Gripen Solusi Pesawat Tempur “Hemat” untuk India

JakartaGreater.com – Pesawat tempur Gripen adalah opsi “yang sangat hemat” bagi India yang berencana memperoleh 114 pesawat tempur multi-peran, dan pabrikan Saab International sepenuhnya siap untuk mengembangkan dan membuat pesawat tempur di India, kata duta besar Swedia Klas Molin, lansir Hindustan Times.

Molin juga mengatakan India dan Uni Eropa (UE) harus maju terus dengan pembicaraan mengenai usulan Perjanjian Perdagangan dan Investasi Bilateral yang luas, menambahkan bahwa Swedia tidak berkecil hati dengan keputusan New Delhi baru-baru ini untuk memilih keluar dari Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) . Negosiasi sendiri dapat mengatasi masalah “sulit” antara kedua belah pihak, katanya.

Hubungan perdagangan dan pertahanan Swedia dan India diperkirakan akan meningkat dalam kunjungan kenegaraan Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia ke India pada 1-6 Desember yang juga disertai oleh delegasi menteri luar negeri Ann Linde, dan menteri bisnis dan inovasi Ibrahim Baylan. Selain bertemu Presiden Ram Nath Kovind dan Perdana Menteri Narendra Modi, kepala negara Swedia akan melakukan perjalanan ke Mumbai dan Uttarakhand.

Saab adalah salah satu perusahaan pertahanan yang menanggapi tender awal Angkatan Udara India tahun 2018 yang ingin mengakuisisi 114 jet tempur multi-peran yang dibuat di India melalui kemitraan antara perusahaan dalam negeri dan pabrikan asing. Pesaing lainnya dari Gripen adalah Rafale Prancis, F / A-18 dan F-21 AS, MiG-35 dan Sukhoi-35 Rusia, dan Eurofighter Typhoon.

Molin mengatakan Saab International telah lama hadir di India dan telah bermitra dengan Tech Mahindra. Perusahaan itu berkomitmen untuk “mengembangkan dan memproduksi di India” dan tawarannya didukung oleh pemerintah Swedia, katanya.

Menurut Molin, beberapa poin utama kelebihan Gripen di banding pesawat tempur lain adalah bahwa Gripen sangat hemat biaya, bermesin tunggal, multi-peran dan rendah biaya operasionalnya, namun dengan tetap menjaga kualitas dan operabilitasnya.

“Ini bukan versi baru dari sesuatu yang dikembangkan sejak lama. Ini adalah pesawat tempur generasi terbaru, yang menurut saya juga relevan dalam diskusi ini,” kata Molin.

3 pemikiran pada “Gripen Solusi Pesawat Tempur “Hemat” untuk India”

  1. Apa pula lbh hemat klu mesinnya msh inport dr ribynks motor russia kran General Electric F404, F412, dan RM12 adalah keluarga mesin turbofan afterburning dalam kelas 10,500-19,000 lbf (47-85 kN ). Seri-seri ini diproduksi oleh GE Aviation. Mitra termasuk Volvo Aero, yang membangun varian RM12. F404 ini berkembang menjadi turbofan F414 yang lebih besar, serta propfan sipil eksperimental GE36,
    😆

Tinggalkan komentar