Geopolitik dalam MP3EI

68
65
KRI Dewaruci, menyimpan spirit negara maritim indonesa
KRI Dewaruci, menyimpan spirit negara maritim indonesa

Posisi Indonesia yang strategis dan terletak di antara dua benua dan dua samudera, bukan isapan jempol. Namun para elit dan pengambil kebijakan dalam Masterplan Percepatan, Perluasan dan Peningkatan Ekonomi Indonesia (MP3EI) tidak tahu bagaimana mengaplikasikanya.

Dibandingkan dengan Iran yang hanya memiliki selat Hormuz tetapi mampu membuat “geger” dunia dengan ancaman akan menutup selat tersebut. Atau Suriah misalnya, meskipun minyaknya tidak sekaya Libya, Irak dan lainnya, namun tetap diperebutkan para adidaya karena posisinya yang strategis. Retorikanya bagaimana seandainya Selat Lombok, Selat Sunda atau selat-selat lainnya ditutup selama sebulan untuk latihan gabungan TNI/Polri dalam rangka memerangi terorisme perairan ? Hehehe.

Banyak negara yang bergantung pada selat dan perairan Indonesia seperti Australia, New Zeland, Singapura, Malaysia, China, Korea, Jepang bahkan negara-negara heartland karena terkait distribusi dan transportasi minyak. Konon 80 % APBN Australia sangat tergantung dengan perairan Indonesia, bahkan Singapura 85 % APBN mereka tergantung dengan perairan kita.

Terkait program MP3EI sudah selayaknya faktor geopolitik menjadi acuan utama dalam pengambilan kebijakan. Artinya jika tidak berpijak pada geopolitik dan karakter wilayah perairan nusantara, dikhawatirkan malahan akan memposisikan Indonesia sebagai proxy perang ekonomi dan malah memberi kuasa kepada kepentingan asing seperti saat ini yang sedang terjadi.

Korupsi dan Industri.
Tak dapat dipungkiri, korupsi di Indonesia sebenarnya hanya sebuah modus, tema atau tata cara dari sebuah kolonialisme model baru. Maraknya korupsi di Indonesia karena diciptakan oleh sistem serta didukung aturan dan perundang-undangan yang dirombak pada awal reformasi dahulu.

Ketika sistem yang kini berjalan justru mendorong perilaku koruptif seperti otonomi daerah, multi partai, ona man one vote dan lain sebagainya, maka berapa pun dibentuk lembaga “superbody” seperti KPK tidak akan mampu membendung perilaku koruptif.

Sejarah membuktikan bahwa kemajuan suatu negara diawali dari revolusi industri, revolusi industri membuat rakyat terpapar namun rakyat diuntungkan pada satu sisi. Sangat berbeda dengan korupsi, selain negara dan rakyat “terkapar” dirugikan, korupsi merupakan sisi gelap sekaligus potret memalukan sebuah bangsa di hadapan bangsa lain.

Inti revolusi industri adalah kebebasan warga negara berekspresi memenuhi kebutuhanya sedangkan peran negara bersifat melindungi, mengarahkan dan mengawasi. Selanjutnya setelah hasil dari dinamika warga tersebut diekspor, baru negara mengenakan pajak, dan sudah menjadi keharusan bagi negara untuk “memberi” modal dan fasilitas juga mencarikan pasar bagi komoditi yang dihasilkan oleh karya warganya. Aesensi dari revolusi industri ialah menghindari jerat ketergantungan di segala bidang baik pangan, energi, teknologi dan lain-lain.

Kita adalah bangsa yang besar dan mampu untuk maju hanya saja saat ini kita masih terbelenggu oleh “rantai” sistem ciptaan asing!. (by myun).

