Apr 172014
 

Garuda Pancasila Lambang Negara (image bin.go.id)

“Yaa Garuda Pancasila adalah lambang negara Republik Indonesia. Garuda yang mulai mengepakkan sayapnya yang sudah lama terpasung. Garuda harus mulai terbang setelah terbius oleh kekuatan kekuatan yang tidak menginginkannya untuk bangkit.

Tulisan ini terinspirasi oleh komentar Bung Nara bahwa bila Potensi Sonotan, Sonora dan upil dijadikan satu, Mamarika akan tetap memilih potensi Indonesia.

Burung Garuda mungkin hanya sebagai mitos, ada yang meyakini bentuknya mirip dengan elang jawa. Kisah burung Garuda diceritakan di dalam kitab Mahabarata dibagian pertama Adiparwa. Dalam kitab itu diceritakan Garuda adalah anak dari Begawan Kasyapa yang mempunyai dua istri yaitu: Sang Kadru dan Sang Winata.

Setelah sekian lama berumah tangga mereka tidak juga mempunyai anak maka Kasyapa memberikan seribu telur kepada Sang Kadru dan memberi dua telur kepada sang sang winata. Telur milik sang kadru menjelma menjadi seribu ular sakti, sedangkan milik sang winata belum menampakkan hasil. Karena merasa malu sang Winata memecahkan satu butir telur dan munculah seekor burung kecil yang belum sempurna bentuknya, cacat tidak berkaki, dan diberi nama Anaruh. Telur yang tinggal satu dijaga dengan sungguh sungguh oleh sang winata.

Suatu hari sang winata kalah bertaruh dengan sang kadru karena dicurangi, yang konsekuensinya sang winata harus menjadi budak melayani sang kadru beserta seribu ularnya. Akhirnya satu telur yang dijaga baik baik itu menetas menjadi Garuda yang besar, gagah, bersinar dan SAKTI.

Untung menolong ibunya Garuda menyanggupi perintah mengambil air Amerta (Air Kehidupan) milik dewa Amerta yang dijaga para dewa dan dikelilingi api menyala yang besar. Ibunya berpesan “Bila garuda menelan orang dan lehermu terasa panas itu tandanya dewa Brahmana ikut termakan maka Muntahkanlah, karena beliau seperti ayahmu begawan Kasyapa, dan kamu harus menghormatinya“.

Garuda pun berangkat untuk mengambil Air amerta dan bertempur melawan para Dewa yang menjaga air tersebut. Api menyala yang menjaga Air amerta dipadamkan dengan disembur menggunakan air laut, maka berhasilah Garuda merebut air Amerta dan diserahkan ke sang Kadru untuk menyelamatkan dan membebaskan ibunya. Seribu ular sudah sangat senang melihat air amerta dan segera membebaskan sang winata, tetapi garuda yang cerdik mengibas ngibaskan sayapnya agar ular yang kotor itu pergi ke sungai membersihkan badannya dulu dan garuda membebaskan ibunya dan pergi meninggalkan tempat itu sambil tetap membawa Air amerta.

Di tengah perjalanan Garuda bertemu Dewa Wisnu dan meminta Amerta diserahkan kembali ke para dewa dan akhirnya sang Garuda pun menjadi Tunggangan Dewa Wisnu.

Makna cerita di atas mengapa Garuda dipilih menjadi lambang negara kita dikarenakan sosok Garuda yang mau berkorban mengeluarkan Ibunya dari penderitaan akibat perbudakan.

Garuda kita ibaratkan pemuda generasi bangsa ini yang mulai Besar (sumber daya manusia yang berlimpah) Gagah (mempunyai identitas bangsa yang mandiri) Bersinar (pemuda yang berbudi luhur) dan Sakti (Cerdas dan berpendidikan) yang rela mati matian membebaskan ibunya (ibu pertiwi) dari cengkraman penjajahan putih bangsa asing yang sudah lama mengeruk sumberdaya Indonesia dan tetap menghormati ayahnya yang dilambangkan sebagai angkasa dan Ibunya (wanita) Tanah tempat kita berpijak.

Bila Garuda kita Ibaratkan TNI yang siap membela ibunya maka Garuda yang Besar (Jumlah personil yang melimpah), Gagah (berjiwa sumpah prajurit dan bersapta marga) Bersinar (dihormati karena Bhirowo Anurogo) dan SAKTI (Alutsista nya yang mumpuni).

Garuda pernah membebaskan ibunya ditahun 1945 dari penjajahan yang telah dialami ratusan tahun, tetapi Garuda pernah dibius dan dininabobokan sejak masa orde baru. Garuda mulai bangkit dipertengahan tahun 1990an mulai mengepakan sayap dan cakarnya tetapi kembali dibius secara paksa agar tidak bisa membela Ibu dan Ayahnya yang digonjang ganjing dan dipaksa menelan perjanjian LOI IMF agar tetap menjadi Budak sapi perahan asing dan membuka Gudang harta karun pasar indonesia yang maha dahsyat.

Garuda yang matanya terbuka tetapi badannya lumpuh hanya bisa melihat, mengeluarkan airmata, dan REMUK hatinya melihat ibu dan ayahnya kembali terjebak dalam penjajahan yang tidak bisa dibelanya. Asing menganggap ibu dan ayah Garuda adalah Intan dan Permata yang gampang dijarah dan tidak berharga karena mudah dikangkangi karena tidak ada pembelaan dari sang anak Garuda yang sedang Lumpuh.

Saat ini Garuda mulai Besar karena  kaki kakinya dan sayapnya yang lumpuh mulai.sembuh ,,Gagah karena sumber daya manusianya semakin teruji dan berkualitas. Bersinar karena, bulu bulunya mulai memancarkan sinar keemasan menunjukan semua aji aji kesaktiannya mulai kembali ampuh tetapi tetap Bhirowo Anurogo. Sakti karena alutsistanya mulai berdatangan baik yang tampak maupun tidak tampak.

Garuda siap MENGHENTAK dengan tak terduga kembali membela ibunya dan menghormati ayahnya agar terlepas dari penjajahan untuk kemerdekaan sepenuhnya.

Asing sebenarnya tahu bahwa Garuda sudah tidak lumpuh lagi tetapi asing belum melihat hentakan sang garuda, asing tahu diri mulai bersikap manis dengan menawarkan banyak bingkisan berbalut hibah, retrofit, TOT dan lain sebagainya kepada sang ibu dan ayah untuk dipersembahkan kepada sang Garuda agar tidak menghentak dan menerkam, tetapi asing tetap asing yang serahkah dengan prinsip ekonominya memberi sedikit menginginkan hasil yang banyak, tetapi paling tidak asing sudah tidak menganggap ibu dan ayah garuda mudah dikangkangi seperti dulu saat Garuda menangis tetapi tidak berdaya, karena Garuda sudah siap menerkam.

Garuda harus pandai menerima persembahan persembahan dari asing yang banyak gula gula yang kadang terlalu manis atau terlihat manis tetapi bahan dari obat pemanis karena akan merusak kesehatan jangka panjang sang Garuda itu sendiri, Garuda juga harus pandai menciptakan kesaktian sendiri dengan ajian ajian dalam negeri.

Kami rakyat mendukung bangkitnya sang Garuda agar segera mengepakkan sayap dan merentangkan kukunya membela ibu dan ayahnya agar asing tidak mudah mengangkangi dan sopan dalam beretika walaupun belum terbebas dari penjajahan putih sepenuhnya, Ayah dan ibunya sudah melewati masa pemilu yang ditakutkan mencerai beraikan bangsa ini, tinggal menunggu selangkah lagi mengawal Pilpres agar terpilih pemimpin yang mampu seperti Dewa Wisnu yang menunggangi Garuda yang terbang dengan Gagahnya. Amin dan semoga terlaksana.

Tetapi ada yang kita lupakan bagaimana dengan saudara tiri Garuda yaitu seribu ular yang kotor yang biasanya mendukung asing tetap menjajah Ibu Garuda dan serakah dengan Air Amerta (Air Kehidupan milik para dewa), bagaimana Garuda menyikapinya ?  (By Satrio)

  189 Responses to “GARUDA YANG MULAI BANGKIT”

  1. pertamaxxx

  2. Is Great,… Story…!

  3. ningkatin nasionalisme…nyimak

  4. bangkitlah sang garuda,
    dan bangkit lah negeriku

  5. number five..

  6. garuda muda pun semalam kembali menunjukkan keperkasaannya…hayo maju terus jalan masih panjang !
    juga untuk garuda2 lain dari berbagai elemen anak bangsa….selamat berkarya,

  7. sepuluh besar kah ???
    terbang lah tinggi garuda ku

    • @ bung satrio : tulisan yang sangat penuh makna tersirat,., sungguh menggetarkan jiwa dan sanubari hati saya,.,
      salam hangat dari SR Garut

    • Terimakasih Bung Kremlin ,bung Jones dan Bung bung lainnya yang memberikan respon positif pada tulisan saya .
      Salam Hangat kembali dari saya
      Semoga tetep diberi Inspirasi dan Kesehatan oleh Tuhan yang Maha Esa kepada kita semua
      Agar saya bisa terus menulis di sini untuk membantu Mencerdaskan bangsa.

      • Bung Satrio, ilustrasi dari artikel ini yang berupa lambang burung Garuda Pancasila berlatar sang Saka Gula Kelapa saya sangat menyukainya. Terbersit di pikiran untuk mewujudkannya menjadi GALA GULAPA (Garuda Pancasila Gula Kelapa) yaitu berupa bendera merah putih yang ditengah-tengahnya ada burung Garuda Pancasila. Akan saya kibarkan GALA GULAPA tersebut sepanjang waktu sebagai wujud dari bakti dan cinta tanah air. Mohon pencerahannya bung Satrio, terimakasih.

        • IIu lihat diatas artikel yang berkaitan

          Sudah pernah dibahas diartikel Sang saka gula kelapa sang saka merah putih Jilid 1 dan jilid 2,

          Yang milihkan Gambar ilustrasi dewan admint ,terimakasih juga kepada dewan admint

          Terimakasih kembali bung DC

      • Kalimat “Garuda pernah membebaskan ibunya ditahun 1945 dari penjajahan yang telah dialami ratusan tahun” harus diralat kang Satrio, sebab penjajahan yang dialami Indonesia tidaklah ratusan tahun.

        Menurut Prof. Nina Herlina Lubis, guru besar sejarah Unpad “Tidak benar Indonesia dijajah Belanda selama 350 tahun. Kalau dihitung dari 1596 sampai 1942, jumlahnya 346 tahun. Namun, tahun 1596 itu Belanda baru datang sebagai pedagang. Itu pun gagal mendapat izin dagang. Tahun 1613-1645, Sultan Agung dari Mataram, adalah raja besar yang menguasai seluruh Jawa, kecuali Banten, Batavia, dan Blambangan. Jadi, tidak bisa dikatakan Belanda sudah menjajah Pulau Jawa (yang menjadi bagian Indonesia kemudian).

        Selama seratus tahun dari mulai terbentuknya Hindia Belanda pasca keruntuhan VOC (dengan dipotong masa penjajahan Inggris selama 5 tahun), Belanda harus berusaha keras menaklukkan berbagai wilayah di Nusantara hingga terciptanya Pax Neerlandica. Namun, demikian hingga akhir abad ke-19, beberapa kerajaan di Bali, dan awal abad ke-20, beberapa kerajaan di Nusa Tenggara Timur, masih mengadakan perjanjian sebagai negara bebas (secara hukum internasional) dengan Belanda. Jangan pula dilupakan hingga sekarang Aceh menolak disamakan dengan Jawa karena hingga 1912 Aceh adalah kerajaan yang masih berdaulat. Orang Aceh hanya mau mengakui mereka dijajah 33 tahun saja.”

        TOLONG DIRALAT karena statemen tersebut merendahkan martabat Indonesia.

