From Rosoboronexport with Buk-M2E

579
Sistem Pertahanan Rudal Buk-M2E Rusia (photo:Rosoboronexport)
Sistem Pertahanan Rudal Buk-M2E Rusia (photo:Rosoboronexport)

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro akhirnya mengumumkan rencana pembelian kapal selam dari Rusia, untuk memperkuat armada TNI AL. Rencana ini ditindaklanjuti dengan mengirim Tim TNI AL ke Rusia pada pertengahan Januari 2014, untuk melihat tawaran apakah mengambil kapal selam bekas/refurbish atau yang baru.

Dubes Rusia untuk Indonesia menemani perwakilan RosoboronExport bertemu Menhan Purnomo Yusgiantoro di jakarta 6/12/2013 (Antara)
Dubes Rusia untuk Indonesia menemani perwakilan RosoboronExport bertemu Menhan Purnomo Yusgiantoro di jakarta 6/12/2013 (Antara)

Pernyataan ini disampaikan Menteri Pertahanan usai bertemu dengan Perwakilan RosoboronExport yang ditemani Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikhail Yurievich Galuzin di Kantor Kemenhan, 6/12/2013.

Dengan dibelinya kapal selam Kilo Class dan Amur dari Rusia, menunjukkan rencena-rencana pembelian seperti yang tercatat di SIPRI maupun yang ditawarkan Rusia, terpenuhi sudah.

Dari pola ini terlihat, walau TNI mengejar transfer teknologi dalam pengadaan alutsista, namun tidak melupakan kualitas. Alutsista yang berkualitas tetap dibeli sambil memburu ToT dari berbagai negara, termasuk Rusia.

Berbicara alutsista yang berkualitas jika dikaitkan sistem pertahanan udara, negara Rusia bisa dikatakan yang terdepan untuk urusan teknologi ini. Sistem pertahanan Rusia berkembang pesat dan semakin matang. Mereka pun terus meningkatkannya dengan  membangun S-500 yang memiliki jarak tembak 600 km dan bisa membidik setiap benda yang terbang di udara.

Indonesia memang sedang mencari sistem pertahanan udara, antara lain untuk menjaga Ibukota Negara. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat bertemu Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Pertemuan tanggal 21/8/2013 itu membahas sinergi antara Kementerian Pertahanan dan Pemerintah DKI Jakarta dalam pembangunan ruang bawah tanah di Monas yang akan diintegrasikan dengan sistem pengamanan Ibukota, termasuk pertahanan udara.

Ide pembangunan sistem pertahanan udara yang modern ini, bisa jadi sudah didengar RosoboronExport, beberapa waktu sebelumnya.

9K317E Buk M2E / MZKT-6922 battery component models (Zhuhai Imagery)
9K317E Buk M2E / MZKT-6922 battery component models (Zhuhai Imagery)

Pada Indo Defence 2012, RosoboronExport menawarkan sistem pertahanan udara modern bagi Indonesia. Sitem pertahanan rudal yang ditawarkan adalah integrasi air defence system yang menggabungkan sistem pertahanan rudal jarak menengah BUK-M2E dengan sistem pertahanan rudal/senjata jarak pendek Pantsir-S1.

Pakar RosoboronExport meyakini konfigurasi sistem itu akan secara efektif melindungi obyek-obyek vital militer maupun instalasi lainnya dari potensi serangan udara musuh, termasuk serangan udara yang masif.

Buk-M2E (nama di NATO: SA-17 Grizzly) merupakan sistem medium-range surface-to-air missile (SAM) bergerak, yang didisain untuk melindungi pasukan maupun instalasi/bangunan dari ancaman serangan udara. SA=17 Grizzly merupakan upgrade dari sistem pertahanan udara bergerak versi Buk-M1 yang sudah combat proven.

Buk-M2E dibuat untuk menetralisir serangan masif dari pesawat tempur taktis maupun strategis, rudal balistik taktis, rudal jelajah, rudal pesawat tempur, bom pintar, helikopter, termasuk hovering rotorcraft, UAV, meski Buk-M2E mendapatkan serangan electronic countermeasures yang gencar.

Sistem Pertahanan rudal/enjata jarak pendek mobile,Pantsir-S1 Rusia (SA-8 Greyhound
Sistem Pertahanan rudal/senjata jarak pendek mobile,Pantsir-S1 Rusia (SA-8 Greyhound
Pantsir-S1
Pantsir-S1

Adapun Pantsir-S1 (NATO: SA-8 Greyhound) merupakan sistem pertahanan udara berbasis rudal/senjata yang didisain untuk melindungi areal-areal yang vital, big military areas, target industri dan unit pasukan darat. Pantsir-S1 memperkuat unit pertahanan udara dalam melindungi pasukan maupun instalasi militer dari serangan udara presisi, baik di ketinggian rendah maupun extreme low altitudes.

