Des 082013
 
Sistem Pertahanan Rudal Buk-M2E Rusia (photo:Rosoboronexport)

Sistem Pertahanan Rudal Buk-M2E Rusia (photo:Rosoboronexport)

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro akhirnya mengumumkan rencana pembelian kapal selam dari Rusia, untuk memperkuat armada TNI AL. Rencana ini ditindaklanjuti dengan mengirim Tim TNI AL ke Rusia pada pertengahan Januari 2014, untuk melihat tawaran apakah mengambil kapal selam bekas/refurbish atau yang baru.

Dubes Rusia untuk Indonesia menemani perwakilan RosoboronExport bertemu Menhan Purnomo Yusgiantoro di jakarta 6/12/2013 (Antara)

Dubes Rusia untuk Indonesia menemani perwakilan RosoboronExport bertemu Menhan Purnomo Yusgiantoro di jakarta 6/12/2013 (Antara)

Pernyataan ini disampaikan Menteri Pertahanan usai bertemu dengan Perwakilan RosoboronExport yang ditemani Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikhail Yurievich Galuzin di Kantor Kemenhan, 6/12/2013.

Dengan dibelinya kapal selam Kilo Class dan Amur dari Rusia, menunjukkan rencena-rencana pembelian seperti yang tercatat di SIPRI maupun yang ditawarkan Rusia, terpenuhi sudah.

Dari pola ini terlihat, walau TNI mengejar transfer teknologi dalam pengadaan alutsista, namun tidak melupakan kualitas. Alutsista yang berkualitas tetap dibeli sambil memburu ToT dari berbagai negara, termasuk Rusia.

Berbicara alutsista yang berkualitas jika dikaitkan sistem pertahanan udara, negara Rusia bisa dikatakan yang terdepan untuk urusan teknologi ini. Sistem pertahanan Rusia berkembang pesat dan semakin matang. Mereka pun terus meningkatkannya dengan  membangun S-500 yang memiliki jarak tembak 600 km dan bisa membidik setiap benda yang terbang di udara.

Indonesia memang sedang mencari sistem pertahanan udara, antara lain untuk menjaga Ibukota Negara. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat bertemu Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Pertemuan tanggal 21/8/2013 itu membahas sinergi antara Kementerian Pertahanan dan Pemerintah DKI Jakarta dalam pembangunan ruang bawah tanah di Monas yang akan diintegrasikan dengan sistem pengamanan Ibukota, termasuk pertahanan udara.

Ide pembangunan sistem pertahanan udara yang modern ini, bisa jadi sudah didengar RosoboronExport, beberapa waktu sebelumnya.

9K317E Buk M2E / MZKT-6922 battery component models (Zhuhai Imagery)

9K317E Buk M2E / MZKT-6922 battery component models (Zhuhai Imagery)

Pada Indo Defence 2012, RosoboronExport menawarkan sistem pertahanan udara modern bagi Indonesia. Sitem pertahanan rudal yang ditawarkan adalah integrasi air defence system yang menggabungkan sistem pertahanan rudal jarak menengah BUK-M2E dengan sistem pertahanan rudal/senjata jarak pendek Pantsir-S1.

Pakar RosoboronExport meyakini konfigurasi sistem itu akan secara efektif melindungi obyek-obyek vital militer maupun instalasi lainnya dari potensi serangan udara musuh, termasuk serangan udara yang masif.

Buk-M2E (nama di NATO: SA-17 Grizzly) merupakan sistem medium-range surface-to-air missile (SAM) bergerak, yang didisain untuk melindungi pasukan maupun instalasi/bangunan dari ancaman serangan udara. SA=17 Grizzly merupakan upgrade dari sistem pertahanan udara bergerak versi Buk-M1 yang sudah combat proven.

Buk-M2E dibuat untuk menetralisir serangan masif dari pesawat tempur taktis maupun strategis, rudal balistik taktis, rudal jelajah, rudal pesawat tempur, bom pintar, helikopter, termasuk hovering rotorcraft, UAV, meski Buk-M2E mendapatkan serangan electronic countermeasures yang gencar.

Sistem Pertahanan rudal/enjata jarak pendek mobile,Pantsir-S1 Rusia (SA-8 Greyhound

Sistem Pertahanan rudal/senjata jarak pendek mobile,Pantsir-S1 Rusia (SA-8 Greyhound

Pantsir-S1

Pantsir-S1

Adapun Pantsir-S1 (NATO: SA-8 Greyhound) merupakan sistem pertahanan udara berbasis rudal/senjata yang didisain untuk melindungi areal-areal yang vital, big military areas, target industri dan unit pasukan darat. Pantsir-S1 memperkuat unit pertahanan udara dalam melindungi pasukan maupun instalasi militer dari serangan udara presisi, baik di ketinggian rendah maupun extreme low altitudes.

Sepertinya, Kementerian Pertahanan dan TNI sedang menjajaki sistem rudal pertahanan modern dari Rusia itu. Sekali lagi, menjajaki. Penjajakan ini dimulai dengan datangnya perwakilan RosoboronExport ditemani Duta Besar Rusia untuk Indonesia, menghadap Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro di Jakarta. (JKGR).