        • @Bung Angel lelga terimakasih tanggapannya.,
          Kita melihat dari sisi yang berbeda dan sangat jauh dari pemikiran saya merendahkan martabat Indonesia seperti yang anda tulis

          Dari sudut pandang saya melihatnya secara Holistik :
          Yang dibebaskan oleh Garuda garuda Indonesia bukan hanya orang aceh saja atau orang jawa saja kita melihat konteks NKRI yang luas.
          Tahun berapa papua kembali ke NKRI ? dan sejak kapan papua dijajah oleh belanda ? kalau mau jawab jujur papua selama ratusan tahun kan ? Jawa ratusan tahunkan ?
          Belanda butuh ratusan tahun menjajah NKRI secara keseluruhan selama ratusan tahungaruda garuda Indonesia (pahlawan) terus merebut jengkal demi jengkal NKRI untuk dibebaskan dari penjajahan,

          Bila anda keukeuh memegang kata bahwa garuda tidak selama ratusan tahun membebaskan penjajahan di NKRI ,,apakah anda menaifkan perjuangan Garuda pangeran Diponegoro dan pengikutnya yang melakukan perang diponegoro pada tahun 1825-1830..Anda tidak mengakui garuda Tuanku Imam bonjoi dengan pengikut pengikutnya melakukan Perang Padri pada tahun 1803-1838 ..mereka kita sebut apa ? mereka adalah garuda garuda yang berusaha membebaskan ibunya (tanah tempat berpijak) dari cengkraman penjajahan

          Kita harus pandai mengunyah setiap Informasi dan mengambil kesamaan dan kemanfaatnya,,bukan memperlebar pandangan dan merasa yang paling benar ,,kita lebih mengutamakan kepentingan nasional .,karena Garuda Garuda Indonesia masakini masih punya tugas untuk membebaskan NKRI dari penjajahan putih.

          Dan saya ingin tahu menurut anda wilayah (daerah) mana yang terakhir kita (Garuda) rebut untuk masuk kedalam wilayah kedaulatan NKRI ?
          salam

        • Assalamualaikum wr.wb.
          cuma hati-hati aja bisa jadi para raja-raja nusantara di adu sama para politikus.
          hati-hati dengan ketamakan seseorang. 🙂

          pihak luar punya 1001 cara untuk menghadang NKRI baik dari dalam ataupun luar.

          Tingkatkan persatuan dan budayakan saling komunikasi serta saling menghormati.

          kalau salah ya maaf 😀
          maaf oot 😀

  8. Wuss Garuda kembali bangkit dan terbang dgn sayapnya yg gagah. Majulah negaraku tercinta.

  9. Kenandirian bangsa harus didukung oleh sdm yg memiliki nasionalisme yg tak tergoyahkan oleh iming-ining gula-gula asing. Caranya bagaimana ? Garuda muda yg mulai pulih ini hrs memiliki pola pikir bahwa gula-gula asing bila terlalu banyak dikonsumsi akan menimbulkan berbagai macam penyakit, mulai dr diabet, jantung, gagal ginjal dan lain-lain yg merusak setiap organ dr tubuh Garuda. Untuk itu Garuda hrs mampu meningkatkan kemampuan berkarya cipta sendiri dengan sumber daya sendiri utk menhasilkan produk-produk mandiri yg bisa mjd kebanggaan “Ayah & Ibu”. MERDEKA!

  10. Garuda di dadaku…

  11. bangkitlah garuda ku MERDEKA

  12. Sudah menjadi TAKDIR bangsa ini akan menjadi bangsa yg besar& disegani, oleh bangsa2 lain..hanya tinggal menunggu waktu yg tdk terlalu lama GARUDA-ku kan terbang tinggi,menghancurkan musuh”nya& membela yg tertindas. Sejarah telah membuktikan bahwa bangsa ini pernah BESAR & BERWIBAWA, serta diTAKUTI oleh musuh”nya. NKRI HARGA MATI..!!

  13. Alhamdulillah lima besar juga.
    Bangkitlah Garuda, Jayalah Indonesia ku.
    Mari kita ulang kejayaan Sriwijaya dan Majapahit … mudah2an destorye class Slava jadi dimiliki dan diberi nama KRI Gajahmada sebagai pesan yg jelas ke kawasan.

  14. Saripati Sang Garuda adalah rakyat. Persatuan dan kesatuan harus kita kedepankan.
    Rakyat jangan gampang terpancing isu2 yang ujungnya mengarah ke perpecahan.

    Bersatu kita teguh.
    Bercerai kita runtuh.

    Sang Ayah harus berusaha keras mensejahterakan rakyatnya dari Sabang sampai Merauke.
    Kesejahteraan rakyat akan menjadi tali pengikat yang kuat dari persatuan dan kesatuan ini….

    Salam.

  15. Bhinneka Tunggal Ika dalam Konteks Indonesia

    Indonesia telah memiliki falsafah bhinneka tunggal ika sejak dahulu ketika negara barat masih mulai memerhatikan tentang konsep keberagaman.

    Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan keberagaman. Jika dilihat dari kondisi alam saja Indonesia sangat kaya akan ragam flora dan fauna, yang tersebar dari ujung timur ke ujung barat serta utara ke selatan di sekitar kurang lebih 17508 pulau. Indonesia juga didiami banyak suku(sekitar kurang lebih 1128 suku) yang menguasai bahasa daerah masing-masing(sekitar 77 bahasa daerah) dan menganut berbagai agama dan kepercayaan. Keberagaman ini adalah ciri bangsa Indonesia. Warisan kebudayaan yang berasal dari masa-masa kerajaan hindu, budha dan islam tetap lestari dan berakar di masyarakat. Atas dasar ini, para pendiri negara sepakat untuk menggunakan bhinneka tunggal ika yang berarti “berbeda-beda tapi tetap satu jua” sebagai semboyan negara.

    Bangsa Indonesia sudah berabad-abad hidup dalam kebersamaan dengan keberagaman dan perbedaan. Perbedaan warna kulit, bahasa, adat istiadat, agama, dan berbagai perbedaan lainya. Perbedaan tersebut dijadikan para leluhur sebagai modal untuk membangun bangsa ini menjadi sebuah bangsa yang besar. Sejarah mencatat bahwa seluruh anak bangsa yang berasal dari berbagai suku semua terlibat dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Semua ikut berjuang dengan mengambil peran masing-masing.

    Kesadaran terhadap tantangan dan cita-cita untuk membangun sebuah bangsa telah dipikirkan secara mendalam oleh para pendiri bangsa Indonesia. Keberagaman dan kekhasan sebagai sebuah realitas masyarakat dan lingkungan serta cita-cita untuk membangun bangsa dirumuskan dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Ke-bhinneka-an merupakan realitas sosial, sedangkan ke-tunggal-ika-an adalah sebuah cita-cita kebangsaan. Wahana yang digagas sebagai “jembatan emas” untuk menuju pembentukan sebuah ikatan yang merangkul keberagaman dalam sebuah bangsa adalah sebuah negara yang merdeka dan berdaulat, Indonesia.

    Para pendiri negara juga mencantumkan banyak sekali pasal-pasal yang mengatur tentang keberagaman. Salah satu pasal tersebut adalah tentang pentingnya keberagaman dalam pembangunan selanjutnya diperkukuh dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagaimana tercantum dalam ketentuan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menegaskan bahwa Lambang Negara ialah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

    Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan yang mengungkapkan persatuan dan kesatuan yang berasal dari keanekaragaman
    .
    Bhinnneka Tunggal Ika menjadi Pawang yg bisa menaklukkan/menjinakkan saudara tiri Garuda yaitu seribu ular yang kotor yang biasanya mendukung asing tetap menjajah Ibu Garuda dan serakah dengan Air Amerta, yg akhirnya seribu ular itu menjadi Senopati2 Garuda yg sakti dan setia dalam mengawal Bumi Negara Kesatuan Republik Indonesia yg kita cintai

  16. …Tetapi ada yang kita lupakan bagaimana dengan saudara tiri Garuda yaitu seribu ular yang kotor yang biasanya mendukung asing tetap menjajah Ibu Garuda dan serakah dengan Air Amerta bagaimana Garuda menyikapinya ?…

    jika garuda spesifik diartikan TNI, penanganan saudara tiri serahkan kepada instansi atau kelompok lain, misal depdiknas atau para politisi diundang ikut kursus2 di lemhanas atau kuliah kewiraan di perguruan tinggi dirancang sehingga lebih ada gregetnya (yang saya ingat dulu sangat monoton, bolak balik asta gatra dan ipoleksosbud padahal dosen2nya langsung dari seskoad -karena kampus kebetulan di bandung).

    sekarang ini jaman super-spesialisasi, generalis yang merambah kesana kemari udah jadul, dulupun hasilnya tidak maksimal, karena tidak ada individu yang bisa mumpuni di segala bidang kecuali superman yang mitos.
    bahkan seorang einstein pun kerepotan kita harus mengisi SPT pajak.

    • KETIKA harus mengisi SPT pajak (sorry salah ketik terus -imbas copa del rey)

      • @Suhu.”danu” dlm pembekalan materi di lemhannas RI wakil lemhannas saat itu pak moel menyatakan…sebelumjadi pemimpin di Republik ini baik pimpinanan pusat maupun di daerah seharusnya mengikuti kursus singkat di lemhannas khusus bagi pemimpin…agar wawasan kebangsaan ideologi serta loyalitas kpd nkri dapat terjamin dr sang pemimpin….materi pa moel dalam pembekalan waawasan kebangsaan bagi anggota dprd seluruh indonesia beberapa waktu yg lalu di gd.lemhannas

        • tepat sekali bung jenggo, saya ulang:

          …agar wawasan kebangsaan ideologi serta loyalitas kpd nkri dapat terjamin dr sang pemimpin…

          dalam masyarakat modern dikenal istilah opinion leaders, orang2 yang sering dijadikan narasumber oleh media, ilmuwan, seniman, ulama, termasuk wartawan dari media2 besar semuanya layak dirangkul secara proaktif dan diundang mengikuti kursus oleh lemhanas.

          kalau perlu juga seniman / public figure yang populer di akar rumput, sule, tukul, soimah, bahkan saskia gotik, sehingga sesekali celetukan mereka ada yang ‘strategis’…

          • BETUL bung danu setuju dengan Kursus ketahanan nasional harusnya diselenggarakan oleh Lemhanas untuk tokoh tokoh masyarakat.

            Saya akan sangat berterima kasih bila ikut diundang pendidikan di Lemhanas 😀
            Agar jiwa nasionalisme saya bertambah dan makin tajam dalam menulis
            (ngarep)
            hehehehe

          • saya dukung, semoga ada staf Lemhanas yang mampir ngopi, karena bung Satrio jelas tergolong opinion leader…

            atau pura2 aja nih, padahal dosen di sana 😀

          • @ suhu “danu” ‘nongkrong di warung kopi’ ..sruput lagi ah….

          • Apakah bisa kursus ketahanan nasional ikut dimasukkan kedalam kurikulum pendidikan ya bung…sedari kecil semasa PMP,PPKN sampai Pendidikan Kewarganegaraan seperti nya belum menyentuh generasi muda kebanyakan…just formalitas..cmiiw

          • ..termasuk buat para guru, agar lebih bisa menularkan nasionalisme ke generasi muda kita. Generasi muda yang berwawasan kebangsaan & punya nasionalisme yang kuat adalah modal besar buat bangsa ini ke depannya.