Sepertinya, Kementerian Pertahanan dan TNI sedang menjajaki sistem rudal pertahanan modern dari Rusia itu. Sekali lagi, menjajaki. Penjajakan ini dimulai dengan datangnya perwakilan RosoboronExport ditemani Duta Besar Rusia untuk Indonesia, menghadap Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro di Jakarta. (JKGR).

123 KOMENTAR

  1. Memang sudah waktunya TNI memborong alutsista modern dari rusky dan mau tak mau karena china sudah didepan mata…. lalu indonesia sudah tidak dipercayai sebagai teman* dekat jiran dan ausse,..ngapain berteman dengan mereka tetapi alutsista TNI ibaratnya masih ompong dari tetangga jiran..jangan sampai ini republik indonesia dikadalin melulu…dan tidak usah di iming*i tentang alutsista product barat saja…harus ingat semboyan pelaku sejarah 45 Mati Satu Tumbuh Seribu..untuk sekarang ini (Alutsistanya)….

  2. Kalo menurut saya sementara TNI beli dulu deh Pantsir S1 dan Buk-M2E, untuk uji coba dan pengenalan sistem pertahanan terpadu kepada TNI kedepannya kalau sudah terbiasa, terbuki efektif, dan sanggup mengoperasikan maka harus dibeli sistem pertahanan udara S-300/400. Karena sudah terbiasa TNI tidak belepotan lagi mengoperasikan S-300/400. Akhirnya sadar juga petinggi kita ???

  3. Ausi udah mulai bikin helicopter carrier semoga PT DI segera memproduksi rancangan Helicopter Carrier yang bisa memuat di geladak 8 helicopter serbu. Semoga pula om Ruzky menawarkan Kapal Induk yang direfurbish ke Indonesia dilengkapi dengan Sukhoi 33 yang akan mengamankam ALKI NKRI
    Jalesveva Jayamahe

  4. langkah yg menurut saya sangat tepat jika bener terealisasi,pembangunan postur pertahanan memang harus dilakukan secara bertahap.skrg yg penting bagaimana pemerintah kita tahan mental terhadap tekanan dari luar negeri yg ingin menggagalkan penguatan alutsista dalam negeri.
    kalau masalah pendanaan sy yakin pemerintah punya kok,penyerapan anggaran kementrian aja setau saya g ada yg smpe 90% blm lg sumber pendanaan yg lain.

    btw mas diego,kira” untuk batch 1 berapa baterai yg akan dibeli mas.?

  5. Buk-M2E mampu mencegat berbagai target udara dalam segala cuaca mulai dari pesawat sampai rudal pada ketinggian 10-24.000 m dan jarak maksimal 50km (SAM jarak sedang). radarnya mampu melacak 24 target secara bersamaan dari segala jurusan.

    Versi China untuk Buk-M2E adalah HQ-16, sedang versi naval untuk dipasang pada kapal permukaan adalah SA-N-12

    deskripsi dan photo:
    http://www.armyrecognition.com/russia_russian_missile_system_vehicle_uk/sa-17_grizzly_buk-m2_9a317e_missile_technical_data_sheet_specifications_description_pictures.html

    • baru saja saya liat Marketing video BUK-M2E dan Pantsir. namanya saja marketing video tentu semua dibuat mulus untuk produk yang diiklankan 🙂

      tapi yang menarik dalam video itu “lawan” dari pertahan udara Russia adalah pesawat2 dan rudal yang identik dengan pesawat2 USA F-18, F22/35 dan bomber siluman B-2 Spirit. produsen pertahanan Russia tampaknya cukup percaya diri bahwa radar pertahanan udara mereka akan mampu melacak dan memburu pesawat siluman US.

      mengingat SG dan Australia akan mengoperasikan F35 dakat waktu dekat maka pertahan udara Russia semacam BUK dan Pantsir memang menjadi suatu kebutuhan bagi TNI

    • Jika S300 dan upgrade-nya sudah memadai untuk pertahanan udara, Russia tidak akan mengembangkan pertahanan udara jarak dekat-menengah semacam BUK dan Pantsir bung 🙂 semua mempunyai kelebihan dan kekurangannya, agar ideal suatu pertahanan udara tidak bisa berdiri sendiri dan harus saling melengkapi.
      Russia negara nuklir yang menghadapi ancaman serangan balistik antar benua, S300-S500 adalah kebutuhan mutlak bagi mereka, sementara Indonesia mempunyai tantangan keamanan dan kondisi yang berbeda. TNI dilengkapi S300 jelas mantap, tapi bukan merupakan kebutuhan mutlak jangka pendek sekarang ini

      • Australia itu sudah beda benua dengan Indonesia, sedangkan China yang kian agresif dengan kemampuan rudal-rudal nya yang mengerikan itu bukan teman baik kita (sahabat suka duka). Saya rasa ini saat nya mengakuisisi alutsista-alutsista yang terbaik, baik secara kualitas, kuantitas dan jarak jangkau nya.

