Gatling Gun untuk Helikopter Bell 412EPI TNI AD

JakartaGreater – Tim Pelaksana Teknis Sertifikasi Kelaikudaraan Militer Kementerian Pertahanan (Kemhan) (Tim IMAA) melaksanakan validasi/kualifikasi secara Online Teleconference terhadap M134D-H Gatling Gun buatan Dillon Aero Inc Arizona – USA yang akan di pasang pada Bell 412EPI TNI AD.

Kegiatan ini merupakan tuntutan regulasi kelaikan Kemhan, untuk meyakinkan bahwa M134D-H telah sesuai dengan desain dan fungsi asazinya serta aman untuk dipasang dan dioperasikan pada Bell 412EPI TNI AD, dirilis situs Kemhan RI, 4-12-2020.

Validasi/kualifikasi secara online merupakan solusi sementara memenuhi regulasi kelaikan di tengah Pandemi Covid 19, karena selama ini selalu dilaksanakan onsite di fasilitas pembuat.

Kegiatan yang dihadiri Program Manager Dillon Aero Inc, Dirut IPTN North America, dan perwakilan PT. Dirgantara Indonesia (Persero) dilaksanakan selama 2 hari dan diakhiri dengan penandatangan Final The Brief yang merupakan resume rapat.

Dillon M134D Seris merupakan pengembangan Hand Crank Gatling Gun yang patenkan oleh Dr. Richard J. Gatling tahun 1862.

The M134D-H Hybrid Gatling Gun. (@DilonAero)

Terdapat beberapa seris yang dikembangkan oleh Dillon, dan seri M134D-H dirancang untuk mendukung produk aeronautika terutama pesawat terbang.

M134D-H memiliki Kaliber 7.62 mm, 6 Barrel, kemampuan tembakan 3000 peluru per menit, dengan jarak efektif tembakan sampai dengan 1200 meter.

Senjata ini telah terpasang pada berbagai jenis helikopter di dunia seperti AB 212, MD 500 Series, AH-6i, AS 330, AS 565, CH-46, EH-101, MI-17, MH-47, UH-1 Series, dan EC 725.

Helikopter Bell 412 TNI AD (@ TNI AD)

Dalam penutupannya, Supervisi Tim IMAA Letkol Suparman, ST., M.Tr (Han) menyatakan bahwa M134D-H Gatling Gun memenuhi requirement IMAA sesuai Juklak Nomor 32 tahun 2011 (Senjata Udara) dan Nomor 358 tahun 2014 (Produk Aeronautika Kelas II/III), serta meminta agar PT DI sebagai integrator ke Helikopter Bell 412EPI TNI AD memperhatikan requirement instalasinya sesuai dokumen-dokumen kelaikan yang akan disahkan oleh Inspektur IMAA.

Tinggalkan komentar