Nov 072017
 

Kedubes Perancis di Indonesia menyampaikan, bahwa kedatangan kapal Prancis di Surabaya mengilustrasikan kehadiran Prancis di Indonesia, yang memegang komitmen turut andil dalam menjaga perdamaian dan stabilitas Asia Tenggara.

Surabaya, Jakartagreater.com – Komandan Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) Kolonel Laut (P) Agus Hariadi mewakili Pangarmatim Laksamana Muda (Laksda) TNI Darwanto, menghadiri acara Cocktail Party yang diselenggarakan oleh French Navy Ship, pada Senin 6-11-2017 bertempat di gladak kapal frigate Auvergne D654 yang sandar di Dermaga Jamrud, Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.

Duta Besar Prancis H.E. Jean Charles Berthonnet dalam kunjungannya ke Koarmatim, Surabaya, Jawa Timur,6-11-2017.

Dalam sambutannya Duta Besar Prancis H.E. Jean Charles Berthonnet menyampaikan, ucapan terima kasih atas kehadiran tamu undangan di acara ini khususnya kepada pihak negara Indonesia yang sudah menyambut kedatangan rombongan dengan baik.

Frigate Auvergne (D654) Prancis Kunjungi Koarmatim, 6-11-2017

Kedatangan kapal ini ke Indonesia dalam rangka menjalin kerjasama dalam bidang kemaritiman yang sudah berjalan lebih tepatnya dengan TNI AL dan bidang Industri. Dalam kunjungan kali ini juga dilaksanakan latihan menembak dan latihan olah raga air menggunakan ECUME yaitu perahu motor cepat.

Frigate Auvergne (D654) Prancis Kunjungi Koarmatim, 6-11-2017

Kunjungan ini juga menindaklanjuti hubungan kerjasama yang sudah disepakati pada bulan Maret 2017 antara Indonesia dan Prancis tentang bidang pertahanan dan pemberantasan Illegal Fishing, oleh sebab itu pada sore hari berlangsung Mini Expo Industri Pertahanan di atas Kapal Perang Prancis Auvergne D654 bersama mitra dari Indonesia.

Dok. Frigate Prancis Auvergne (D654) di Arabian Gulf, 19/10/2017. (U.S. Navy / Mass Communication Specialist 2nd Class Elesia K. Patten)

Di akhir sambutannya Duta Besar Prancis di Indonesia menyampaikan, bahwa kedatangan kapal Prancis di Surabaya mengilustrasikan kehadiran Prancis di belahan bumi ini khususnya Indonesia, yang memegang komitmen turut andil dalam menjaga perdamaian dan stabilitas Asia Tenggara.

Dengan kunjungan ini harapan hubungan bilateral antara Prancis dan Indonesia tetap terjalin harmonis dan baik. (Dispen Armatim).

  30 Responses to “Frigate Auvergne – D654 Prancis Kunjungi Koarmatim”

  1. Kaplx bgus
    Kasih sj ke kita

  2. Akhir2 ini banyak kapal perang asing singgah di indonesia ya…mungkin ingin menawarkan produk2 pertahanannya…krn indonesia ingin memenuhi renstra mef 2 dan mef 3…jd negaraw asing berlomba2 mempromosika barang dagangannya….ayo ambil semua ..borooonggg…jgn mau kalah dgn vietkong,..mrk akuisisi kaprang molniya produk rusia yg berefek gentar sebanyak 4 unit,..kaprang yg tangguh…

    • Tahu kan mengapa begitu susahnya membangun kekuatan militer kembali… karena begitu timpangnya kekuatan militer di masa lalu, dan terbukti orde baru adalah masa paling kelam dalam pengembangan kemampuan alutista, bahkan berujung embargo militer… TNI AU sudah sedikit berebenah, TNI AD juga sama dengan mendatang MBT, TNI AL benar2 masih kurang dalam kemampuan kapal perang yang benar2 berkemampuan mumpuni…

      • Jadi rindu dgn kapal crusiser kri irian kita yg dulu…kapal besar dan tercanggih saat itu dgn dilengkapi persenjataan udara ke udara, permukaan ke permukaan dan torpedo yg jumlahnya sangat banyak….kapan ya tni al disegani spt dl lg…ini akibat jaman orba, alutsista indonesia jd sangat terbelakang,..dulu kita macan asia, skr semut asia…nasib2..haha

    • Molniya akan berefek gentar kalo ada heli OTHT, kalo gak ada ya percuma.

      Hhhhhhhhhh

  3. Ujung2nya gelar lapak dagangan di Kapal Fregat,he3. Akankah RI tertarik dgn kaprang Perancis atau ada ketertarikan untuk mengakuisisi Mistral? Kan mantap bl terjadi!

  4. Ayo dibeli ayo dibeli.. Produk unggulan MBDA Prancis, lebih kuat dari Formidable class punya tetangga. Diperkuat dg 16 cells Aster 15/30, bisa diisi Exocet,juga bisa Strom shadow

  5. cita- cita negara maritim adalah cita2 besarnya indonesia dan TNI AL, maka untuk itu tentu saja terbuka bagi siapa saja dan negara mana saja berhubungan langsung dg indonesia untuk melewati bahkan mendatangi indonesia, karena kekuatan perang sesungguhnya indonesia itu ya lautan jadi benteng pertahanan indonesia juga sumber kehidupan rakyat indonesia.