Jayalah negriku!
Edisi prihatin.@myun

68 KOMENTAR

    • Indonesia adalah berkah…………tidak ada teori manapun yang bisa mempersatukan ribuan pulau ……….ratusan suku …………ratusan bahasa,,,beda warna,,,,,,,,,beda agama………..
      ..,,,dalam bingkai jutaan kilometer persegi…………….
      ..
      hanya Tuhan Yang Maha Esa, Alloh swt…………yang telah..mengabulkan doa..jutaan umat manusia.yang berke-Tuhanan,……dari sabang sampai merauke….untuk memohon …agar setiap insan di beri rasa berkemanusiaan,,,,,,berkeadilan,,untuk bersopan santun kepada orang lain,,,,sebagaimana layaknya seorang manusia yang berketuhanan….
      ….. agar untuk kemudian bermuara dalam bingkai persatuan indonesia…..ragamnya suku bangsa yang mempunya adat dan budaya yang berbeda akhirnya menuntun bangsa indonesia…untuk memilih pemimpinnya secara permufakatan, agar kemudian dapat memunculkkan pemimpin..yang bijaksana,,,,,, mampu memberikan rasa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia..yang sangat majemuk
      ini…
      akan tetapi keberkahan bukan suatu hadiah….melainkan sebuah hasil perjuangan dari para pendahulu kita…….
      …sudah sepantasnyalah .kita sebagai para penerus bangsa ……untuk bersyukur dan terus menjaga…berkah ini ……
      ..dengan kerja keras….dan semangat juang yang tinggi…..agar kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia .akan senantiasa terjaga…dan…..tidak lupa tentunya……selalu memanjatlan do”a kehadlirat Alloh Yang Mha Esa..

      Tentara Nasiona Indonia sebagai penjaga wilayah dan keutuhan bangsa……..marilah kita doakan, agar tetap dapat menjaga berkah yang telah Tuhan Alloh Swt berikan..ini..tentunya …bersama seluruh rakyat Indonesia.

      selamat Hari Ulang Tahun yang ke 69….
      ……Tentara Nasional Indonesia…….

  1. Kgak terlalu paham ama artikelnya…tp terima kasih bung myun sumbangan artikelnya…
    Saya lebih tertarik liat engkong dewaruci,udh gk ke itung brapa bnyak pengabdian yg di berikan untuk mendidik kadet2 tni al…
    Semoga pengganti engkong yg dr spanyol bisa mewarisi nama besar dewaruci

  2. negri ini terlalu kaya, dan posisi terlalu strategis, untuk hanya menjadi sebuah negara miskin.

    hal yang sangat mustahil, dalam pemikiran negara2 di sekitar kita.
    mereka selalu berpendapat indonesia sebuah negri yang sangat kaya raya dan seharusnya mampu menjadi kaya raya jika hanya berdasar letak posisi negri ini saja. tampa di tambah dengan SDA nya.

    pertanyaannya mengapa kita belum mampu menjadi sebuah kekuatan di belahan bumi ini? apa penyebabnya?

    maaf bila ngawur, hanya pernyataan petani kopi.

  3. Kalau masalah Pengemplang BLBI yg harus secepatnya digelandang ke penjara saya setuju sekali tapi kalau adanya hubungan kesukuan yang menyebabkan KPK melakukan tebang pilih sy rasa itu pendapat yg sangat terburu buru dan tidak perlu, udah gak jaman.

  4. Semuenye ane fikir datang dari sisi manusianye, klo otak / fikiran para pemimpin kite pade bener en lurus pasti perbuatanye ikut bagus en lurus juga…jadi wacana- wacana masalah perbaikan negeri ini ga akan bisa terwujud, sebelum ahklak & moral nye para pemimpin pade bener semue..intinye klo bangsa ni mo maju pilih para pemimpin yg moralnye & ahklaknye yg bagus,itu dulu yg harus dibenerin…

    ….NKRI HARGA MATI….