        Sampai kapan kita akan tertidur dan melupakan bahwa kawasan yang sangat fragile dan sensitif atas konflik dimuka bumi adalah kawasan Asia?? khusus Indonesia, negara ini terletak di antara tiga laut, laut India, China dan pasifik, tanpa punya sekutu dan sahabat yang siap mandi darah untuk ikut membela kita dalam mempertahankan kedaulatan, tentu diserang dari 3 penjuru laut merupakan bencana yang kita atau anak kita ingin alami.

        Apapun skenarionya, tidak ada yang tidak urgen dalam pengadaan dan modernisasi alutsista, semua nya urgen termasuk pengadaan SAM jarak jauh . Politik zero enemy and thousand friends bisa berbalik menjadi zero friend and thousand enemies when the shit hits the fan.

        Satu motto yang saya ingin berbagi ” Negara kita adalah negara netral dan sudah seharus nya kita punya kekuatan untuk mempertahankan kenetralan kita”!!. Cam kan itu Jendral!! (ngarep dibaca pak Moeldoko)hihi.. ^_^

        • Saya pendukung penguatan militer Indonesia gan 🙂 , jargon zero enemy juga lebay. Hanya saja berusaha rasional dalam tahapan2 meningkatkan level pertahanan ini, terutama memikirkan prioritas kebutuhan TNI yg mendesak dgn kemampuan negara untuk memenuhinya dalam jangka waktu dekat.

          depresiasi IDR dan inflasi menggerogoti nilai tukar anggaran pertahanan yang baru saja dinaikan,dibandingkan tahun lalu nilai tukarnya mungkin malah menurun. Keamanan negara masih membutuhkan banyak hal, listnya panjang. so many things needed, so little money. so, first thing comes first. To reach ideal military figures we need keep growing the defence budget as long as broader economic circumstances permit. won’t be easy but atleast our government seems already committed to that objective. Pertahanan udara jarak pendek dan menengah yg mumpuni dulu dipenuhi, baru setelah itu ke level selanjutnya. hopefully asap

          • Jargon zero enemy & thousand frens…itu strategi cerdas bos…shg Indonesia tdk tersorot langsung oleh provokasi2 dari negara2 mainstream…sembari membangun alutsistanya secara bertahap dan tersembunyi tanpa diboikot atau disabotase negara2 mainstream…malah dapat dukungan…krn ‘bahaya kuning’ mulai bikin g tenang negara2 barat…Indonesia sbg negara non blok murni harus mengemas semua keuntungan dari gejolak di Laut cina Selatan…secara ekonomi maupun politis…..

          • Yang cerdas kalau itu hanya sekedar topeng / tagline untuk mengelabui dunia, kalau malah kita sendiri yang terlena?

            Dari kerasnya reaksi atas penyadapan kemarin, sepertinya kita kaget (karena terlena…)

          • sayangnya tidak terbukti gan 😀 ingat Australia dan Singapura

            Politik non blok mungkin ada bagusnya, tapi terlalu naif mengharapkan zero enemy adalah goal yg nyata. a friend to all is a friend to none

  6. lengkapi dulu militer kita dgn alutsista yg modern,mulai dr penambahan 2 skuadron su35,tmbh lg 2 skuadron sut27/su30,klo bs ntar bli jg 1 skuadron PAK FA(kali)..10 ks kilo,5 ks amur,5 ks borey(ngarep),20 frigate,5 destroyer,10 batere s400+BUK-M2E+PANTSYR + dll!
    Klo militer kita sdh “berotot”,br kita kluarin tuh taji dikit..pesawat tempur sm kapal perang ditugaskan buat provokasi nylonong masuk wilayah negara lain,liat reaksi mereka,klo agresif kita hajar aja,klo pswt tempur tembak jatuh je,kapal perang tenggelamkan,klo mereka protes biar presiden yg buat pernyataan “menyesal” atas insiden salah paham kedua negara..mantep!

  7. China bukan musuh gan, hanya menyimpan potensi ancaman di masa depan :mrgreen: sebelumnya HQ-9 memang yang paling santer terdengar, ga tau sekarang.

    Russia punya kebiasaan scrap dan daur ulang. Kapal2 tua mereka daur ulang, senjata2 juga mereka daur ulang, bahkan ketika rencana penjualan S300 pada Iran sempat batal, unit baru yang sudah siap kirim kemudian dipreteli dan didaur ulang

    • sama saja lah bro @nowyou..
      China kedepan & skrg jg musuh,kalao sahabat kenapa gesekan di natuna kemaren tidak melalui rundingan baik” bru bgaimana penjelasanya.. Bkan memmberikan ancaman,

      daur ulang…alangkah baiknya drpd di daur ulang mmendingan di refurbish slanjutnya di kirim ke negara yg membutuh kan barang bekas, spt kita,untuk mlanjutkan dan melancar batu bara di kalimantar. Istilahnya pelicin bro…jadi sama” di untungkan,

  8. Keseimbangan Kawasan adalah parodi unik ketika Keseimbangan kedaulatan negara sendiri diabaikan ……terserah mau Buk-M ataw S-300Mp2 ataw S-400 ….dicombine dgn Tunguska ataw Panstyr (kl bs track wheel version) adalah Investasi yang wajib dipenuhi.