          • Bung Danu, bisa-bisa Bung Satrio malah ikut bikin kurikulumnya .. 🙂

          • sepertinya jangkauan perlu diperluas ke pemimpin2 ‘aktual’ (real leaders) yang jadi idola masyarakat sesungguhnya dan memang memiliki massa besar seperti iwan fals, slank, rhoma.
            apa yang diucapkan mereka akan lebih nempel di kepala generasi muda daripada ucapan formal guru di muka kelas.

            sekarang era media dengan para jawara sendiri yang memiliki rating tinggi seperti andy noya, mario teguh, karni ilyas, mereka2 ini perlu dirangkul, kalau perlu diberi ‘les privat’…

            selain itu juga tokoh2 seperti emha ainun, taufik ismail, hanung bramantyo, andrea hirata yang bisa menanamkan suatu konsep di kepala orang dengan cara yang sangat halus tapi mengena…

  17. Dari Pejabat Pejabat pemelihara sang Garuda itu penakut/berani kepada asing ternyata sangat penakut kepada ancaman asing

  18. cerita negri diatas awan

  19. sekedar himbauan :

    klo mau ‘pertamax’2 lihat topik juga deh.

    topik bung Satrio ini strategis bagi bangsa dan negara, ibaratnya materi pasca sarjana, jangan sampai membuat kesan ada anak TK nyelonong salah gedung…

    ada contempt of parliament, contempt of court, jadi sebetulnya ada juga contempt of topic/issue, bercanda kan tidak bisa dimana saja, kapan saja…

    • Setuju bung Danu, hanya membuat panjang antrian tp kosong g ada isinya…

    • Permisi om Danu. numpang tambahan himbauan : sadar dg ribuan suku mari pakai bhs Indonesia yg benar di forum ini, contoh dr bung Yayan, GH, Satrio dll, jadi sy ga jatuh bangun belepotan nerjemahkan bhs spanyolnya bung LS, bhs jermannya bung W ke teman2 sy asal dr So’e, Kefa, Atambua yg mulai ikut2an terbakar nasionalismenya, walaupun sama2 gapteknya, makasih…hehehehe

  20. kebangkitan garuda hanya tinggal menunggu waktu. .
    kita semua adalah elemen penting dalam menentukan penunggang yang tepat buat sang garuda dan tentunya memiliki rasa nasionalis atau cinta tanah air yang tinggi. .
    penunggang dari kalangan militer tentunya sudah pasti memiliki jiwa nasionalisme yg tinggi!
    good article bung satrio

  21. Merinding, Garuda di dadaku…..,NKRI harga mati……, Bravo TNI. Moga sehat semua. Salam kenal

  22. Nice Artikel Bung Satrio 😀

  23. Sangat menggugah..inspiratif dan ringan untuk disimak juga untuk dimengerti..hal2 seperti ini lah yg ternyata sering dilupakan generasi baru sekarang yg untungnya masih banyak yg memiliki jiwa Garuda dalam dadanya walaupun kadang tidak disadarinya. Dan pada akhirnya jiwa garuda inilah yg akan membimbing rakyatnya demi berkehidupan dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia..terbanglah tinggi Garuda..sudah saatnya untuk sayapmu merentang, dan kami rakyatmu sebagai otot untuk menyangga sayapmu mengepak hingga tinggal landas untuk membela ibu pertiwi yg sudah bisa tersenyum dan tak tampak lagi tetesan air mata dipelipisnya..terima kasih bung @Satrio untuk artikelnya

  24. slm hormat untuk semua warga warjag…mgkn sebaiknya di kurikulum setingkat SMA/SMK di selipkan pengetahuan politik dan bela negara…
    mgkn dg pembekalan apa itu perang asimetris, teori konspirasi dan contoh kayak informasi tentang dokumen 24 proposal gerakan zionis intrnasional,freemason,siapa itu rosthchild,rockefler dll serta tujuan2 mrk…
    maaf komentnya ngaco.;-)

    • ass wrwb………setuju jgn sampai Siswa SMA/SMK ditanya siapa pahlawan repolusi dijawab sambil cengengesan “sudirman X” itu kan dak lucu, apa lagi pahlawan kemerdekaan blas dak tahu

  25. artikel yang membangkitkan jiwa dan semangat bagi kita penduduk indonesia
    sudah lama ga baca artikel jiwa korsa nya bung satrio lima jempol buat anda bung satrio :mrgreen:

  26. jiwaku menolak menjadi kuku garuda, namun hatiku tetap setia meskipun cacat, bukan hanya sekedar menemani dan melindungi, karena kamu “Bunda” kami,,,,,,,
    artikel yang menggugah bung sat

  27. Ananta nya koq ga ada.?

  28. Asal garudanya bukan punyanya gerindra yg mempunyai dosa masa lalu…

    • Bung Gareng
      himbauan saya Jangan suudzon dan berpikiran sempit
      Garuda yang kita bahas adalah Garuda dalam lingkup Nasional bukan tentang partai ,Golongan dan Kelompok atau produk dari kacang kulit
      Bahkan bila perlu kita bahas Potensi Garuda dalam Kancah pergaulan Internasional,
      kita upayakan Sinar keemasan Garuda.. Pancarannya bersinar sampai pelosok dunia

      Terimakasih dan salam

  29. Terharu….tapi ajengan sm dosen Satrio, anak didik ente di sebelah keleleran, ente sm dosen2 yg laen pada kemanah T_T

    • Sudah kok
      Semalam sudah ane siram dengan berbagai materi
      tetepi ya gitu kelasnya masih sepi
      Pada menunggu Trio kwek kwek lengkap lagi personilnya,,’
      Makanya masih ngungsi kesini menyalurkan gatelnya tangan dalam menulis untuk mencurahkan isi di kepala
      hehehehe

  30. Tidak semua dari seribu ular itu menjadi Jahat diantaranya ada yang menjadi NAGA
    beberapa menjadi Naga yang terkenal adalah Basuki, Ananta, dan Taksaka.
    Naga Taksaka pernah diutus Sang Srenggi,(Putra Samiti,) yang mengutuk Raja Parikesit yang melecehkan ayahnya,,, Naga Tastaka berhasil mengigit Raja Parikesit. Karena gigitan Sang Naga yang sakti, Raja Parikesit terbakar sampai menjadi abu.

    Putera Raja Parikesit adalah Raja Janamejaya. Ia diangkat menjadi raja pada usia muda. Saat Sang Utangka datang menghadap Sang Raja, ia menjelaskan penyebab kematian ayah Sang Raja, yaitu digigit Naga Taksaka. Untuk membalas dendam, Sang Raja mengadakan Sarpahoma atau upacara pengorbanan ular. Ia mengundang para brahmana untuk mendukung upacara tersebut. Namun firasat para brahmana mengatakan bahwa kelak upacara tersebut akan digagalkan oleh seorang brahmana.

    Saat upacara berlangsung, api dinyalakan. Beberapa saat kemudian, ribuan ular dengan berbagai bentuk melayang, seolah-olah ditarik menuju lokasi upacara dan sampai di sana mereka ditelan api upacara yang berkobar. Banyak ular yang masuk ke dalam api membuat api semakin berkobar disebabkan oleh lemak ular-ular tersebut. Taksaka yang berada di Nagaloka merasa cemas lalu mengutus Sang Astika untuk memohon agar Raja Janamejaya membatalkan upacaranya. Sang Astika bersedia melakukannya lalu turun ke bumi. Naga Taksaka lalu mencari perlindungan kepada Dewa Indra. Badannya sudah ditarik oleh mantra-mantra suci agar lenyap dalam api pengorbanan, sehingga ia memegang ujung pakaian Dewa Indra erat-erat. Namun mantra diperhebat sehingga tubuh Dewa Indra bergoyang, dan ia takut jangan-jangan ikut masuk ke tungku pengorbanan. Akhirnya Dewa Indra melepaskan Naga Taksaka.

    Sementara itu Sang Astika turun ke bumi dengan pakaian brahmana dan menghadap Raja Janamejaya. Sang Astika datang dengan takzim dan memuji keagungan Sang Raja. Raja Janamejaya terkesan dengan sikap Sang Astika dan menyanyakan apa yang dikehendakinya. Sang Astika lalu menjelaskan dampak buruk penyelenggaraan upacara tersebut dan memohon agar Sang Raja segera menghentikannya. Atas ketulusan Sang Astika, Sang Raja mengabulkan permohonan tersebut. Naga Taksaka hampir ditelan api pengorbanan Sang Raja, namun nyawanya tertolong berkat mantra Sang Astika. Upacara pengorbanan pun dibatalkan dan Naga Taksaka kembali ke Nagaloka.

    Apakah Indonesia harus mengadakan Upacara PENGORBANAN ULAR ?
    atau disadarkan satu persatu mengingat para ular itu saudara tiri sang Garuda.

  31. Artikel yang sangat menggugah.
    Semangat kebangsaan yang saya yakin ada di dada semua warga Indonesia.
    Hanya beda tebal tipis saja sepertinya.
    Sebagai sari pati Garuda, kita masyarakat harus dan wajib ikut serta dalam menjaga dan mengembangkan Ibu pertiwi. Akan sangat luar biasa efeknya bila semangat kebangsaan di salurkan oleh semua element masyarakat sesuai dengan kondisi, kemampuan, keahliannya masing – masing.
    Yang pengusaha nasionalis, polisi nasionalis, politikus nasionalis. Pasti Indonesia menjadi LUUUAAARRRR BIAASSSSAAAA.

  32. bung satrio gimana tanggapannya isu mengenai indonesia pecah jadi 17 negara di tahun 2015 , kalo liat sejarah bumi nusantara setiap 70 tahun negeri ini tercerai berai.

    Kerajaan Sriwijaya sempat menguasai Nusantara, namun memasuki usia ke-70 tahun, kerajaan itu mulai buyar dan muncul banyak kerajaan kecil yang mandiri berdaulat. Tujuh abad kemudian lahir Kerajaan Majapahit. Kerajaan besar itu berhasil menyatukan kembali penduduk Nusantara. Namun sama halnya dengan Sriwijaya, memasuki usia ke-70, nama Majapahit tidak terdengar. Tujuh Abad setelah era Majapahit, nama Indonesia kembali menyatukan Nusantara, namun apakah Indonesia akan bernasib sama, karena pada tahun 2015, Indonesia akan berusia 70 tahun ?

    • memang tidak salah mempercayai sesuatu yg “seperti itu” tapi harus di tarik ulur dulu benang merahnya,apa yg menyebabkan keruntuhan tersebut dan bercerai berai.
      apakah kita bisa mematahkan prinsip bahwa sejarah akan berulang?
      semua itu kembali pada setiap individu masing2

    • Makanya kita tingkatkan Persatuan dan Kesatuan bangsa indonesia agar ramalan diatas tidak terjadi.

      Tetapi saya juga punya ramalan yang pernah saya tuliskan di artikel saya

      Kalau rakyat Indonesia JELI melihat tahun tahun keemasan PAncasila yaitu
      Tahun 1345 (PANCASILA dipakai pada jaman dulu yaitu pada:LIMA BANGUNAN UTAMA dari Prabu Susuk Tunggal, Negara Soenda,
      Tahun 1545 (Pancasila sebagai jatidiri bangsa Indonesia, di AJARAN LIMA PINTU UTAMA dari Prabu Liman Senjaya Kusumah, negara Galuh Pakuan) ,
      Dan Saat Proklamasi 1945 adalah: Tonggak waktu KEMULIAN Pancasila.

      Dan dengan adanya semacam keteraturan waktu yaitu 1345, 1545 dan 1945 maka hal itu dapat memandu kita untuk menggunakan tahun 2045 sebagai tonggak (milestone) sejarah kiprah Pancasila dimasa depan. MUNGKIN pada tahun 2045 Pancasila sudah dijadikan FALSAFAH Internasional dan banyak diikuti negara negara di dunia.

      baca : http://jakartagreater.com/titipalutsista-asli-bangsa-indonesia-kepada-para-capres/

      • kalau diumpamakan soal psikotest, jawaban untuk deret:

        1345, 1545, 1945, xxxx

        ada 2 kemungkinan: 2545 atau malah 2745 !

        • Bung Danu
          ada interval waktu lainnya Pancasila dijaman Majapahit Yaitu:
          DASHA SHILA pada kitab Sutasoma [era Majapahit], berisi :
          (1) Janganlah menyakiti perasaan orang,
          (2) Janganlah menjatuhkan hukuman yang tidak adil,
          (3) Janganlah menjarah harta rakyatmu,
          (4) Janganlah menunda kebaikan terhadap mereka yang kurang beruntung,
          (5) Mengabdilah kepada mereka yang sadar,
          (6) Janganlah menjadi sombong, walau banyak orang menghormatimu,
          (7) Janganlah menjatuhkan hukuman mati, kecuali menjadi tuntutan keadilan,
          (8) Adalah yang terbaik, jika kau tidak takut mati,
          (9) Dan bersabar dalam keadaan susah,
          (10) Adalah yang terbaik jika kau berjiwa besar dan memberi tanpa pilih kasih.