    Kapal prancis klas Aquitaine oleh DCNS versi eksport dengan italy ini konon juga dibeli oleh australia dan juga sedang dijajaki oleh TNI AL dimana dalam support kapalnya terdapat dua radar yang menjadi andalan.

    Radar Leonardo SPN-720 (Italy)
    Radar herakles (Franc)

    Tekhnology kapal FREMM ini kemampuan nya diatas SIGMA Class milik TNI AL namun jika Indonesia jadi membeli kapal ini apa semua tekhnology nya juga akan terpasang. dan skema TOT juga akan menjadi persyaratan untuk kapal ini.

    kapal ini menurut pikiran nyeleneh dari saya adalah kapal type semi destroyed. karena kemampuannya bisa saja menghancurkan kapal induk USA sekelas nimitz

    • Ane malah belum tau kalo Aussie dah beli FREMM, yg Ane tau cuman Aussie abis beli dari Navantia utk Hobart Class, dan kalo nenggelamin Nimitz di situasi perang nyata itu mustahil, FREMM lawan Arleigh Burke belum tentu bisa menang, lawan Ticonderoga juga, apalagi lawan Nimitz yg bisa bawa 48-60 pespur F-18 super hornet. Belum pesawat yg lainnya.

      Hhhhhhhhhh

    • Teknologi yg bagus itu yg apa aja bro?

      • Gue barusan tadi piknik broo & gue tinggal pesan di tempat si DR, tapi blm terbit, apakah masih nyangkut digiginya atau sudah ditelannya, broo.
        Begini isi pesan gue:

        Hemat itu jauh dr penentu kualitas tempur, mesin tunggal gripen lbh berenergi & unggul dlm dogfight? ngemimpi loe admin, kalau dlm dogfigth, penentu kualitas tempur itu: energi mesin & TVC nya brp derajat prgerakannya setelah itu radar & rudalnya, ini yg sy maksud untuk pespur non siluman.
        Kalau loe bilang dgn bvr bisa disengat itu pespur, blm tentu, krna bvr itu bisa hilang konsentrasinya jika pespur yg loe target mnjauhi jarak jangkau bvr mu dgn enrgi mesinnya.

        jika loe bilang dlm dogfight bisa itu disengat,
        blm tentu, karna pespur yg loe terget memiliki TVC yg bisa bergerak cepat sekian derajat, yg bisa mengelabui yg loe target.
        Bagai mana jika keadaan sebaliknya, pespur loe yg ditarget? Sudah jls tinggal nama sj.

        Jika loe bilang, gripen RCSnya lbh rendah dr 2m persegi? Ngemimpi loe admin,
        krna kalau mesinnya blm fitur stealth, RCSnya paling rendah 3m persegi blm lg bodynya, banyak juga loe ngemimpi admin.

        Tapi kata orang hemat itu pangkal kaya.

        Hahhaahaaaaa

        • BVR (Beyond Visual Range) Peringkat
          Gripen infographic
          Biaya Penerbangan Per Jam Gripen
          Secara keseluruhan dan peringkat BVR

          KATEGORI SAAB JAS 39 GRIPEN
          Peringkat BVR 81%
          Persenjataan 8.0 / 10
          Teknologi 8.0 / 10
          Avionik 7.9 / 10
          Manuver 9.0 / 10
          Tingkat pendakian maks. 300 m / s – 55k ft / menit
          Thrust / Berat 1.02
          Ceiling Layanan 16 km – 50k ft
          Kecepatan 2.00 Mach
          Ekonomi Bahan Bakar 1,06 km / l – 2,49 NM / galon
          Biaya Unit 45.000.000
          BVR (Beyond Visual Range) Peringkat

          KATEGORI JAS-39 GRIPEN
          BVR AAM rudal MBDA Meteor
          Asal AAM NATO Amerika Serikat
          Tahun pada tahun 2013
          Rentang (mil) 62
          Rentang (km) 100
          Kecepatan (mph) 2640
          Kecepatan (km / jam) 4248
          Radar Raven ES-05
          Radar rating keseluruhan
          Teknologi BVR 80%
          BVR Def. Tech. 79%
          Sisi Radar RCS – Radar

          Ukuran
          KATEGORI JAS-39 GRIPEN
          Panjangnya 14.10 m – 46 ft 3 in
          Lebar sayap 8,40 m – 27 ft 7 in
          Daerah sayap 30,1 m² (325 sq kaki)
          Tinggi 4,50 m – 14 ft 9 in
          Berat 6,800 kg – 12,6 k lb
          Kekuasaan 1 x 80 kN – 18k lbf

  6. IFX terancam gagal, satelit militer terancam gagal. semua gara2 dana. Entah yang salah Kemenhan, Kemenkeu atau emang uangnya enggak ada. PKR aja arsenalnya belum lengkap. Sudahlah kelarin dulu yang masih bermasalah enggak usah nambah2 yang lain dulu.

  7. Hahaha… Tetep Admiral Grigorovich Punya USC Peluang Menang Tendernya Lebih Besar Dari FREMM Punya Naval Group…

 Leave a Reply