    Alutista bukanlah PEMBELIAN tp INVESTASI KEDAULATAN.

    • saya setuju dan sepndapat dg anda bun S&Y..
      Sll mengutamakan keseimbangan kawasan alhasil negri sendiri mmorat marit seakan” mau dijajah gara” menyeimbangkan kawasan,sama halnya dg masalah madzhab.. Iran pernah engulurkan tangan untuk kerjasama.tp krena madzhab smua tidak ada pencapaian..

  9. Siang om2 warjag..
    saya sangat amat setujuh klo alusista TNI dipercepat moderinasisinya,,
    lewat isu adanya kilo clas yg sudah exsist, pembelian arhanud dari BUK-M2e ampe s-400, leo yang dah mulai masuk kandang, lontong chanbogo yg lg sekolah d korsel,,juga favorit saya Apache dari om sam,dan msh banyak yg lainnya
    saya punya pertanyaan besar om,,sebenernya apa kita udah siap buat oprasional nih mainan baru,,secara sekali oprasional tuh mainan butuh makan rupiah yg ga dikit,,coba kalkulasi satu kali terbang dng itungan jam aja si sukhoi ngab isin duit brp ratus juta???
    heu jangan sampe angkot pada ga bisa jalan gara2 makananya dijadiin jatah buat mainan baru kita..hehe mohon pencerahan suhu,,mklum masih awam ane..

  10. Buk-ME/Pantsir S1 yg di kombinasi dgn S300/S400 akan menjadi duet maut untuk mengatasi serangan udara yg masssive terhadap instalasi militer/industri & wilayah2 strategis di negara ini. Sangat berharap segera terealisasi pengadaan sistem pertahanan udara ini agar pesawat2 tetangga tdk se-enaknya memasuki & memprovokasi terhadap wilayah udara RI.

  11. Kalo saja aparat pemerintahan dari setingkat kabupaten, propinsi sampai pusat “CLEAN” dari korupsi, bgtu jg bagi anggota2 dewan dari setingkat DPRD2, DPRD1 & DPR tidak suka “MARK UP” anggaran & kemaruk makan uang negara dari penerimaan memalui pajak dari rakyat & penerimaan negara yg lain2, tentunya TNI dgn mudah akan bisa memiliki peralatan militer dgn kemampuan yg mumpuni. Uang negara yg di gerogoti “PARA PENJAHAT BERDASI” ini sangat besar.

    • Cemana enggak, istri simpanan nuntut ini, nuntut itu,
      Apalagi jumpa yang baru, masih abg, bahenol, kening licin, asoiy geboy… hahahaha…..
      Bisa lupa urusan kerjaan…….

      masing2 provinsi ada satu pulak tuh….
      kacau dunia persilatan…. 😉

    • Kalau Natuna di gesek China, Indonesia mau ngadu kemana bung?? Sebagai negara yang paling besar dan suara nya paling vokal di ASEAN, Indonesia juga seharus nya bisa memukul meja tanpa segan dan minder dengan pengaruh China atau pun barat yang membayang-bayangi jalan pembicaraan code of conduct diLaut China Selatan.

      Malaysia itu negara kecil yang dengan sendiri nya mengikuti arus dan lebih mudah dirangkul . Singaparno itu di embargo saja solusi nya!!

      • Scr politis hub RI-RRC cukup baik, silahkan telusuri apa sampai sejauh ini ada claim teritory terhadap wilayah RI oleh RRC..?? Kedua, ketika RRC menawarkan pembelian & ToT terhadap beberapa jenis rudal buatan RRC plus penggelaran radar di beberapa titik strategis, itu sebenarnya indikasi apa..?? Ketiga bs agan ulas titik balik dari kasus penyadapan Aussie, knp Aussie sampai menyadap RI & targetnya apa ( ttg Kilo-kah, ttg kebijakan luar negerikah, atw mungkin jg ttg LCS )..??

        • hari ini Korea Selatan mengumumkan perluasan ADIZ versi mereka sendiri yang bakal memperumit situasi karena tumpang tindih dengan ADIZ baru China yg diumumkan minggu lalu.

          Saya berpikir bagaimana jika Indonesia menerapkan ADIZ sendiri di udara Natuna yg mengcover sampai ZEE terluar, misal negosiasinya dengan (secara tidak langsung) mengikuti aturan ADIZ China. Tapi kemudian pekerjaannya masih panjang karena saat ini bahkan Pesawat kita saja masih lapor ke FIR Singapura 😀

          • Setuju untuk diterapkan adiz kita di Natuna, tapi prioritaskan dulu pengadaan alutsista untuk mendukung klaim tersebut. Kalau hanya sekedar klaim wilayah udara yang tanpa didkung dengan kekuatan alutsista yang mumpuni, saya pikir justru akan menjadi bumerang sendiri buat kita