        • Bung Danu, deret dasarnya hukum alam, keteraturan. Kalau sejarah perubahan peradaban, multifaktor, termasuk aspek sosial yang sudah lazim jika tak mengikuti hukum alam .. hehe. Jadi, ya 2045, 100 tahun Proklamasi. Semoga ..

      • kalo lihat link mengenai “Dicari Capres Penjaga Alutsista Asli Indonesia”, menurut bung satrio capres yang mana yang sesuai dengan artikel yang bung satrio tulis itu, biar kami yang awam nga salah pilih….

        • Saya sudah bertekat tidak akan memberi tahu siapa pilihan saya ,,
          saya hanya menganalisa semua capres yang berpotensi walau ada yang saya tidak sevisi.
          Coba anda cari saja clue nya di link tersebut
          terimakasih

        • Kalo pilihan pribadi saya sih lebih condong ke militer,,,, terlepas karir masa lalunya untuk RI 1, kalo untuk RI 2 dari sipil bagus untuk saling melengkapi.

    • Sriwijaya adalah Camo NKRI, Majapahit adalah prototipe NKRI, dan Indonesia adalah hasil nyatanya. bung NH Indonesia yang sekarang tidak akan seperti camo dan prototipe justru semakin kedepan maka akan semakin bangun dan bangkit sehingga semakin sempurna.

  33. Garuda mulai bangkit, tapi ini kok ada berita “Singapura Sambut Baik Permintaan Maaf Indonesia Soal KRI Usman Harun” detik.news, jadi Garuda-nya tengkurap lagi waduh.

    • @bung Antonov : kalo gt bangunin aja bung, biar bangun dan terbang tnggi lg di angkasa

    • Maaf adalah sikap kesatria. Kuat, hebat, tetap rendah hati.

      • Saya yakin bukan penamaannya yang dimintakan maaf.

      • Perwujutan dari Bhirowo Anurogo = sakti tapi tetap rendah hatinya,
        Saya juga heran dengan yang mempermaslahkan permintaan maaf yang diucapkan oelh General Moeldoko,

        Saya melihatnya postif saja karena memang mencerminkan budaya indonesia yang mendahulukan tatakrama dalam beretika pergaulan
        Misal kita mau bicara keras ,mengumpat ,atau menghujat diawali dengan kata maaf.
        ataupun ucapan kata maaf dianggap sebuah penyesalan tetapi penamaan kata usaman harun kan tidak dicabut .

        Saya kira kata Maaf ini ucapan bahasa Diplomatis yang CERDIK
        mereka luluh dengan kata maaf,,tetapi Usman harun tetep dipakai oleh kita untuk Fregat Bung tomo class
        Jadi siapa yang pintar sekarang ? dan siapa yang merasa menang ?
        dan siapa yang menang dalam arti Hakiki.?

  34. Artikel kewiraan yg waahh… Menggugah rasa patriotisme saya.. Terimakasih bung Satrio… Saya haturkan salam salut pada bung Satrio..

  35. Garudaku sudah mulai bangun dan lepas dari pasungan ketertakberdayaan yg di lakukan oleh asing maupun org dalam yg rakus dan serakah demi kepentingan pribadi. semoga para PEMBERI KEBIJAKAN mengerti apa yg perlu dan pantas untuk memakaikan baju si garuda biar bisa terbang dengan gagah membusungkan dada di kancah internasional, ditakuti lawan dan di segani kawan.
    Garudaku kaulah harapan terdepan kami menjaga negri tercinta ini dari negri asing yg rakus dan serakah.
    harapan dari rakyat jelata,,….

  36. Garuda yang hebat adalah garuda yang tetep harus mendengar apa kata-kata Paman kita di Timur, yaitu United states America, Indonesia selamanya akan bersahabat baik dengan USA

    • @ mbah bowo

      yup…betul….USA..

      tapi kok di timur…bukan di barat..??
      mata mbah terbalik nih..? xixixi

    • Yup mbah bowo benar…..
      Selalu mendengar dan bersahabat baik dengan ASU,
      Indonesia tetep mendengar rengekan ASU karena kelak Indonedia akan memimpin dunia. sebagai pemimpin harus mendengar rengekan-rengekan negara yang di bawahi… Amiiin…

      atau

      Indonesia akan bersahabat baik dengan Asu. karena kelak Indonesia akan menjadi negara selevel dengan ASU. Sifat orang Indonesia adalah selalu Menghargai negara lain walaupun saat itu nanti Indonesia berada pada posisi sebagai pemimpin… Amiiin..

    • lho mbah bowo sekarang nongol lagi.. kapan pulangnya mbah dari ostrali?? dapat pesan apa mbah dari sana untuk mencoba mempengaruhi pemerintahan mendatang supaya pro mereka??
      sorry mbah.. bocah cilik kurang sopan yang nggak menyambut kedatangan mbah dengan baik.. he.he..

  37. Mbah ucapkan terima kasih pada Bung Diego dan Bung Now, karena mbah diizinkan masuk lagi, mbah janji tidak akan kampanye lagi, meski jagoan mbah sedikit lagi akan menang.

    Apa yang mbah dengar dari bisik-bisik satu demi satu sekarang menjadi kenyataan.

    ANCAMAN CHINA SEMAKIN JELAS DAN NYATA

    NATUNA : Indonesia akan bertahap menumpuk kekuatan militer di Natuna, berarti ada sesuatu yang berbahaya di UTARA.

    Pesan mbah sebagai orang yang tua dan guru sesepuh adalah :
    1. Bila sudah pecah perang di Laut china selatan, maka biarkan saja armada laut Australia dan Selandia baru, juga Armada ke 7 USA maju ke utara melewati perairan laut kita, Biarkan saja gerombolan armada mereka babak belur dulu di hantam china.

    2. Dan, bila gerombolan armada mereka kabur ke selatan karena kalah, biarkan saja juga

    3. Dan saat armada laut china mengejar ke selatan maka biarkan juga, prediksi mbah adalah Armada Laut china China akan menghabisi seluruh armada sekutu di laut sekitar Lombok.

    4. Perlu diingat yaitu armada Indonesia masih utuh saat itu, dan Armada laut china sudah babak belur meski mereka menang.

    5. Tunggu sampai Bala bantuan dari segenap kekuatan armada laut USA, Inggris dan Prancis tiba disekitar kepulauan Salomon, baru Armada kita akan bergabung dengan sekutu menggebuk china yang sudah kehabisan nafas.

    • Ehhhh, Mbah bowo, apakabar sehat ya??

    • Kok gabung mbah…sendiri kan bisa…ga percaya kan? 😀

      • Terlalu berat dek Bila Sang Garuda melawan sang Naga seorang diri, Kasian Perwira-perwira dan Prajurit kita yang gagah berani.

        • Maaf mau tanya mbah..itu armada PLAN udah dikerahin semua apa blm mbah?…sesuai pernyataan mbah di atas td..kalau mereka menang diselatan sampai babak belur..balik keutaranya apa kita mesti nunggu bala bantuan dateng..keburu mereka sampe kandang lagi dan konsolidasi ulang kan..piye mbah?

          • Pertanyaan yang bagus, Jawabannya adalah 60% armada laut china akan mengharu biru di Laut china selatan. sisanya berjaga jaga karena di timur laut jepang bersiap diri.

            di Fase-fase awal pertempuran armada laut china memang menang, bahkan sampai mengejar dan meghabisi armada laut australia dan sebagian armada ke 7 usa di sekitar perairan lombok. Tapi ingat dek, USa baru mengirim 5% kekuatan Armada lautnya.

            Dan saat seluruh armada USA+France+United Kingdom berkumpul bergerak dari Pasific, salomon, laut seram, menuju pembebasan maka sepanjang perjalanan armada laut china akan sepenuhnya dihabisi.

            Dan ingat dek, Jepang akan membuka front di timur begitu mendengar armada laut china babak belur di remukkan oleh USA dan segenap sekutunya.

          • lalu kalau china pakai ini gimana ..mbah..?

          • ya pakai s-300vm atau pac iii. minimal samp/t

          • Welcome Mbah Bowo…welcome Oke lah…..

          • Terima kasih Bung Diego,

            Mbah akan selalu memberikan pencerahan kepada adek-adek disini, sampai saat itu datang, tahun 2022

        • Kalo terlalu berat mbah… dikasi ringan atuh…… gitu aja kok repot… piye to mbah ? wenak tenan rasane…

    • coba dipertajam sedikit “vision” mbah bowo. senjata siapakah sebenarnya yang membuat indonesia terpaksa berpihak ?

      • Indonesia tidak berpihak pada siapa-siapa. Indonesia akan jadi penonton dan menyaksikan kedua belah pihak berkelahi di wilayah NKRI. Baru setelah armada laut china kalah maka indonesia yang jengkel wilayahnya di injak-injak ikut menyerang armada laut china.
        Lagipula saat PLAN masuk indonesia mereka arogan dan menebar ancaman akan menembak kapal perang atau apapun yang tidak mau menyingkir dari radius 150 KM dari iring-iringan armada laut mereka yang bergerak menuju selatan.

        Sebenarnya perang tidak akan terjadi kalau China mau duduk bersama di Mahkamah internasional.
        Orang awam pun sudah bisa prediksi masalah LCS akan berakhir dengan senjata. Apalagi mbah yang punya chanel dan sering mendengar bisik-bisik.

    • Mbah bowo memang punya ciri khas yg unik heheee
      Lama gk muncul mbah …..tuh sy baca di the guardian komandan AL negara mbah dah dipecat gara2 melanggar perbatasan RI yah ? hehee kasian ….jd korban politik Abbot

    • Ehh mbah bowo, masih hidup mbah ya? Alhamdulillah ya. Minum obat mbah ya, jangan bnyak kerja, jangan banyak pikir tentang LCS. Jangan juga terlalu pikir capres jagoan mbah yang akan menang. Mending mbah pikirkan umur mbah aja yg sbentar lagi wafat. Mbah sudah tua, banyak ibadah aja mbah. Msalah kasus LCS biarlah petinggi negara kita yg khawatirkan, mereka yg lebih tau.
      Pokok nya mbah banya ibadah2 aja lah, ingat umur mbah yg sisa sedikit…

      • adek Jangan jadi bunglon ? tentukan berdiri di pihak mana ? China atau sekutu ?

        kalau mbah dari awal sudah yakin memihak USA, dan tidak bisa dipungkiri sekarang kita beli dan di suplay besar-besaran Alutsista dari USA. Coba hitung presentasenya berapa yang dibeli dari russia,china atau USA ?

        Itu tandanya kita condong ke USA, karena China sangat berbahaya, invasi mereka sudah tidak akan tertahan lagi, tinggal menunggu belasan kapal induk mereka yang diprediksi akan segera jadi.

        • Berapa persen yang di publikasikan pengadaan alutsista dari Rusia & China mbah?
          Ingat sejarah mbah, jauh lebih menyakitkan kelakuan USA. Dan ingat, negara mana yang menjadikan Indonesia jadi superpower tahun 1960an? Saat itu kan mbah masih muda. Masa sudah lupa mbah? Mbah ini sudah tua tapi jgn smpai lupa sejarah masa lalu negara kita. Mbah zaman itu masih muda, Saya belum lahir. Mbah pasti tau itu.

          • adek masih belum pengalaman, masih muda. jaman sudah berubah dan china sekarang sangat ambisi teritorial. Jadilah pemuda yang cerdas.

            Coba mbah tanya, Jika memang pecang perang dan indonesia akhirnya terseret. apakah adek bersedia maju ke medan perang ? itu saja pertanyaan mbah.

