 dr gosip jelek utk bawa aernya