          • Menunggu adalah pekerjaan yang melelahkan bung.
            Apalagi kalo udah ganti penguasa, tentu memiliki prioritas sendiri yang beda dari penguasa sebelumnya…..
            Akhirnya sambil ‘menunggu’ kita siap ya, akhirnya… dibongkar singapur deh satu satu pulau kita untuk reklamasi pantainya…. akhirnya pulau hilang, BNPP males nyari2nya…
            Seharusnya kita (pemerintah) menetapkan suatu ‘standard, variabel dan indikator yang terukur’ mengenai hal-hal ‘kesiapan’ di berbagai bidang.
            Misalnya: ADIZ udara, ADIZ laut, pembagian laut natuna ke beberapa sektor, pengisolasian singapur secara gradual, penghadangan cina yang merajalela di LCS.
            Kalau tidak ada ‘standard, variabel dan indikator yang terukur’ tsbt, saya jamin selama 1000 tahun, akan ada saja orang yang mengatakan:
            “KITA TIDAK SIAP DAN TIDAK AKAN PERNAH SIAP”.

          • Iya setuju bro. Yang penting dibikin dulu ADIZ nya.
            Masalah pekerjaan panjang itu belakangan.
            FIR itu nanti kita bikin sendiri, berapalah itu gak sampe 2-3 T khan.??? KEcil bagi RI…..!!! Yang penting ada political will penguasa dan parlemen..!!!!

            Takutnya keduluan ama singaporno yang bikin ADIZ sendiri, sampe wilayah udara NATUNA / LCS kita hadddooh…..!!!
            CEPATLA… CEPPPPAATTT,
            LAMBAN KALI PON KUTENGOK!!!!!!!!

          • susah gan , Betul pesawat kita aja masih suruh lapor apalagi bikin ADIZ versi indonesia belum lagi bila kita belum punya Radar yg kuat ,S400, patsir dan buk M2E ini , intinya bila payung udara yg kuat belum menyelimuti seluruh wilayah NKRI , nanti malah di lecehin dg banyak nya peswat nyoloong/nglanggar untuk ngetest

            Musuh luar mau ngussai indonesia pasti mereka meluncurkan rudal rudal dulu ke central pertahanan RI, ibu kota dan kota2 besar di indonesia sambil ngopi dr pesawat siluman mereka, dari KS, dari destroyer dari kapal induk dari markas begundal mereka ..

            Payung Udara yg kuat sudah Wajib buat NKRI untuk memperhankan ke netralannya di dunia yg fragile ini

            I

          • Emang susah bro, tapi secara de fakto, RI sudah mengumumkan ADIZ nya (kalau jadi), dan apalagi jika tidak ada negara yang membantahnya (pasti tidak ada, karena itu benar2 daerah kita yng berdaulat), maka akan memperkuat cengkraman kita di Laut Indonesia Utara sana.

            dan saya kira, kekurangan2 kita itu akan tertutupi satu satu seiring dengan berjalannya waktu… 🙂

        • Peta Bung @Danu:
          Kita harus tampil ngotot, ngeyel, dan agresif dalam mempertahankan klaim kita atas ZEE di LCS tsb.
          Kalo kita lembek dan menunggu2, cina, vietnam dan malaysia udah bikin pangkalan duluan disitu.
          Apalagi kalo menunggu kita ‘siap’. saya jamin, kita gak bakalan pernah ‘siap’. Presiden mo ganti, menteri mo ganti, petinggi militer mo diganti, Menteri KKP mo diganti, ….

          Ah, nyesal karena tau semua… 🙂 mending minum2 kopi dan isep rokok di rumah… jadi g stres mikirin negara ini.
          Hahahahaha…. 🙂 pis om….

        • Kalau melihat peta di atas, rasanya terlalu egois juga kalau kita menerapkan ZEE secara mentah-mentah. Itulah mengapa kita harus merundingkan kembali batas2 wilayah laut yang bila kita tarik batas ZEE 200 mil laut ternyata berbatasan dengan wilayah laut negara lain dengan jarak kurang dari 200 mil laut. Jangan sampai salah paham, ZEE itu bukan batas teritori kita yang sebenarnya, tapi laut internasional di mana kita sebagai negara kepulauan diberi keistimewaan (hak) untuk mengeksploitasi sumber daya di sana.

  12. Hemmat sy, dalam situasi perang para lelaki usia produktif akan maju di garda terdepan. Sedangkan kaum hawa dan kaum lanjut yg menggerakkan perekonomian negara. Jadi konsumsi BBM publik jauh berkurang. Jalanan JKT tdk akan semacet pada umumnya, pemakaian mobil pribadi berkurang, dsb.

  13. romeo@semangat banget klo ngomongin pemberantasan korupsi,nyantai dong..jd pegewai kpk aja klo merasa hati dan fikirannya bersih..
    biasa klo yg bginian..kayak yg duduk di dewan skrg,dulunya byk yg dr aktivis lsm berkedok memperjuangkan hak2 rakyat,kritis bgt(kayak ale)hehe..tp bgitu duduk di dewan,justru dia yg otak koruptnya lbh parah..otaknya udah kotor bgt ga bs di bersihkan lg,pinter ngomong,susah ngjinakinnya,lincah kaya “rodeo” hahaha sunday joke pren..