Bagikan:

  123 Responses to “From Rosoboronexport with Buk-M2E”

  1.  

    bung putus assa@ jk suatu saat nanti militer kita sdh kuat,apapun caranya hrs ditunjukkan dong kekuatan militer kita,klo mmg harus menerobos wilayah mereka why not? jk perlu kita rebut kembali sipadan dan ligitan dgn kekuatan militer kita,sdh tiba saatnya utk tni bersikap lebih keras dan agresif gitu loh blo..
    Biar australia,china,singapore dan malaysia terbuka matanya dan berfikir seribu kali utk mengusik nkri!
    bs di bayangkan klo mental tni bermental ibu2 pkk seperti anda,waaah alamat indonesia didikte trus sm negara lain hehe

    •  

      @frans.. Anda membayangkan kalao mental TNI sperti @assa yg kamu bilang ibu” PKK,,
      tapi saya berkata lain bung frans. Apalgi kalao mental rakyat indonesia spt anda???…. Saya msh ingat kalau anda ingin bergabung dgn malaysia di episode yg terdahulu,,dan slanjutnya stlh alutsista TNI berdatangan anda bilang cinta indonesia,, sama halnya dg plin plan tdk punya pendirian.
      Saya yaqin kalaopun tjd perang dg jiran” kita anda cuma sebatas sukarelawan di TV, bukan di medan pertemmpuran.. Karena hidup anda penuh dg keraguan..
      Sori bung franns,

  2.  

    Pada dasarnya gelombang elektromagnetik itu ada krn adanya energi listrik. pada kasus bom EMP kerusakan diakibatkan oleh krn adanya gelombang kejut yg sngt bsr dr energi listrik yg diikuti olh pancaran elektromagnetik yg dpt membakar perngkat elektronik, jd bom EMP tsb di tujukan mmg utk merusak dan membakar dari komponen elektronik tsb sprt chip, tp itpn jg kalau komponen tsb sdg dialiri listrik alias lg on jd trjd tabrakan arus listrik, dr bom EMP tsb. dan berbeda lg kasusnya dgn peralatan jammer yg lbh mengutamakan dari kekuatan pancaran elektromagnetik yg mampu merusak/interferensi dari gelombang radio. jd sifatnya hny mengacak dan memblokade gelombang seluruh pita frekuensi radio. tp efeknya tdk merusak peralatan keseluruhan. utk mslh antena dan arde kebumi, mmg ckp efektif utk meredam gelombang kejut energi listrik dgn catatan kasus EMP tsb peperangannya terjadi di daratan dan lautan. sedangkan yg bahaya dan perlu diantisipasi itu jk bom itu ditujukan ke pesawat dan peluru kendali, yg pasti akan merusak navigasi dan sistem elektronik di alutsista tsb. Perusahaan maskapai skrg ini aja jg cemas dgn pengembangan dari bom EMP ini yg bs membahayakan penerbangan sipil, jk bom EMP tsb di salah gunakan fhk lain. dan mrk (boeing) sdg merancang sistem elektronik dipesawat dgn melapisi dan mempertebal rangkaian elektronik dgn bahan yg lbh kuat utk menahan gelombang kejut listrik dan radiasi elektomanetik dan jg dgn penggunaan kisi2 logam yg dpt mengalihkan energi EMP tsb kpd rangkain elektromagnetik. Mirip dgn ilustrasi dan cara kerja anti petir dan arde yg saya katakan di komentar awal.

    •  

      Terjemahannya lucu/tidak dicek lagi;

      Tiba-tiba pulsa radiasi elektromagnetik biasanya hasil dari jenis tertentu ledakan energi tinggi, terutama ledakan nuklir , atau dari tiba-tiba fluktuasi medan magnet…

      Mungkin maksudnya kejutan/shock?

      Saya baca sekilas, ulasannya sebagian besar memang tentang ledakan nuklir…

    •  

      Di bagian akhir diulas;

      Non-nuklir pulsa elektromagnetik (NNEMP) adalah pulsa elektromagnetik yang dihasilkan tanpa menggunakan senjata nuklir. Ada beberapa perangkat yang dapat mencapai tujuan ini, …
      Kisaran senjata NNEMP (non-nuklir bom elektromagnetik) adalah sangat terbatas dibandingkan dengan EMP nuklir. Hal ini karena hampir semua perangkat NNEMP digunakan sebagai senjata kimia memerlukan bahan peledak sebagai sumber energi awal mereka, namun bahan peledak nuklir telah menghasilkan energi pada urutan satu juta kali lipat dari berat bahan peledak kimia yang sama.

      Bahasanya memang ‘berat’; ‘Non-nuklir pulsa elektromagnetik’ seharusnya ‘kan ‘Pulsa elektromagnetik non-nuklir’…

  3.  

    Hehehe.. biasa bung danu. setiap judul tulisan mempunyai arti yg berbeda2 bagi setiap org. tergantung dari sudut mana dia memandang. saya tdk tdk akn membantah apa dan bgmn bom EMP itu diciptakan brkt dgn daya rusaknya. krn kita disini hny sebatas sharing dan trs belajar berikut dgn sgl kesimpulan dari diskusi di warjag ini, bs sdkt banyak mempengaruhi keputusan pemerintah kedepannya dibidang pertahan dan keamanan negara. sdkt bnyk kita smw disini berkontribusi utk kemajuan dan keamanan Indonesia yg kita cintai ini. cm yg bs kita sdkt dr diskusi ini adlh, Semua kecanggihan alat2 yg dibuat manusia terinspirasi dari fenomena kekuatan alam. alam dan berbagai fenomenanya dan pengamatan berbagai karakteristik makhluk hidup utk bertahan baik di air, udara, darat yg lbh byk mengajarkan manusia menciptakan berbagai alat dibandingkan penemuan dari olah pikirnya.

  4.  

    udh beli aja Pak Pur S-300/400, sekalian ama SU-35 biar NKRI nda d lecehkan ama negara tetangga

  5.  

    mantap