          • Tambahan cerita :
            Sesudah kita ikut di sekutu gebukin china dan berhasil, giliran USA langsung sikat Indonesia juga.
            Ingat mbah, USA itu ular berkepala seratus. Mereka pasti butuh SDA dan perbaiki ekonomi setelah habis2an gebukin china. Dan SDA yang menggiurkan saat itu setelah gebukin china hanya Indonesia. Dan tidak ada lagi yang bantuin Indonesia karena di anggap “selingkuh” alias “berkhianat” dari Blok Timur.

          • Yang bilang mao perang kira kira sapa mbah? yang kita tau hanya saat kita nafas sekarang ini,,,, waktu yang telah lewat dan waktu yang akan datang hanya Sang Pencipta yang bisa tau mbah… 🙂

            Analogi sederhana,, kira kira mbah yakin besok mbah masih hidup ato mati?

          • Tambahan….
            Banyak banyak lah bersyukur mbah….. atas segala yang diberikan Sang Pencipta kepada kita semua, termasuk umur, tentang prediksi perang di tahun A, di tahun B,,, dll… serahkan semuanya kepada Sang Pencipta, semua itu sudah diatur olehNya.

    • Selamat datang kembali @mbah bowo 🙂

    • Mbah Bowo.. Jeng Okelah are back.. hehehehe….
      willkomen….

    • @mbah bowo, itu dengan asumsi kalau USA mau ikut perang ya mbah.. lha kalau USA gak mau ikut perang bagaimana ?
      Menurut penerawangan mbah bowo apa yang terjadi sebenarnya atau adakah hubungannya antara Snowden yang mendapat suaka di Rusia dengan sikap (bahkan boleh dibilang tantangan) Rusia kepada USA atas kasus Suriah dan Semenanjung Crimea?
      Dan itu juga kalau umur USA sampai 2022 ya mbah.. namanya juga umur, tidak seorang pun tahu, Dasamuka yang maha sakti saja bisa mati ya mbah.. padahal punya rawarontek.

    • wkwkwkwk..mbah bow & neng okelah disambut meriah, mbah bow gak pake pemanasan lagi langsung tancap gas sama lcs nya, seru..wkwkwk…saya nyimak ajah

    • Brace your self…
      Sebentar lagi di setiap postingan akan ada komeng Mbah bowo sang sutradara LCS 😀

  38. Setuju bung, wamil adalah salah satu bentuk pendidikan untuk menghasilkan generasi tangguh. Lebih baik lagi pendidikan pancasila atau kewiraan dikemas dalam format yg menarik generasi muda Dan menjadi Mata pelajaran di sekolah. Kalau Mata pelajaran pkn sekarang kok sepertinya kurang greget ya alias kurang membangkitkan nasionalisme..imho

  39. merindukan kembali masa kecil saat mendengar lagu “garuda pancasila” di tvri usai siaran berita nasional pukul 19.30 wib, atau film2 perjuangan karya sineas tahun 1970-an kebawah saat hari kemerdekaan 17 agustus, atau membacakan pancasila bersama2 dikelas usai berdoa saat akan memulai belajar pukul 07.00 wib.

  40. Bung satrio@ mantap artikelnya…sebagai anak bangsa kita emang wajib memiliki rasa nasionalisme dan patriotisme…tapi gimana tanggapan para sesepuh dimari tentang kontrol udara/FIR di sekitar natuna yg masih dikontrol singapur jika dikaitkan dengan mulai bangkitnya garuda/TNI?

    • Sudah pernah saya bahas bung beberapa kali
      coba cari diartikel yang membahas masalah natuna
      silahkan dibaca kalau ada yang tidak mengerti boleh tanya lagi

  41. Ketika kaki sang garuda mulai mencengkeram, ternyata sayapnya tidak kuat menahan terpaan badai terlalu lama tidak dipakai terbang diantara badai. Satu persatu bulu kecil sang garuda mulai berteriak, lawan terus badai itu, latih kembali kekuatan kepak sayapmu jangan biarkan lunglai tak berdaya menghadapi banyaknya badai.

  42. Assalamualaikum wr.wb

    Saya mau tanya bila terjadi perang dunia ketiga dengan melibatkan timur dan barat.
    Bagaimanakah posisi Indonesia?
    netral atau berpihak ketimur ataukah berpihak ke barat.
    Saya rasa hal tersebut penting ditanamkan pada rakyat Indonesia untuk mengambil keputusan secara cepat dan mendapat hasil yang tepat, sehingga kita mengetahui tindakan apa yang harus di lakukan.
    Mengingat beberapa warga Indonesia mengidolakan barat dan yang lainnya mengidolakan timur, sedangkan sisanya memilih untuk kemajuan bangsa.

    Dan kita tidak mau terlambat dalam mengambil keputusan dengan pertaruhan kehancuran bangsa.

    Indonesia tidak akan bertahan bila tidak ada persatuan di dalam komponen bangsa. 🙂

    kalau salah ya maaf 😀
    maaf oot 😀

    • Jangan sampai indonesia ikut-ikutan perang di Laut china selatan, diam dan menonton saja itu lebih baik.

      Andai ikut perang maka tunggu sampai armada laut china hampir kalah total baru Indonesia ikut menggebuk. Itupun demi mengamankan natuna.

      • Kalau rusia sama amerika ikutan gimana?
        karena melihat posisi Indonesia yang strategis di dalam peperangan. 🙂
        sehingga kemungkinan mereka ingin membangun pangkalan di wilayah Indonesia. 🙂

    • kalo gue mau membicarakan sedikit kebalikannya…

      Jika Indonesia mendapat serangan/agresi, maka Indonesia harus mampu menyeret perang tsb menjadi Perang Dunia, bagaimanapun cara nya.
      Tapi jika Perang Dunia terjadi, Indonesia harus bisa nahan diri.

      😀

      • berarti sepakat ya kalau Indonesia nonblok.
        karena tidak mudah untuk memberi pemahaman yang sama kepada seluruh rakyat Indonesia.

        ditakutkan dampak dari perang akan menimbulkan militan-militan yang pro terhadap salah satu negara peserta perang.
        sehingga bisa menimbulkan gejolak-gejolak layaknya di timur tengah ataupun di krimea.

        Konsepnya berarti kemajuan bangsa Indonesia 🙂
        Baik dalam mengakusisi teknologi dari timur ataupun barat 🙂

        kalau salah ya maaf 😀

  43. Assalamualaikum wr.wb
    Itulah salah satu perbedaan antara Indonesia dan malaysia.
    Indonesia mewarisi budaya yang luhur, namun tidak dengan malaysia.:)

    “Maaf” untuk menghormati warga singapura namun juga tetap menjaga martabat bangsa Indonesia sendiri di mata dunia dengan tetap memakai nama usman dan harun.:)

    nama usman dan harun bukanlah ditunjukkan untuk negara singapura, melainkan kepada negara yang menggagas negara persemakmuran.:)

    Sehingga kata “Maaf” disini untuk menghormati singapura sebagai negara tetangga dan juga bentuk bahwa Indonesia tidak hidup sendirian di dunia ini.
    Serta juga berisi pesan kepada negara-negara yang ingin mengusik Indonesia, khususnya tetangganya singapura.:)

    Berbeda halnya dengan malaysia yang tidak tahu jati dirinya sehingga mereka tidak memiliki rasa bersalah dan seakan mereka satu-satunya negara di dunia ini,
    Misalnya pada kejadian MAS MH370, mereka lebih menginginkan ketenaran dengan berbangga diri bahwa kejadian MAS merupakan berita yang menarik dunia, dan tidak menghormati keluarga yang korban.

    sedangkan komen saya yang lainnya.
    Usman dan Harun kenapa di anggap pahlawan?
    Karena mereka berjasa dalam menyuarakan kemerdekaan bagi bangsa-bangsa asia tenggara dari negara kolonial.
    Sehingga mereka memberi pesan kepada bangsa kolonial agar segera meninggalkan wilayah asia tenggara.

    Karena hal itulah bangsa kolonial segera angkat kaki dan segera memberi kemerdekaan ke negara jajahannya.

    Perlu di ketahui juga bahwa Indonesia merupakan negara yang merdeka terlebih dahulu dibanding singapura dan malaysia.

    Serta perlu diketahui juga bahwa pada saat itu masih dalam suasana perang dunia ke dua sehingga mengorbankan nyawa dianggap sesuatu yang wajar di dalam peperangan dan pada saat itu singapura masih dijajah oleh negara persemakmuran bentukan negara kolonial.
    Dan hal tersebutlah yang membedakan antara Usman dan Harun dengan Dr Azhari, karena pengeboman di lakukan pada kondisi damai serta pada negara berdaulat.

    Kalau salah ya maaf 😀
    maaf kalau oot 😀

  44. udah udah ga usah baahas msalah presiden,, ga usah saling menjatuhkan.. SYP PUN PRESIDEN YANG AKAN TERPILIH NANTI ITU ADALAH PRESIDEN KITA SEMUA..

    http://sidomi.com/wp-content/uploads/2013/09/Farhat.jpg

    LEBIH BAIK KITA PILIH PRESIDEN DENGAN NOMOR URUT 0 dari kualisi prtai GERAKA DAN GERACONG ^^

    CEKIDOT…

  45. Yth. @bung Satrio : artikel yang telah dituliskan sangat menggetarkan hati tapi ada sebuah kalimat yang membuat hati ini “gatel” dan ambigu yaitu “Garuda pernah membebaskan ibunya ditahun 1945 dari penjajahan yang telah dialami ratusan tahun……”. IMHO :
    1. Banyaknya pendapat umum yang mengatakan bahwa negeri kita tercinta ini telah dijajah selama ratusan (+/- 350) tahun tidaklah tepat a.k.a absurd. Mungkin, tempo tersebut dimaknai dari kedatangan kali pertama Cornelis de Houtman penjelajah dari Netherland ke Nusantara di Banten 1592 untuk menjajaki potensi komoditas2 perdagangan di timur jauh demi menopang perekonomian mereka. Dengan kata lain Cornelis de Houtman ini hanya sebatas “Tukang Survey” bukan datang untuk penaklukan dengan fully armed combatants ready to conquer.
    2. Berdasarkan hasil survey tersebut, pada tahun 1602 dibuatlah kongsi dagang Netherland : VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) untuk menjalankan misi perdagangan dengan rakyat Bumiputera. At the end, mereka menjadi serakah bin tamak dan ingin menguasai seluruh kekayaan Nusantara dan menjalankan misi devide et impera agar kerajaan-kerajaan di Nusantara menjadi lemah. Nyatanya tidak semuanya termakan oleh misi adu domba ini dan mengadakan perlawanan. Pada tahun 1650 di Pagar Alam diadakan Mudzakarah Ulama se-rumpun Melayu oleh 50 tokoh Ulama seseantero Nusantara dan mengganti sebutan Netherland dengan Belanda ( belah = memisah, nde = keluarga). Tokoh utamanya saat itu Syech Nurqodim Al Baharudin dari trah Sunan Gunung Jati.
    3. Justru Belanda membutuhkan lebih dari 3 abad lamanya untuk mencoba menaklukkan negeri kita tercinta ini tapi itupun hanya sebagian kecil yang dapat dikuasainya (mesin propaganda mereka saja yang mengatakan bahwa banyak kerajaan yang sudah tunduk untuk menjatuhkan mental kerajaan lainnya), keberhasilan mereka ini TIDAK BISA DI GENERALISASIKAN untuk seluruh kawasan karena setiap daerah terus melakukan perlawanan/peperangan akbar yang seperti sudah kita ketahui sehingga terdapatlah banyak pahlawan Nusantara dari Sabang sampai Merauke, karena hingga tahun 1907 masih banyak wilayah yang terbebas dari pengaruh Belanda.
    4. Dan pada tahun 1945 negara Indonesia diproklamirkan, jadi bagaimana mungkin Indonesia dijajah +/- 350 tahun, padahal baru lahir 1945? Jadi yang mungkin terjajah dan ingin terus dijajah oleh bangsa asing adalah dengan tujuan mengkerdilkan pola pikir serta menumbuhkan paradigma mental budak “terjajah” rakyat Indonesia sehingga dengan mudah dapat terus dirampas SDM maupun SDAnya. “Mereka dapat mengurung ragaku tetapi mereka tidak akan sekali-kali dapat mengekang jiwaku terhadap negeriku tercinta…” CMIIW

    • Saya kira semuanya akan setuju bung Raymond jika anda menulis dan memaparkan…Belanda perlu 3,5 abad untuk menakhlukkan Indonesia….dalam sebuah artikel tersendiri..silahkan pasti akan lebih menggelegar….

