Gedung Putih : Tidak Ada Rencana Mengundang Rusia di G7

Washington, JakartaGreater   –   Pemerintahan Joe Biden tidak mengundang Rusia untuk bergabung dengan kelompok pemimpin dunia G7, ujar Juru Bicara Gedung Putih, Jen Psaki, Jumat, 19-2-2021.

Sikap pemerintahan Biden itu berbeda dengan pemerintahan mantan Presiden Donald Trump, yang sebelumnya berupaya agar Moskow diundang untuk menjadi anggota G7.

Mengundang Rusia untuk bergabung dengan G7 akan diputuskan bersama semua anggota kelompok tersebut, ujar Psaki kepada awak media di pesawat kepresidenan Air Force One, dirilis Antara, Sabtu, 20-2-2021.

Trump pada Juli 2020 lalu menyebut G7 “kelompok negara yang sangat ketinggalan zaman”. Trump juga mengatakan ingin menambahkan Rusia, Australia, Korea Selatan, dan India masuk ke barisan kelompok itu.

“Menurut saya, kita tidak membuat undangan baru untuk Rusia atau mengulangi undangan baru untuk Rusia. Jelas, undangan akan diberikan dalam kemitraan dengan rekan-rekan G7 kita,” ujar Psaki.

Konferensi Tingkat Tinggi G7 digelar pada Jumat, 19-2-2021 secara virtual oleh Inggris yang mendapat giliran menjadi Presiden G7. Perdana Menteri Borris Johnson menetapkan percepatan vaksinasi dan paket stimulus ekonomi sebagai agenda utama pembahasan.

Keterlibatan Rusia

G-7 sebelumnya merujuk pada kelompok G-8 hingga akhirnya Rusia dikeluarkan pada tahun 2014 setelah dinyatakan mencaplok Krimea. Mantan Presiden Trump telah mendorong agar negara itu dipulihkan.

Juni 2020 lalu dia menyebut G-7 sebagai “kelompok negara yang sangat ketinggalan zaman” dan mengatakan dia ingin menambahkan Rusia, Australia, Korea Selatan dan India.

Grup 7 saat ini terdiri dari Amerika Serikat, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, dan Inggris.

*Foto: Juru Bicara Gedung Putih, Jen Psaki. (@ US DoD)

Satu pemikiran pada “Gedung Putih : Tidak Ada Rencana Mengundang Rusia di G7”