    • klo lembaga hukum dan dpr mau serius,harus ada penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi atau sejenisnya,tdk pandang bulu walaupun cm korup 1jt rupiah sm saja tindak kejahatan,justru yg paling byk penyelewengan dana pemerintah ada di kisaran angka dibwh 100jt,rata2 semua instansi mulai dr pemerintah pusat,pemprov,pemda tkt II terjadi penyelewengan dana..saya ambil contoh dana upd(uang perjalanan dinas)yg gampang bgt di mark up dr lamanya perjalanan sebnrnya cm 2-3 hr menjadi 5 hr,otmatis terjadi pembengkakan jg pd biaya penginapan+akomodasi,yg berangkat cm 2 org tp dilaporan lbh dr itu,terjadi jg main mata antara instansi pemerintah dan biro perjalanan dgn menaikkan harga tiket pesawat dan membuat daftar manivest fiktif,klo hal yg bginian saya tahu bgt,
      Blm lg kita cerita soal logistik dll..
      Korupsi di indonesia sdh sangat mengakar,harus ada efek yg menakutkan buat pelaku korupsi jk ingin republik ini kuat,kuat secara ekonomi berarti akan kuat militernya

  14. alhamdullillah, setelah hampir 1 tahun warjag teriak2 soal 3 alutsista yg strooooong :
    KS kilo, Buk-Me2 (minimal) atau S-300, dan SU-35 (semoga pengganti dari F-5).
    Akhirnya, insyaallah semua akan terwujud, amin .
    Tetangga sebelah kemarin lg ngrumpi, waduuuuh kita lagi bangunin macan tidur…… sekarang sdh mulai mengaum he he he…….. tunggu sekali lagi bikin Indonesia marah, bisa2 tu KS nuklir dan rudal nuklir rusia bisa dibeli Indonesia he he he he…….
    Ayo bung diego, buat artikel panas lagi seperti kemhan ingin kerjasama membuat radar vostok-e atau tni au menginginkan pesawat peringatan dini sekelas dgn Boeing 737 AEW&C Wedgetail Early dst
    Siapa tau mbah pur lg buka JKGR hi hi hi….

      • bung jenggo, sederhananya memang dari kementar2 warjag 1 tahun belakangan ini dan analisa dari berita2 luar dan dalam memang menurut faham itu keberadaan kilo sepakat ada, tapi klo Rilis resmi dari kemhan dan TNI AL kita belum punya Improved Kilo class/kilo SSK.

        keberadaan kilo th 2007 di link http://www.nti.org, russian submarine exports, indonesia order 2 Project 636 Varshavyanka/Kilo SSK (last update : june 2011) dan itu sudah sering dibahas di warjag dan sudah ditampilkan oleh bung diego di artikel di jkgr.

    • untuk seri S pertahanan udaranya setidaknya di lima kota besarlah surabaya, palembang dkk.. itu minimal bung bagusnya diarhanud adalah buat jaga pespur..
      dikupang buat jaga pangkalan KS..

      kalau dijakarta mendingan diletakkan diluar kota aj.. hehe.. arah ke jakarta.. itu daerahnya cukup lapang kok…

      Buk-M2E, Pantsir-S1 saya setuju diadakan cos.. itu dibutuhkan TNI namum bukan berarti menggantikan seri S lo..

      mereka tercipta untuk saling melengkapi bukan untuk saling menggantikan (bahasanya kayak abg labil aj)..hehehe…

      jadi seri S tetep diadakan ya.. thanks

  15. Canggih = cangkeme ganggih,,,klo belum mendarat wiss ra percoyo pak lek, bawa 1 atau 2 macam leopard baru aku percoyo..

    Cak datangi pantsir 10 buah saja wes senenge rek baru nyusul tapi yo awas salah tembak nanti pesawat hecules kawan malah ditembak jatuh, perbaiki juga koordinasi komunikasi antar personil

  16. Mau Conform nih :
    Dalam bukunya Bu Connie menyinggung 112 skuadron tempur yg menjadi postur TNI-AU Ideal (buku putih TNI 2003) yg diharapkan tercapai 2029, dgn 1890 unit Fighter (jumlah yg fantastis ya..)

    Mohon pencerahannya ..kepada sesepuh Warjag.

  17. Buk-M2E dan Pantsir S1 dulu kalau jadi sudah kemajuan luar biasa.

    Saya tertarik dengan pernyataanya Mbah Poer yang mengatakan S-Club yang bisa menghancurkan target sejauh 300 – 400 km, kemudian sebelum nya kita sudah beli Yakhont dengan range +/- 300 km, kita juga sedang mengembangkan roket dengan harapan jangkauan mencapai 3 digit km, Panglima TNI juga mengatakan ada kemungkinan beli Su-35 BM yang daya jelajahnya boleh dibilang super cruise jika dibandingkan fighter2 umumnya.

