Google Tidak Sengaja Mengungkap Situs Rudal Rahasia Taiwan

0
2062
Sistem rudal permukaan-ke-udara Patriot buatan AS © Osman Orsal via Reuters

JakartaGreater.com – Peta 3D terbaru yang diberikan Google dari 4 kota Taiwan, secara tidak sengaja mengungkap lokasi-lokasi pertahanan rudal utama di pulau yang memerintah sendiri, termasuk ada pangkalan rudal Patriot yang sebelumnya dirahasiakan. Sekarang, Taipei bergegas mendorong raksasa teknologi itu untuk mengaburkan peta pada situs-situs tersebut, seperti dilansir dari Sputnik.

Pada 2012, Google Maps mengumumkan niat untuk memetakan banyak kota besar dunia secara stereofotogrammetrik, memungkinkan pengguna untuk melihatnya dalam tiga dimensi dan detail luar biasa. Pada hari Rabu, peta kota New Taipei, Taipei, Taoyuan dan Taichung yang diperbarui di Pulau Taiwan dirilis ke publik. Namun, para pejabat Taipei dengan cepat menyadari bahwa foto-foto itu agak terlalu detail untuk kenyamanan mereka.

Peta yang dihasilkan oleh raksasa teknologi tersebut begitu baik sehingga mereka mengungkapkan pangkalan rudal yang sebelumnya “tidak diketahui” dan instalasi pertahanan lainnya di seluruh pulau. Gambar-gambar tersebut begitu rinci hingga memungkinkan untuk mengetahui jenis rudal dan kendaraan apa yang ditampilkan, termasuk pangkalan rudal Patriot yang sebelumnya dirahasiakan di Ankeng, Taipei, serta infrastruktur pertahanan di Biro Keamanan Nasional dan Biro Intelijen Militer, Korea Selatan, menurut South China Morning Post (SCMP).

Sekarang, Kementerian Pertahanan Nasional sedang terburu-buru untuk meminta Google mengaburkan peta dimana lokasi-lokasi sistem rudal itu berada, menurut Menteri Pertahanan Yen Teh-Fa mengatakan kepada parlemen Taiwan pada hari Jumat, menurut Central News Agency.

Namun, Yen meyakinkan legislatif dan publik, dengan mengatakan, bahwa “Situs infrastruktur pertahanan pada saat damai tidak akan menunjukkan lokasinya pada saat perang (berbeda)”.

Di Taiwan untuk mengungkapkan lokasi struktur militer tertentu adalah ilegal, itu berdasarkan Fort Act, meskipun Yen mencatat bahwa “semua bagian rahasia itu berada didalam struktur, yang akan sangat sulit untuk diekspos melalui peta 3D”.

Taipei sebelumnya telah menuntut Apple untuk segera mengaburkan peta di situs-situs sensitif lainnya, seperti radar canggih buatan AS di dekat kota utara Hsinchu yang dapat mendeteksi peluncuran rudal dari Provinsi Xinjiang China, disisi terjauh dari negara, menurut SCMP mencatat.

Musuh utama Taiwan, yang resminya dikenal sebagai Republik of China (RoC) ini, adalah Beijing, yang dengannya Taiwan tidak memiliki hubungan formal. Dimana 2 wilayah tersebut mewakili dua sisi perang saudara yang sebagian besar berakhir tiga perempat abad yang lalu, ketika pasukan komunis yang dipimpin Mao Zedong menaklukkan semua daratan China pada tahun 1949.

Pemerintah di Taipei adalah tersisa dari republik, dan keduanya Taipei dan Beijing menyatakan bahwa mereka adalah “satu-satunya” pemerintah China yang sah. Perselisihan militer telah terjadi, dengan Washington diam-diam mendukung Taipei, termasuk menjual persenjataan kepada Taiwan, meskipun tidak memiliki hubungan formal dengan pemerintah Taiwan.

Setelah Partai Progresif Demokratik yang pro-kemerdekaan menderita kekalahan besar dalam pemilihan November lalu, Beijing mulai sedikit “mengubah suaranya”, mempromosikan rekonsiliasi dan pengurangan ketegangan.

Namun, China, AS dan Taiwan terus terlibat dalam aksi provokatif dalam beberapa bulan terakhir, termasuk mengirim pembom nuklir AS di sekitar pulau itu, mengirim kapal perang besar melalui selat sempit yang memisahkan Taiwan dengan daratan China, dan melakukan latihan tambak senjata langsung di Laut China Selatan.