      • Terimakasih tanggapannya bung Raymond
        dan koreksinya
        Bung Raymond bisa terus ikut membangkitkan semangat kebangsaan disini

        • Bukan mengkoreksi @bung satrio, saya hanya menambahkan saja. 🙂 Setiap artikel + komen2 @bung satrio selalu saya jadikan rujukan yang terpercaya karena selalu menandang segala sesuatu secara optimistik dan tidak bersifat skeptis terhadap kemajuan bangsa kita. Ditunggu artikel2 @bung Satrio selanjutnya yang terus membuat bangga rakyat Indonesia bahwa “Bangsa Indonesia Bangsa Besar”

    • salam kenal pula @bung redemption…. setuju! rasa nasionalisme bangsa kita sejatinya besar tapi untuk menyalurkan energi dari jiwa tersebut kecil sehingga meledak2nya ke dalam. Sehingga apabila ada yang menyulut dari pihak negara asing maka merupakan kesempatan untuk melepaskan energi tersebut…kadang kala rakyat bangsa kita ini perlu disentil sedikit oleh negara lainnya supaya rasa nasionalismenya muncul kembali..hehehe

  46. Mantap…..wejangannya monggo dilanjut wedarannya ..Purwa….Madya…Wasana..he..he… Tak leyeh2 mojok. Di sini tempatnya luas dan bersih. Karena yg punya rumah open( care ), ada sampah sedikit dibuang….silahkan ditunggu wedaran selanjutnya.

  47. mantap@Bung Satrio artikelnya..perbanyak lagi artikel yang seperti ini…
    saya selaku lulusan rendahan sangat yakin negara ini adalah negara yang hebat,.kuat..tegar dan pemaaf.dibalik masalah yg terus mendera negeri ini,tp merah-putih dan garuda masih bertahan.itu sudah cukup bukti dan harus tetap dijaga.mari kita bersihkan lebih dulu parasit yg tumbuh di pepohonan kita.agar pohon kita tumbuh rindang dan Garuda nyaman dirumahnya

    bentar lagi perayaan KONFERENSI ASIA AFRIKA,,dan dulu dunia pernah terkejut dengan adanya CANEFO saingan PBB dan blok timur.. 🙂

    • Yang bener itu NEFO new emerging Force
      GANEFO Games New Emerging Force saingan Oliampiade karena Indonesia sudah keluar dari PBB dan membuat oliampiade Tandingan.
      Terimakasih Bung Wilasa

      Bdw dulu ada lulusan Akmil yang bernama Ganefo
      hehehe

  48. Nggenapin 50.
    Bagus artikelnya, Bung Satrio……

  49. Om Satrio@….nyambung anal isisnya dg news yg beredar. CMIIW

    VIVAnews – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, Kamis 17 April 2014, mengaku binggung harus berbuat apa untuk membuat PT Freeport membagikan dividen kepada pemerintah. Padahal, diketahui bahwa keuangan salah satu perusahaan tambang emas terbesar tersebut dalam posisi untung hingga Rp6 triliun.

    Dahlan menjelaskan betapa posisinya sebagai Menteri BUMN menjadi serba salah mengatasi polemik tersebut. Di sisi pemerintah, Kementerian BUMN harus menyetorkan dividen BUMN, termasuk dari Freeport, karena ada saham pemerintah di sana.

    Sedangakan di sisi perusahaan, Dahlan tidak bisa memaksakan untuk mendapatkan dividen apabila Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) memutuskan untuk tidak membaginya.

    “Saham negara di Freport itu cuma 9,3 persen. Ketika RUPS mereka memutuskan tidak bagi dividen, kemudian BUMN tidak setuju, lalu bagimana?” ujar Dahlan, saat ditemui di Jakarta.

    Dengan saham minoritas, Dahlan melanjutkan, pemerintah jelas tidak bisa memaksakan dividen itu untuk dibagi. Sebab, keinginan pemerintah itu tidak didukung pemegang saham lainnya.

    “Kami minta harus bayar dividen, karena sudah ditetapkan dalam APBN. Nah, mereka (Freeport) ngotot tidak bagikan, mereka pungut suara, dan mereka menang,” kata Dahlan.

    Pemerintah, ia menambahkan, akan terus melakukan negoisasi dengan Freeport. Salah satunya, mengupayakan Freeport membayarkan dviden interim atau dividen yang dibagi sebelum tutup buku perseroan berakhir. Tapi ia tetap tidak yakin permintaan itu bisa dipenuhi.

    Untuk diketahui, Freeport yang merupakan perusahaan asal Negara Paman Sam itu sudah tidak membayar dividen selama dua periode tahun buku 2012-2013. Freeport hanya membayar pajak dan royalti kepada negara dalam dua periode itu.

    Secara kebetulan, selama peride tersebut pula Dahlan Iskan menjabat sebagai Menteri BUMN. Dahlan ditunjuk Presiden menggantikan Mustafa Abubakar pada 17 Oktober 2011 lalu.

    Dalam kesempatan terpisah, Menteri Keuangan M. Chatib Basri, Kamis 17 April 2014, menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi Freeport tidak menyetorkan dividennya kepada pemerintah. Apalagi ini sudah dilakukan dua tahun, padahal perusahaan itu untung.

    “Freeport itu kan untung. Pemerintah punya saham di situ. Kalau untung, mbok ya diperjuangkanlah, mintakan dividen,” ujar Chatib di Jakarta.

    Chatib menyadari bahwa pembagian dividen merupakan hasil keputusan RUPS. Namun, sebagai pemegang saham, pemerintah harus tegas akan keinginannya, dalam hal ini perwakilan pemerintah adalah Kementerian BUMN.

    “Apalagi, sekarang lagi pada ngomongin subsidi BBM naik dan di BUMN ada target Rp40 triliun dividen, yang kemungkinan tidak dapat. Nah, bagian-bagian yang bisa diperjuangkan itu mesti dikejar dong,” kata Chatib.

    Kementerian Keuangan, menurut Chatib, memang ngotot dividen Freeport itu harus disetor. “Kalau tanya Kemenkeu, jelas, kami minta dividen ditagih. Apalagi, sudah dua tahun. Di situ kan, ada perwakilan pemerintah, kami minta Kementerian BUMN untuk tagih dividen itu ,” kata Chatib.

    Sebelumnya, PT Freeport Indonesia mengumumkan tidak membagikan dividen kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2013. Sepanjang tahun lalu, volume penjualan perusahaan tambang emas dan tembaga itu lebih rendah.

    “Tidak ada pembayaran dividen termasuk kepada perusahaan induk dan pemerintah RI,” ujar Vice President Corporate Communication Freeport Indonesia, Daisy Damayanti, dalam keterangan tertulis, Jumat 28 Maret 2014. Selengkapnya, baca: Freeport Tak Bagikan Dividen ke Pemerintah RI. (asp)

  50. Dikasih kemudahan membeli senjata yg dulu “tabu” untuk RI dan diberi gula-gula hibah pespur meski hrs bayar uang upgrading yg lumayan utk memperpanjang profit dan kasih kerjaan engineer2, krn kita memang lg butuh. Dg imbalan freeport profit 6t cuma untuk freeport…..belum profit utk perusahaan2 hilir dan puluhan industri turunan negara tersebut yg kaya atas ‘tanah jarang’ yg super mahal hasil turunannya.
    Indahnya politik mamarika…..

    • Penguasaan RI adalah utk mengamankan ‘jalur distribusi’ sumber alam yg sangat dibutuhkan utk kepentingan negara…..mengamankan freeport sama dengan mengamankan kepentingan strategis nasional mereka. IMHO…..cuman melukiskan utk diri sendiri betapa penting Papua bagi “keamanan” nasional mereka……
      Doktrin: keamanan nasional terancam maka…..?????!!!!!

      • Sekedar anal isis org ngawur…….

        Sy berharap semoga kontributor dan sesepuh warjag ada yg menulis tentang tema ‘Hasil-hasil tambang apa saja yg bisa diperoleh dr freeport di tanah papua dan industri serta barang2 apa saja turunannya yg bisa dihasilkan’……biar kita yg awam ini tahu seberapa besar pengaruh freeport papua terhadap “keamanan nasional” mamarika…..
        Matur tengkyu

        • Wah ini spesialis Bung danu
          kita menunggu tulisan bung danu bareng bareng yuk..

        • saya mau olahraga, untuk sementara summary aja dulu:

          hasil tambang kompleks grasberg incl. underground:
          Cu, Au + Ag (alias tembaga, emas, perak)

          kalaupun ada uranium sebagai ikutan pasti jumlahnya amat sangat kecil sekali.
          uranium bersifat radioaktif, menambangnya butuh prosedur K3 dan teknik khusus dan pelindung khusus, penambang FI tidak pernah menggunakan perlengkapan khusus dan tidak ada masalah kesehatan yang spesifik dan mencurigakan pada mantan karyawan seperti kanker akibat paparan zat radioaktif.

          aplikasi Cuprum/copper/tembaga tergolong low-tech, seputar konduktor/powerline/kabel listrik.

          “keamanan nasional” terlalu luas, tapi sebagai negara kapitalis, pantau aja CNBC, perusahaan2 mana aja mereka perhatikan, freeport-mcmoran gak masuk hitungan kok.

          cek lis fortune-500 ini, fm hanya peringkat 156;
          http://money.cnn.com/magazines/fortune/fortune500/2013/full_list/index.html

  51. Bung Satrio..! Hebat banget..!
    Its real good, excellent, extraordinary alias luar biasa..! Hehehe..!
    Satu hal yang saya kagumi dari anda adalah penguasaan aspek detail yang begitu rinci dan lengkap. Anda seolah bisa menjadi ahli dalam bidang apapun. Sebuah cerminan bahwa anda seorang yang gila membaca. Salut Bung..! Saya sangat menyukai tulisan-tulisan anda, karena sangat humanis, nasionalis dan tidak melulu berkutat pada hal teknis. Betul-betul berkonsep morale, welfare and recreation(MWR). Saya juga sehaluan dengan anda dalam hal semangat pencerdasan. Mari kita lakukan bersama-sama..! Ditunggu tulisan berikutnya bung..! Terima kasih, salam..!

    • Terimakasih dan salam hangat Juga bung Yayan
      Saya Juga mengagumi anda..

      Warjager asal mau menerapkan rumus dibawah ini pasti bisa kok membuat tulisan tulisan seperti saya ,,rumusnya adalah
      Saya dengar..saya catat..
      Saya baca…saya ingat
      Saya lakukan ..saya mengerti ..

      Membaca Tulisan materi kewiraan diatas bila didadanya masih ada nasionalisme dan garuda didiadanya,,maka dadanya akan bergelora..akan lain ceritanya bila seorang komprador yang membacanya.
      Sama halnya dengan camo loreng TNI yang terlihat sederhana motif nya dan terlihat kuno
      Tetapi camo loreng TNI tersebut bila dipakai oleh para satrio pembela tanah air dan kain loreng itu bersentuhan dengan kulit para satrio maka akan mendidihkan darah meningkatkan semangat Juang.
      Juga bila kita melihat bendera merah putih dengan tatapan mata biasa saja maka hanya terlihat sebentuk kain berwarna merah dan putih yang dijahit ,,tetapi bila kita melihat bagaimana nenek moyang kita sudah memakai bendera merah putih sebagai panji panji kejayaan dan mengenang darah pahlawan yang menebus dan mempertahankan bendera merah putih untuk tetap berkibar maka dada kita akan terasa sesak,air mata akan berlinang dan ingin serasa mencium bendera merah putih dan menangis sesengukan.