    Jadi kemungkinannya cukup besar kita akan membeli Long Range SAM, tinggal jenis nya aja yang masih di pertimbangkan. Yang jelas TNI saat ini fokusnya sudah yang serba long range, super cruise, BVR, over the horizon, first look first kill, meski tidak melupakan alutsista pendukung lainnya. Cuma realisasinya yang masih tunggu waktu.

    • ‘TNI saat ini fokusnya sudah yang serba long range’

      pendapat yang menarik bung, sepertinya memang ada perubahan cara pandang TNI terhadap keamanan kawasan dan global. jika hal ini berlanjut terus dan momentumnya terjaga di pemerintahan baru nanti kelihatannya TNI menjadi kekuatan militer utama SEA memang hanyalah masalah waktu

  18. Buk 2ME tidak boleh diremehkan, ini juga bagus buat pertahanan anti udara medium range.
    Dgn daya jangkau 2.500m s/d 50.000m (2,5km s/d 50km)
    http://www.armyrecognition.com/russia_russian_missile_system_vehicle_uk/sa-17_grizzly_buk-m2_9a317e_missile_technical_data_sheet_specifications_description_pictures.html
    Di kombinasi dgn Panstyr cukup membuat pertahanan anti udara yg sangat2 “rapat”.

    Bahkan untuk menghadapi US of A ….Suriah cukup dibekali Buk M2 oleh Rusia.
    http://www.janes.com/article/26682/buk-m2-sam-captured-on-film-at-syrian-air-base
    Ditambah “leak” bgmn Buk 2M berhasil menjatuhkan 2 Rudal Amerika dipinggiran pantai Suriah telah membuktikan bahwa Buk 2M sahih menjadi alasan amerika menggagalkan invasinya ke atas kedaulatan Suriah.

    Kl dilihat seri S (S-300/400/350/500) memang penting ….memiliki jarak lebih jauh.
    Tp dsini terlihat bahwa seri S memang di desain oleh Rusia utk anti balistik missile ataw anti bomber.
    http://www.youtube.com/watch?v=hsgQ83irr0o
    Dan peran Buk 2M jelas terlihat di youtube marketing disetting untuk memukul pesawat2 musuh terutama varian F-22/F-35 (gen 5).

    Budget mungkin jadi pertimbangan kalau mau borong langsung Seri S+Buk 2M+Panstyr (trio ganteng:D)
    Memulai dengan Buk 2M dan Panstyr adalah langkah kemajuan yg sudah sangat amat berarti bagi Pertahanan Udara Indonesia.
    Kasus Pelanggaran di Bawean,pelanggaran di el tari Kupang menjadi pembuktian bahwa tanpa pertahanan udara yg modern di BUTUHKAN utk mengantisipasi serangan2 ataw pelecehan kedaulatan.

    Menyudahi masa bhakti sebagai Presiden SBY , Menhan Purnomo dan Anggota Komisi I dengan mendatangkan Buk 2M dan Panstyr adalah kenangan indah yg tidak mungkin dilupakan oleh TNI dan rakyat.
    Karena mereka akan tercatat sebagai orang2 yg meletakkan pondasi mengakomodir Pertahanan Udara Modern di Iindonesia.

    • Sepertinya sistem arhanud BUK ME2 tidak akan di kombinasikan dengan pantsir1.Soalnya TNI telah memiliki rudal startrek dan berencana menambah kuantitas pertahanan udara jarak pendek oerlikon.Hal ini sesuai dengan dogma yang dianut TNI yaitu menggabungkan alutsista barat dan timur.Untuk arhanud jarak pendek menggunakan alutsista barat semcam rudal startrek,oerlikon shield sedangkan pertahanan jarak sedang dipercayakan oleh BUK M2E dari om putin.

  19. Jokowi dah mulai mengakomodasi kepentingan pertahanan dengan memperluas ruang “terbuka” hijau,sepertinya pelajaran PSPB jaman SD masih selalu diingat oleh beliau.seperti filosofi HAMKAMRATA,sipil menyediakan sarana, militer yang menggunakan .tinggal panglima tertinggi yg sekarang dan yg akan datang bagaimana pemikirannya.

    lagak2nya dah ada yg mau jegal nih,haloooo calo, makelar, broker nyungsep ke kuburan aja you semua

  20. Memangnya kita boleh ya membeli Rudal balistik yang berdaya jangkau lebih dari 300km? Bagaimana dengan MTCR (Misille Technology Control Regime) yang melarang proliferasi rudal yang berdaya jangkau lebih dari 300km? mohon pencerahan agan-agan sekalian!!!!

  21. ingat,,,,,ancaman bukan lagi bom nuklir tapi bom emp(elektro magnetic pulse) sekali meledak semua peralatan elektronik lumpuh,,,smua peralatan yg ada unsur electic akan lumpuh, rusia&usa udah punya bom emp, china ????, korut sedang dalam pengembangan,,,,,

  22. canggih juga bom EMP. jadi ingat Film Hollywood si amrik” Small Soldiers”. semua pskan elite comando hancur dan terbakar gra2 ledakan listrik, smentara si gorgonites slmay karena terlindung dari ledakan gelombang elektromgntis.
    ”maaf orang awam pengen komen” biasanya cuma nyimak doang. he..

