Nov 172016
 

lat

Presiden filipina Rorigo Duterte beberapa kali pernah mengeluarkan pernyataan keras terhadap Amerika Serikat (AS). Bahkan Duterte pernah mengingatkan agar militer Amerika segera hengkang dari Filipina.

Namun, ibarat pepatah “benci tapi rindu” militer Filipina menggelar latihan tempur bersama dengan pasukan khusus Amerika selama satu bulan. Latihan tersebut dimulai hari ini, Kamis (17/11/2016).

Amerika Serikat menganggap pernyataan Duterte tidak akan mengganggu hubungan militer kedua negara, seperti disampaikan Panglima Komando Pasifik AS Laksamana Harry Harris. Bahkan Amerika dan Filipina akan meneruskan operasi pesawat pengawas di wilayah Filipina, sambil menunggu kelanjutan kerja sama pertahanan.

Sementara itu, juru bicara militer Filipina Brigadir Jenderal Restituto Padilla mengatakan, bahwa latihan bersama ini hanya bentuk kecil kerja sama militer dengan Amerika. Filipina hanya mengirimkan 40 personel militernya untuk mengikuti latihan tersebut.
“Ini merupakan kegiaatan bilateral yang amat kecil,” ujarnya seperti dikutip kantor berita AFP.

Sumber: AFP/antara

Bagikan:

  8 Responses to “Gelar Latihan Militer Bersama, Amerika dan Filipina “Benci Tapi Rindu””

  1.  

    Gimana sih Pak Duterte ! ?

  2.  

    percuma mau latihan seberapa sering dan seberapa lama waktunya…tetep aja gk bisa sapu bersih abu sayaf..

    di selatan akan ada 2500 tentara didarwin, di utara ada ratusan di filipina kenapa posisinya mengapit pada bagian Indonesia Timur??????

  3.  

    Duterte ibarat Remaja mencari jati diri,cepat meledak ,cepat sembuh untung dia memimpin negara kecil seperti filipina,coba yang dia presiden AS atau Rusia .dengan kelabilanya bisa memicu perang dunia.Kemarin Anti Amerika karna pimpin oleh obama,tapi sekarang malah memuji AS setelah Trump terpilih.

 Leave a Reply