Jul 162018
 

Grifo-E, radar AESA terbaru untuk jet tempur © Leonardo Company

JakartaGreater.com – Leonardo, dalam ajang Farnborough Air Show 2018 (16-20 Juli), akan mengungkap portofolio radar elektronik-scanning (E-Scan) terbaru, yang disebut Grifo-E, seperti dilansir dari laman Leonardo Company.

Grifo-E adalah evolusi dari radar kendali tembak Grifo (M-scan) yang diterima dengan baik untuk lebih dari 450 unit pesawat tempur, dengan enam Angkatan Udara di dunia.

Menggunakan kembali teknologi antena E-scan Leonardo yang telah terbukti sambil menambahkan berbagai kemampuan canggih berdasarkan array multi-aperture dan penerima multi-saluran, Grifo-E menawarkan kemampuan kendali tembakan E-scan dengan spesifikasi tinggi yang menawarkan paket murah, ringan dan konsumsi daya rendah.

Radar AESA Grifo-E tersedia untuk pesanan sekarang. Sistem tersebut diharapkan akan memenuhi persyaratan pada tahun 2019, dengan pengiriman pertama siap dilakukan pada tahun 2020.

Ini sangat cocok untuk pesawat serang ringan ataupun pesawat yang lebih besar. Sistem modular yang sangat fleksibel, Grifo-E dapat dengan mudah disesuaikan untuk mampu memenuhi kendala pemasangan pada berbagai platform.

Radar baru telah dirancang dan dikembangkan di situs Nerviano dan Edinburgh, hingga menjadikannya produk radar Eropa yang mudah diekspor secara internasional.

Grifo-E memanfaatkan teknologi Active Electronically Scan Array (AESA) dari Leonardo yang juga dikenal sebagai ‘E-Scan. Teknologi AESA melibatkan matriks ratusan modul radar kecil yang digunakan untuk ‘mengarahkan’ sinar elektronik, daripada radar yang secara fisik bergerak ke titik sinar pada target.

Ini berarti pancaran dapat bergerak sangat cepat, memungkinkan radar untuk melakukan banyak tugas secara bersamaan. Karena blok bangunan Grifo-E adalah teknologi matang, dan terbukti yang dimiliki oleh Leonardo, perusahaan telah mampu berinvestasi dalam mengembangkan berbagai mode baru yang canggih untuk radar, dan sudah sepenuhnya memanfaatkan kemampuan AESA, penerima multi-saluran dan unit pemrosesan multi-core.

  11 Responses to “Grifo-E, Radar AESA Baru Untuk Jet Tempur dari Leonardo”

  1.  

    cocok buat super tukino kita

  2.  

    Mantap! Coba RI jg mampu membuat yg setara apa gak tambah disegani Inhan dlm negeri!

  3.  

    Kunci dari pespur adlh dari kemampuan radar rudal jammer..

    Tak perlu di paksakan indo membuat pespur sdri kl membuat radar dan rudalnya saja blm mampu
    Karena pespur itu compleks..

    Pd kenyataannya banyak teknologi yg lbh sederhanya saja indo msh blm mampu..
    Bahkan hal yg jauh dr teknologi aja indo di asean aja masih kedodoran spti ekonomi..

    •  

      Kata siapa Indonesia tertinggal soal teknologi militer….loe saja terlalu lama tinggal di hutan bersama beruk peliharaaan loe…

    •  

      Depazito…
      Anda punya data dari mana yang menyebutkan ekonomi Indonesia kedodoran???

      Bukanya yang lagi kedodoran itu Malaysia, Philippine dll?

      Anda tahu tidak pertumbuhan ekonomi Indonesia pertahunya berapa (GDP)?
      Pertumbuhan ekonomi Indonesia termasuk salah satu yang tercepat didunia…
      Cuma urusan riba memang masih banyak negara2 berpenduduk Islam bahkan negara Idlam sendiri yang system keuanganya masih diselubungi riba. Pinjaman luar negeri dari Bank Dunia, IMF dll masih menggunakan system conventional, saya rasa belum ada yang menggunakan system Syariah.

      Pespur memang complex tapi Submarine lebih complex dan PT PAL on the way tuh lagi buat Changbogo Class.

      Kalau kapal selam saja yang kita newbie disektor itu bisa buat, pespur mah kacang…

      Sebelum jadi PT DI, IPTN sudah bisa buat N250 yang bisa fly by wire dll…

      Urusan avionic, HUD, Rudal, engine, source code dan tetek bengek tinggal cangkok dari sana sini juga bisa, mau buat pespur generasi ke 6 juga kacang, sing penting duwe duwek cung…

    •  

      Jangan samakan RI dengan Malon yg buat senapan aja bentuknya konyol 😆 wkwkwkwk… ketawa sambil guling-guling…

  4.  

    Jayalah NKRI.

  5.  

    Radar ini boleh dibeli kagak, ntar jangan2 syaratnya dibeli harus izin amrik dulu … 😀

  6.  

    Radar Gripen E Nih, Nah Ini dia Bwt IFX versi Ekspor

 Leave a Reply