Garuda Layani Rute Kupang-Dili Mulai 15 November 2017

Pesawat Garuda ATR 72 (wikipedia)

Kupang, Jakartagreater.com – General Manager Garuda Indonesia Kantor Cabang Kupang Kokoh Ritonga, mengatakan Maskapai Garuda Indonesia segera melayani rute penerbangan langsung luar negeri Kupang-Dili, mulai 15 November 2017.

“Layanan penerbangan Kupang-Dili pada 15-11- 2017 mendatang ini dilakukan Charter oleh Timor Airways,” ujar Kokoh Ritonga sewaktu dihubungi Antara, Selasa 7-11-2017 di Kupang. Dia menjelaskan, penerbangan langsungĀ ke 2 kota antarnegara di Pulau Timor itu akan dilayani dengan pesawat ATR 72, berkapasitas 70 penumpang dengan jadwal 4 kali penerbangan dalam seminggu.

Pola penerbangan charter secara operasional berjalan untuk jangka waktu tertentu dengan sistem penjualan tiket yang ditangani charter. Jika masa charter habis, maka sejumlah kebijakan bisa ditentukan terkait kelanjutannya di antaranya bisa saja berhenti total, dilanjutkan sebagai penerbangan berrjadwal biasa, ataupun perpanjangan masa charter.

Menurutnya, penerbangan langsung yang menghubungkan Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan negara tetangga Timor Leste itu lebih efektif dibanding rute penerbangan selama ini yang masih melalui kota lain seperti Denpasar, Bali.

Kokoh Ritonga berharap layanan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal baik pihak pemerintah, swasta, dan umum untuk peningkatan arus barang dan manusia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kedua wilayah.

“Kami juga berharap adanya layanan ini maka arus kunjungan wisatawan asing ke NTT semakin meningkat baik dari Timor Leste sendiri maupun dari negara lain yang masuk melalui negara tersebut,” ujarnya.

Untuk layanan rute penerbangan yang menghubungkan 3 kota beda negara Kupang-Dili-Darwin yang telah diusulkan oemerintah provinsi setempat masih dalam proses analisis atau dalam pembicaraan antarpemerintah (goverment to goverment).

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Povinsi NTT Ardu Jelamu Marius mengapresiasi hadirnya layanan penerbangan langsung tersebut yang diyakininya bisa berkontribusi baik dalam peningkatan arus kunjungan wisatawan mancanegara ke provinsi “Selaksa Nusa” itu.

“NTT memang sangat membutuhkan layanan penerbangan langsung seperti ini dan Garuda sebagai maskapai milik pemerintah sudah semestinya menjadi pionir yang bisa menyokong laju pertumbuhan ekonomi di daerah,” ujarĀ Ardu Jelamu Marius

Menurut Marius, sektor pariwisata NTT yang sedang menggeliat dan terkenal hingga ke berbagai belahan dunia meski disokong dengan layanan penerbangan langsung dari berbagai negara sehingga sejalan dengan peningkatan arus kunjungan wisatawan asing.

Untuk itu tidak hanya rute Kupang-Dili, tetapi Ardu Jelamu Marius berharap rute penerbangan langsung dari berbagai negara lain ke dua bandara internasional di NTT yakni El Tari kota Kupang dan Komodo di Labuan Bajo ke segera direalisasikan.

“Saya yakin kunjungan wisatawan ke NTT akan jauh meningkat secara drastis kalau ada penerbangan langsung dari berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Tiongkok, Jepang, Darwin dan lainnya ke daerah ini,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Povinsi NTT. (Antara).

Tinggalkan komentar