      Saya tunggu tulisan anda selanjutnya bung yayan

  52. Perang Palembang 1819-1821 ; Perang Laut Terbesar di Nusantara

    Pertama saya mohon maaf, karena selama ini saya hanya menjadi penyimak di forum Warjag ini. Adapun Tulisan ini didasari terpancing dan mengelegaknya Nasionalisme saya atas artikel yang ditulis Bung Satrio di atas (sesepuh Warjag yang sangat saya idolakan), serta tanggapan dari Bung Raymond (Nomor 46) atas tulisan Bung Satrio tersebut.

    Sejak dari sekolah menegah pertama (SMP), berdasarkan berbagai sumber buku sejarah tentang kerajaan-kerajaan Nusantara dalam masa kolonialisme Belanda, tidak terbantahkan bahwa tidak mudah bagi Belanda untuk menaklukkan kerajaan-kerajaan di Nusantara. Bahkan ketika para sahabat saya ataupun orang lain mengatakan Bangsa Indonesia dijajah selama 350 tahun lebih, saya selalu menyanggahnya, bahkan suatu ketika saya berbeda pendapat dengan guru saya semasa SMA tentang angka 350 tahun tersebut. Waktu itu saya katakan hanya daerah- daerah tertentu yang dapat terjajah diatas 300 tahun !. Dan mohon hendaknya pencinta Warjag jangan katakan saya tidak Nasionalis dan cinta NKRI kalau pendapat saya mengatakan Sumatera Selatan (Kesultanan Palembang Darussalam) baru dapat ditahlukkan oleh penjajah Belanda ada tahun 1821. Itupun melalui politik De Vide Et Impera

    Oleh sebab itu saya melalui tulisan ini tentang sejarah kesultanan Palembang Darussalam ini hendaknya dapat menjadi ikhtibar kita bersama, bahwa benar ada selalu upaya perkerdilan terhadap kebesaran sejarah Bangsa Indonesia/kerajaan-kerajaan Nusantara, dahulu, kini dan yang akan dating. Pengkerdillan tersebut terkadang kerab dilakukan oleh Bangsa kita sendiri, melalui berbagai pernyataan-pernyataan seperti “Bangsa Bermental Tempe” dsbnya.

    Oleh sebab itu sebelumnya mohon maaf, kalau tulisan ini kurang terstruktur, maklum baru belajar menulis… Salam NKRI

    Sejarah Benteng Kuto Besak Dulu dan Kini.

    Benteng Kuto Besak (BKB) adalah sebuah benteng yang dikelilingi oleh bangunan batu yang tinggi dan parit pertahanan yang melingkarinya. Lokasi benteng dipilih pada spot strategis yang dapat dengan mudah mengawasi keadaan perairan Sungai Musi. Pada masa itu, BKB adalah sebuah benteng berbentuk pulau, di tengah perairan yang merupakan persimpangan 4 sungai, yaitu Sungai Tengkuruk pada sisi Timur, Sungai Musi di sebelah Selatan, Sungai Sekanak di bagian barat dan Sungai Kapuran di sebelah Utara. Dibangun dengan panjang 288,75 meter, lebar 183,75 meter dan tinggi 9,99 meter (30 kaki), Benteng Kuto Besak memiliki ketebalan dinding yang mencapai 1,99 meter (6 kaki). Di keempat sudut bangunan terdapat Bastion (baluarti), di mana Bastion pada sisi Barat Laut memiliki kesamaan arsitektur dengan Bastion pada benteng-benteng lain di Nusantara, namun ketiga Bastion lainnya adalah Bastion dengan arsitektur khas yang hanya dapat di temukan di benteng ini saja.

    Dibagian sisi Timur, Selatan dan Barat terdapat pintu masuk menuju ke dalam benteng. Pintu gerbang utama yang disebut Lawang Kuto berada pada sisi sebelah Selatan yang langsung berhadapan dengan Sungai Musi, sementara dua buah pintu samping yang berada pada sisi Timur dan Barat, disebut Lawang Buritan. Pada bagian dalam benteng terdapat Rumah Sirah atau Dalem yang merupakan tempat tinggal Sultan. Untuk mencapai Rumah Sirah, terdapat beberapa pintu yang harus dilalui. Selain memiliki daya tahan bangunan yang begitu solid dan kokoh, Benteng Kuto Besak juga dibangun atas dana swadaya dari masyarakat Palembang, khususnya keluarga Sultan Mahmud Badaruddin (SMB I). Benteng ini dipergunakan dalam upaya rakyat Palembang untuk melawan penjajahan oleh orang Eropa, sehingga tidak diberi nama Eropa seperti mana beberapa benteng lain yang ada di Indonesia

    Dari catatan sejarah pembangunan Benteng Kuto Besak (BKB) mengalami fase pembangunan selama 17 tahun, maka tak heran bila bangunan ini memiliki kekokohan yang mampu menahan serangan meriam-meriam pasukan Belanda tanpa mengalami kerusakan signifikan, dalam beberapa kali serangan yang dilancarkan dalam kurun waktu 1819 hinga 1821. Benteng Kuto Besak dibangun dalam kurun waktu antara tahun 1780 hingga 1797. Pemakaian benteng ini diresmikan pada hari Senin, 21 Februari 1797. Sultan Mahmud Badaruddin I merasakan perlunya membangun sebuah pusat pertahanan tangguh yang akan mempersulit musuh untuk memasuki Kota Palembang. Maka ia berinisiatif mambangun sebuah benteng, dengan mengundang para konsultan arsitektur pekerja Negeri Tiongkok yang telah dikenal di seluruh dunia karena pembangunan Tembok Raksasa-nya.

    Perang Kesultanan Palembang 1819-1821 ; Perang Laut Terbesar di Nusantara

    Serangan Inggris yang pertama dan satu-satunya terhadap Palembang terjadi pada tahun 1812. Armada laut yang dipimpin oleh Komandan Pasukan Inggris, Mayjen R. R. Gillespie, atas perintah Thomas S. Raffles sebagai Gubernur Inggris di Nusantara. Dengan mengkonsentrasikan kekuatan di pedalaman Sungai Musi (Muara Rawas), Sultan Mahmud Badaruddin II berhasil menggagalkan rencana Inggris menguasai Palembang.
    Setelah diterbitkannya Konvensi London pada tanggal 13 Agustus 1814, Inggris menyerahkan kembali kepada Belanda semua koloninya di seberang laut, yang sempat dikuasai sejak Januari 1803. Dan karena Palembang belum pernah ditaklukkan baik oleh Inggris maupun Belanda, Sultan Mahmud Badaruddin II tidak bersedia menyerahkan tampuk kekuasaan pada Belanda. Walau demikian, pada awalnya Sultan membiarkan pasukan Belanda menempati Keraton Lama (Kuto Kecik/Lamo/Batu) yang bersebelahan dengan Keraton Dalam (Kuto Besak) sebagai jantungnya pertahanan Palembang.

    Perang Palembang 1819
    Pertempuran pertama yang terjadi sejak kembalinya Belanda ke Nusantara ini pecah pada tanggal 12 Juni 1819. Pemicu langsungnya adalah pengusiran seorang perwira Belanda yang ingin mencuri dengar kesibukan di Kuto Besak. Dalam upaya membantu rekan mereka, pasukan Belanda menewaskan 3 orang anak buah Sultan, yang kemudian menyulut kontak senjata antara kedua pasukan. Duel 2 benteng antara salvo milik pasukan Sultan dan korvet milik pasukan Belanda ini menjadikannya sebagai pertempuran paling dahsyat bagi Palembang pada saat itu. Kontak senjata yang berakhir pada waktu magrib akhirnya berhasil memaksa pasukan Belanda untuk meninggalkan Keraton Lama dan kembali ke kapal-kapalnya. Pada waktu itu mereka dipimpin oleh Komisaris Belanda di Palembang, Edelheer Muntinghe. Keesokan paginya (13 Juli), duel artileri kembali berlanjut dengan keadaan yang semakin menguntungkan bagi pasukan Sultan, karena posisinya yang berada di daratan (BKB), sementara pasukan Muntinghe melakukan penyerangan dari perairan Sungai Musi.
    Setelah dipecundangi, Muntinghe mengadu ke Batavia lalu menyiapkan penggempuran besar-besaran ke Palembang. Penyerbuan balasan itu melibatkan 1200-an orang pasukan plus armada kapal bermeriam. Armada yang dipimpin oleh Panglima Angkatan Laut Hindia Belanda, Laksamana J. C. Wolterbeek, bertolak dari Batavia tanggal 22 Agustus 1819, namun baru tiba di muara sungai Musi pada tanggal 18 September. Dari catatan Kapten A. Meis mengenai ekspedisi ini, dapat dibayangkan betapa menderitanya mereka selama perjalanan : “…pembuatan peta tidak teliti, kekurangan pengetahuan tentang jalur sungai, banyaknya jumlah kapal yang kandas di dasar sungai, arus yang deras pada waktu air surut, kelelahan yang melanda para anggota pasukan, hujan yang terus-menerus turun, serangan meriam-meriam tersembunyi di balik-balik pohon serta banyaknya rakit-rakit api yang dikirim untuk mengikuti arus sungai disertai banyaknya tiang-tiang penghalang pada jalur pelayaran….”. Meski berhasil memasuki perairan Sungai Musi, armada Belanda masih membutuhkan waktu 1 bulan untuk mencapai Plaju dari muara Musi, sehingga mereka telah menghabiskan waktu 2 bulan hanya untuk menempuh perjalanan ke Palembang.
    Tanggal 20 Oktober, Kapten Insinyur Van Der Wijck menuliskan laporan pengintaiannya atas Benteng Plaju-Kembaro. Ia merinci betapa hebatnya sistem pertahanan Plaju-Kembaro. Sementara itu, pasukan Palembang yang telah mengetahui kedatangan armada, pada malam itu melepas 30-an rakit api dan mulai melepaskan tembakan. Pertempuran benar-benar dimulai pada tanggal 21 Oktober dan kejayaan masih berada bersama pasukan Palembang, berhasil memukul mundur armada sebelum magrib. Fregat Wilhelmina nampak seperti ayakan dengan banyaknya lubang peluru meriam di bodinya. Pada malam harinya Palembang masih tetap mengirimkan rakit-rakit api. Besok paginya pertempuran masih berlanjut, namun terhenti setelah Wolterbeek mengirim kurir untuk menyatakan kalah. Ia menjemput sisa pasukan di Eendragt Arimus Marinus (terkandas semalaman) dan kembali ke Batavia.