  23. Tenang aja mbah.. seiring waktunya nanti akan ada penangkalnya.. saya pny konsepnya walau cm garis kasarnya aja yg saya beberkan sedikit. Bom EMP itu garis kasarnya ibarat petir.. diciptakan krn terinspirasi oleh kekuatan petir yg bisa mengeluarkan jutaan volt listrik. cm tdk sedasyat petir volt amperenya tp radiasi elektromagnetnya cukup utk merusak peralatan elektronik yg sdg aktif. kalau peralatan elektroniknya dimatikan dia tdk akan terpengaruh oleh kerusakan. dan bom tsb bukanlah petir, jd dia tdk akan menyambar-nyambar sprt org yg tersambar petir. nanti peperangan dimasa depan, jauh lbh komplek dan rumit utk menangkal persenjataan canggih masa dpn. bkn hny melibatkan peluru dan mesiu tp jg dukungan dari alat peredam elektromagnetik sprt yg mbah katakan. utk meredam bom EMP cukup menggunakan antena yg mirip tower yg bisa ditinggikan sesuai kondisi ground tanah tsb. jk tempat tsb tanahnya kering maka ground arde dimana pasak ditanam hrs -0. ini mirip dalam pengerjaan sebuah tower dan gedung tinggi yg hrs dilengkapi dgn peralatan anti petir. ya, sdkt banyak teknologinya mengarah kesitu utk mengantisipasi bom EMP tsb.

      • Sepertinya tdk mbah, apalagi chip utk peralatan militer pastinya beda kekuataanya dibanding utk peralatan elektronik biasa, yg penting wkt bom EMP itu meledak elektronik tsb tdk aktif, jd tdk trjd tabrakan gelombang arus listrik di elektronik tsb. Ada lg solusi yg lbh canggih untuk meredam bom EMP tsb. Kini sdg dipelajari dan dikembangkan alat yg dpt mengeluarkan miliaran partikel ion2 negatif keudara dimana zona perang tsb berlangsung. ion2 tsb dpt menetralisir partikel listrik yg ditembakan olh bom EMP. Semuanya sdh diciptakan Tuhan saling berpasangan mbah.. jd tinggal kitanya aja yg hrs dpt menggunakan akal dan pikiran kita yg sdh dianugrahkanNYA dgn sebaik2nya. Tinggal lg kemauan pemerintah kita aja, yg hrs dpt memanfaatkan potensi dari anak bangsa yg terbilang banyak berotak pintar, tp krn tdk adanya dukungan pemerintah, org2 yg pintar dan berpotensi kebanyakan malah bekerja utk negara lain, krn negara tsb memberikan fasilitas dan dukungan dana yg cukup utk mengakomodir kepintaran org tsb. Gak usah risau mbah.. suatu saat Indonesia ini akan maju.. lbh maju dari yg mbah bayangkan. tunggu saatnya, saat Indonesia ini di pimpin olh org yg tepat utk itu, org2 jenius itu akan muncul dgn sendirinya.

    • bung pedro, bicara tentang antena/tower, arde/ground mirip dengan penangkal petir.
      Petir adalah muatan listrik, yang merupakan salah satu fenomena fisika, electricity.
      Sementara magnetism adalah fenomena lain, walaupun berhubungan.
      Bisakah gelombang elektromagnetik diserap/ditangkap dari udara dan disalurkan ke tanah?
      Jika bisa tentunya bisa diserap seluruh komunikasi radio militer lawan (termasuk yang terenkripsi) sehingga mereka lumpuh tak bisa berkoordinasi?

      • Pernah dengar kejadian seluruh jaringan listrik di belahan bumi utara mati?
        itu akibat dari solar flare dimana juga mengeluarkan radiasi elektromagnetik sangat kuat.
        Prinsip EMP sama dengan itu.
        Sebenarnya setiap saat matahari kita membombardir planet-planetnya dengan EMP.
        Yang melindungi bumi kita adalah adanya core inti bumi yg ber-medan magnet besar, dengan cara menepis radiasi elektromagnetik solar flare oleh kedua kutub magnet bumi.
        Adapun tepisannya, secara kasat mata, bisa kita lihat dalam bentuk aurora (di utara namanya Borealis, kalo di selatan Australis)

        Desember 2012 kemarin adalah salah satu siklus solar flare yg besar. sampai-sampai FAA memberikan peringatan kepada dunia penerbangan untuk berhati2 jika ada gangguan navigasi oleh efek solar flare.

        Dari kejadian2 alam tersebut, jd muncul pertanyaan, apakah medan magnet kuat bisa melindungi perangkat elektromagnetik dari EMP?
        Padahal diketahui pula bahwa magnet juga bisa merusak perangkat elektromagnetik. 🙂