    • ASU pernah melewati masa masa seperti kita bung myun…wajar karena mereka sdh jadi negara 220 tahun lebih sedangkan kita baru 69 tahun…masa kita seperti mereka akan tiba…ini proses dan kita sdg menuju kesitu…bahkan lebih cepat dr mereka karena di katalis dgn SDA dan teknologi…

      Soal hukum tetap akan jadi duri dlm daging sampai kapanoun karena korupsi dan celah hukum akan menemukan jalannya bagaimanapun kita memagarinya…

      • setuju dengan bung Wehr ,

        klo melihat kemajuan sebuah negara biasanya tidak lepas dari sejarah panjang yang dimilikinya.
        tetapi ada sebuah ucapan dari teman

        “klo kita mau belajar dari mereka yang lebih baik dari kita , akan lebih cepat mengejar ketertinggalan kita, ibaratnya kita tidak harus memulainya dari ujung kaki untuk sampai ke kepala tapi kta bisa memulai nya dari pundak.

        terlepas dari negara mana kita belajar klo untuk kebaikan kenapa tidak mencobanya..

        sekedar pemikiran
        salam buat semuanya

        • Mantab bung cuman anak kecil…sy ingat kata kata lawan debat sy…situasinya seperti saat bloodsport dgn bung melektech…di akhir debat dia mengatakan yg menyejukkan : lawan debat adalah kawan berfikir,ambilah yg baik meskipun itu dr musuhmu…

        • Asalamualaikum wr.wb
          mirip dengan rekomendasinya pak Bj, Habiebie bung πŸ™‚
          http://jakartagreater.com/model-klaster-industri-strategis-indonesia/

          β€œKita tidak bisa membuat sebuah penemuan ulang suatu teknologi yang sudah lama ditemukan bangsa lain, sebab kita akan tertinggal,” demikian ucapan yang terkenal dari B. J. Habibie, mewakili konsep transformasi industrinya. Artinya, Indonesia perlu melakukan terobosan, alih-alih meniru dan menempuh β€œjalur lambat” tahapan evolusi industri negara-negara maju yang dimulai dari fase riset dasar hingga ke fase perakitan dan pemasaran produk. Melalui formula micro-accelerated evolution unit (MAEU), B. J. Habibie merumuskan bahwa tahapan transformasi industri Indonesia berlawanan arah dengan fase di negara-negara maju justru akan dimulai dari fase perakitan dan pemasaran produk dan berakhir di fase riset dasar.

          jadi kalau negara maju kan jalurnya:
          riset dasar-produk-produksi
          kalau kita jalurnya:
          produksi-produk-riset dasar

          jadi kalau kita mau membikin pesawat setidaknya kita tidak perlu lagi riset dengan membuat pesawat kertas dahulu πŸ˜† langsung ke ilmunya kemudian tahap terakhir adalah pengembangan. sehingga antinya kita dapat membuat inovasi baru.

          sama seperti komengnya bung cuman anak kecil πŸ˜€

          kalau salah ya maaf πŸ˜€
          maaf oot πŸ˜€

  5. Lanjutkan, ambil yg baik buang yg buruk di tambahkan atau di perbaikki apabila masih ada master plan pembangunan yg blm sesuai dgn perencanaan dan program yg ingin diimplementasikan oleh pemerintah yg akan datang, sehingga tidak menghabiskan waktu utk memulai dr awal lg…cuma pendapat

  6. KORUPSI memang biang keladi……tetapi sayangnya elit-elit kita terasa tidak jauh dari lingkaran KORUPSI ini,seperti benang kusut…di tarik satu yang lain kebawa…dan bila ada orang dari luar mau membersihkan KORUPSI ini,sudah pasti akan di lawan rame-rame…itulah fakta negeri kita ini… πŸ™ ,tapi kita harus optimis…pasti ada jalan untuk meluruskan semua benang kusut ini….

  7. kalau md3……..saya pikir itu demokratis…..suara paling banyak yang menang…..kayak pilpres……kalau kpk di bubarkan….yang pertama bikin isyu………potong lidahnya….kalau yang berani mbubarin kpk………potong kepalanya…………………..