    Perang Palembang 1821
    Kegagalan serangan kedua tersebut membuat pemerintah Belanda menjadi semakin tertantang untuk menaklukkan Benteng Kuto Besak. Rentetan peristiwa perlawanan rakyat Palembang terhadap Belanda, sejak peristiwa Loji Sungai Aur Tahun 1811 (sebelum Konvensi London), perlawanan terhadap Komisaris Muntinghe tahun 1989 (yang disebut Perang Menteng oleh rakyat Palembang), dan terakhir ekspedisi Laksamana Laut Wolterbeek pada tahun yang sama, tidak ada yang berhasil dimenangkan oleh Belanda.
    Maka dirancanglah gerakan penyerbuan ketiga yang melibatkan pasukan dan peralatan dalam jumlah yang jauh lebih masif. Serangan ini dipersiapkan dalam kurun waktu 2 tahun, dan direncanakan sesempurna mungkin. Mereka menyusun pasukan dalam jumlah total 4200-an personil (2500-an personil AL dan 1600-an pesonil AD). Sebagian di antaranya merupakan prajurit Napoleon Bonaparte (Perancis) yang direkrut oleh Pemerintahan Hindia Belanda pada masa itu, krisis ekonomi setelah perang Napoleon memudahkan perekrutan orang-orang Perancis, Swiss dan Jerman. Tidak tanggung-tanggung, Jenderal De Kock yang terkenal dengan politik de vide et empera (memecah belah persatuan dan kesatuan musuh sebelum menyerang) turun tangan memimpin langsung serangan kali itu sebagai Komandan Armada. Pasukan Belanda juga diperkuat keikutsertaan Kepala Staf dari AL Letkol Bekker, Komandan Infanteri Kolonel Bisschoff, Komandan Artileri Letkol Riesz dan Komandan Zeni serta Kolonel Cochins. Tak kurang dari 90 kapal armada laut dari berbagai jenis, termasuk juga perahu-perahu pendarat ikut disertakan dalam penyerbuan ini, lengkap dengan 414 pucuk meriam. Sementara itu Pasukan Sultan juga di upgrade dengan perombakan pimpinan pasukan dan pelatihan bagi rakyat yang ingin membantu mempertahankan Palembang. Menarik untuk dicermati bahwa para keturunan Cina dan Arab pun ikut berjuang demi Palembang.
    Jenderal De Kock sebelumnya menggunakan kepandaian politisnya untuk bisa memasuki Kota Palembang dan kembali menggunakan “lagu lamo” nya, yaitu melancarkan strategi politik de vide et empera untuk melemahkan pertahanan Benteng Kuto Besak. Ia berhasil merekrut beberapa pengusaha Palembang, di antaranya saudara kandung Sultan Mahmud Badaruddin II, Sultan Husin Diaduddin. De Kock menjanjikan akan menjadikan Sultan Husin Diaduddin sebagai Susuhunan, sementara putra tertuanya (Prabu Anom) akan diangkat sebagai Sultan. Demikian juga beberapa bangsawan lainnya, memperoleh penawaran untuk menempati jabatan yang penting dan nyaman, apabila bersedia membocorkan rahasia pertahanan Palembang.
    Merasa cukup menggalang dukungan untuk memperlemah pertahanan BKB, De Kock kembali ke Batavia untuk memfinalkan rencana serangannya. Maka pada tanggal 8 Mei 1821, ekspedisi dilepas oleh Gubernur Jenderal Van Der Capellen dengan upacara militer dan bertolak dari Batavia keesokan paginya. Tanggal 11 Juni 1821 terjadi kontak senjata pertama antara Belanda dan Palembang, kapal-kapal perang Belanda untuk ketiga kalinya memasuki perairan Sungai Musi. Kapten Laut L. Van Adnard bersama beberapa perwira turun dari kapal untuk melacak dan memantau pertahanan Palembang. Benteng Palembang memberikan “ucapan selamat datang kembali” berupa tembakan-tembakan untuk menghalau mereka. Belanda juga menghalangi pekerja-pekerja yang tengah memperbaiki pagar/cerucup di tengah Sungai Musi (setelah sebelumnya dicabut diam-diam). Gencarnya tembakan meriam dari pihak Palembang berhasil memaksa rombongan Van Adnard kembali ke kapalnya.
    Setelah berada cukup lama berada di perairan Palembang tanpa melakukan apapun, Belanda akhirnya berani melancarkan serangan pada tanggal 16 hingga 20 Juni (sebagian mencoba menyerbu pertahanan depan Palembang melalui daratan). Namun betapapun besarnya keinginan pasukan Belanda untuk menguasai Benteng Kuto Besak, penyerbuan kali ini juga menemui kegagalan, bahkan setelah kapal perang Belanda yang sudah berada di perairan Sungai Musi juga dikerahkan untuk membantu. Nasib baik masih berada di pihak Sultan. Sistem pertahanan Benteng Kuto Besak masih cukup solid untuk dapat diandalkan, karena dibantu oleh benteng-benteng kawal (penjaga) yang terletak di Plaju, Pulau Kembaro, Manguntama dan Benteng Tambakbaya di perairan Sungai Musi. Sistem pertahanan Sungai Musi yang tangguh ini kembali mempecundangi pasukan Belanda. Dalam jurnal, De Kock menulis bahwa “…kedudukan musuh yang sangat kuat, terutama disebabkan oleh tiang-tiang yang dipancangkan dalam sungai dan tembakan-tembakan musuh ke arah tali sauh kapal kita, adalah penyebab utama yang menghalangi kita untuk memperoleh kemenangan”.
    Menyadari keadaan yang tidak berpihak pada pasukannya, Jenderal De Kock memberi isyarat untuk menghentikan peperangan. Ia ingin mengulur waktu yang cukup untuk menyusun kembali kekuatan pasukannya, di samping mencari taktik baru untuk menghadapi pasukan Sultan. De Kock mengadakan perjanjian perdamaian dengan Sultan untuk tidak akan saling menyerang pada hari Jumat dan Minggu, dan Sultan menyetujuinya. Hari Jumat adalah hari suci bagi Kesultanan, sementara hari Minggu adalah hari suci bagi Belanda.
    Pada hari Minggu tanggal 22 Juni 1821 sekitar pukul 3 dini hari, warga Palembang, khususnya Sultan Mahmud Badaruddin II dan pasukannya sedang sahur, pada saat itu bulan Ramadhan. Setelah secara diam-diam mencabuti cerucup-cerucup di sepanjang Sungai Musi, Pasukan Belanda melancarkan serangan terhadap benteng-benteng tersebut dengan cara tidak ksatria, pasukan Belanda harus mengorbankan ratusan personil prajuritnya yang tewas dalam pertempuran itu.
    Dengan dikuasainya benteng-benteng kawal oleh pihak Belanda, maka pertahanan Benteng Kuto Besak telah kehilangan sistem pendukungnya, sehingga posisinya kini terjepit. Pada akhirnya Sultan dan para pengikut setianya tertahan dalam benteng yang telah terkepung oleh Belanda. Hingga pada tanggal 26 Juni 1821, De Kock mengirimkan kurir kepada Sultan untuk menyampaikan surat yang isinya meminta kesediaan Sultan Mahmud Badaruddin II untuk menyerah, dengan mempertimbangkan keselamatan warga Palembang dan sudah tidak ada lagi jalan bagi Sultan untuk keluar dari Benteng Kuto Besak.
    Sultan Mahmud Badaruddin II yang tidak memiliki alternatif lain, akhirnya menyetujui permintaan tersebut, dengan syarat bahwa penyerahan akan dilakukan melalui saudara kandungnya, Husin Diaduddin dan putranya, Prabu Anom (kelak bergelar Sultan Ahmad Najamuddin IV). Peristiwa tanggal 29 Juni 1821 tersebut mengakhiri kekuasaan Kesultanan Palembang. Menjelang tengah malam pada tanggal 13 Juli 1821, Sultan Mahmud Badaruddin II dan keluarganya dibawa ke Batavia dengan kapal Dageraad. Dari Batavia, Sultan Mahmud Badaruddin II kemudian dibuang ke Ternate, Pulau Sulawesi dan wafat pada tanggal 26 September 1852.

    *Begitu gagah dan berani dan kuatnya perlawanan yang dlakukan Sulthan Mahmud Badaruddin II….., dan itu terabadikan dengan penyematan sebagai Pahlawan Nasionala Republik Indonesia pada masa pemerintahan Megawati Soekarno Putri, Namun, adakah kebesaran dan kegagah beraniannya ter-abadikan di di sebuah haluan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) ?

    **Besar dan Kokohnya Benteng Kuto Besak merupakan bukti otentik Kebesaran kesultanana dan kepahlawanan Sulthan Mahmud Badaruddin II…. Tetapi bukti kebesaran Benteng Kuto Besak yang juga merupakan bukti kebesaran Bangsa Indonesia ini ternyata tergerus dan terkebiri oleh ulah oknum TNI sendiri, yang sejak Proklamasi Republik Indonseia 1945, menghancurkan sebagaian besar situs sejarah tersebut dengan mendirikan rumah sakit TNI AD disana.

    Arie Kinjeng, Dari berbagai Sumber.

    • bener bung, rasonyo idak katek yang lengket namonyo di KRI
      padahal klu soal nasionalisme, wong palembang tu tahan didepan tuk belanyo, kapal selem musuh be pacak dimakan apolagi roket2 nyo.

      maaf bung diego dll, soalnyo raso nasionalisme ni lg menggelegak nian di dado

      NKRI hargo mati

    • betapa perkasa dan ksatrianya sultan mahmud badaruddin ke dua beserta rakyat palembang, terima kasih anda sudah mengisahkannya, sayang sekali kisah se heroik ini tidak pernah saya dan mungkin kita semua baca di buku pelajaran sejarah saat kita sd, smp maupun sma. semoga pengabdian beliau menjadi catatan kebajikan yg kemilau disisi sang khaliq. nama beliau sangat pantas untuk diabadikan menjadi nama salah satu kapal tempur kita, insya allaah.

  53. pak W.R. Soepratman udah ngasih petunjuk biar garuda bangkit, ingat syair ” bangunlah jiwanya bangunlah badannya untuk Indonesia rayaaaaa”. kalo sudah ingat , d kunyah, dan diresapi yuk mari kita upacara bendera doeloe.

    • Jaman sekarang upacara bendera banyak yang pingsan bung…tapi aneh ya,nonton konser Kpop koq kuat goyang ber jam2… 🙂

      • Assalamualaikum wr.wb
        Tidak tau tapi mungkin ada yang salah dengan sistem otaknya, khususnya memory 🙂
        Tapi kalau di perhatikan upacara bendera setiap pagi hari itu sangat bagus, mengingat sinar matahari yang di pancarkan dapat membantu membentuk vitamin D, yang juga bagus untuk penguatan tulang, di tambah posisi upacara bendera yang berdiri tegak lurus. dan tentunya saat pagi hari sinar ultraviolet tidak di pancarkan berlebihan.

      • cmiiw 😀
        kalau salah ya maaf 😀
        maaf oot 😀

  54. Tulisan yang membangkitkan dan menggugah rasa kebangsaan, thanx Bung Sat…

  55. Bung Kelana @ Kwkwkwkwkkww…….
    “Bangsa yang besar selalu menghargai jasa Pahlawannya”…. Bapak_Bapak kita TNI yah yang paling sering mengucapkan ini dalam berbagai kesempatan peringatan hari Kemerdekaan RI, Hari Pahlawan dan dan hari besar lainnya. Bahkan Bung Karno selalu mengingatkan kita untuk jangan pernah mellupakan sejarah.

    Begitu banyak kapal 2 TNI AL alangkah lebih baik mengutamakan mengabadikan nama-nama Pahlawan. Nasional, dari pada mengabadikan nama nama Ikan. teluk, senjata tradisonal dsbnya.

    Saya yakin pengabadian nama-nama Pahlawan Nasional dari berbagai daerah di Tanah Air dapat meningkatkan dan menggelokan rasa Nasionalisme yang kini sejak Otonomi Daerah dan Rerformasi kian mulai tergerus.

    Mudah 2 an aspirasi ini dapat diteruskan oleh idolaku Bung Satrio serta para sesepuh Warjag yang punya akses dan kedekatan dengan para petinggi TNI.

    Salam, NKRI Harga Mati…

    • bung arie kinjeng, mari kita semua berdoa agar kelak salah satu pkr kelas fregat yg sedang dibangun di belanda dan pt.pal surabaya adalah kri. sultan mahmud badaruddin ii.

  56. Kalo menurut ilmu numerologi, sebenarnya Indonesia sejak awal kemerdekaan sudah menjadi salah satu dari 5 negara yang disegani di dunia. tapi ilmu numerologi juga melihat adanya kelemahan dan kebobrokan yang membuat Indonesia menjadi macan ompong.seperti pejabat korup, aparat yang menjadi beking transakasi ilegal dan Lain-lain. Sehingga satu-satunya cara untuk memperbaiki Indonesia adalah membawa Indonesia keluar dari zona nyamannya.Presiden harus membenahi para pejabat dan anak buahnya dengan peningkatan kesejahteraan,Reward dan Punishment, menghukum setinggi-tingginya pejabat dan aparat pemerintah yang menjadi beking dengan perampasan kekayaan dan hukuman mati, memperbaiki supply chain, Penambahan pelabuhan kapal besar,melarang penjualan tanah pertanian untuk perumahan dan industri dan lain-lain

 Leave a Reply