  8. bung@danu

    untuk itu saya sudah tahu, yg saya tanyakan istilahnya berita resmi DPR mengajukan usulan itu.
    kalo hanya sekedar pendapat pribadi, jangan dibuat acuan. karena kondisinya kan lagi anget2nya ini, saya takut nanti tambah panas kembali keadaanya.

    Kalaupun memang ada yg secara resmi mengajukan, seumpama dari gedung hijau itu. sangat setuju sekali kalo ada opsi yg mau membubarkan dewan yg terhormat tersebut.

    salam…

    • bung KB, saya menjawab seperti diatas karena pertanyaan anda;

      “apa itu kabar burung / ada di media / cuma persepsi pribadi”
      bukan apakah ada berita resmi DPR mengajukan usulan itu…

      jika maksudnya yang terakhir ini, jawabannya para politisi klo bicara gak sekedar cuap2 sekenanya, pasti penuh pamrih dan analisa njlimet sebelumnya.
      misalnya FH akan bubarkan KPK sejak lama, sebelum LHI tertangkap, bisa jadi maksudnya sebagai gertakan agar KPK gak berani macem2 (apalagi kemudian namanya juga disebut2 dalam kasus hambalang)

      pembubaran MK diwacanakan 1 orang, gak mustahil ini adalah proefballon / testing the water untuk mengetahui reaksi masyarakat (sebetulnya wacana koalisi ybs tapi dibuat seolah2 wacana pribadi) dsb…

      salam…

    • Assalamualaikum wr.wb.
      mau tanya ni bung myun, kemarin kan ada tema tentang pembangunan ekonomi ada yang tiga (tri apa gitu saya lupa) mencangkup produsen-pemerintah-perguruan tinggi tanpa menyertakan masyarakat yang notabene adalah konsumen, sedangkan yang satunya menyertakan masyarakat (quart apa gitu saya lupa juga hehehe).

      terus disana ada kejadian bahwa seorang petani menemukan bibit unggul namun dia di tuntut secara hukum oleh corporate yang bergerak dalam bidang pertanian dituduh mencuri hak ciptanya (seinget saya sih gitu ceritanya).

      saya mau tanya bagaimana peran pemerintah nantinya? bila ada kasus yang sama?
      kutipan dari artikelnya bung myun
      “Inti revolusi industri adalah kebebasan warga negara berekspresi memenuhi kebutuhanya sedangkan peran negara bersifat melindungi, mengarahkan dan mengawasi.”

      selain itu apakah masyarakat kita sudah siap? karena saya baca sebelumnya tentang india http://jakartagreater.com/cinta-shah-jahan-terbang-ke-mars/
      Hubungan Indonesia dan India sejatinya sudah terjalin selama beberapa dekade. Namun penetrasi para pengusaha Indonesia tidaklah terlalu besar ke negara tersebut. β€œPara pengusaha Indonesia tidak terlalu mengeksplorasi India, berbeda dengan pengusaha India yang telah mengekplorasi Indonesia,” kata Dino.

      :mrgreen:

      Kalau salah ya maaf πŸ˜€

  9. Assalamualaikum wr.wb.
    nik namanya pakai dari iklan ya πŸ˜†
    tahu tidak alasannya kenapa?

    “Dari awal saya sudah bersepakat dengan Kapolri agar tidak ada yang beri statement tentang hasil investigasi. Jika ada yang beri statement, itu akan mengganggu objektivitas investigasi,” kata Jenderal Moeldoko.

  10. klo untuk kasus tuntutan hukum saya prnh dngr juga bung, klo gk salah itu pernah terjadi di nganjuk jatim. itulah permasalahan pemerintah kita lemah dlm mengaplikasikan kebijakan…
    dan yg lbh miris sila kelima pancasila kayaknya mulai gk berlaku lagi, skrg yg lbh berkuasa adalah pemilik modal bung @WD. semoga kedepanya pemerintah lbh bisa mengaplikasian demokrasi pancasila yg lebih konsekwen.